NovelToon NovelToon
Cinta Syana Untuk Ketua Geng Motor

Cinta Syana Untuk Ketua Geng Motor

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:198.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Deyulia

Hai! Kali ini, Novel saya menceritakan tentang seorang gadis Muslimah yang bertemu dengan seorang ketua geng motor yang hampir menabraknya. Bagaimana kisah manis mereka bisa terjalin? Yuk simak kisahnya di sini ya. Jangan lupa kasih dukungan kalian ya. Terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Bertemu Syaira

Syana bangkit dari ranjang yang baru saja mengantarnya pada terenggutnya kesucian oleh laki-laki yang masih asing dan tidak dicintainya. Rasa pedih bukan hanya di hati saja melainkan di bawah sana yang rasanya menghujam sampai ulu hati. Syana berjalan perlahan menuju kamar mandi dengan isakan tangis yang sejak tadi dia raungkan. Dia mengguyur tubuhnya di bawah shower yang mengalir. Cucuran air mata ikut luruh dan hanyut bersama air shower.

Menyudahi mandi tapi hati masih dalam keadaan sakit. Syana masuk kamar dan segera mengenakan baju di kamarnya. Lalu setelah itu dia mengurung diri di kamar meratapi nasibnya yang malang.

Rasa lapar dan dahaga tidak dia hiraukan, Syana terlanjur sakit hati atas perlakuan Syahdan yang memaksanya.

Sementara di arena balapan liar. Syahdan tengah bersiap-siap di garis start. Dia tidak akan membiarkan siapapun menghalangi jalannya untuk menguasai trek ini. Main dengan fair dan bisa memenangkan balapan ini dengan jujur dengan hasil dari kemampuan sendiri, merupakan suatu kebanggaan. Tidak salah para anggota geng motornya, menobatkan dia sebagai ketua geng motor paling handal dan tidak terkalahkan saat ini.

Syahdan sudah waspada sejak awal supaya motornya tidak dalam kondisi lengah. Sebab kecelakaan tunggal dua hari yang lalu yang berhasil memecahkan body motornya yang original, berhasil diungkap bahwa motor Syahdan memang ada yang mencurangi. Busi motornya saat dibongkar di bengkel, sudah diganti dengan busi yang karatan dan hampir lepas. Syahdan bingung siapa yang sedang mengincar keselamatannya? Yang dia yakini jelas ini dilakukan oleh pihak lawannya, atau bisa jadi musuh dalam selimut yang sampai kini belum diketahui siapa orangnya.

Garis start beberapa menit lagi dimulai, ingatan Syahdan tiba-tiba melayang pada sosok Syana yang tadi pagi berhasil dia gagahi dalam kondisi marah. Sejenak dia merasa bersalah karena telah memaksanya sehingga dilihatnya Syana tadi sangat kesakitan.

Penemuan Rami tentang motornya yang sengaja dicurangi seseorang, juga mengingatkan kembali akan firasat dan mimpi buruk Syana yang disampaikan Syana tempo hari.

"Kenapa dengan gadis itu? Firasatnya benar tentang diriku, juga mimpi buruknya tentangku tepat," gumannya dengan pikiran yang masih melayang-layang pada Syana.

Tiba saatnya pluit panjang diperdengarkan sebagai tanda permainan segera dimulai.

"Prittttttttt."

Balapanpun dimulai. Syahdan sejak awal sudah memimpin dengan kondisi yang benar-benar menguntungkan, sebab beberapa temannya di tikungan pertama banyak yang tumbang duluan dan berjatuhan. Ini kesempatan emasnya untuk terus melaju dan menggeber stangnya sekencang-kencangnya.

Trek terakhir, Syahdan semakin di depan, dan balapan kali ini dimenangkan lagi oleh Syahdan. Timnya satu geng menyambut kemenangan Syahdan dengan sangat bahagia. Tim lawan nampak kecewa dan pergi dengan rasa marah.

Beberapa saat merayakan kemenangannya bersama gengnya, Syahdan segera mengakhiri euporianya. Syahdan kembali melajukan motornya untuk pulang. Kotor di baju bekas balap, menandakan betapa bersemangatnya dia di balapan itu. Yang dia pikirkan kemenangan, dan kemenangan itu kini berada dalam genggamannya. Syahdan tersenyum bahagia.

Syahdan masih melajukan motornya, namun dipertigaan jalan Revolusi tiba-tiba seseorang mencegat laju motornya yang terpaksa dia hentikan mendadak. Syahdan heran siapa dia yang berani menghentikan Syahdan secara mendadak.

"Cekitttt." Bunyi rem mendadak terdengar menyakitkan telinga. Syahdan kesal dan menatap tajam ke arah siapa yang berani menghadangnya.

Orang yang menghadangnya berkacak pinggang menantang. Dari postur tubuhnya dapat dengan jelas dilihat adalah seorang perempuan. Berkaca mata hitam dengan body yang aduhai. Roknya pendek selutut dengan jaket kulit warna coklat. Di sampingnya terparkir mobil sport warna merah muda, tidak salah lagi dia **Syaira**, perempuan yang tadinya akan dijodohkan dengannya, akan tetapi Syahdan menolaknya.

Syaira membuka kaca mata hitamnya. Wajah cantik yang mempesona langsung terlihat dengan mata yang lentik dan bibir sensual. Syaira mendekati Syahdan dengan langkah cantik nan sombongnya. Mulutnya tidak henti mengunyah sembari sesekali digelembungkan kemudian dibunyikan sehingga mengeluarkan suara yang juga bisa memekakkan telinga.

"Pletok, pletok." Dua kali dan seterusnya dengan mata yang menatap tajam ke arah Syahdan.

"Syahdan Syaehdar, cowok sombong sejagat raya. Berani menolak perjodohan denganku dan diusir oleh Papanya tercinta sang pemilik mall besar sejomantara. Kini hidupnya terlunta-lunta bagaikan gembel jalanan. Dengan mengandalkan hidup dari balapan liar, apa yang kamu harapkan?" ucapnya sombong dengan tatapan angkuh. Lagi dan lagi bunyi permen karet di mulutnya diperdengarkan.

Syahdan hampir tersulut emosi tapi dia berusaha menahan amarah itu. Perempuan cantik yang sombong di hadapannya ini, kini merasa menang melihat keadaan Syahdan yang berbadan kotor sisa balapan liar.

"Persis gembel," bisiknya tepat ditelinga Syahdan sembari menepuk-nepuk bahu Syahdan kencang. "Coba kamu terima tawaranku dan menerima perjodohan denganku, maka hidupmu tidak akan terlunta-lunta seperti ini. Aku bisa memberikanmu semua kesenangan, asal kamu bersedia menikah denganku Syahdan Syaehdar," tegasnya menatap tajam.

Syahdan masih belum beranjak dari motornya. Tangannya dengan santai dia lepaskan sejenak dari stang motornys.

"Menerima perjodohan denganmu sama saja menjual harga diriku. Aku sudah tahu siasatmu. Aku, kamu jadikan taruhan demi meraih ambisimu. Yaitu memiliki setengah harta Papamu jika kamu berhasil menikah denganku," ungkap Syahdan telak. Syaira pikir Syahdan tidak tahu siasatnya. Seketika Syaira terbelalak tidak percaya dengan apa yang diucapkan Syahdan baru saja.

"Apa yang kamu katakan tidak benar Syah, aku mencintaimu apa adanya dan tulus, bukan karena iming-iming harta Papaku," sangkal Syaira membela diri.

"Aku tidak peduli omong kosongmu. Simpan saja sandiwaramu sampai orang-orang bisa mengetahui belangnya dirimu dengan sendirinya." Setelah mengatakan itu Syahdan segera menghidupkan kembali Repsolnya dan melaju kencang tanpa bisa dihentikan lagi.

"Sialan, dari mana dia tahu semua rencanaku? Jangan sombong dulu dan merasa lolos dariku Syahdan, suatu saat kamu akan bertekuk lutut dan meminta orang tuamu untuk menikahkan denganku, saat jebakanku berjalan dengan mulus. Kita tunggu nanti," ucapnya penuh ambisi menatap marah kepergian Repsol milik Syahdan yang semakin menjauh.

Tiba di parkiran apartemen, motor Repsolnya segera diambil alih seseorang. Sepertinya dia adalah anak buah Syahdan yang akan mencuci motornya sisa balapan liar.

Syahdan tiba di depan pintu apartemennya. Segera masuk setelah ia yakin tidak ada yang melihatnya. Syahdan memang tinggal di apartemen sederhana ini demi menghindari siapapun pihak keluarga maupun orang suruhan Papanya supaya tidak mengetahui keberadaannya.

Memasuki ruang tengah, Syahdan tidak mendapati Syana. Di kamarnya pun tidak ada. Syahdan yakin Syana ada di kamar sebelah. Syahdan berpikir mungkin sebaiknya dia mandi dulu, setelah itu dia akan menemui Syana dan meminta maaf atas sikapnya tadi yang memaksa.

Namun saat langkah kakinya menuju kamar mandi, sekilas Syahdan menerbitkan seulas senyum, senyum bahagia yang entah apa yang menjadi obyek senyumnya. Yang jelas Syahdan bernyanyi dan bersiul ketika dia mandi. Kenapa dengan Syahdan?

Hingga lap yang ter

1
Vivo Blue
Luar biasa
Vivo Blue
Lumayan
Atip Suryana
syaaa apakamu tega mau meninggalkan syahdan
Ma Malikha
pada Syala....
Ma Malikha
nah kan belibet namanya..
sya sya semua siih...
typo kan tuuu..
harusnya Syila sama Sailendra..
Ma Malikha
cocok ama karakter/Drool//Drool//Drool/
Lina Zascia Amandia: Lanjut ya Kak...
total 1 replies
Ma Malikha
cantik/Drool//Drool//Drool/
Lina Zascia Amandia: Makasih Kak...
total 1 replies
Ma Malikha
ikutan baca ya kakaaaaaak...
lucu kayaknya...
Syana, shaina, syalala syahdu
Lina Zascia Amandia: Iya Kak, silahkan. Semoga sampai tamat.
total 1 replies
Nifatul Masruro Hikari Masaru
ha klinik syalala?
Lina Zascia Amandia: Iya Kak... heehehhe
total 1 replies
HarryJu
Semakin seru...
Faris Setyawan Fais
Author, saya cuman memberi masukan sedikit, Kasih tanda jika waktu sudah terlewat, contohnya saat syana dan syadhan ngobrol syana masuk kamar lalu tiba sudah waktunya syahna berangkat kerja seharus ada tanda jedah waktu thor supaya pembaca tau kalau sudah masuk hari berikutnya
Lina Zascia Amandia: Kak mampir dan dukung karya saya yang lainnya ya.....sepi nih Kakk....
total 2 replies
Faris Setyawan Fais
sangat bagus, Bacaannya Ringan, penulisannya juga sangat bagus
Lina Zascia Amandia: Mksh byk Kak...
total 1 replies
Faris Setyawan Fais
sepertinya mereka tinggal di negara Indonesya, kebanyakan menggunakan Makhraj Syin 😂
Lina Zascia Amandia: Wkwkwkkwkwkwkwk..... bnr bgt.....
total 1 replies
Faris Setyawan Fais
anaknya nanti syasyah 😂
Lina Zascia Amandia: Hehheeh.... ide bagus tuh Kak..
total 1 replies
Faris Setyawan Fais
Aktornya semua berawalan sya
Faris Setyawan Fais: siap Author, Tetap semangat buat karyanya
total 2 replies
Neng Shy
Lanjut Thor
semangat
Lina Zascia Amandia: Mksh Kak...
total 1 replies
Nasir
Semangat Kak saling dukung...
Lina Zascia Amandia
Up
Citra Merdeka
Alhamdhulillaah...terima kasih Thor....selamat malam
Citra Merdeka: in syaa Allah siaaap
total 2 replies
Citra Merdeka
ya ampun...apa yang terjadi selanjutnya 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!