NovelToon NovelToon
Air Mata Pernikahan

Air Mata Pernikahan

Status: tamat
Genre:Poligami / Tamat
Popularitas:202.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: momian

inilah kisah cinta perjalanan rumah tanggaku. yang awalnya begitu sangat indah dan sempurna di mataku kini berubah menjadi malapetaka. kehadiran mertuaku yang mendambakan sosok seorang cucu membuatku harus menerima cacian dan makian tiap harinya.

Hingga pada saat titik di mana mertuaku terus mendesak suamiku harus menikah lagi demi mendapatkan seorang keturunan. Hancur sudah hati yang selama ini aku jaga, hancur sudah rumah tangga yang di bangun kokoh dengan cinta karena kehadiran seorang wanita yang akan menjadi istri dari suamiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Setelah pulang mengikuti Maharani, kini Ramayani menelpon Agam dan memberitahukan tentang apa yang dia lihat barusan. Agam yang naik pitam tanoa berpikir dua kali dan langsung memutuskan untuk segerah kembali. Lagi dan lagi Ramayani kembali tersenyum saat Agam seakan termakan dengan ucapanya.

••••

Sore harinya, kini mobil yang Agam kendarai telah sampai, tanpa di parkir dengan rapi, Agam langsung keluar dari mobil tanpa menghiraukan Arini yang terus memanggilnya.

"Mas.." Panggil Arini namun Agam terus berjalan masuk ke dalam rumah dengan wajah dingin dan dengan tatapan mata yang siap menerkam.

"Maharani..." Teriak Agam menggema mengisi seisi rumah. Ramayani yang memang sejak tadi duduk di ruang tamu, langsung berdiri dan menghampiri Agam.

Ramayani mengompori Agam, dan mengatakan jika selama Agam bekerja maka Maharani akan sibuk selingkuh di luar sana. Dan juga Ramayani memperlihatkan bukti foto yang sempat tadi ia ambil secara sembunyi-sembunyi. Namun sayang foto tersebut tidak memperlihatkan foto pria karena pria itu menghadap belakang.

"Maharani.." Ulang Agam sambil berjalan menaiki satu persatu anak tangga menuju kamar Maharani.

"Ibu, apa yang terjadi? Kenapa mas Agam sepertinya sangat marah. Tadi dia langsung mengajak ku pulang, tanpa berbicara sepata kata pun padaku. Dan saat di mobil, dia juga hanya diam dan terlihat sangat jelas tatapan matanya begitu tersirat emosi." Tanya Arini yang belum tahu situasi yang terjadi.

Ramayani langsung memeluk tubuh Arini, hingga membuat Arini bertanya-tanya apa yang terjadi. Lalu Ramayani menceritakan apa yang terjadi sehingga Agam memutuskan untuk pulang.

"Maaf sayang, karena ibu membuat liburan mu batal." Kata Ramayani sambil memengan kedua punda Arini.

"Tidak masalah bu. Justru aku bahagia mendengar kabar ini."

"Ibu janji, akan meminta pada Agam agar kembali membawa mu liburan."

••••

Agam membuka pintu kamar Maharani dengan sangat keras sehingga membuat Maharani yang berada di dalam kamar langsung tersentak dan kaget.

"Mas, kau sudah pulang?" Tanya Maharani dengan senyum namun, Agam terus berjalan mendekati Maharani dan plak.. Satu tamparan keras mendarat di pipi mulus Maharani. "Mas." Lirih Maharani yang sontak kaget dengan tindakan Agam.

"Maharani..." Teriak Agam lalu kembali menampar pipi sebelah Maharani. Hingga membuat sudut bibir Maharani terluka dan mengeluarkan sedikit darah.

"Berani sekali kau berselingkuh di belakang ku Maharani. Kau seorang istri, dan begini kelakuan mu di belakang ku."

"Mas." Sentak Maharani yang belum mengerti dengan ucapan Agam. "Apa maksud mu? Aku tidak mengerti." Kata Maharani.

Lalu Agam memperlihatkan foto yang tadi di berikan oleh ibunya.

"Mas, aku bisa jelaskan." Kata Maharani namun Agam tidak ingin mendengar satu kata pun dari mulut Maharani, Agam seakan menutup telinganya. Dan dengan amarah, Agam langsung menarik lengan Maharani keluar dari kamar. Maharani berjalan tertatih mengikuti langkah kaki Agam yang lebar. Belum lagi, harus menuruni anak tangga.

"Mas, sakit." Ucap Maharani. "Aku bisa jelaskan semua ini mas. Ini salah paham. Mas, percaya padaku, tolong dengar penjelasanku mas." Ucap Maharani dengan tangis yang tidak bisa di bendung lagi. Tapi Agam tetap tidak memperdulikan ucapan dan tangis Maharani, justru Agam menghempaskan tubuh Maharani tepat di depan teras rumah.

"Dasar perempuan tidak tahu malu!" Kata Agam yang mampu membuat hati Maharani berkali-kali lipatnya hancur. "Aku sibuk bekerja, dan kau sibuk pacaran di belakangku, dimana harga dirimu sebagai seorang wanita dan juga istri." Bentak Agam.

Ramayani dan juga Arini terus saja tersenyum melihat Agam yang benar-benar emosi. Baru kali ini Ramayani melihat sang anak yang begitu emosi setelah bertahun-tahun lamanya menikah dengan Maharani.

"Aku malu Maharani. Aku malu dengan dirimu." Kata Agam, lalu menoleh dan dengan cepat Maharani memengang pergelangan kaki Agam agar Agam tidak melangkah.

"Mas, percaya padaku. Aku tidak seburuk yang kau pikirkan." Lirih Maharani, membuat Agam tidak jadi melangkah. "Dengar mas, dia hanya teman ku, aku sungguh tidak memiliki hubungan dengannya. Percaya padaku mas" jelas Maharani di sela tangisnya. Namun tetap Agam tidak bergeming. "Mas, kita sudah menikah lebih dari lima tahun. Apa aku pernah berbuat salah? Apa aku pernah keluar rumah tanpa izin mu? Tidak kan mas! Selama ini aku keluar dengan izin mu. Tolong percaya padaku."

Bukannya mempercayai ucapan Maharanj, Agam justur menarik kakinya dan menendang tubuh Maharani, hingga membuat tubuh Maharani mundur ke belakang. Maharani menutup matanya, menahan sakit yang terasa di tubuhnya, akibat tendangan yang di berikan oleh Agam.

Sungguh hati seorang istri yang mana yang tidak sakit, jika mendapatkan perlakuan seperti ini. Suami yang selalu mengaku mencintainya justru berlaku kasar dan bahkan tega menyentuh tubuhnya.

"Tega mas. Kau tega." Lirih Maharani, menahan sakit di tubuh dan juga kepalanya. Dan juga perasaan mual menyeruak di dalam dirinya.

Agam masuk meninggalkan Maharani seorang diri yang masih terus saja menangis.

"Agam, lihat kamar Maharani. Dia menyimpan bunga tulip pemberian dari selingkuhannya."

Dan, kembali Agam termakan omongan ibunya. Agam kembali masuk ke dalam kamar mengambil bunga yang di simpan oleh Maharani, lalu kembali keluar dan melempar bunga tepat di depan wajah Maharani.

"Bahkan bunga dari pria itu kau simpan dengan sangat baik. Baru dengan beraninya kau bilang tidak memiliki hubungan. Maharani ternyata kau wanita hina, kau tidak sebaik yang aku pikirkan selama ini. Ternyata kau pandai memakai topeng di hadapanku." Ucap Agam dan berlalu dari sana, dengan menutup pintu rumah dengan sangat keras.

Maharani menangis pilu, sungguh perkataan Agam bak tombak yang tajam yang menghunus tepat ke jantungnya. Sakit? Tentu Maharani rasakan. Dimana dirinya di anggap hina dari pria yang tidak pernah Maharani bayangkan akan mengucapkan kata itu. Agam benar-benar di butakan oleh kecemburuan yang membuat dirinya menyiksa tanpa memperdulikan sama sekali bagaimana perasaan Maharani. Wanita yang begitu dengan sangat setia mendampingi dirinya mulai dari nol, dan kini dengan sangat mudanya Agam tidak percaya lagi dengan wanita yang selalu ada.

Bak kacang yang lupa akan kulitnya. Mungkin itulah kalimat yang tepat untuk Agam. Dulu, saat dirinya tidak memiliki apa-apa, ada Maharani yang selalu mendukung di setiap langkahnya. Tapi kini, saat dirinya sudah memiliki banyak uang, seketika pengorbanan Maharani dahulu di lupakan.

1
Misaza Sumiati
bukannya Agam pernah bertemu dengan Bastian , perusahaannya ada kerjasama
Angel Princes: t nn n
n
. m
mm n n
n

n


m


? m m m
bmmm
mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm????????????????????????????????????????????????????..
total 1 replies
Misaza Sumiati
aneh Maharani kok bisa yah bertahan
Misaza Sumiati
Maharani itu bodoh
Rita Tanti
Luar biasa
Beauty JK
😍
dwie
lelaki yg di kirim autho😁😁
Henrita Henrita
wanita bodoh iya
falea sezi
novel baguss moga like makin banyak
falea sezi
novel sebagus ini knp sepi like
choky_chiko_r
mksh kak..keren critanya.dan ga panjang eps.nya..mksh kak..tetep berkarya😊👍👍💪💪
altanum
ide ceritanya bagus thor,cuma pengemasan waktu yang agak membingungkan.mungkin bisa dijadikan acuan di karya² selanjutnya.tetep semangat berkarya thor...
Khalisa IncesNya Mia
koq malah q yg jadi emosi ya
Mila Barcelona
authornya kurang fokus...minum Aqua dulu thorrrr...biar lebih teliti
Nenk Jelita
lah bukan ny rekan bisnis gmn sih tiba tiba GK kenal gt
aduh...
Vivin Yulistian Pradesti
lanjut lg ka cerita ny
Ayuni Tri Purnomo
Luar biasa
Ayuni Tri Purnomo
ada lagi mertua modelan kyk gini Thor...
R.A: ada kak. banyak di dunia nyata😅😅
total 1 replies
SRI WAHYUNI
mka y Rani jd cwe jng oon
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Zika Bintang
lain kali kalau buat cerita seorang wanita yang lagi hamil haram hukumnya untuk di talak dan nikah i thour
tolong perbaiki lagi dan cari info lagi jangan asal nulis GK tau hukum bisa juga ntar orang pada meniru saat hamil di nikahi

kecuali author GK usah pakai ijab Kabul
mungkin beda tanggapan ku
Zika Bintang: o iya kak
maaf aku aliran madhab Syafi'i
jadi beda pengertian
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!