NovelToon NovelToon
My Crazy Roommate

My Crazy Roommate

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:105k
Nilai: 4.9
Nama Author: herlia ia

Tumbuh dalam keluarga broken home, ditambah kakak-kakak nya yang gagal dalam pernikahan, membuat Ardy enggan mempunyai pasangan. Fokusnya hanya prestasi dan karier yang cemerlang.
Terkenal dengan penolakannya terhadap wanita, Ardy dijuluki 'Lelaki Abnormal'.
Tentu saja julukan itu disematkan karena tubuhnya tak pernah bereaksi kala berhadapan dengan wanita seksi.
Namun berbeda dengan wanita satu ini.
Tingkahnya yang tomboy dan cuek justru membangkitkan rasa ingin tahu nya akan hal yang selama ini dia tolak.
Ikuti kisah selanjutnya Ardy dan Mili

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon herlia ia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nasib

"Ada apa lagi, dokter Gumy?" tanya Ardy seakan mengabaikan keluhan Millie.

Amir tak bisa melewatkan moment ini. Diam diam dia melirik pada sang bos yang selama ini antipati terhadap wanita dan sering digosipkan menjalin hubungan dengannya karena keanehan bis nya ini yang tak mempan digoda wanita seperti apapun. Dia bahkan mampu menahan efek dari obat laknat yang dibubuhkan rekan bisnisnya pada minuman di pesta jamuan makan malam khusus pemilik perusahaan, dimana para puteri pemilik perusahaan bonafide berlomba lomba untuk bisa naik ke ranjangnya.

Millie kesal dengan reaksi Ardy yang cuek, akhirnya dia memilih menyerah. Memang bukanlah sifatnya untuk merengek, dia hanya mencari perhatian Ardy, berharap Ardy maju untuk menantang balik orang yang dengan sengaja berniat mencelakainya.

"Hhh.. apa itu benar?" tanya Millie penasaran.

"Maksud anda?" Ardy balik bertanya.

"Mmm... tentang pasangan kamu dan.. kalo kalian mau nikah" Millie menjelaskan maksud pertanyaannya dengan suara sendu.

"Tentu saja itu benar" jawab mantap Ardy.

Millie terhenyak. Baru saja dia senang dengan kemunculan Ardy yang tiba tiba berada dekat dengannya. Namun harus kembali jauh karena status Ardy yang sudah memiliki calon istri.

Millie cukup tahu diri untuk tak dekat dekat dengan calon milik orang lain. Jika Ardy sudah memilih seseorang untuk dijadikan teman seumur hidupnya, itu berarti Ardy sudah serius dengan hatinya.

"Bisakah.. bisakah kamu menungguku?" lanjut Millie dengan menundukkan kepala. Tangannya sibuk memilin ujung sneli.

Ardy menghentikan kegiatannya, lalu menoleh padanya.

"Maksud anda?" Ardy kembali bertanya.

"Maksudku.. bisakah kamu menikah setelah aku mendapatkan pasangan untuk menikah?" detail Millie.

Ardy menahan senyumnya.

"Tentu saja" jawab Ardy sembari melanjutkan kegiatannya dan menyerahkan berkas berkas itu pada Amir untuk dibawakan oleh sang ajudan. Ardy lantas melangkah pergi.

Millie terhenyak lalu mengejar Ardy.

"Benarkah, kamu mau menungguku?" tanya Millie meyakinkan diri.

"Ya itu benar. Aku memberimu waktu 2 bulan. Jika masih belum ada calonnya..." Ardy menggantungkan perkataannya seraya menghentikan langkahnya. Berdiri menghadap Millie dan menatapnya lekat.

Millie tampak antusias menunggu kelanjutan Ardy. Pun dengan Amir.

"Kamu bisa menikah dengannya" imbuh Ardy mengedikkan kepala kearah Amir tanda menunjuk sang asisten.

"What.." pekik Amir dan Millie bersamaan.

Ardy lantas melangkah pergi meninggalkan Millie dan Amir yang tengah tertegun.

Seulas senyum terbit di wajah Ardy. Merasa menang karena bisa membalas Millie.

Amir segera mengejar Ardy kala tersadar jika langkahnya tertinggal gara gara kelakuan bos nya.

"Bos.." seru Amir mensejajarkan langkahnya dengan Ardy.

"Hm" jawab Ardy singkat.

"Benarkah saya boleh menikahinya?" tanya Amir antusias. Siapa yang tak mau dengan wanita cantik seperti Millie. Abaikan sifat nyelenehnya. Bukankah hanya tubuhnya yang dinikmati. Batin Amir yang tiba tiba jiwa jomblonya meronta ronta.

Ardy sontak menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap Amir dengan tatapan tajam.

"Berani berfikir seperti itu?" ada nada ancaman dalam pertanyaannya. Ditambah dengan rahang Ardy yang mengetat.

"Eeeee..." Amir tercekat. Tak menyangka jika dia ikut kena prank sang bos.

Hhh.. seharusnya dia tak merasa baper dengan ucapan bos nya. Seharusnya dia benar benar menutup telinganya agar tak mendengarkan percakapan mereka. Keluh Amir dalam hati.

puk

puk

Ardy menepuk sebelah pipi Amir "Bagus kalau kamu mengerti" ucapnya lantas kembali melangkah.

Nasiiib nasib. Batin Amir meringis.

1
Nining Chili
👍👍👍
Rita Juwita
kereenn Thor ceritanya seruu..
👍👍
saya cantikkj
😃
Yustin Aryani
Luar biasa
Andriyati
seru ceritanya,, ngakak muluk
Nuraeni Muhlisin
ceritanya keren abis,,happy ending👍👍
Mastini M. Pd
hua/Sob//Sob//Sob//Sob/
Mastini M. Pd
daku padamu Thor /Kiss/bikin gemes yg baca nih 😀
Mastini M. Pd
jangan bilang kl depit tuh suaminya Mia....gak ikhlas daku/Scowl//Scowl/
Mastini M. Pd
kenapa Ardy meninggal Thor?/Cry//Cry//Cry/
Mastini M. Pd
Luar biasa....karya yg sangat menghibur. tdk bertele-tele...othornya keren....tq Thor
Mastini M. Pd
jiakakak....ngakak abis mbaca part ini /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful/
mee: hahahhahahahaha
total 1 replies
Mastini M. Pd
/Facepalm//Facepalm/millie mmg anbeleivable
Mastini M. Pd
haha...jd gemes dg pasangan ini /Kiss/
Mastini M. Pd
Jordan tuh bapak kandung nya kah? semoga di dunia nyata gak ada yg spt itu ya Thor...
Mastini M. Pd
ya ampun/Facepalm//Facepalm/
Mastini M. Pd
huahaha....Amir ... sabar ya.../Facepalm/
Mastini M. Pd
Karyamu keren sekali Thor.... terimakasih sdh memberi bacaan segar yang membuat bahagia. sukses selalu Thor...
Zahra Rika
keras kepala ih
Zahra Rika
ekspresi lo mirrr ngakak sumpah🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!