NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Iblis 3

Pendekar Pedang Iblis 3

Status: tamat
Genre:Petualangan / Pendekar / Xianxia / Raja Tentara/Dewa Perang / Ahli Bela Diri Kuno / Dendam Kesumat / Mengubah Takdir / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kak Vi

Perang terbesar berkecamuk di antara Tiga Kekaisaran. Kemarahan, dendam dan penyesalan kembali menghancurkan keping-keping perdamaian. Di antara mereka semua, berdiri seorang pahlawan yang tangannya dilumuri oleh darah ratusan ribu jiwa yang dipadamkan. Dan juga muncul musuh baru yang berhasil menggemparkan satu Kekaisaran Shang. Musuh terkuat tanpa tanding yang takkan mampu Xin Chen bunuh dengan tangannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak Vi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 14 - Siapa yang Membunuhnya?

Terjadi kekacauan yang sangat besar di sejumlah titik. Tepatnya di tempat di mana dua siluman telah berubah ke wujud asli mereka. Seekor Naga Air terbang di atas langit, mengibaskan ekornya ke permukaan tanah. Sementara itu api merah membakar beberapa tanaman, beberapa manusia yang terbakar berlarian histeris. Huo Rong mengamuk sejadi-jadinya.

Tak terasa perang telah berlalu begitu cepat, tapi seperti yang telah Huo Rong duga, jumlah pasukan Kekaisaran Qing seolah tak berkurang. Mereka masih seperti lautan manusia bersenjata meski mereka telah menghabisi banyak. Di tengah kekacauan itu, tak disangka Huo Rong harus berhadapan dengan sosok yang ingin sekali dijauhinya. Bahkan jauh sebelum perang ini di mulai.

Li Baixuan. Orang itu muncul di depannya sembari mengepalkan tangan. Tatapan ambisius dari laki-laki itu tak pernah berubah. Hasrat untuk menjadi yang terkuat sekalipun harus menginjak orang lain sebagai batu pijakan.

"Ternyata kau masih hidup, heh?"

"Apa kabar, Sepuluh Terkuat?"

Julukan yang sudah lama tak Huo Rong dengar. Dia tak bisa memungkiri bahwa idenya untuk menyamar ke alam manusia justru mempertemukannya dengan manusia semengerikan Li Baixuan. Jika disamakan dengan siluman buas pun, mereka tidak ada apa-apanya dibandingkan Li Baixuan. Karena laki-laki itu rela tidak makan puluhan tahun hanya demi melatih kekuatannya.

"Kau masih hidup juga, Satu Terkuat? Tidak kasihan dengan malaikat pencabut nyawa yang mungkin sedang merindukanmu?"

Huo Rong kembali ke wujud manusianya. Dia tak mau mengambil resiko sewaktu-waktu Li Baixuan menyerang dan langsung menghancurkan tubuh silumannya. Huo Rong bukan tipe siluman yang mudah takut terhadap lawannya. Tapi dia memiliki alasan mengapa harus mundur sebelum Li Baixuan menyerang.

Karena sebelum ini, Huo Rong pernah sekarat hingga tak mampu bernapas dibuat Li Baixuan. Satu-satunya manusia yang nyaris sekali membunuhnya.

"Setelah pengkhianatan mu hari itu dan semua kebohongan yang telah kau perbuat, kau yakin dirimu bisa bebas berkeliaran seperti sekarang ini?"

Tak ada jawaban. Li Baixuan menyengir tajam. "Kau telah dipercaya manusia sebagai nomor Sepuluh Terkuat. Tak kusangka, kami percaya pada seekor siluman rendahan yang jauh lebih busuk dari kotoran. Hari ini aku akan membunuhmu, atau apa perlu ku samakan kematianmu dengan manusia berotak dangkal itu ...? Ah, sepertinya harus begitu. Kalian sama-sama dungu."

Huo Rong tahu Li Baixuan sedang mengujinya. Dia tahu manusia licik itu sedang memancing amarahnya untuk meledak. Dengan begitu, Huo Rong akan bertarung dengan liar. Seratus persen dia tak akan mampu bertahan. Kecuali jika dirinya terus bertahan dari serangan Li Baixuan dan mencuri kesempatan untuk melukai laki-laki itu.

"Han ..."

Huo Rong membelalak saat mendengar nama panggilan yang tak asing itu. Nama yang pernah diberikan padanya, dan satu-satunya kenangan yang tersisa dari teman lamanya.

Saat Huo Rong mengangkat wajah, dia hanya dapat melihat Li Baixuan tertawa kencang. Mengolok-olok dirinya yang semakin terlihat menyedihkan.

"Siluman sepertimu tak pantas berteman dengan manusia. Kau terlalu memaksakan diri. Karena kau, dia terbunuh."

Mata Huo Rong semakin melotot marah.

"Han ... Mungkin itu kata-kata terakhirnya. Sungguh naif."

"Apa katamu-?" Tenggorokan Huo Rong tercekat.

Mata Li Baixuan menatapnya penuh arti. Tak bisa bergeming, Huo Rong hanya bisa menyimak kalimat yang selanjutnya keluar dari mulut laki-laki itu.

"Kau ingin tahu siapa yang membunuh rekanmu itu?"

**

sedikit (banyak) curhatan author

Aaarrggh(༎ຶ ෴ ༎ຶ)

Ga sanggup lg aku, pdhl dulu waktu nulisku bisa seharian. Ini waktu cuma dua jam itupun keganggu mulu. Maap ya pendek2, tp author jg harus ttp update biar levelnya naik dan biar bbrp reader gk ngamok nanyain kapan update hwhw

Doakan aja bulan depan level buku ini naik ke lv 10 gitu kan yak, dan semoga bulan depan liburrr. Gas aku nolep nulis ini buku (๑•̀ㅁ•́ฅ✧

Kalo beneran insyaallah author up 2 chapter per hari + crazy up, entah akhir bulan atau tiap malming, itung2 hibur readers author yg jones2 gda kawan malming yakan

//三三ᕕ( ᐛ )ᕗ

dah dah segitu dulu, yg puasa tetap semangat puasanya! Dan bagi yg gk puasa plis deh jgn bikin status minuman2 seger pas siang bolong.

ok see u ❤

1
Ro13
Luar biasa
VirgoRaurus 31Smile
kepala naga masuk ke dalam kendi...? Segede apa kendinya...
VirgoRaurus 31Smile
perut kembung....?
bukannya gembung...?
kembung kalau banyak minum.
gembung kalau banyak makan.
makanya orang yg hobi makan disebut gembul...
VirgoRaurus 31Smile
kekuatan roh dengan 500 jiwa...500 jiwa apa 500 000 jiwa Thor...mana yg benar.
VirgoRaurus 31Smile
berlari Luntang lantung...semoga author jadi orang yg Luntang lantung....bego...!!!
VirgoRaurus 31Smile
di paragraf atas di sebutkan jutaan terinfeksi...di paragraf ini di sebutkan ratusan ribu...yg bener yg mana Thor...
VirgoRaurus 31Smile
memejamkan mata....?
kan ke 2 matanya sudah di tusuk pedang....mata yg mana lagi Thor...MATAMU....
VirgoRaurus 31Smile
kenapa dg racun itu...kan Xin Fai tubuhnya anti racun...kok masih terpengaruh...
VirgoRaurus 31Smile
kenapa lawan ga di bawa ke ruang bawah sadarnya Xin Fai aja...
VirgoRaurus 31Smile
bukankah waktu itu umur MC masih 10 th...bukan 14 th...
VirgoRaurus 31Smile
Author ga belajar dari PPI 1 & PPI 2,...MC yg dari kecil penuh pengalaman bertarung & berilmu tinggi, mudah dikalahkan lawan...
VirgoRaurus 31Smile
katanya Fu Hua tewas di tusuk di jantung....ini kok masih hidup....pekok kau Thor.
VirgoRaurus 31Smile
membunuh 4 terinfeksi SSS dg menelan mereka hidup"...1 terinfeksi SSS aja tingginya 30m, kalau menelan ke 4 nya...seberapa besarnya tubuh Qingou & seberapa lebarnya mulutnya...terlalu bualanmu Thor...
VirgoRaurus 31Smile
kok masih bisa ngomong dg pedang menancap di tenggorokan...suaranya lewat mana....author pekok.
VirgoRaurus 31Smile
anak seorang ibu bernama Ren Yuan...bukan Ren Su...Thor.
VirgoRaurus 31Smile
seuntai kain besar...? seuntai bunga sih benar, kalau kain ya selembar lah oon...
VirgoRaurus 31Smile
tangannya berenang, terus naik ke puncak...puncak apa...berenang ke puncak gunung...bloon lu Thor...harusnya ke permukaan air.
VirgoRaurus 31Smile
emang Lian cuma punya 2 jari ya...?
VirgoRaurus 31Smile
berarti Qiu ini orang Madura...karena dia bersenjata celurit.../Facepalm/
VirgoRaurus 31Smile
bukankah Yan She dah mati...?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!