NovelToon NovelToon
Ku Temukan PENGGANTINYA

Ku Temukan PENGGANTINYA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:742k
Nilai: 5
Nama Author: Golden Watermelon Sugar

Kirana Aurellie memiliki impian yang sangat sederhana, dia ingin hidupnya bahagia lagi seperti dulu ketika masih bersama dengan Ibunya. Pertemuannya dengan Vino menjadi harapan baru bagi Rana, dimana Vino selalu bisa membuatnya tertawa bahagia, juga bagaimana lelaki itu selalu bisa menenangkan hatinya. Hingga akhirnya Vino memintanya agar menjadi istrinya, tentu sebagai seorang yang sangat mencintai lelaki itu, Rana menerima ajakan Vino untuk menikah. Tetapi bukannya berbahagia, Rana justru terjebak dengan Vino yang ternyata memiliki dendam kesumat kepadanya. Bukan Bahagia yang didapat oleh Rana, melainkan banyak sekali kengerian dari kehidupan rumah tangganya yang harus dilewati oleh Rana. Hidup Rana benar-benar bagai di neraka, dia selalu mengawali harinya dengan ketakutan dan mengakhiri malamnya dengan tangisan. Akankah kehidupan Rana bisa bahagia seperti yang diharapkannya selama ini?


Adakah keajaiban yang bisa membebaskan Rana dari cengkraman kekejaman Vino?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Golden Watermelon Sugar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 14

Vino memanggil pelayan dan menyuruh Jeanny untuk memesan makanan. Pelayan datang memberikan buku menu dan Jeany memesan makanan, setelah itu pelayan pun pergi. Jeanny diam-diam mencuri pandang pada Vino, bukan karena apa tetapi Jeanny merasa bahwa dia benar-benar pernah melihat laki-laki ini tetapi sayangnya dia sama sekali tidak mengingatnya.

"Jean?? Kenapa diam??? Kau tidak apa-apa???" Tanya Rana.

Jeany tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Tidak ingin berpikir terlalu keras Jeanny pun mencoba mengajak Vino mengobrol berharap nanti dia bisa menemukan sesuatu dari Vino dan tahu siapa laki-laki itu karena Jeanny merasa benar-benar pernah melihat Vino.

Obrolan itu berlanjut tetapi Jeany masih tidak ingat apapun tentang Vino. Hingga akhirnya makanan pesanan mereka datang, dan mereka bertiga mulai menikmati makan malam itu. Jeanny masih bergelut dengan pikirannya, tidak bisa menikmati makanan yang terlihat menggiurkan itu. Tetapi kemudian dia mendapati Rana dan Vino bermesraan dimana Vino menyuapkan potongan steak kepada Rana, dan Rana tersenyum juga tersipu. Jeany hanya bisa melempar senyum tipisnya, dan mengerti bahwa semua perempuan pasti akan sangat bahagia ketika diperlakukan seperti itu.

Jeany sangat senang melihat kebahagiaan yang dirsakan oleh Rana saat ini. Sebagai seorang sahabat Jeany ingin selalu melihat Rana bahagia. Senyum Rana sempat hilang setelah dia sempat kehilangan Ibunya beberapa tahun yang lalu, tetapi semoga dengan kehadiran Vino, Rana bisa lagi menikmati harinya dengan baik.

Tiba-tiba saja sekelebat Jeany melihat wajah Vino berpaling dari Rana lalu lelaki itu mengernyit tetapi dengan cepat Vino kembali menoleh ke Rana lalu memberikan senyum manisnya pada perempuan itu. Sontak saja Jeany dibuat bingung dengan apa yang baru saja dilihatnya. Vino terlihat aneh sekali dan meskipin hanya beberapa detik saja Jeany bisa melihat ada kebencian dimata lelaki itu. Jeany juga bertanya-tanya kenapa Vino mengernyit seperti itu dan wajahnya terlihat kesal tetapi dengan cepat dia berubah manis. Jeany memilih diam saja dan mencoba berpikir positif mungkin tadi dia hanya salah melihat saja.

Rana tampaknya menyadari jika sejak tadi Jeany banyak diam tidak seperti biasanya. Dan Rana berpikir mungkin Jeany merasa canggung atau bagaimana sehingga bisa seperti ini. "Are you Okay Jean???" Tanya Rana lagi.

"Ahhh iya Na, aku oke kok....!"

"Oh iya ku dengar dari Rana, bahwa kau memiliki beberapa restoran yang ada disini?? Restoran apa??" Tanya Vino pada Jeany.

"Oh itu, sebenarnya restoran keluarga, japanese dan italian, tetapi kemarin aku baru membuka yang khusus Chinese food..!" Jawab Jeany.

"Wowww itu luar biasa...! Mungkin kapan-kapan aku harus mencoba makanan di restoran milikmu...!"

"Datang saja....! Rana tahu semua tempatnya...!"

"Tunggu saja aku pasti akan datang nanti bersama dengan Rana...!" Ucap Vino.

Sampai akhirnya mereka selesai juga menikmati hidangan penutup. Selesai menikmatinya, Vino tampak terdiam sebentar dan itu tidak luput dari pandangan Jeany. Dan tiba-tiba saja ada seorang pengunjung datang menghampiri meja dimana Vino, Rana dan Jeany duduk. Pengunjung itu tadi duduk disebelah mereka dan sekarang pengunjung itu memberikan sebuah coklat berpita merah kepada Rana, membuat Rana bingung tetapi dia menerimanya dan mengucapkan terima kasih.

Beberala menit kemudian datang lagi orang yang menghampiri Rana, dan kali ini orang itu memberikan setangkai mawar kepada Rana. Berlanjut lagi, seluruh pengunjung di restoran ini satau persatu memberikan berbagai hadiah kepada Rana membuat Rana bingung dan tidak tahu kenapa mereka memberikan itu semua, karena ketika dia menanyakannya, orang-orang itu hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaannya. Jeany juga merasa sama, di bingung tetapi kemudian dia menemukan Vino tersenyum sendiri. Dan Jeany menyadari bahwa ini seperrinya adalah rencana dari Vino untuk menyenangkan Rana.

Meja itu sudah dipenuhi dengan berbagai macam barang, Rana hanya bisa terperangah melihatnya. "Kenapa mereka memberiku semua ini???" Tanya Rana.

Vino terkekeh dan memandang Rana dengan tatapan lembut. "Mungkin karena kau terlihat istimewa, itu sebabnya mereka melakukan ini??? Kau senang tidak???"

"Aku senang tetapi aku bingung...!" Ujar Rana lagi.

Hingga tiba-tiba datang lagi seorang perempuan membawa bucket bunga yang sangat besar berisi bungan mawar dengan aneka warna membuatnya terlihat sangat cantik. Bucket itu tentu saja diberikan lagi kepada Rana dan sedetik kemudian Vino langsung duduk berjongkok menghadap Rana sambil membuka sebuah kotak kecil berisi sebuah cincin dengan permatanya yang berkilau.

Sontak saja Rana dan Jeany dibuat terkejut dengan hal itu.

"Rana....! Aku mencintaimu! Sangat mencintaimu.... Maukah kau menikah denganku dan menemani hari-hariku nanti???? Aku snagat mencintaimu sejak pertama kita bertemu aku langsung mencintaimu, aku ingin hidup bahagia bersamamu, kau mau menerima cintaku ini kan??? Will you marry me???" Ujar Vino, dan kepalanya langsung menunduk ke bawah sementara tangannya masih memegang kotak cincin berlian itu.

Rana tentu saja terperangah atas apa yang dilakukan Vino. Rana mulai menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh orang-orang tadi adalah bagian dari rencana Vino ini. Dan sekali lagi, yang mengejutkan adalah semua pengunjung yang ada di restoran ini berdiri, lalu melingkari meja yang sedang diduduki oleh Rana, Vino dan Jeany. Mereka bertepuk tangan sambil berkata bahwa Rana harus menerima lamaran Vino.

"Jadi ini semua adalah idemu???" Tanya Rana.

"Ya.... Aku mebayar mereka untuk ini, sebagai bukti bahwa aku sangat mencintaimu Rana jadi please terimalah cincin ini dan menikahlah denganku nanti, karena akh sangat mencintaimj!!" Ujar Vino lagi.

Rana merasa ini adalah sebuah mimpi, tetapi nyatanya ini benar-benar terjadi. Dia hanya selalu berharap bahwa suatu saat nanti ada laki-laki yang mau melamarnya dengan cara romantis seperti ini, bagi Rana itu impian konyol dan akan sulit tercapai tetapi ternyata sekarang Vino mewujudkan impiannya itu. Tetapi Rana masih bingung bagaimana harus menjawab permintaan Vino itu. Selama ini Vino memang sudah melakukan banyak hal untuknya dan membuatnya selalu tersenyum. Rana pun menerima lamaran Vino dan membuat laki-laki itu langsung memeluk Rana dengan bahagia kemudian menyematkan cincin berlian itu di jari manis Rana.

Sebagai seorang sahabat Jeany merasa senang sekali melihat Rana bahagia. Jeany memeluk Rana dan mengucapkan selamat serta mendoakan yang terbaik untuk sahabatnya itu. Jeany pun mendoakan Rana agar selalu bahagia bersama dengan Vino.

Sampai kemudian, sekali lagi Jeany menemukan hal jaggal dari Vino yaitu sekelebat dia melihat Vino kembali mengernyit seperti tadi dan wajahnya menunjukkan sesuatu yang tidak enak untuk dilihat. Vino benar-benar aneh, seharusnya dia bahagia atau menangis terharu tetapi justru Vino kembali mengernyit dan beberapa detik kemudian Vino tersenyum lagi pada Rana seolah menunjukka bahwa dia bahagia.

Aneh Jeany benar-benar merasa Aneh, dimana Jeany kembalki bertanya-tanya dengan banyak hal tentang Vino yang sejak tadi menggelitik hatinya. Jeany seperti merasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh Vino tetapi entah apa, dan Jeany masih berusaha memulihkan ingatannya tentang dimana dia pernah melihat Vino. Mungkin dengan itu dia bisa menemukan sesuatu, tetapi Jeany tidak ingin merusak hari ini, Rana sedang berbahagia dan dia harus berbahagia juga meskipun dia merasa tidak tenang dengan Vino.

1
Yani Suryani
papanya vino itu seharus nya semua yg dia ketahui di di ungkapkan semua nya biar tau kekasih gila nya itu ya thor
Shinta Dewiana
jeerhhh...kenapa pula clara langsung di bebaskan...tanpa di beri hukuman..
Shinta Dewiana
garcep juga si vino
Shinta Dewiana
arindah jg terlalu lugu
Shinta Dewiana
mampus lo vitto...mknya jg boong
Shinta Dewiana
knp sih thor pemeran utamanya kurang gitu
Shinta Dewiana
duh rupanya vitto tidak jauh berbeda dg vino sama sama bejad..
Shinta Dewiana
bhuaaaa...kasin deh lo angel
Shinta Dewiana
haredang
Shinta Dewiana
pelakor kah....
Shinta Dewiana
mantap...
Shinta Dewiana
he...he..he..vitto blm tau aja...vino sm arindah udah buka puasa
Shinta Dewiana
yups...benerrrr
Shinta Dewiana
ya jangan sampai bodoh kau vino...
Shinta Dewiana
huh dasar jalang
Shinta Dewiana
panassssss...oi...
Shinta Dewiana
surga dunia..mardives...
Shinta Dewiana
nah..bagus tuh sama arindah aja
Shinta Dewiana
kasian juga vino
Shinta Dewiana
tak pikir di gereja...rpnya ijab kabul toh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!