NovelToon NovelToon
Diary Hidup "CACA"

Diary Hidup "CACA"

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:234.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: lili oktarina

"Caca gadis cantik pemilik toko bakery yang sangat mencintai seorang abdi negara namun berkali kali di buat kecewa dan memberi harapan dan menghilang selamanya.."
tidak itu saja kehidupan Caca selalu di kecewakan pria yang juga gagal menikah dengannya.
Caca terjatuh dan lagi-lagi di sakiti...
tapi siapa sangka takdirnya sangat lah beruntung.
Caca di temukan dengan orang orang yang salah dengan berbagai kekecewaan lalu di pertemukan dengan cinta yang sesungguhnya..
namun kesabaran seseorang dan keikhlasannya membuat Caca bertemu dengan seorang pria tampan, terhormat, dan memiliki perusahaan
yang besar".
Pria itu bukan orang asing baginya tetapi temannya di masa dulu..
takdir seseorang tidak pernah salah dan tertukar sama halnya dengan jodoh.

yuk dikepoin cerita hidupnya Caca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lili oktarina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 14

Pagi yang begitu segar dan berbeda, dedaunan yang menghijau di halaman rumah Caca dengan embun buta yang begitu sejuk seakan-akan tak ingin menetes dari atas dedaunan, aroma bunga mawar yang begitu harum membuatnya merasa betah berdiri didepan jendela kamar. Betapa indah pagi nya kali ini. Gadis itu mengeliat berkali-kali tentu diiringi rasa kantuk kembali, semalaman ia merasakan tidur yang begitu nyaman, entah dari mana kenyamanan itu ia dapatkan. Untuk pertama kalinya gadis itu merasakan kenyamanan yang sangat berbeda. Ia pun merebahkan tubuhnya kembali ke atas tempat tidur.

"Ca, Caca. Ayo bangun? Memangnya kamu tidak ke toko" seseorang berteriak dengan mengetuk pintu kamar untuk membangkan Caca.

"Tidak Bu, Caca istirahat dulu untuk sementara waktu. Lagian Nadin yang bakal mengurus toko, Ardi pun tak menyuruhku ke toko" jawabnya berteriak dan hendak berdiri dari tempatnya. Namun tubuhnya terasa berat karena rasa kantuk.

"Ya sudah. Ibu pergi dulu yah, Ibu akan mengunjungi rumah pamanmu dan keluarga besar kita untuk membicarakan pernikahan kamu" katanya.

"Ya Bu, oh Bu untuk persiapannya semuanya sudah di urus Ardi. Ibu tidak usah repot ya, Caca masih ngantuk" ia berbaring mencoba untuk memejamkan matanya kembali.

"Ya udah lanjutin aja tidurnya" ia melangkahkan kakinya keluar rumah.

"Iya."

Bu Herda pun pergi dengan menaiki sepeda motor miliknya, Walaupun dengan sekeras apapun ia mencoba. Matanyanya tetap saja tak ingin terpejam kembali. Ia merasa sangat binggung, mana mungkin akan melewatkan waktu yang hanya berdiam diri dirumah saja apalagi sendirian. Pasti rasanya sangat membosankan, seketika Caca memiliki ide untuk menghubungi teman-temannya dan meminta mereka untuk menemaninya dirumah. Mungkin itu ide yang cemerlang bagi Caca, ia akan bercengkrama bersama teman-temanya.

Segera mungkin ia mengirim pesan di grub whatshap kepada dua sahabat tersayangnya.

Assalamualaikum sep, Tika...

hari ini main ke rumah ku yah..

ada yang akan aku bicarakan sama kalian..

maaf🙏🙏 ya baru bisa hubungi kalian...🤗🤗

Pesan singkat yang Caca kirim di grub whatshap.

Tak lama lama Septi dan Tika pun membalas dan menyetujuinya. Mereka sangat menunggu kabar dari gadis itu.

Akhirnya aku akan menceritakan banyak hak kepada teman-temanku, mereka pasti terkejut dengan pernikahanku yang akan di laksanakan 1 minggu lagi. Aku akan membuatkan seseuatu untuk mereka.

Caca berdiri dari tempatnya dan menuju dapur untuk membuat sesuatu yang akan mereka makan nanti. Ia membuat cemilan ringan untuk dua sahabatnya itu.

Beberapa jam kemudian.

Tok tok tok tok..

Suara ketukan pintu terdengar dengan sangat jelas.

"Assalamualaikum Ca...."

"Wa'alaikum salam, kalian akhirnya datang juga" jawabnya sambil membuka pintu.

"Oh baby, kami sangat merindukanmu" mereka berpelukan.

"Aku juga, akhirnya kita bisa kumpul lagi yah, ayo masuk" mereka langsung masuk ke dalam kamar Caca.

"Wajahnya ceria gitu, lagi kasmaran ya" tanya Septi setelah memandang wajah Caca penuh heran.

"Iya ca, hari ini kamu kelihatan sangat berbeda. Atau mungkin kamu lagi bahagia yahhh. Apa kamu mendapatkan kupon undian atau semacam hadiah besar gitu??" tanya Tika menghayal.

"Kalian bisa aja. Tunggu sebentar aku akan mengambil sesuatu untuk kalian" ia beranjak pergi kedapur.

"Baiklah, tapi janji ya ceritain kupon yang kamu dapat itu" gumam Tika yang membuat Caca terkekeh.

"Oke."

Caca kembali dengan membawa setoples makanan ringan untuk mereka.

"Ayo lah, ceritakan apa yang terjadi. Kami siap mendengarkan semuanya! tapi janji ya, kuponnya nanti kita bagi dua" ia tersenyum senang.

"Kupon, siapa yang memenangkan undian. Ada yang lebih hoki dari kupon" ucapnya.

"Lalu apa?" pertanyaan sama yang mereka lemparkan.

"Kepo ya...."

"Dikit, ayo ceritakan. Atau kita ngambek ni" ucap mereka dengan sangat kompak.

"Ngambekan, emang kalian anak kecil gitu. Denger ya sahabat-sahabat terbaikku, Minggu depan aku akan menikah" ia melantangkan suaranya.

"Apaaaaaaa" teriak dua sahabatnya itu dengan wajah tak percaya. "Serius kamu. Minggu depan kamu akan menikah, luar biasa kami sangat terkejut dan juga bahagia mendengarnya. Harusnya kamu katakan lebih awal. Kenapa harus mendadak.

"Iya maaf aku sengaja tidak memberi tahu kalian. Maaf ya..?" ia memegang pundak sahabat-sahabatnya itu.

"Tapi Ca, kamu tidak hamil kan?" bisik Tika ditelinga Caca.

"Husss,,, Aku ingin memberi kejutan pada kalian. Habisnya kalo aku kasih tahu, ntar gagal seperti kemarin. Aku kan jadi malu sama kalian" keluhnya.

"Iya Caca, kita senang banget kok dengarnya. Iya kan tik, oh iya siapa calon suami kamu" tanya Septi.

"Oohh kalau itu masih rahasiaaa negara, kalian akan tahu 1 Minggu lagi, yang sabar yah" ucap Caca seraya mengerutkan keningnya.

"Iihh rahasia lagi! Iya deh kita tunggu sampai hari-H. Tapi benar kan kmau tidak hamil" jawab meyakinkan dirinya sendiri.

"Tika, mana mungkin aku hamil. Bertemu saja tidak dengannya" Caca mengusap wajah sahabatnya itu.

"Tidak masalah yang penting kamu bahagia kita juga bahagia, selamat yah Ca" ucap Septi.

"Terima kasih kalian berdua memang terbaik" berpelukan kembali.

Tidak terasa perbincangan mereka sudah begitu lama hingga mereka tidak menyadari waktu yang sudah begitu lama dan hari mulai sore.

"Wah Ca, sepertinya kita harus pulang deh" pinta Septi dan Tika.

"Iya, iya kalian hati-hati yaahh nanti aku kirim undangannya yah buat kalian" mengikuti Septi dan Tika ke depan pagar rumahnya.

"Kita pulang yah Ca, assalamualaikum...."

"Wa'alaikum salam" ia melambaikan tangannya.

Hari sudah sore, mengapa ibu belum pulang juga ya.

Caca pun beranjak masuk ke dalam rumah untuk menelpon ibunya, namun sebelum ia mencari ponselnya. Suara motor ibunya telah memasuki pagar, Caca pun langsung membuka pintu yang baru saja ia tutup.

"Assalamualaikum."

"Wa'alaikum salam Bu,, Bu kenapa ibu lama sekali. Memangnya ibu kemana saja" tanya Caca.

"Ohh tadi ibu ke rumah paman dan bibikmu, ketika di perjalanan pulang ibu bertemu dengan mamanya Ardi" jawabnya.

"Eeh terus Bu...."

"Iya terus kita ke cafe minum kopi sekalian menceritakan tentang pernikahan kalian."

"Oh iya Bu, dimana pernikahannya nanti."

"Kata Bu Ratna, nak Ardi yang akan menyiapkan semuanya, kita tinggal datang saja, gitu katanya. Ya sudah ibu mandi dulu, terus istirahat hari ini ibu sangat lelah" ia beranjak pergi menuju kamarnya.

Caca menciutkan bibirnya untuk pertanyaan yang ia lontarkan namun tidak ia dapatkan jawabannya.

Huuh pernikahan yang sangat aneh. Mana mungkin aku tidak tahu dimana akan dilaksanakan pernikahanku. Bukankah aku adalah mempelai wanitanya. Apa ia tidak memerlukan saran dari ku untuk persiapannya nanti. Sahabat macam apa kau Ten Ten.

Caca mendengus dengan sangat kesal. Saat itu sudah menunjukkan pukul 17.30, ia menuju kamarnya untuk mandi.

***

1
Yorna Awaluddin
mantap
Hardila Suhardini
nanggung ceritanya
Hardila Suhardini
ujung2nya ranjang jg yg mempersatukan mereka
ⓘ ⓝ ⓐ ⓨ
bukannya klo berhubungan sama abdi negara mmgnya gt y, harus siap ditinggal2.. sakitnya Caca krn TER-lalu mencintai Yudha.. krn TER lalu itu yg membuat Allah sengaja memisahkan mereka.. biarkan Allah yg memilihkan jodoh yg terbaik utk kita, kita tinggal menikmati dan menjalani saja...
Evi Andriani
ya nanggung 😩😩😩😩😩😩
Dewi Yankoel
kok d depan tulisannya end, tp d sn masih up thor..
Nilaaa🍒
next up kak
salam dari IKYD
Tari Husada
next Thor.
semangat!

mmpir balik yah,
slm dr " Rendra dan Dalia "
👑⁹⁹Fiaᷤnͨeͦ🦂
Lanjut kak, semangat!
Reanza
Lanjut
Indri Yani
udah lama akhirnya up juga
HeniNurr (IG_heninurr88)
Lanjut akak...like untukmu😍
APRILIANIANO
Yeh up lagi nih 😍
Zacra ✨
Akhirnya up jugaaa!!! Lanjut lagi Kak! Semangat ngetiknyaa!😆😆💖



Karyaku juga udah up nih kak! Jangan lupa mampir ya! 🤗💖
Asni J Kasim
Next up kakak
Lia J
ayoo lanjut thor ,,penasaran nih
Nilaaa🍒
semangat kak
Namira Benno
ayo lanjut doooong....
Ferawaty Aprilia Putri
lanjut thorrr
Eka Dwi
lanjut thorr ceritanya bikin penasarn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!