+21 bijaksana dalam membaca,,,,,
kisah ini hanya fiksi belaka, maaf bila ada kesamaan nama dan tempat.
"Ah,,,," pekik wanita itu mencoba menahan rasa sakit pada dirinya. "Pelan-pelan, itu cukup sakit."
Bukannya menanggapi, pria itu hanya diam dan melanjutkan kegiatannya.
"aw,,, kasar sekali kau jadi cowok." kali ini wanita itu benar-benar kesal karena rasa sakit yang diterimanya.
"cih,,, hei, wanita tua. jika kau mengomel terus, lukamu tidak akan ku obati!" balas lelaki itu kesal karena terus di teriaki.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shoffan Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Himbauan
Mohon maaf memotong cerita.
Sebelumnya saya ingin berterimakasih bagi yang sudah mau mampir dan membaca tulisan saya. Saya mohon maaf bila ada kekurangan baik dalam segi cerita maupun penulisan. Oleh karena itu, saya sangat menganjurkan kritik dan saran dari kalian semua agar saya dapat memperbaiki kesalahan serta kekurangan saya. Silahkan dicomment ya, kawan. Selamat menikmati. Salam damai 🙏
Semangat berkarya yah buat sesama Writer. 💪💪💪
semoga sehat selalu