Hari pernikahan menjadi hari malapetaka yang akan membuatmu menjadi sosok yang begitu mengerikan.
Maria, itu adalah nama wanita itu, dan sang suami bernama Budi. di malam pernikahannya, Budi telah merencanakan sesuatu yang akan membuat kehidupan Maria benar-benar menjadi malapetaka yang begitu luar biasa.
"Kau harus tau, kalau kekasih dan keluarga kekasihmu telah menjualmu padaku!" seru pria yang bernama Alex Juan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah trik dari Abdul Fathan
"Aku tidak pernah menggira kalau kau sangat pandai memasak." ucap Fathan.
"Terima kasih Tuan, Sebenarnya aku tidak terlalu pandai memasak." jawab Maria.
"Tapi masakannya sangat enak lo.." jawab Fathan.
"Terima kasih karena sejak tadi Tuan selalu memberikan pujian pada masakan saya." jawab Maria sambil tersenyum menatap atasannya itu.
Sebuah kata-kata terus diucapkan seorang gadis muda yang begitu lugu, dipaksa menikah seperti dirinya sebuah kesalahan.
"Oya, besok kau harus berangkat pagi, karena kau harus rapat denganku." ucap Fathan.
"Tentu tuan, saya akan berangkat pagi besok." jawab Maria.
Akhirnya supir pribadi Fathan mengantarkan Maria pulang, wanita itu benar-benar sangat bersyukur karena partner bisnis suaminya adalah pria yang sangat baik.
"Semoga anda terus berkerja sama dengan tuan saya, nona!" seru sopir pribadi Fathan.
"Tentu Tuan, apalagi tuan Anda begitu baik. bahkan majikan Anda benar-benar adalah orang yang mempunyai keistimewaan." jawab Maria.
Sopir pribadi Fathan tersenyum saat melihat gadis muda tersebut, hampir 30 menit kemudian Maria sudah sampai di rumah suaminya. wanita itu tersenyum sambil melambaikan tangan dan berterima kasih kepada sopir pribadi Fathan.
Hari ini Maria benar-benar sangat bahagia, dia ingin segera menceritakan semua yang terjadi kepada suaminya. seorang pria yang benar-benar sangat Brengsek Dari semua pria yang dikenal oleh para wanita. di dalam rumah tersebut terlihat Mbok Darmi benar-benar sudah tidak tahan dengan semua perlakuan dari Alex, pria itu terus membohongi Maria. di depan Maria dia benar-benar bersikap sangat alim, namun dibelakang Maria Alex adalah pria berjulukan Casanova. dia selalu berkata ganti wanita untuk memuaskan seluruh hasratnya.
Mbok Darmi ingin mengatakan semuanya kepada Maria, namun dia menahan semua gejolak yang ada di dadanya karena Mbok Darmi tidak ingin Maria tiba-tiba terluka lagi. ataupun merasakan sakit hati hingga membuat dia syok kembali.
"Maria memasuki rumahnya, terlihat Wanita muda itu menatap di sekeliling rumahnya. tidak ada suara siapapun yang ada disana, terlihat Mbok Darmi sedang duduk manis di ruang makan.
"Ibu lagi ngapain disini?" tanya Maria kepada Mbok Darmi.
"Tidak apa-apa, Ibu lagi lagi menunggu mu untuk makan." jawab Mbok Darmi.
"Apakah dari tadi ibu belum makan dan menunggu ku?" tanya Maria.
"Tentu saja, memangnya siapa lagi yang akan Ibu tunggu." jawab Mbok Darmi.
Maria tersenyum, Gadis itu menatap seorang wanita yang mengaku sebagai ibunya.
"Kalau begitu Itu Aku akan makan sama ibu ya, aku mau ganti pakaian dulu." ucap Maria yang kemudian berlari ke ruangannya.
Wanita itu berlari ke dalam ruangannya untuk berganti pakaian, terlihat di sana Alex sudah tertidur begitu pulas. langkah kaki Maria terhenti sembari menatap Alex yang berada di kamarnya.
"Kenapa dia tidur di sini, Bukannya dia tidur di kamarnya sendiri." guman Maria dalam hati saat melihat Alex di dalam kamarnya. ingin sekali Maria membangunkan Alex namun terlihat Alex begitu kecapean hingga membuat Maria mengurungkan niatnya untuk membangunkan suaminya.
"Maria bertugas untuk segera berganti pakaian, setelah itu wanita itu turun ke lantai satu untuk makan bersama dengan ibunya Mbok Darmi.
"Ibu tadi memasak apa?" tanya Maria kepada Mbok Darmi.
"Masak-masakan kesukaanmu." jawab Mbok dami sambil menatap wajah Maria.
Hati Mbok Darmi benar-benar terluka, dadanya terasa tersayat saat melihat senyum Maria yang begitu tulus.
"Seandainya kau tahu bagaimana kebejatan suamimu, mungkin hal itu membuat kau akan terluka lagi." guman Mbok Darmi dalam hati.
"Kenapa Ibu berhenti, Ayo Bu cepat makan karena Aku sangat lapar." jawab Maria.
Mbok Darmi dan Maria makan bersama di ruang makan tersebut, Tak ada suara yang keluar dari mulut Mbok Darmi. sesaat kemudian terlihat Maria tersenyum sembari memegang tangan Mbok Darmi.
Selesaikan makanmu dulu, setelah itu kau tidurlah di kamar Ibu." pinta Mbok Darmi kepada Maria.
"Apakah ibu tahu kalau suamiku ada di kamar?" tanya Maria.
Mbok Darmi menganggukkan kepalanya.
"Baiklah kalau begitu nanti aku akan tidur sama Ibu." jawab Maria. Tak berselang lama ritual Makan Mbok Darmi dan Maria sudah selesai, Maria membersihkan makanan yang tadi dia makan setelah itu dia ke kamar bersama dengan Mbok Darmi.
Sebuah senyum ditunjukkan oleh Maria hingga membuat Mbok Darmi yang terluka terlihat hatinya langsung luluh karena senyum Maria.
"Kenapa kau bahagia sekali?" tanya Mbok Darmi kepada Maria.
"Ibu, Apakah ibu tahu ternyata rekan bisnis Mas Alex itu orangnya sangat baik lho Bu." jawab Maria.
"Benarkah? Memangnya dia sebaik apa?" tanya Mbok Darmi.
"Dia sangat baik, tadi aku kan ke rumahnya aku masakan-masakan yang biasa kita masak. Dia sangat suka lo Bu.." jawab Maria. senyum yang ditunjukkan oleh Maria benar-benar membuat Mbok Darmi merasakan sakit yang luar biasa.
** bersambung **