NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Dengan Kekasih Sahabatku.

Terpaksa Menikah Dengan Kekasih Sahabatku.

Status: tamat
Genre:Contest / Perjodohan / Romantis / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: selvi serman

Natasya Amira seorang gadis berusia 22 tahun terpaksa harus menikah dengan Reza Setiawan Admaja, seorang pria berusia 27 tahun yang tak lain adalah kekasih sahabatnya sendiri. akankah pernikahan yang tak di dasari cinta tersebut akan bahagia??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendiami Mas Reza.

Saat berada di perjalan pulang tiba tiba ponsel Reza bergetar tanda ada sebuah notifikasi pesan yang masuk di ponsel miliknya. seketika Reza menepikan mobilnya untuk membaca pesan yang masuk. tanpa di sangka oleh Reza pesan yang masuk adalah notifikasi bank. yang menyatakan jika no rekening xxxxx atas nama Natasya Amira telah melakukan transfer ke rekening milik Reza setiawan Admaja dengan jumlah empat juta rupiah.

"Ya Tuhan,,, gadis itu benar benar menepati janjinya untuk mangganti uang pemberian mama. bagaimana aku bisa lupa tentang janjinya itu." gerutu Reza yang kemudian melanjutkan perjalanannya menuju rumah.

Setibanya di rumah, Tasya yang tengah sibuk menyetrika pakaian tidak menyadari mobil Reza yang sudah memasuki pelantaran rumah.

"Sya,,, Sya,,,." panggil Reza ketiba sudah berada di ambang pintu utama. karena tidak mendapat sahutan dari Tasya, Reza segera mencari keberadaan Tasya ke seluruh penjuru rumah. hingga ia menemukan Tasya yang saat ini tengah menyetrika pakaian.

"Sya,,,." Tasya membalikan tubuhnya ketika mendengar suara Reza yang saat ini sudah berada di belakangnya. tanpa berkata kata Reza mendekat ke arah Tasya, kemudian menarik tubuh Tasya ke dalam dekapannya.

"Mas kenapa??." Reza tidak menjawab pertanyaan Tasya, namun semakin mengeratkan dekapannya pada sang istri. Tasya yang menyangka sikap aneh Reza di akibatkan bertengkar dengan Nadin, kemudian kembali bersuara.

"Tuh kan,,, Tadi pagi aku sudah bilang sama mas, buat jemput Nadin. mas Reza malah ngeyel, tetap nganterin aku ke kantor. kalau Nadin sudah ngambek, mas jugakan yang sedih. sudah,,, sudah,,, mas jangan sedih lagi, nanti aku coba bicara dengan Nadin, biar aku bilang ke Nadin kalau aku yang maksa mas buat nganterin aku ke kantor." terang Tasya mencoba menghibur Reza sembari mengelus lembut punggung Reza, yang di sangkanya sedih karena bertengkar dengan Nadin.

"Ya Tuhan aku jadi nggak tega melihat mas Reza seperti ini, sebesar itukah cinta mas Reza pada Nadin." bathin Tasya yang saat ini masih berada di dekapan Reza.

"Astaga apa yang aku lakukan??." Gumam Reza ketika menyadari dirinya yang saat ini menarik Tasya dalam dekapannya.

"Maaf." Reza melepas dekapannya, kemudian memalingkan pandangannya ke kanan dan ke kiri, karena malu dengan apa yang baru saja di lakukannya.

"Emang Nadin semarah itu sama mas Reza??." Tasya menatap lekat wajah Reza, sebab menyangka apa yang baru saja di lakukan Reza terhadapnya, adalah bentuk rasa sedihnya akibat bertengkar dengan sang kekasih.

"heemt." Reza terpaksa berbohong, agar Tasya tidak berpikir macam macam tentangnya.

"Satu lagi, Saya tidak ingin kamu menyebut nama Nadin!!." ujar Reza yang sebenarnya, sangat muak jika mendengar nama itu di sebutkan.

"Begitu berharganya Nadin di mata kamu mas, hingga aku menyebut namanya saja kamu marah padaku."

"Sya,,, kamu tidak perlu mengganti uang pemberian mama, lagipula sekarang kamu sudah menjadi istriku, jadi sudah sepantasnya milikku menjadi milikmu juga." Ujar Reza masih dengan mempertahankan wajah datarnya, sembari melonggarkan dasinya.

"Itu hanya berlaku untuk suami istri yang saling mencintai mas." jawab Tasya usai menarik napas panjang dan mengeluarkannya perlahan, untuk mengontrol suasana hatinya.

"Apa kamu tidak berniat untuk mencintaiku???." mendengar ucapan Reza sontak membuat Tasya menatap lekat wajah Reza, hingga tatapan mereka bertemu.

"Aku mohon jangan permainkan perasaanku mas." jawab Tasya, kemudian langsung memalingkan pandangannya dari Reza.

"Kamu mencoba untuk mempermainkan perasaanku, Di saat aku mulai berdamai dengan takdirku mas, takdir yang memaksa aku harus menikah dengan pria yang sama sekali tidak pernah mencintai bahkan sangat membenciku." Reza tidak dapat berkata kata, ketika mendengar semua ucapan Tasya, sebab apa yang di katakan Tasya memang benar adanya. di awal pernikahan mereka, Reza memang terang terangan berkata bahwa ia tidak pernah suka dan bahkan ia sangat membenci Tasya. Reza menganggap tasya sebagai pengganggu dalam hubungannya dengan Nadin kekasihnya.

"Jadi, aku mohon mas, jika mas ingin bercanda, janganlah mempermainkan perasaanku. aku juga manusia yang punya hati dan juga perasaan." Ujar Tasya yang menyangka Jika apa yang di katakan Reza tadi adalah candaan. Usai meluapkan isi hatinya, Tasya melangkah meninggalkan Reza yang masih berdiri di ruangan tersebut.

Saat malam hari ketika keduanya sudah berada di dalam kamar bahkan ranjang yang sama, tidak ada suara yang terdengar, hanya keheningan yang tercipta di kamar tersebut. keduanya sibuk dengan pemikiran masing masing, hingga terlelap dalam sunyinya malam.

Keesokan harinya seperti biasa, Tasya selalu menyiapkan baju untuk Suaminya bekerja. sekalipun sedang diam diaman, Tasya tetap melakukan tugasnya melayani suaminya, termasuk menyiapkan baju serta sarapan.

"Kenapa nggak enak banget rasanya di diamin begini??." bathin Reza ketika melihat istrinya melayaninya di meja makan, tanpa bersuara.

"Sayang,,, mas minta maaf, jika ucapan mas kemaren menyinggung perasaan kamu" ujar Reza, sembari menahan lengan Tasya yang hendak melangkah.

"Apa,,, mas Reza memanggilku sayang?? apa aku tidak salah dengar, mas Reza bisa selembut ini sama aku??." bathin Tasya ketika mendengar ucapan Reza tadi.

"lepasin Mas!! aku mau mandi." Tasya mencoba melepaskan tangan Reza dari lengannya, Reza pun melepas genggamannya dari lengan Tasya.

"Sya,,, jangan kayak gini dong, kalau mau marah sama mas cacimaki saja mas, tapi jangan diam begini dong sayang!!." Reza memeluk Tasya dari belakang. sejujurnya Tasya sangat terkejut ketika mendapat pelukan dari Reza, Namun pelukan tersebut terasa sangat nyaman baginya. tidak ingin menyalah artikan sedikit kebaikan yang Reza Tunjukkan, Tasya mencoba melepaskan pelukan Suaminya tersebut.

"Aku nggak marah mas, aku hanya lelah." Tasya tetap mencoba untuk tenang, walaupun sebenarnya jantungnya seakan ingin melompat dari tempatnya, ketika Reza tiba tiba memeluknya dari belakang.

Melihat istrinya masih bersikap dingin, Reza pun mencoba untuk memberi waktu untuk Tasya menenangkan diri.

"Apa selama ini perbuatan serta ucapanku, sungguh menyakiti hati Tasya??." bathin Reza di saat ia tengah mengendarai mobilnya menuju perusahaan miliknya, setelah terlebih dahulu mengantar istrinya.

Sementara di jam yang sama namun di tempat yang berbeda, Tasya yang saat ini baru saja tiba di tempatnya bekerja, sudah di sambut Sarah dengan berbagai macam pertanyaan, yang sejak kemarin memenuhi isi kepalanya.

"Sya, Sini ikut mbak, ada yang ingin mbak tanyakan sama kamu!!." tanpa basa basi Sarah menarik tangan Tasya yang baru saja tiba agar ikut dengannya.

"Ada apa sih mbak??." tanya Tasya bingung dengan sikap Sarah.

"Sya kemarin ada seorang pria yang mencari kamu, kalau mbak nggak salah namanya Reza." Ucap Sarah lirih ketika mereka sudah berada di ruang yang agak sepi.

"Mas Reza?bathin Tasya.

"Emang Pak Reza ngomong Apa sama mbak??." Selidik Tasya

"Dia mencari kamu kemarin, eh,,, ngomong ngomong dia itu siapa sih Sya?? kayaknya dia bukan orang sembarangan deh, mana ganteng banget lagi." Giliran Sarah yang meluncurkan penyelidikannya.

Usai berpikir sejenak, Tasya menjawab pertanyaan Mbak Sarah.

"Pak Reza itu pacar teman aku mbak." jawab Tasya yang tidak sepenuhnya berbohong, karena setahu Tasya, Reza adalah kekasih sahabatnya Nadin.

"Mbak Nggak nyangka pria setampan itu, ternyata juga suka bohong ya Sya." mendengar penuturan Mbak Sarah, membuat Tasya mengerutkan keningnya heran.

"Memangnya pak Reza ngomong apa sama mbak Sarah??." Selidik Tasya.

"Masa dia bilang kalau dia itu suami kamu Sya." jawaban Sarah sontak membuat Tasya hampir saja memuntahkan air mineral yang baru saja di teguknya.

uhuk,,, uhuk,,, uhuk,,,

"Kamu kenapa sih Sya, makanya kalau minum itu duduk dulu!!." Sarah mencerami Tasya yang tidak sadar meneguk air dengan cara berdiri.

"Iya mbak maaf, aku khilaf." jawab Tasya, yang sebenarnya tersedak akibat ucapan Sarah yang mengatakan jika Reza mengakui dirinya sebagai suami Tasya.

"Mas Reza nggak malu mengakui aku sebagai istrinya." karena secara tidak langsung, jika Reza mengatakan ia adalah suami Tasya, itu berarti ia sedang mangakui Tasya sebagai istrinya.

Jangan lupa like, koment and vote nya sayang sayangku,,,, 😘😘😘😘😘 biar thor makin semangat upnya,,, 😍😍😍🙏🙏🙏🙏

1
Ani Kurniati
bagus cerita nya
Kukun Sabarno
kenapa gak di transfer saja
Kukun Sabarno
reza cembokur ya🤣
Kukun Sabarno
reza tentu akan mendapatkan karma karena perlakuannya pada Tasya ,entah kapan
Tutik Karlos
Doni yg d jodohin SMA vina
Sweet Girl
Gak boleh lhooo buang buang makanan gitu ...
sombong kali kamu Za...
Sweet Girl
Wes Jarno ae Sya... Ra usah mbok pikirin... Ben jungkir balik Dewe.
Marina Tarigan
terima kasih ceritanya thour sampai disini dsys ngikutinya
Marina Tarigan
dua2 pria mapan dan tampan sama2 menyakiti perasaan istrinya awal pernikahan
Marina Tarigan
rupanya dulu sdh dijodohkan orang tua. masing2 Tasya rupanya kamu juga anak yg berpengaruh anak konglomerat
Marina Tarigan
idtrimu memang penuh misteri sdh dpt suami yg sangat mencintai dan mertua kebaikannya mengalahkan ibu kandung entsh dimana
Marina Tarigan
lanjut terus
Marina Tarigan
laki2 yg mengidolakan Tasya semuanya orang pintar dsn ksya
Marina Tarigan
datsng lagi orang gila mabuk2an di vlub aneh bkebanyakan sdh gils
Marina Tarigan
kancer mamanya Reza sdh sembuh ya kok sdh raib
Marina Tarigan
Doni wijawa pinpiban perusahaan sangat baik tdk pernah kasar sm siapapun walau dia kecewa kamu vina wanita congksk karena kelusrgamu kaya itu saja ubah perangaimu supaya jalanmu langgeng
Marina Tarigan
wah ngeri Nadin mau menyuruh pria lain perkosa Tasya ini lagi manusia drakula
Marina Tarigan
sekarang anakmu sdh bucin ibu tapi pembaca masih benci sama kebiadapan awal pernikahanya sm Reza kita benci pelecehan sexual kecuali pd jalang
Marina Tarigan
kan awal doni tdk tahu kalau Tasya sdh menikah kara awal pernikahan kan Reza hanya menyakiti istrinya dan menyembunyikan pernikahan mereka siapapun tdk tahu pernikahan mereka kecuali Raka asisten zReza dan sekarang bucin akut untung bukan adikku istrimu akan kutebas burungmu spi rata
Marina Tarigan
memang kamu brengse Resa sama dgn adikmu vina comgkak tdk punya etika tdk punya hati melecehkan istri seperti binatang mulut mu menyakiti lahir dari datu perut Doni seorang pinpinan luar biasa walaupun dipermalukan dia menerima dgn semoga Tuan Doni dpt istri yg sempurna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!