Demi takhta tertinggi Klan Zhou, Zhou Yu dijebak oleh konspirasi kejam. Menggunakan ramalan palsu, para tetua mengasingkannya ke Pulau Sunyi—tempat para biksu tanpa kekuatan kultivasi, tempat di mana masa depannya sengaja dikubur hidup-hidup.
Enggan membiarkan takdirnya mati dalam kesunyian, Zhou Yu nekat melarikan diri ke Hutan Keramat yang tabu. Di sana, di balik kabut abadi, dia menemukan kerangka naga raksasa yang terantai.
Siapa sangka, setetes darah Zhou Yu justru menghancurkan segel kuno dan membangkitkan takdir yang sebenarnya: Garis Keturunan Iblis Kuno yang ditakuti langit dan bumi! Dengan tulang naga iblis di tubuhnya dan dendam yang membara di hatinya, Zhou Yu berjalan keluar dari pulau pengasingan.
"Kalian membuangku karena takut aku merebut takhta? Bersiaplah, karena sekarang aku kembali untuk meratakan seluruh klan!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Meremukkan Api
Kata-kata Zhou Yu yang terkesan meremehkan itu bagai menyiramkan minyak ke dalam kobaran api amarah di hati Tetua Huo Feng. Wajah pria paruh baya itu memerah padam, urat-urat di pelipisnya menonjol mengerikan.
Di wilayah Kota Linhai ini, bahkan penguasa kota pun harus memberikan sedikit rasa hormat kepada Sekte Api Merah. Namun, seorang pemuda tidak dikenal berani menyuruh seorang Tetua untuk menyingkir atau mati?
"Bocah sombong! Habisi dia! Cincang tubuhnya menjadi serpihan!" raung Huo Feng memberi perintah kepada murid-muridnya.
"Bunuh!"
Mendengar perintah sang Tetua, belasan murid elit Sekte Api Merah yang mengepung Zhou Yu langsung merangsek maju secara bersamaan. Bilah-bilah pedang mereka membara, memancarkan gelombang panas yang mengunci setiap sudut pelarian Zhou Yu.
Kombinasi serangan dari ranah Pengumpulan Qi tingkat tinggi ini cukup untuk membuat kultivator biasa merinding. Namun, Zhou Yu sama sekali tidak bergeser satu jengkal pun. Menghadapi kepungan pedang berapi itu, dia hanya mendengus dingin.
Wusss!
Tanpa menggerakkan tangan atau kakinya, Zhou Yu melepaskan sedikit Abyssal Qi dari Fondasi Hitam Sembilan Tingkat di dalam dantiannya. Gelombang energi hitam pekat meledak keluar dari tubuhnya seperti riak air yang tak kasat mata.
Seketika, hawa dingin yang luar biasa ekstrem menyapu area gerbang kota. Kobaran api di pedang belasan murid sekte itu mendadak padam dalam satu kedipan mata, membeku menjadi lapisan es hitam.
Tidak berhenti di situ, gelombang kejut energinya menghantam dada mereka dengan telak!
Brak! Krak!
Belasan murid itu memuntahkan seteguk darah segar secara bersamaan. Tubuh mereka terlempar ke udara sebelum akhirnya jatuh bergelimpangan di atas tanah berdebu, langsung pingsan dengan meridian yang terguncang hebat.
Hanya dengan pelepasan Qi murni, Zhou Yu telah menumbangkan seluruh kepungan murid elit tersebut!
"Apa?!"
Huo Feng membelalakkan matanya, jantungnya berdegup kencang karena terkejut. Sebagai seorang master ranah Pendirian Fondasi Tingkat 2, dia akhirnya menyadari sesuatu yang mengerikan. Tekanan energi hitam yang baru saja dilepaskan pemuda itu bukanlah ranah Pengumpulan Qi.
Itu adalah energi murni dari ranah Pendirian Fondasi! Dan densitas energinya jauh lebih pekat dan menindas daripada miliknya sendiri.
"Pantas saja kamu berani bersikap arogan! Ternyata kamu menyembunyikan kultivasi Pendirian Fondasi-mu!" Huo Feng menggertakkan giginya, rasa takut dan amarah bercampur aduk di dalam dadanya.
"Tapi jangan mengira karena kamu telah menembus Pendirian Fondasi, kamu bisa bertindak semenang-menangnya di hadapanku! Rasakan ini!"
Huo Feng memegang pedang besarnya dengan kedua tangan. Seluruh energi ranah Pendirian Fondasi Tingkat 2 miliknya diledakkan tanpa sisa. Kobaran api di pedangnya membesar hingga setinggi tiga meter, membentuk pusaran api berbentuk naga raksasa yang mengaum buas.
"Teknik Rahasia Api Merah: Tebasan Naga Api Penghancur Langit!"
Dengan raungan buas, Huo Feng melompat ke udara dan menebaskan pedang besarnya ke bawah, mengarahkan naga api raksasa itu lurus untuk membakar habis tubuh Zhou Yu. Hawa panas yang dihasilkan bahkan membuat batu-batu di gerbang kota mulai retak dan meleleh.
Para penonton dan pedagang yang melihat dari jauh menjerit ketakutan, menutup mata mereka karena tidak kuat menahan pancaran cahaya dan panas yang membutakan.
Namun, Zhou Yu justru mendongak, menatap naga api yang turun ke arahnya dengan pandangan yang sangat tenang. Di matanya, teknik yang dibanggakan Huo Feng ini penuh dengan celah dan terlalu lambat.
Zhou Yu perlahan mengangkat tangan kanannya. Abyssal Qi hitam legam berselimut gurat keperakan mengalir deras menuju ujung-ujung jarinya, bermanifestasi menjadi bayangan cakar naga hitam yang memancarkan hawa pembantaian purba.
"Sutra Naga Iblis Pembalik Langit: Cakar Naga Pembalik Langit!"
Zhou Yu mengayunkan tangannya ke atas, mencengkeram langsung ke arah pusaran naga api raksasa tersebut dengan tangan kosong.
Blarrr!
Benturan dua energi hebat itu menciptakan ledakan yang mengguncang gerbang kota. Namun, pemandangan berikutnya membuat sisa murid Sekte Api Merah yang masih sadar jatuh terduduk karena syok.
Cakar naga hitam milik Zhou Yu dengan mudah merobek pusaran naga api milik Huo Feng menjadi serpihan percikan api yang langsung padam di udara. Tidak hanya itu, cakar Zhou Yu terus melesat maju, melewati kobaran api, dan mencengkeram langsung bilah pedang besar milik Huo Feng.
Krang!
Pedang pusaka kelas rendah yang terbuat dari besi meteorit itu hancur berkeping-keping menjadi butiran debu logam di bawah cengkeraman jari Zhou Yu.
"Bagaimana mungkin—?!"
Huo Feng belum sempat menyelesaikan kalimat ketidakpercayaannya ketika sosok Zhou Yu mendadak lenyap dari pandangannya. Sebelum dia bisa bereaksi, Zhou Yu sudah berdiri tepat di hadapannya di udara, hanya berjarak beberapa inci.
Sepasang mata merah darah berbentuk vertikal menatap langsung ke dalam sukmanya.
Plak!
Zhou Yu melayangkan satu pukulan fisik murni berselimut sedikit Abyssal Qi tepat ke arah dada Huo Feng. Pukulan itu begitu cepat hingga memicu ledakan sonik di udara.
BUM!!!
Tubuh Huo Feng melesat mundur dengan kecepatan yang tidak masuk akal, menembus dinding batu gerbang utama kota hingga jebol dan hancur berantakan.
Tubuh sang Tetua tertimbun reruntuhan batu, tewas seketika dengan seluruh organ dalam dan tulang rusuknya hancur lebur menjadi bubur. Seorang master ranah Pendirian Fondasi Tingkat 2 tewas mengenaskan hanya dalam satu pukulan tunggal!
Suasana di sekitar gerbang kota seketika menjadi sunyi senyap seperti kuburan. Ratusan pasang mata menatap pemandangan itu dengan tubuh yang gemetar hebat karena kengerian yang mendalam. Mereka menatap Zhou Yu seolah-olah sedang melihat iblis yang merangkak keluar dari neraka.
Zhou Yu mendarat kembali ke atas tanah dengan anggun. Jubah hitamnya sama sekali tidak tersentuh oleh cipratan darah ataupun debu ledakan. Dia perlahan menarik kembali tudung jubahnya ke depan, menyembunyikan kembali wajah dan matanya yang merah darah dari pandangan dunia luar.
Tanpa memedulikan ketakutan massal di sekelilingnya, Zhou Yu melangkah dengan tenang melewati reruntuhan batu dan mayat Huo Feng, berjalan keluar dari gerbang kota menuju pelabuhan kapal terbang di luar wilayah Linhai.
Sementara itu, di balik bayangan sebuah bangunan tua tidak jauh dari gerbang, Gu Feng yang diam-diam mengawasi jalannya pertempuran tampak membeku. Tubuh tuanya bergetar hebat, dan cangkir teh di tangannya jatuh berderai di atas tanah.
"Satu... satu pukulan..." bisik Gu Feng dengan suara tercekat di tenggorokan.
"Dia baru saja menembus ranah Pendirian Fondasi... tapi dia membunuh tingkat dua seperti membunuh seekor ayam. Pemuda itu... dia bukan lagi manusia, dia adalah reinkarnasi monster kuno yang akan menjungkirbalikkan Benua Langit Timur!"