NovelToon NovelToon
Tawanan Cinta Dosen Killer

Tawanan Cinta Dosen Killer

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Alundra Kylie patah hati saat mengetahui Arsenio Ghaisan, cinta pertamanya, ternyata dijodohkan dengan sepupunya, Alora Eleandra.

Untuk melupakan cinta pertamanya itu, Alundra memutuskan untuk kembali ke luar negeri menyusul orang tuanya yang menetap di sana. Namun, saat perjalanan menuju bandara, Alundra tidak sengaja menabrak seseorang hingga mengalami koma.

Masalah kian rumit saat orang yang Alundra tabrak ternyata adalah kekasih Qireia Zhavara, seorang Nona kaya yang terkenal arogan.

"Aku akan mengampunimu, tapi dengan satu syarat, kamu harus menggantikanku menemui calon tunanganku. Kamu harus berpura-pura menjadi aku." Qireia Zhavara.

Apa yang akan terjadi, jika tunangan Qireia tahu Alundra menyamar sebagai Qireia?

Apa yang akan Alundra lakukan saat mengetahui tunangan Qireia ternyata dosen killer baru di kampusnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13

Sabiru menatap lekat wanita yang kini berdiri di hadapannya itu. Walaupun wanita itu mengenakan kacamata dan juga masker yang menutupi sebagian wajahnya, tapi dia sangat yakin, wanita itu bukanlah Qireia Zhavara.

Tubuh sesampainya khas model internasional, dan rambut lurusnya tergerai indah, semakin menambah kecantikan wanita di balik masker itu.

"Hay, aku Qireia." Wanita cantik itu mengulurkan tangannya.

Sabiru menaikkan sebelah alisnya. Awalnya ia pikir, mungkin wanita itu salah mengenali orang atau bisa juga salah meja. Tapi, mendengar wanita itu memperkenalkan dirinya sebagai Qireia, itu artinya wanita itu sedang berusaha menipunya.

Siapa wanita ini? Kenapa dia pura-pura jadi Qireia? Gumam Sabiru dalam hati.

Dilihat dari perawakannya, sekilas mungkin mirip. Qireia memiliki tinggi yang hampir sama dengan wanita itu. Hanya saja, Qireia sedikit lebih berisi dibandingkan dengan wanita yang berdiri di hadapannya itu. Dan Sabiru bukan pria bodoh yang tidak bisa membedakan hal itu.

Sabiru tidak membalas uluran tangan wanita itu, ia justru melipat tangannya dan terus menatap wanita itu.

Apa dia mencurigaiku? Batin Alundra.

Wanita cantik itu perlahan menurunkan tangannya, ia bersiap untuk melarikan diri andai pria itu benar-benar mencurigainya.

Namun, tiba-tiba saja pria itu meraih tangan Alundra dan membalas uluran tangan wanita cantik itu.

"Saya Sabiru. Sabiru Arzen Ardeo," ucap pria itu memperkenalkan dirinya. Suaranya terdengar tegas dan penuh penekanan. "Silahkan duduk, Nona Qireia," ucapnya lagi.

Alundra menghembuskan napasnya lega, tampaknya ketakutannya tidak terjadi. Pria itu tidak mencurigainya. Namun, ada yang sedikit aneh saat pria itu memperkenalkan dirinya. Nama pria itu seperti tidak asing di telinganya.

Sabiru Arzen Ardeo, gumam Alundra dalam hati. Wanita cantik itu terus mengulang nama pria itu, entah kenapa nama itu terasa begitu familiar. Aku seperti pernah mendengar nama pria ini, tapi...

Alundra melebarkan bola matanya saat menyadari siapa pria di hadapannya itu. Untung saja wanita cantik itu memakai kacamata hitam, jadi, Sabiru tidak akan melihat ekspresinya.

Kenapa Qireia tidak bilang, Sabiru tunangannya adalah Sabiru Arzen Ardeo, gerutu Alundra dalam hati.

Qireia hanya memberitahunya jika pria yang dijodohkan dengannya adalah Sabiru, dan dengan bodohnya Alundra pun tidak mempertanyakan lebih detail siapa sebenarnya calon tunangan Qireia itu.

Dasar Alundra bodoh! Umpatnya lagi dalam hati. Saat ini, Alundra bukan hanya takut penyamarannya terbongkar, tapi ia takut hal ini akan berimbas pada keluarganya.

Alundra tidak mengenal sosok Sabiru, tapi, sebagai putri dari seorang pengusaha ternama, Alundra sangat tahu siapa Sabiru Arzen Ardeo. Ia juga sering melihat wajah tampan pria itu terpampang di beberapa majalah bisnis.

Selain itu, perusahaan Bramasta Corp yang dipimpin oleh Sabiru, memiliki kerja sama dengan perusahaan Alaska Company milik daddynya.

Pantas saja nama Sabiru terdengar familiar di telinga Alundra, karena daddynya sempat beberapa kali menyebut nama pria itu setiap kali mengunjunginya.

"Ikut Daddy bertemu dengan Sabiru, Daddy akan memperkenalkan kamu dengannya," ucap Daddy Rigel kala itu.

Namun, Alundra selalu menolak karena wanita cantik itu sudah memiliki Arsenio sebagai belahan jiwanya.

Dan sekarang, Alundra justru dipertemukan dengan Sabiru dengan cara seperti ini. Andai Daddy Rigel tahu Alundra menipu Sabiru, wanita cantik itu tidak bisa membayangkan bagaimana kecewanya sang daddy.

"Ayo duduk, kenapa kamu betah sekali berdiri?"

Ucapan Sabiru berhasil membuyarkan lamunan Alundra. Wanita cantik itu sedikit lega karena sepertinya Sabiru tidak mencurigainya. Pria itu juga tampak menyambutnya dengan baik, walaupun aura dingin pria itu tetap mendominasi.

Namun, tetap saja Alundra khawatir, ia takut Sabiru akan menyadari jika dirinya bukanlah Qireia Zhavara.

Setelah Alundra tahu pria itu Sabiru Arzen Ardeo, bukan hal mustahil jika pria itu mengetahui wajah Qireia Zhavara. Walaupun tidak pernah bertemu Qireia sebelumnya, tapi siapapun tahu seberapa besar kekuasaan Sabiru. Bukan hal sulit untuknya mengetahui identitas Qireia.

Pria itu bahkan bisa mengetahui hal yang paling mustahil.

"I-iya"

Alundra mulai duduk di hadapan pria itu, tangannya saling meremat di bawah meja. Saat ini, Alundra benar-benar ketakutan. Yang ia ingin lakukan saat ini hanyalah segera pergi dari hadapan pria itu.

Aku harus segera pergi dari sini, sebelum pria itu menyadari jika aku bukan Qireia, gumam Alundra dalam hati.

Sementara Alundra sibuk memikirkan cara untuk kabur dari Sabiru, pria itu justru tersenyum tipis memperhatikan tingkah wanita yang duduk di hadapannya itu.

Sabiru bukan tidak tahu kegugupan wanita itu. Dari tingkahnya saja sangat terlihat jelas jika wanita itu sedang dilanda kepanikan. Apalagi setelah wanita itu mendengar namanya, Sabiru semakin yakin wanita itu memang bukan Qireia.

Kita lihat, sampai di mana kamu mau menipuku, batin Sabiru.

Tidak ada yang memulai obrolan. Keduanya sama-sama sibuk dengan pemikirannya masing-masing. Sampai akhirnya seorang pelayan datang dan menyajikan minuman yang sebelumnya sudah Sabiru pesan.

"Kamu tidak berniat membuka maskermu? Bagaimana caranya kamu minum?"

Deg

Jantung Alundra berdegup semakin kencang, jika ia melepas maskernya, habislah dia. Tapi, jika ia tidak menuruti Sabiru, pria itu akan mencurigainya.

Bagaimana ini?

"A-aku sedang flu, aku tidak ingin Anda tertular," jawab Alundra gugup.

Alundra sangat bersyukur mewarisi kecerdasan orang tuanya. Setidaknya, untuk sementara ini penyamarannya masih aman.

Aku harus segera kabur sebelum dia melepaskan maskerku dengan tangannya sendiri, batin Alundra.

"Tidak perlu---"

"Maaf, aku harus ke toilet."

Alundra sengaja memotong perkataan Sabiru, ia tidak ingin pria itu semakin membuatnya terjebak. Dan satu-satunya alasan hanyalah pergi ke toilet.

Wanita cantik itu berjalan cepat meninggalkan Sabiru. Bukan untuk ke toilet, tapi untuk meninggalkan restauran itu.

"Aku harus segera pergi dari sini," gumamnya.

Alundra membuka masker dan kacamata hitam yang menutupi wajah cantiknya, lalu masuk ke dalam mobilnya.

Alundra tidak menyadari seseorang membuntutinya sejak wanita cantik itu meninggalkan restauran. Seseorang itu diam-diam memotret wajah Alundra. Bibirnya tersungging dan mulai menghubungi seseorang.

"Cari tahu siapa wanita itu dan apa hubungannya dengan Qireia! Cari tahu juga, apa wanita itu ada kaitannya dengan kematian Jennie!"

To be continued

1
MamDeyh
Up lg kak
Ita rahmawati
pasti hancurlah hati alundra tp ya sudahlah hadapi aja dn hadirilah pertunangan mereka,, buktikan kalo kamu masih baik baik saja meskipun hatimu hancur alundra tp jgn tunjukkan 😏
Manis
terima tawaran biru dan pamerin pas tunangan😄
kirei ardilla
pasti sedih dan sakit tapi pling penting terasa seperti badut dan orang bodoh dihadapan mereka bagi alundra... semoga acaranya ga berjalan dg lancar dan opa buat mereka menyesal
MamDeyh
Up lagi don kak
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/wes toh neng nyerah ajj nyerah biru mana mau kalah pada mu untuk saat ini
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ mau lapor ke camer okelah okelah
Ita rahmawati
apakah alora dn arsenio akn bahagia,, aku harap jgn buat mereka bahagia Thor,, terlanjur kesel nih SM alora,, egois bgt 😏
sementara alundra sedang berada diambang menuju ke move on an dari arsenio karena dia GK bakal sempet mikirin masa lalu kalo udh mulai dipepet SM pk dosen 🤣
Ita rahmawati
jgn lama lama up nya Thor,, sehari satu bab aja aku udh seneng kok 😂
ayo pk dosen jerat pak jerat biar alundra cepet move on dari si kadal buntung itu 🤣
vj'z tri
/Shy//Shy//Shy//Shy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
vj'z tri
udah di pastikan pilihan nya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ cuma formalitas ini mah tahu akoh
partini
Arsen siap" aja rasa cemburu membakar hatimu di kala melihat lundra bahagia bersama laki laki lain
MamDeyh
Lanjuuut Kak
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ kalau jodoh gak kemana say
Ita rahmawati
dih pak dosen kepedean,, orang kaget plus kesel dibilang menggoda 😂😂
MamDeyh
Lanjut kak yg banyak 😄
Ita rahmawati
dih jd kesel SM alora 😏
ayo land bilang ke anakmu itu sebabnya krna alundra udh tau kebohongan mereka gtu 🙄
Farinka Qia
lanjut Thor yg baik hati 🙏🙏
Nasyya
cieeee om 🤭
Nasyya
emang egois km, kasih tau aja jujur biar alora makin bersalah arsen juga harus tau alasannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!