NovelToon NovelToon
Cinta Kalah Oleh Dendam

Cinta Kalah Oleh Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Romansa
Popularitas:18.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Untuk visualnya, silahkan kunjungi Instagram noer_azzura16

Kakak Bella ditemukan dalam keadaan mabukk dan menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa Lusi, adik Leo. Membuat ibu dan ayah Leo terpukul hebat.

Sementara Bella dan Leo baru saja kembali dari bulan madu. Kebahagiaan itu hancur seketika, melihat keluarga yang akhirnya menatap Bella sebagai seorang adik dari pembunuhh orang yang mereka cintai.

Setelahnya Bella bahkan tidak bisa menatap cinta itu lagi di mata suaminya. Meski kakaknya bahkan di penjara. Dia masih harus menanggung akibat dari apa yang dilakukan kakaknya itu.

Dua orang yang tadinya saling mencintai, dendam telah mengalahkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13- CKOD 13

Vivian dan Desy masih berada di rumahnya. Desy mencoba menghubungi suaminya, tapi sejak tadi, nomor Sony tidak bisa di hubungi.

"Bu, bagaimana ini? aku tidak bisa menghubungi mas Sony?" tanya Desy panik.

Lagaknya saja mengancam suaminya dan menyuruh suaminya pergi. Padahal, dia juga termasuk wanita yang takut sekali kehilangan suaminya.

Sony Hermawan adalah anak dari salah satu manager di perusahaan keluarga Alexander. Desy menyukainya dan minta pada ayahnya menikahkannya dengan Sony. Karena jabatan yang janjikan untuk Sony di perusahaan Alexander juga cukup bagus. Maka ayahnya memaksa Sony menerima pernikahan itu.

Sony bahkan di berikan kepercayaan oleh Bima mengelola kantor cabang perusahaan milik Leo. Sudah selama 7 tahun ini, Sony menjadi direktur utama di sana. Selama itu pula, Sony bahkan tetap tinggal di rumah mertuanya. Karena Vivian tidak mau Desy tinggal di rumah sendiri. Karena Sony memang sering keluar kota. Itu untuk masalah pekerjaan. Tapi pria itu memang pria baik, dia benar-benar menjaga dan menghormati istri dan keluarga Alexander ini dengan benar.

Hanya saja semalam, Desy kembali marah. Karena Sony ketiduran di kamar Davin. Sony bermain dengan Davin, lalu membacakan cerita untuk anaknya itu sampai dia sendiri ketiduran.

Dini hari, dia terbangun dan kembali ke kamar Desy. Sayangnya Desy malah marah. Dia berpikir, suaminya sengaja, tidak mau tidur di kamarnya karena apa yang dia katakan sebelumnya.

Pertengkaran terjadi, dan Leo yang tidak sengaja mendengar pertengkaran itu malah jadi marah juga pada Bella.

"Mungkin suamimu sedang rapat. Makanya ponselnya di matikan. Jangan terlalu khawatir! Sony bukan pria yang akan mengkhianati istrinya, lagipula mana berani dia!" Vivian berkata seolah Sony takut pada keluarga Alexander.

Padahal, Sony hanya seorang pria baik yang menaruh rasa hormat cukup tinggi pada keluarga ini. Meskipun dia kurang setuju dengan perlakuan keluarga ini pada Bella.

Sementara itu, perawat yang bernama Mega itu sudah berada di sebuah toko buku. Dia tak bisa menemukan telepon umum. Sedangkan waktu istirahatnya sebentar lagi. Makanya, dia masuk ke sebuah toko buku, dan memberanikan dirinya meminjam telepon yang ada di toko itu.

Beruntungnya dia, pemilik toko mengijinkannya. Melihat seragam perawat dan sweater yang dia gunakan.

"Terima kasih, pak!"

"Iya mbak, ya sudah saya tinggal ya!"

"Iya, sekali lagi terima kasih!"

Mega segera menekan nomor yang ada di kertas catatan kecilnya itu. Cukup lama dia menunggu sampai ada yang menerima panggilan telepon itu.

"Halo, selamat siang..."

[Siapa ini?]

Terdengar suara yang sangat tegas di sebarang sana.

"Saya Mega, perawat di rumah sakit Cempaka. Bisa saya bicara dengan tuan Aditya?" tanya Mega seperti yang diperintahkan oleh Bagas padanya.

[Kenapa ingin bicara denganku?]

Suara yang terkesan dingin dan tegas itu bertanya dengan sangat datar.

"Aku diminta tuan Bagas menghubungi anda. Dan mengatakan tuan Bagas ada di rumah sakit. Bangsal nomor 298"

[Segera tutup teleponnya. Bersihkan sidik jarimu dari telepon itu]

Wajah Mega langsung menjadi serius.

"I... iya..."

Tut Tut Tut

Dan sebelum Mega meletakkan gagang telepon itu. Panggilan telepon itu sudah terputus. Sesuai yang diperintahkan oleh Aditya, Mega segara membersihkan telepon itu dengan tissue basah yang kebetulan dia bawa.

"Sudah, sekarang aku juga harus singkirkan kertas ini. Seperti kata tuan Bagas!" gumam Mega yang merobek sangat kecil keras di tangannya lalu membuangnya ke tempat sampah.

Mega berpamitan dan mengucapkan terima kasih pada pemilik toko. Dia pun kembali ke rumah sakit.

**

Malam datang dengan cepat, bahkan sampai malam, tidak ada yang menjenguk Bella. Leo juga tidak datang. Mungkin pihak rumah sakit sudah memberitahu Leo kalau kondisi Bella masih sangat parah.

Tapi, sebenarnya Bella juga tidak berharap suaminya datang. Yang ada, dia akan mendengarkan kata-kata tajam menusukk hati, atau tatapan penuh kebencian dari Leo padanya itu.

Setelah minum obat, Bella pun tertidur. Setidaknya dia bisa tidur tanpa ada drama dan air mata.

Dan ketika malam semakin larut itulah, pintu kamar Bella tiba-tiba terbuka. Bukan dokter atau perawat yang datang. Bukan pula Leo atau Oscar. Tapi seorang pria bertubuh besar yang tampak sangat kurus, padahal dulu dia punya tubuh yang sangat atletis. Seseorang yang langsung menetaskan air matanya ketika melihat Bella terbaring dengan keadaan tubuh lemas di ranjang pasiennya.

Perlahan pria itu menghampiri Bella. Langkahnya sendiri tertatih, tapi dia berusaha terus mendekat ke ranjang pasien Bella.

"Bella..." lirihnya pelan. Sangat pelan, seperti sebuah bisikan.

Lampu di kamar itu, memang dinyalakan sebagian saja. Bagian tempat tidur Bella di matikan. Tapi cahaya itu cukup untuk menjaga pria itu bisa melihat, tangan Bella jag penuh dengan luka.

Tangisnya semakin menjadi.

"Mereka akan membayar ini, adikku. Mereka akan membayarnya!"

Ya, yang masuk ke dalam kamar itu adalah Bagas. Setidaknya dia punya waktu 15 menit, supaya bisa melihat adiknya. Setelah meminta Mega memasukkan obat sakit perut ke minuman penjaga yang berjaga di depan pintunya.

Bagas meraih tangan Bella, menggenggam dengan lembut.

"Tunggu sebentar lagi ya, kamu tunggu kakak sebentar lagi. Kakak sendiri yang akan datang menjemputmu keluar dari rumah neraka itu!"

Bagas yang tahu waktunya hampir habis. Segera menyeka air matanya dan mengecup kening Bella. Setelah itu dia pergi keluar dari ruangan itu.

Dengan cepat, Bagas kembali ke bangsalnya. Dia kembali berbaring di bantu oleh Mega.

"Penjaga itu sudah dekat, tuan cepat berbaring!" kata Mega.

"Mega, aku akan mengingat kebaikanmu!"

"Tidak masalah tuan. Ayahku bilang, aku bisa jadi perawat seperti sekarang karena tuan Bagas Prasetya. Aku bahkan merasa beruntung bisa membantu!" kata Mega yang segera menyelimuti dan memasang kembali infus Bagas.

Ceklek

"Bagaimana kondisinya? apa dia sudah bangun?" tanya petugas yang sudah kembali untuk berjaga.

"Belum tuan, saya sudah memeriksa semuanya. Belum ada respon sama sekali. Masih koma!" kata Mega berbohong.

Petugas itu mengangguk paham.

"Ya sudah, keluarlah kalau sudah memeriksanya. Jangan lama-lama berada di dalam!" kata petugas itu lagi.

"Baik tuan!" sahut Mega yang langsung membawa peralatannya keluar dari ruangan itu.

Mega menoleh sekilas ke arah petugas itu.

"Tuan, tuan terlihat sangat lelah. Di bangsal sebelah itu, ruangannya kosong. Lagipula pasien di bangsal 298 kan koma. Tidak bisa bangun juga. Tuan bisa istirahat disana!" kata Mega pelan.

Petugas itu mengangguk paham. Dia memang merasa kurang enak badan.

"Apa kamu tahu, dari tadi aku sakit perut. Sudah bolak-balik 4 kali ke toilet. Kamu punya obat?" tanya petugas itu.

"Tuan pasti masuk angin. Tuan sudah berjaga beberapa semalaman. Ini, minumlah. Ini obat masuk angin, tidur tuan akan lebih baik. Sakit perutnya juga akan hilang!" kata Mega.

Petugas itu meraih obat yang Mega berikan. Ya, dia pikir itu memang obat sakit perut. Padahal yang sebenarnya Mega memberikan obat tidur pada petugas itu.

***

Bersambung...

1
awesome moment
knp cm spt tu c? hrs.nya lbh disiksa lg. seimbang sm kekejian dia ke bella dunk
Noer: sabar kak sabar
total 1 replies
Ria Adek
Desi.. Songong nya sudah mendarah daging.. 🤭
Lagian yaa, wanita yang lembut aja kadang tiba-tiba di ceraikan tanpa tau alasannya.. Ntah itu bosan ataupun selingkuh.. Lahh, elu Desi.. perempuan kejam seperti mu, yg sama sekali nggak ada hormat/menghargainya sebagai suami, ya pantas lu di ceraikan.. Karena mungkin saja dia udah jenuh dgn perangai mu.. 😏
Kau kira ngotot² tak ingin cerai bisa menghentikan proses perceraian..?
Ya kagak.. 🤭 Jika Sony langsung ngomong talak tilu, maka habis lah masa aktif mu sebagai istri Sony.. 🤣
Ria Adek: Termasuk perceraian Sony & Desi, itu juga rencana Bagas & bpk nya Sony gak sih Kak Noer..?
total 5 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kejutan yang keren Bagas 🤭
Noer: surprise
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sudah kayak gitu masih sombong kau
Noer: sombongnya permanen 🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
emang di dunia ini ada yang tidak mungkin Des 🤔🤭
Noer: nah itu
total 1 replies
awesome moment
bella, hati kamu pasti masih retak. tp meletakkan hati pada org yg rela berkorban utk bahagiamu adalah keputusan yg tpt. spt kata Bagas. cobalah.
Noer: kalau gak di coba kan gak tahu ya kan ya
total 1 replies
awesome moment
pasti kebuka
Noer: kalau gak kebuka, dobrakk ya kan
total 1 replies
awesome moment
mmg d titik kesadaran bhw smua hrs berakhir. bella sdh smp ke titik tu.
Noer: sudah lelah ya
total 1 replies
awesome moment
hmp smua cerita cinta yg menyakitkan berawal dri tanpa restu dri org yg berhak memberi restu. entah ortu, entah wali
Noer: betul, maka jika restu itu terhalang, sudahlah ya, masih banyak cindo yang lain
total 1 replies
awesome moment
saat semua dikembalikan...nangis2. 😄😄😄
Noer: iye bener 🤣
total 1 replies
Dew666
💜💜💜💜
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
penyesalan emang selalu datang terlambat
Noer: wkwk 🤣🤣🤣 iya kan ya
total 3 replies
Ria Adek
Hati Bella pada Leo bukan hanya retak, tapi telah hancur berkeping-keping.. Siapa juga yg mau kembali pada suami begitu.. Teu Sudi..!!!😏
Sosok suami yg seharusnya melindungi, justru dia yg paling melukai fisik & hati.. Astaghfirullah..🤦🏻‍♀️😏
Noer: Aamiin
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kamu dulu emang jahat banget sama Bella Leo, jadi penyesalanmu dah gak guna 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya, Bella diperlukan buruk setahun, gimana coba traumanya dia
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Desy mau dikasih kejutan apa ya 🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 😱😱😱 biar mampus dia🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya udah sarapan dulu Bella biar hidup 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: emang bener kan 🤣
total 2 replies
Ria Adek
Namanya juga hidup, pasti ada jatuh bangun nya..
Apalagi perusahaan di ambang bangkrut, ya pasti bingung cari solusi nya..
Mau cara halus ataupun cara kotor pun, sama saja..
Jika masa jaya nya sudah habis, pasti bakal hancur juga..
Beruntunglah Bagas tak menghancurkan perusahaan kalian seutuhnya..
Leo, kau mesti bersyukur, Bagas tak membuat kalian miskin seperti keluarga Kelana.. 😌😏
Noer: makin bebal sepertinya
total 3 replies
Dew666
👑👑👑
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
bangkrut ya gak papa kan kamu dah jahat Leo 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: jangan lari² kak nanti jatuh 🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
petani🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!