NovelToon NovelToon
Kita Dan Masa Lalu

Kita Dan Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:24.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Vera Herawati

Ini adalah kisah tentang dua insan yang sangat jauh berbeda, tetapi jatuh cinta.

Takdir menyedihkan menimpa keduanya selama hidup sampai Mahapatih Candrakumara Dewananda dan Putri Balqis Humaira Azhari meninggal dalam pesakitan memperjuangkan cinta untuk melampaui sekat-sekat agama dan sosial.

Tapi...

Kisah Candrakumara dan Balqis kembali terjalin dengan inkarnasi modern mereka. Candrakumara terlahir kembali sebagai Garalt Zayn Mahesa, seorang bintang film yang sangat menawan. Dan Balqis terlahir kembali sebagai Aneska Zoya Raveena, seorang gadis cantik nan lugu yang bermimpi menjadi seorang aktris besar. Semesta mempertemukan mereka kembali.

Dapatkah mereka mencegah tragedi yang sama terjadi pada diri mereka? Atau justru takdir pahit itu akan terulang lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Herawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fakta Baru

Candrakumara memanggil Indra Bhatt dan Brahmana yang lain untuk menemuinya di aula Istana Mahapatih.

"Selamat datang! Aku ingin kalian ikut merayakan upacara pemberian nama putraku," ucap Candrakumara.

"Sudah dilakukan, Tuanku. Dia sudah diberi nama," ucap Indra Bhatt.

"Tidak, bukan Tarachandra. Aku sedang bicara soal putraku yang lain, Sadananda. Dia juga putraku," ucap Candrakumara seraya duduk di singgasananya.

"Tuanku, tradisi kita tidak mengijinkan."

"Mengapa? Menurut tradisi kita, seorang putra mewarisi agama ayahnya. Bukankah begitu?" tanya Candrakumara.

"Bagaimana mungkin Anda salah, Tuanku? Tapi sangat penting bagi orang tua sang anak untuk menikah menurut aturan Hindu," ucap Indra Bhatt.

Candrakumara menghela napasnya. "Baiklah, akan kunikahi Balqis menurut aturan Hindu. Mulailah persiapannya," ucapnya.

"Aku khawatir itu masih tidak ada gunanya."

"Mengapa begitu?"

"Sadananda dilahirkan di luar pernikahan dan dia akan tetap selalu menjadi anak haram! Benar begitu?" tanya Indra Bhatt pada Brahmana yang lain dan mereka serentak menjawab iya.

"Pemikiranmu itu yang haram, Indra Bhatt."

Mendengar kata-kata Candrakumara, Indra Bhatt tersulut emosi. "Agama lebih besar dari apapun, Tuanku. Bahkan Anda sendiri! Kami tidak bisa ikut andil dalam kutukan itu!" ucapnya dengan nada suara meninggi.

"Pemikiranmu bukan masalah bagiku. Jika kau tidak mau menerima dia masuk dalam keyakinanku, maka dia akan ikuti keyakinan ibunya. Dan mulai saat ini, dia tidak akan dipanggil Sadananda, tapi Nadir Abiyyu! Baiklah, bubar!" ucapnya pada seluruh Brahmana yang ada disana.

***

"Ada acara apa ini? Siapa orang-orang ini?" tanya Gasendra saat melihat banyak orang halaman belakang Istana.

"Mereka orang-orangku. Silakan nikmati. Gasendra itu kesukaanmu," ucap Candrakumara yang baru saja sampai disana kemudian duduk di tempat duduk miliknya.

"Ada acara apa, Kak?" tanya Gasendra yang sedari tadi sangat kebingungan.

"Aku mengadakan acara pemberian nama bagi Sadananda dan juga mengubah namanya," ucap Candrakumara.

"Dan nama apa yang kau berikan, Mahapatih?" tanya Dananjaya.

"Nadir Abiyyu. Garis keturunan muslim Mahapatih," ucap Candrakumara seraya tertawa dengan terbahak-bahak. Dan membuat semua yang ada disana terdiam dan sangat tidak suka.

"Kalian semua boleh pergi," ucap Dananjaya pada para pengawal yang ada disana.

"Dananjaya, lihatlah wajahnya!" ucap Candrakumara disela-sela tawanya seraya menunjuk ke arah Gasendra.

Candrakumara mengeluarkan sebuah surat dan melemparkannya pada Gasendra dan menyuruh adiknya itu untuk membacanya.

"Mahapatih menetapkan untuk memberikan 2 lahan pada Balqis Candrakumara Dewananda." Setelah membaca isi dari surat itu, Gasendra segera menutup suratnya dan mengajukan protesnya terhadap keputusan Candrakumara.

"Tidak mungkin, Candrakumara! Kita tidak melakukan hal semacam itu," ucap Gasendra.

"Mulai hari ini, kita akan melakukannya." Candrakumara lalu menoleh ke arah Dananjaya. "Bagaimana, Dananjaya?" tanyanya.

"Aku tidak mengerti, mengapa dia perlu diberi lahan saat Anda masih ada?" tanya Dananjaya seraya duduk di tempatnya.

"Tidakkah kau lihat, Dananjaya? Jika mereka bisa mengusir Balqis dari rumahku saat aku masih hidup, bayangkan bagaimana mereka memperlakukannya saat aku sudah tiada. Kau harus melindungi masa depan orang yang kau sayangi," ucap Candrakumara seraya berjalan dan menuangkan air untuk dia minum.

"Hari ini lahan, bisa-bisa nanti kau berikan seluruh Kerajaan Mahapatih. Kau tidak bisa memberi hadiah lahan sesuka hatimu," ucap Gasendra.

"Dan kau boleh menempatkan wanita di tempat pelacuran sesuka hatimu?" tanya Candrakumara.

"Itulah yang tidak kau pahami."

"Buatlah aku mengerti juga," ucap Candrakumara seraya meneguk air itu.

"Pisau belati pantas disarungi. Seorang istri pantas diberi rumah. Dan seorang selir pantas di pelacuran!" ucap Gasendra yang membuat Candrakumara melemparkan belatinya secara spontan ke arah Gasendra yang berdiri dibelakangnya. Untung saja, Gasendra bisa menghindari belati itu.

"Kau meleset, Tuanku," ucap Gasendra.

Candrakumara tersenyum miring. "Tidak... hubungan kita sudah seperti itu," ucapnya.

"Itu sebabnya aku mengatakan kau harus akhiri semua hubungan yang menjadi penghalang."

"Terkadang keluargamu sendiri yang ingin menghabisimu. Sahkan perintahnya!" ucap Candrakumara dengan wajah merah padam dan air mata yang jatuh di pipinya karena mendengar istrinya telah dihina oleh adiknya sendiri.

Dan akhirnya, dengan sangat terpaksa Gasendra mengesahkan surat perintah yang dibuat oleh Candrakumara.

***

Beberapa tahun kemudian...

Di kuil dekat Istana, Candrakumara sedang mengajari kedua putranya doa dan pujian kepada Dewa. Mereka berdua mengikuti apa yang diucapkan oleh ayah mereka.

Tak lama, Arimbi datang bersama Indra Bhatt dan Rajendra Bhatt.

"Bagaimana kabar anda, Mahapatih?" tanya Indra Bhatt.

"Seorang pejuang harus selalu waspada. Musuh bisa menyerang kapanpun," ucap Candrakumara seraya menurunkan Tarachandra dan Nadir dari gendongannya.

"Indra Bhatt ingin tahu, kapan kau akan lakukan upacara penebusan dosa?" tanya Arimbi.

"Penebusan dosa?"

"Anda biasa melakukannya setiap tahun untuk para pejuang dan leluhur. Anda belum melakukannya 2 tahun belakangan ini," ucap Indra Bhatt.

"Ya, tapi itu tidak akan ada lagi."

"Anda enggan diangkat menjadi Brahmana?"

"Aku seorang Brahmana sejak lahir, tapi seorang pejuang karena takdir."

"Ritual ini harus dilakukan demi mensucikan jiwa kita," ucap Arimbi.

"Baiklah, mari sucikan jiwa kita. Aku akan bawa Balqis ke Istana Mahapatih dan memberinya hak menjadi istriku. Hanya itu penebusan dosaku," ucap Candrakumara.

"Aku bangga memiliki anak sepertimu yang tahu cara menghormati wanita. Tapi yang kau minta itu mustahil. Tidak akan pernah, anakku!" ucap Arimbi.

"Aku tetap akan bawa Balqis ke Istana Mahapatih."

"Para Brahmana akan mengasingkan seluruh rakyat Mahapatuh kalau hal itu terjadi," ucap Indra Bhatt.

***

Airin pergi menemui Aidan untuk bertanya tentang keluarga Zayn seperti yang disarankan oleh Maya. Yang Airin tahu, Zayn hanyalah anak dari David yaitu seorang aktor senior, selebihnya Airin tidak tahu lagi apalagi tentang ibu Zayn.

"Gini, jadi gue kesini tuh mau nanya sama lo, apa lo tau sesuatu tentang orang tua Zayn atau hal lainnya?" tanya Airin.

"Lo itu bener-bener temen deketnya Zayn? Masa iya lo nggak tau dia anak siapa?" tanya Aidan.

"Nggak, bukannya gitu. Ya gue ngerasa agak aneh aja gitu, dari dulu gue nggak pernah tau tentang mamanya Zayn. Apa lo tau sesuatu?" tanya Airin.

"Mamanya Zayn?"

Airin mengangguk. "Lo harusnya tau sesuatu, Ai. Zayn nggak pernah ceritain keluarga dia."

"Kalo gue ngasih tau lo, dia pasti marah banget."

"Jadi lo nggak mau ngasih tau gue?"

"Yang gue tau sih dia bukan anak kandung Om David,"

"Maksudnya?"

"Iya, dia diangkat jadi anak sama Om David karena dia nggak punya keluarga disini."

"Trus orang tua kandungnya ada dimana?"

"Gue sih nggak tau banyak, cuma itu yang gue tau. Gue juga nggak tau keluarganya yang asli ada dimana," ucap Aidan seraya meminum jus anggur yang ada di hadapannya.

"Gue pengen nyari nyokapnya. Dimana sih calon mama mertua gue? Gue yakin gue bisa ngambil hati dia," ucap Airin.

***

Ketika Zayn hendak bergegas pergi ke perpustakaan, Zoya selalu mengikuti dan menghalangi jalannya. "Kamu mau kemana, Zayn?" tanyanya.

"Perpustakaan," ucap Zayn seraya hendak pergi tetapi Zoya menghalanginya lagi.

"Minggir! Lo kenapa hari ini nempel ama gue mulu?!"

"Aku mau ikut ke perpustakaan," ucap Zoya.

"Lo di rumah aja! Ntar nyusahin gue doang," ucap Zayn.

"Aku ikut ya, pliss," ucap Zoya dengan wajah yang sangat memelas dan menyedihkan seraya mengedip-ngedipkan matanya.

"Kalo gue pikir-pikir sih lo emang harus pergi ke perpustakaan. Soalnya kalo gue liat-liat lo itu masih kurang pengetahuan, apalagi buat dunia entertaint," ucap Zayn.

"Iya, bener. Aku ini emang bodoh banget," ucap Zoya dengan wajah polosnya.

"Okelah. Ayo kita pergi ke perpustakaan," ucap Zayn.

"Ayo!" ucap Zoya dengan penuh antusias.

Zayn menatap Zoya dari atas sampai bawah. "Emangnya lo mau pergi dengan keadaan kucel kayak gini, hah? Sana ganti baju lo! Gue nunggu disini," ucapnya seraya mendorong Zoya hingga membuat gadis itu hampir terjatuh.

Dengan secepat mungkin Zoya mengganti bajunya dan sedikit berdandan agar dia tidak malu-maluin saat berjalan bersama seorang selebriti seperti Zayn. Tetapi secantik apapun dirinya sudah berdandan, tetap saja Zayn pergi bersamanya dengan menggunakan masker.

Saat sampai di perpustakaan, Zayn menarik Zoya dan membawanya masuk ke dalam.

"Zayn," panggil Zoya.

"Apa?"

"Emang harus banget ya kamu pake masker?" tanya Zoya.

"Ya haruslah, gue ini kan selebriti. Kalo gue nggak pake masker, reporter-reporter udah ngerumunin kita! Bisa hancur image gue kalo ketauan jalan sama cewek gembel kayak lo," ucap Zayn.

"Oh iya bener juga sih," ucap Zoya seraya nyengir, menampilkan deretan giginya yang rata.

Zayn menyuruh Zoya duduk dan membaca apa saja sementara dirinya ingin mencari buku sejarah. Setelah mendapatkan buku yang dicarinya, dia membaca buku itu dengan saksama. Dia sangat yakin akan mendapatkan buku tentang riwayat hidup Mahapatih Candrakumara di perpustakaan ini dan dia memang mendapatkannya.

Dia membaca bahwa Candrakumara hidup di masa pemerintahan Raja Jayanagara, lahir tahun 1295, menikah dengan Ashwina Parameswari istri pertamanya pada tahun 1319, dan menikah lagi dengan Balqis Humaira Azhari beberapa bulan setelahnya.

Dia ditunjuk menjadi Mahapatih (Menteri Besar) pada tahun 1318. Lalu pada tahun 1328, dia dan Balqis meninggal secara bersamaan dengan Balqis pada usia 33 tahun.

"Dia meninggal bersamaan dengan Balqis? Kenapa bisa?" gumam Zayn.

Setelah selesai membaca riwayat hidup Mahapatih Candrakumara, Zayn segera mengajak Zoya untuk pulang.

"Ayo, gue anter pulang," ucap Zayn.

"Nggak, aku mau jalan-jalan dulu," ucap Zoya.

"Lo jangan lupa jam malam lo, ya. Cepet pulang. Kalo nggak, lo bakal gue usir," ucap Zayn.

Zayn kemudian pergi meninggalkan Zoya dan pergi ke suatu tempat.

***

Bersambung...

1
Ade Manis

Next up. 😉
Semangat untukmu. 😊

Salam manis dari STILL IN LOVE. 💖
Ade Manis
4 like tertinggal mendarat. 😊
Ditunggu kelanjutannya. 😉

Salam manis dari Still In Love. 😊
AngghyShifah_chy
lanjut dong thor ngegantung nih😍😍😍😍😍
veraaa: Udh di up yaa tapi masih review😊
total 1 replies
AngghyShifah_chy
modusnya itulohhhhhhh😜😜😜😒😒😒😒😒
AngghyShifah_chy
kok cerita Zoya yg laper itu kek adegan di film legend of the blue sea sih???
veraaa: Ide cerita aku emng terinspirasi dari sana dan aku bikin dengan alur versi aku sendiri. Jadi mohon dimaklumi kalo ada kemiripan di beberapa part ya hehe
total 1 replies
AngghyShifah_chy
gila,gila,gila bwanget udah bisu,buta tuli pula,dibayar berapa itu artis ngetopnya hahahah😅😅😅😅😂😂😂😂
Rindu Pelangi
mampir kak
Auriell Zeta
Bagus kak❤

maaf baru bisa mampir
Jangan lupa mampir dikaryaku
Aisyah Aqila ya...
An Hayme
Hi thor aku mampir kesini bawa like vote dan rate untukmu.
Semangat menulisnya
Salam dari LOVATY
Reni
kok bisa mimpi kerajaan?
veraaa: Baca terus part selanjutnya yaa
total 1 replies
Dhea Amelia S S
Bagus dan seru banget kak ceritanya.. Ceritanya juga hampir mirip sama legend of the blue sea.. Tapi lebih seru dan lokal semangat kak
cucu kakek
masih enjoy bacanya
cucu kakek
mulai mmampir
cucu kakek
sabar
Little Peony
Semangat ya thor ❤️
Little Peony
Halooo thor
veraaa: Hallo juga
total 1 replies
mamah wangda
terinspirasi dari hom Santi hom Yach 🙏🙏🙏😁😁😁
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Sekapuk Berduri
hallo kak jika berkenan mampir kecerita pertamaku juga.. terimakasih💕
reni
Kok Zayn bisa mimpi keajaan Majapahit ...?
hmmm...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!