NovelToon NovelToon
Di Cintai Bosku Yang Bucin

Di Cintai Bosku Yang Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:111.7k
Nilai: 5
Nama Author: AKu Sipendiam Nih

Selly Kirana, gadis berusia 22 tahun dan merupakan anak tunggal dari mantan seorang pengusaha harus bekerja keras untuk menghidupi dirinya sendiri dan sang ayah yang sakit-sakitan. Karena biaya yang dibutuhkan Selly untuk mengobati sang ayah tidak mencukupi,maka Selly memutuskan melamar kerja di sebuah perusahaan. Dan di sana dia bertemu dengan bosnya yang terkenal dingin. Setelah begitu banyak drama pertemuan akhirnya mereka saling menyatakan perasaan. Dan ternyata kedua ayah mereka adalah sahabat lama. Selly menemukan banyak hal ganjil pada diri Genta, akankah seiring berjalannya waktu rahasia Genta terkuak dan Selly masih bisa menerima siapa Genta sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AKu Sipendiam Nih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Setelah tamu itu pulang, Selly mengajak Ibunya untuk melihat ruko di pinggir jalan dekat rumah. Selly langsung menghubungi nomor telepon yang ada di banner ruko.

"Hallo selamat sore,"

"Selamat sore, Pak. Maaf Pak saya Selly, saya ingin melihat ruko bapak yang ingin di sewakan,"

"Ruko yang di jalan pejuang sudah laku terjual Bu, saya minta maaf belum sempat saya cabut banner nya,"

"Oh, gitu ya Pak. Ya sudah kalau begitu, terima kasih Pak,"

Hati Selly sedih, karena gagal ingin menyewakan Ruko untuk Ibu nya.

"Maafin Selly ya, Bu. Ternyata ruko ini sudah laku terjual," ucap Selly sendu.

"Gak papa sayang, berarti belum jodoh sama kita. Ibu gak papa jualan di rumah,"

"Maaf ya Bu, Selly menunggu gajian untuk sewa ruko. Tapi malah tak kebagian,"

"Gak papa sayang, kita pulang yuk!! Kamu belum makan malam," Selly pun mengangguk.

ketika Selly dan ibunya berjalan untuk menuju rumah. Ada seseorang yang memanggil Selly dengan sebutan sayang, siapa lagi kalau bukan Genta sang pujaan hati.

"Sayang,"

"Kenapa Mas? kenapa kamu ke sini lagi?" tanya Selly yang heran dengan kekasihnya itu.

"Kamu lagi sedih sayang, sedih kenapa? cerita sama aku,"

"Ruko depan sudah di beli orang, Mas. Aku gagal sewain untuk Ibu," ucapnya sendu kepada sang kekasih.

"Ibu ga papa, Nak. Kamu jangan terlalu mikir ke situ, yang penting Ibu jualan di rumah laris manis," ujar Ibu sambil memeluk anak semata wayangnya itu.

"Yuk masuk, Ibu buat kan teh hangat. Ajak temannya yang lain Nak Genta,"

"Iya, Bu,"

"Kamu dari mana sayang, masih pakai baju Kantor,"

"Dendi, mana?"

Dendi memberikan amplop coklat ke Genta. Lalu Genta memberikan lagi pada Selly.

"Terima, aku gak mau ada penolakan,"

Selly langsung membuka amplop berwarna coklat, dia membaca kertas putih yang ada di dalam amplop tersebut.

Selly melebarkan mulut dan matanya, dia tak bisa berkata-kata. Setelah itu dia langsung memeluk sang kekasih.

CUP

"Mas, ini serius untuk Ibu?" tanya Selly setelah mencium pipi sang kekasih.

"Iya sayang, aku sudah janji akan bahagiakan kamu dan Ibu di depan makam Ayah,"

"Mas, terima kasih," Genta mengangguk ikut bahagia.

"Selly, kamu apa-apaan pelukan di situ,"

"Ibu, lihat ini Bu!! Mas Genta yang beli ruko di depan untuk Ibu,"

"Ya Allah, Nak Genta. Ibu takut terima ini dari kamu. Kamu dan Selly berhubungan belum lama, tapi kamu sudah berani beli ini untuk Ibu. Ibu takut nanti jadi masalah di kemudian hari," ungkap Ibu Selly yang masih ketakutan.

"Tolong Ibu terima ya, ini gak akan bermasalah Bu. Nanti kita balik nama atas nama Ibu ya, besok biar Dendi carikan pembantu untuk bersih-bersih," ujar Genta sambil memeluk calon Ibu mertuanya.

"Terima kasih ya Nak Genta, Ibu mau balas seperti apa, Ibu gak tau,"

"Balasnya dengan Selly aja Bu, biar dia gak lama-lama mikir nikahnya," canda Genta.

"Kalau itu terserah Selly, Ibu tinggal merestui kalian aja,"

Genta pun menaik turunkan alisnya ke arah sang kekasih. Selly pun menjulurkan lidahnya ke Genta pria tua dan tampan itu.

"Ayok sekarang kalian makan dulu,"

"Kita makan di luar aja Bu, soalnya anak buah saya di luar banyak," ucap Genta.

"Oh, kirain hanya ini aja,"

"Masih ada satu mobil lagi, Bu. Oiya Bu, boleh saya ajak Selly Bu?"

"Boleh, tapi pulangnya gak boleh lebih dari jam 10,"

"Siap, Ibu,"

Genta dan Selly serta yang lain berpamitan pada Ibu Selly. Sepanjang jalan pulang dari rumah Selly ke Apartemen, Genta terus tersenyum melihat Selly.

'Mudahnya buat dia bahagia, Semoga aku bisa bahagiakan dia setiap waktu,' ucap Genta dalam hati.

"Dendi, pesankan aku beef,"

"Siap, Tuan. Kalau Non Selly mau apa,"

"Saya apa saja, yang penting bisa di makan," ucap Selly.

"Belikan dia SOP iga,"

"Kenapa jadi kamu yang pilihkan,"

"Biar segar makan itu, ada tenaga buat nanti," Selly menghentikan langkah kakinya sebelum masuk ke apartemen sang kekasih.

"Kenapa berhenti" tanya Genta heran.

"Ucapan kamu suka aneh-aneh gitu, Mas. Aku jadi takut," jawab Selly melanjutkan perjalanan ke kamar Genta.

Ceklek.

"Aku mandi dulu ya, kamu mau di sini atau mau ikut ke dalam kamar?"

"Di sofa aja,"

"Oke, nanti kita lihat video Korea yang aku maksud ya,"

"Iya, ya udah buruan mandi,"

Selagi Genta masuk ke dalam kamar untuk mandi. Selly merebahkan tubuhnya sebentar sebelum di ganggu oleh Genta.

Selly memejamkan mata sebentar, bukan untuk tidur tapi memikirkan hidupnya. Entah mengapa keberuntungan selalu hadir ketika dia lulus kuliah.

"Kalau ngantuk tidur di dalam," ucap Genta sambil berjalan mendekat ke arah Selly.

Selly pun duduk dan merapikan rambutnya dengan mengikat menggunakan kuncir rambut berwarna pink.

"Aku gak ngantuk Mas, nunggu makan lama sekali,"

"Ada yang kelaperan, sabar sayang nanti aku telpon Dendi," ucap Genta sambil duduk di samping Selly.

CUP

"Mau lihat video itu sekarang?" tanya Genta.

"Nanti, aku belum makan," jawab Selly yang menyandarkan kepalanya di bahu Genta.

'Ting..tong..'

Genta langsung mengirim Voice note ke Dendi, untuk membuka pintu sendiri karena Selly sedang memeluk dan bersandar.

Ceklek.

"Biar saya siapkan, Tuan,"

"Maaf ya, Den. Aku lemes gara-gara makan telat," ucap Selly.

"hihihi.. Iya Non," Kekeh Dendi.

Dendi dengan sigap menyiapkan makan malam untuk Tuan dan kekasihnya. Dendi assisten yang sejak dulu ikut Genta, dia sudah hafal tuannya gimana. Termasuk ke wanita, Genta tak cepat gampang suka. Tapi entah mengapa ke Selly cepat sekali Genta melabuhkan hatinya. Dendi dan para bodyguard lainnya juga heran.

Padahal Selly wanita biasa kalau di banding puluhan wanita yang datang pada Genta. Tapi Genta lebih menyukai gadis yang polos dan biasa saja.

Walaupun Selly meyambut cintanya, tapi Selly tak memberikan sepenuhnya dulu. Karena dia takut keluarga besa Bagaskara tidak menyetujui hubungan mereka berdua.

"Sudah selesai, Silahkan Tuan dan Non Selly,"

"Terima kasih,"

"Sama-sama,"

Selagi mereka makan, Dendi kembali ke kamar apartemen sebelah. Meninggalkan dia sejoli yang sudah kelaparan.

Di tengah-tengah makan malam, suara handphone Genta berbunyi. Dengan sigap Selly mengambilnya dari sofa.

"Sintia," Selly membaca nama di layar.

"Nih, pacar kamu nelpon," ucap Selly sambil memberikan Handphone kepada pemiliknya.

"Dia bukan pacarku, pacar ku itu kamu,"

"Mau aku bantu angkat telponnya?"

"Gak usah di angkat, nanti juga berhenti sendiri,"

Selly tak menanggapi ucapan Genta, dia terus menyantap makan malamnya yang sisa sedikit.

1
sunshine wings
Luar biasa
Irdayanti Irawan
sumpah Selly udh kek ga pernah makan sebulan ajh dlm sehari udh berapa kali dia bolak balik makan Mulu tapi ga kenyang ²😆
Irdayanti Irawan
hdehh bumil emang kalo moodnya lagi berantakan semua pngen d lahap
Irdayanti Irawan
kan kan masih berlanjut berantemnya kamu egois genta selly tlfn temen cowo nya kamu marah lah kamu sendiri tlfonan sama monica d depan Selly trus Selly ga boleh marah gitu?
Irdayanti Irawan
hayolohhhh genta tanggung jawab Selly udh marah besar kamu sendiri juga gitu udh tau Selly ga suka kamu berhubungan sama cewe lain masih ajh ngobrol sama Monica
Irdayanti Irawan
hmmmb berakhir panas d sore yg panas😅
Irdayanti Irawan
siapa tuh cewe yg manggil Genta 🤔
Irdayanti Irawan
kapok nggak sekarang harus extra sabar kamu genta menghadapi bumil yg moodnya suka berubah biar ga cuma kamu ajh yg jadi kang ngambek nya
Irdayanti Irawan
Herman deh sama genta terlalu posesif jadi suami pantesan Selly ngebantah kamu terus lama² jengah tau kalo d cemburu in mulu
Irdayanti Irawan
fix sih si Selly bneran hamil tuh udh minta yg aneh²
Irdayanti Irawan
sikap n mood Selly suka berubah ubah apa jgn² Selly udh hamil yah
Herlina
aku fkir gunung selly besar g taunya kecil
Herlina
siapa ni wanita yg manggil genta
Herlina
selly marah" mulu
Herlina
genta dia cemburuan ih
Irdayanti Irawan
ceritanya bikin Readers nya greget bgt sama sikap genta yg posesif si Selly nya harus tebel sabarrrrrr nya 🤭 keren pkoknya nih novel 😘
Irdayanti Irawan
pngen anak 4 di kira Selly kucing kali yha😅😅
Zi Story
kapan up lagi kak.....
Irdayanti Irawan
Gedeg lama² Sama genta sikapnya kek anak kecil apa² ngambek apa² cemburu cuekin Selly jgn salahkan selly jika suatu saat kesabaran nya habis untuk mu genta
Irdayanti Irawan
astaga genta kamu jangan kek gitu donk kasihan Selly nya dia merasa sama sikap mu yg terlalu lebay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!