Brigitha anak dari pasangan Daddy Alvaro dengan Mommy Felicia di mana Brigitha adalah seorang sekretaris menjalin hubungan dengan bosnya bernama Alvonso seorang CEO.
Tanpa di ketahui oleh Brigitha ternyata Alvonso seorang ketua mafia yang sangat kejam dan tidak segan membunuh orang yang berkhianat. Di tambah Alvonso sangat membenci sekaligus iri dengan kakaknya Brigitha.
Akankah hubungan berlanjut ke jenjang pernikahan atau kandas di tengah jalan? Ikuti yuk kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yakasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Kembali
"Brigitha terkena siraman air panas karena menolong seorang pria yang akan di siram dengan menggunakan air panas oleh seorang pelayan restoran." ucap Mommy Felicia dengan mata berkaca-kaca.
"Daddy akan memghukumnya dengan berat karena telah berani melukai putri kita." Ucap Daddy Alvaro sambil menahan amarahnya.
Walau pelayan itu ingin menyiram pria itu tetap saja perbuatannya tidak bisa dimaafkan dan Daddy Alvaro akan menghukumnya dengan berat.
Mommy Felicia hanya bisa menangis memikirkan putri kesayangannya yang bernama Brigitha.
"Mommy tahu di mana kejadiannya? biar aku sama kak Bruno yang meretas cctv di sana biar tahu di mana sekarang pelayan restoran itu berada." ucap Brian sambil menahan amarahnya karena adik kembarnya di lukai seseorang.
"Mommy tidak tahu sayang, kita akan tanya Belia." ucap Mommy Felicia.
"Siapa Belia?" tanya Daddy Alvaro penasaran.
"Teman sekolahnya Brigitha dan ke empat anak kembar kita." Jawab Mommy Felicia.
"Oh cewek genit, tomboy dan nyebelin." ucap Bruno dan Brian bersamaan.
"Kalian kenapa bicara seperti itu?" tanya Mommy Felicia dan Daddy Alvaro bersamaan.
"Karena Belia itu sering godain kita, sudah tomboy, nyebelin lagi." ucap Bruno dan Brian bersamaan dengan nada kesal.
"Nanti kalian jodoh lho." ucap Mommy Felicia dan Daddy Alvaro bersamaan sambil tersenyum.
Mommy Felicia dan Daddy Alvaro sangat suka menggoda ke delapan anak kembar nya. Mereka melakukan hal itu agar ke delapan anak kembar nya dekat dengan orang tuanya dan mengatakan sesuatu jika ada masalah.
"Ih amit - amit." jawab Bruno dan Brian bersamaan lagi.
"Tunggu perasaan Mommy / Daddy sejak tadi Bruno dan Brian bicaranya samaan terus." ucap Mommy Felicia dan Daddy Alvaro bersamaan.
"Mommy dan daddy juga dari tadi ngomongnya samaan terus." ucap Bruno dan Brian bersamaan tidak mau kalah.
Mereka serempak tertawa bersama karena mereka baru sadar bicaranya selalu bersamaan.
Lima belas menit kemudian mereka pun sampai di rumah sakit. Brigitha sudah berada di ruang perawatan dan harus di rawat selama tiga hari.
Sedangkan Belia meminta ijin pulang karena orang tuanya menghubungi dirinya. Mommy Felicia dan Daddy Alvaro tidak lupa mengucapkan terima kasih.
xxxxxxxxxx
Di tempat yang berbeda di mana Alvonso bersama Mama tirinya sedang berdebat. Di mana Mama tirinya meminta suaminya di rawat di rumah sakit Cinta Kasih sedangkan Alvonso meminta agar papanya di rawat di rumah sakit Pelita Kasih.
Mama tirinya dengan sangat terpaksa menuruti permintaan anak tirinya untuk di rawat di rumah sakit Cinta Kasih.
Alvonso kini sudah sampai di rumah sakit dan papanya Alvonso sudah di bawa masuk ke ruang ugd. Sedangkan Alvonso dan mama Valen menunggu di ruang ugd sambil berharap Papanya Alvonso baik-baik saja.
Karena jenuh Alvonso menuju ke ruang resepsionis untuk menanyakan keadaan Brigitha pencuri hatinya.
"Selamat siang suster, saya mau menanyakan keadaan pasien atas nama Brigitha, bagaimana keadaannya sekarang?" tanya Alvonso.
Perawat yang ditanya langsung menatap wajah tampan mempesona tanpa berkedip. Hal itu membuat Alvonso melambaikan tangannya ke arah perawat itu membuat perawat itu tersadar dari lamunannya.
"Maaf, ada yang bisa kubantu?" tanya perawat sambil mengedipkan matanya membuat Alvonso kesal.
"Saya mau menanyakan keadaan pasien atas nama Brigitha, bagaimana keadaannya sekarang?" tanya Alvonso ulang sambil menahan kesal.
"Tunggu sebentar tuan." ucap perawat itu.
Perawat itupun mengetik nama Brigitha, perawat itu menanyakan tanggal berapa kedatangannya, pasalnya ada dua nama Brigitha yang sama hanya beda di tanggalnya dan Alvonso pun menyebutkan tanggalnya.
"Nona Brigitha sudah di bawa keluarganya dipindahkan ke rumah sakit milik keluarganya." jawab perawat itu.
"Rumah sakit mana ya?" tanya Alvonso dengan wajah terkejut.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :
Tinggalkan vote, kopi, bunga dan komentarnya. Terima kasih