NovelToon NovelToon
CALL HIM ‘SUGAR DADDY’

CALL HIM ‘SUGAR DADDY’

Status: tamat
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:69.9k
Nilai: 5
Nama Author: Oming32

POV : Seorang gadis yang menjalani kehidupan penuh penderitaan, hidupnya seketika berubah drastis ketika bertemu dengan om-om kaya raya.

Tunggu, ini bukanlah sekedar ‘POV’, ini kejadian nyata yang dirasakan oleh gadis cantik bernama Sky Yovannka

Bak Cinderella bertemu dengan pangerannya dipesta dansa, Takdir penuh keberuntungan tiba-tiba menghampiri Sky. Kala tidak sengaja dirinya bertemu dengan pria kaya raya bernama Lucas Erbert Lexander

“Aku tidak tahu harus dengan apa mengembalikan semua uangmu” ~Sky

“Cukup pastikan kau selalu berada di sisiku, itu sudah lebih dari cukup! Serahkan semua padaku dan duduklah dengan manis” ~Lucas

✅YANG SUKA SUGAR DADDY, GAS MERAPAT✅

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oming32, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 12

...✨Enjoy the Reading✨...

🖤

🖤

Burung berkicau riuh di luar sana, angin pagi yang segar bertiup pelan menembus ventilasi kamar. Sang mentari belum menampakkan diri saat ini, mengingat jam baru menunjukkan pukul 6 pagi.

“Eemm..”

Lucas akhirnya terbangun setelah merasa tubuhnya sudah membaik. Pusing pada bagian kepalanya juga sudah tidak ia rasakan sekarang.

Tadi malam, setelah memutuskan untuk kembali ke dalam kamarnya, Lucas memilih untuk duduk di balcon kamar sembari menyelesaikan pekerjaannya yang belum rangkum.

Masih dengan pikirannya yang terganggu tentang si gadis kecil, membuat kepalanya di serang rasa pusing yang cukup hebat. Selain itu, perutnya yang kosong juga menjadi pemicu akan hal itu. Sehingga ia memutuskan untuk menghentikan pekerjaannya dan berbaring di atas ranjang.

Lucas memaksakan dirinya untuk bangun karena tubuhnya benar-benar terasa lengket, ia merasa tidak nyaman dan harus segera mandi, pikirnya.

Namun sebelum itu, ia ingin menyegarkan tenggorokannya yang kering terlebih dahulu dengan meminum segelas air.

“Apa ini?” Bertanya pada dirinya sendiri, kala mendapati satu mangkuk kecil dengan sisa bubur didalamnya, lalu mangkuk besar berisi air dan handuk kecil serta bungkus obat yang masih bercecer disana.

“Siapa yang sakit? Aku?”

Diedarkan pandangannya keseluruh ruangan, hingga fokusnya terhenti pada seseorang yang meringkuk di atas sofa.

“Kenapa dia ada disini?” Bergumam pelan, selanjutnya memutuskan untuk beranjak menuju sofa ditempat gadis yang ia hindari tadi malam tengah tertidur pulas.

Berjongkok pelan, menatap dalam ke wajah yang terlihat semakin menggemaskan ketika tertidur. Jari panjangnya menusuk pipi gempil itu pelan.

“Apa kau disini untuk merawatku?” Batinnya, dengan kedua mata yang masih setia menatap wajah damai itu.

“Eenngghhh…” seperti si gemas merasa terganggu dengan deru nafas serta jari panas yang mendarat pada pipinya. Membuat tubuh itu menggeliat dan kedua matanya terbuka.

“Tuan Lucas, apakah anda sudah sembuh?” Suara serak khas bangun tidurnya benar-benar terdengar merdu di telinga Lucas. Sampai-sampai ia tidak menyadari jika gadis itu sudah terbangun dan menyentuh dahinya.

“Syukurlah, demam anda sudah turun. Saya sedikit lega” seperti perkataannya barusan, ekspresi wajah itu benar-benar menunjukkan jika ia merasa lega.

“Apakah aku sakit?” Bertanya dengan nada lembut, Lucas masih setia berjongkok di hadapan Sky yang sudah duduk di atas sofa.

Gadis itu mengangguk lucu “Hhmm.. anda demam tadi malam. Badan anda sangat panas, beruntung ada obat penurun panas. Maaf karena tadi malam saya bersikap tidak sopan dengan masuk dan memaksa anda untuk makan serta minum obat” jelasnya dengan wajah yang berubah sendu.

Tidak bisa Lucas cegah, bibir tipis miliknya melengkuk sempurna, menciptakan senyuman tulus disana.

“Terima kasih” kalimat itu lolos begitu saja, dan dapat Sky dengar betapa tulus pernyataan itu.

“Hm.. itu sudah kewajiban saya” tersenyum manis untuk membalas senyuman hangat tuannya.

Lucas akhirnya berdiri dan kembali ke mode setelan awal. Datar dan terkesan dingin, meskipun kenyataannya tidak seperti itu.

“Bukankah hari ini kau libur?” Mencoba untuk mencari topik obrolan agar tidak tercipta suasana canggung di antara mereka.

“Ah saya hampir melupakan hal itu tuan. Sebenarnya, tujuan saya tadi malam datang kekamar anda untuk meminta ijin. Berhubung hari ini saya libur, saya berencana untuk pulang kerumah sebentar dan akan kembali besok pagi. Apakah boleh?” Seperti bisa, mata itu akan menampilkan puppy eyes jika sedang meminta sesuatu. Membuat Lucas tak tega untuk menolaknya.

“Tentu.. Keenan pasti sudah menjelaskan peraturannya padamu secara detail bukan?! Jadi selama kau mematuhi aturannya, maka kau aman”

Sky tersenyum senang mendengar jawaban itu, dengan cepat ia berdiri dan menundukkan kepalanya beberapa kali sebagai ungkapan terima kasih.

“Terima kasih tuan. Saya berjanji akan menjaga rahasia dengan baik” ujar Sky yang dijawab dengan anggukan kepala oleh lelaki itu.

“Kalau begitu, saya permisi tuan. Saya harus berkemas dan pulang kerumah”

Setelah mengucapkan kalimat terakhirnya, Sky benar-benar keluar dari kamar utama dan berlari menuju kamarnya untuk berkemas.

“Bahkan senyuman itu sangat tidak asing di mataku”

Setelah menempuh perjalanan yang panjang dan cukup melelahkan, Sky akhirnya sampai di gang kecil yang selalu ia lalui setiap harinya.

Terhitung baru 2 hari ia tidak melewati gang ini, namun rasanya sudah begitu rindu. Terlebih pada orang-orang yang tinggal di ujung gang sana.

Melangkah pasti, Sky pulang dengan beberapa makanan yang ia beli sebelum sampai di depan bangunan kecil di ujung gang.

Lucas sempat memberi uang tadi, katanya sebagai ungkapan rasa terima kasih karena telah merawatkan tadi malam. Awalnya ia menolak, namun tatapan tajam dari tuannya itu membuatnya takut.

Diketuknya pintu kayu itu beberapa kali, wajahnya terlihat senang meskipun ia tahu tak akan mendapat sambutan apapun untuk kedatangannya.

Pintu terbuka, dan menampilkan sosok wanita tua yang selalu setia membuka pintu untuknya.

“Sky...”

Tubuh Sky terhyung kebelakang ketika sang ibu tiba-tiba saja keluar dan memeluknya tanpa memberi aba-aba.

“Ayah Sky, ayah..” sang ibu menangis sesenggukan di dalam pelukannya, membuat Sky sedikit merasa bingung, terlebih ketika mendapati di dalam sana sudah hancur seperti kapal pecah.

“Bu ada apa? Ayah kenapa?” Sky melerai pelukannya, memegang kedua bahu sang ibu dengan wajah yang panik.

Elena mencoba menenangkan diri sejenak sebelum menceritakan semua kepada putri bungsunya.

“Beberapa orang datang pagi tadi, memporak-porandakan rumah ini, memukuli ayah dan membawanya pergi..!!”

Sky masih merasa bingung dengan cerita sang ibu “Bu, katakan dengan jelas! Aku masih belum mengerti”

“Ayahmu berhutang pada seorang Bos casino yang terkenal kejam Sky. Dia marah karena ayah tak kunjung membayar hutangnya yang ternyata begitu banyak...”

“Ber-berhutang?” Bertanya sekali lagi yang dijawab dengan anggukan kepala cepat oleh sang ibu.

“Ia Sky... ayah berhutang 10 ribu dollar kepada bajingan itu.. !!”

Sky tertegun sejenak, 10 ribu dollar. Untuk apa ayahnya berhutang sebanyak itu. Dan sekarang, apa yang harus ia lakukan.

“Sky, mereka bilang, jika kita tak datang sore ini juga untuk membayar hutang. Maka mereka akan membunuh ayah Sky....”

Sky semakin terkejut dibuatnya, 10 ribu dollar itu bukan uang yang sedikit, dimana dia bisa menemukan uang sebanyak itu.

“Tapi bu, aku tidak punya uang sebanyak itu..” jawab Sky jujur.

“Berapa yang kau punya? Berapa yang kau punya Sky?”

“Sekitar 1000 dollar bu, itupun tabunganku selama 2 tahun..” dengan terpaksa Sky membocorkan rahasia yang ia simpan selama ini. Demi menyelamatkan pria yang dipanggil ayah olehnya selama ini.

“Sial, rupanya dia menyimpan uang secara diam-diam selama ini” batin Elena kesal.

“Tidak apa Sky, kita bisa membayar dengan jumlah itu terlebih dahulu. Yang terpenting ia tidak membunuh ayah..” Elena memegang kedua bahu putrinya dengan erat. Sorot matanya memancarkan permohonan yang begitu mendalam kepada Sky.

“……” Sky belum menjawab, apakah mungkin ia akan merelakan tabungannya itu untuk pria yang selama ini selalu berlaku kejam padanya.

Elena menjatuhkan dirinya ke atas lantai dengan bertumpuan lutut, memegang kedua tangan Sky dengan erat.

“Sky, ibu mohon.. tolong bantu ayah. Dia mungkin berlaku kejam padamu selama ini, namun bagaimana pun juga, dia adalah suami ibu, Pria yang ibu cintai. Anggap saja kau membantu ibumu ini nak.. tolong sekali ini saja Sky...” dengan tangis yang semakin menjadi. Elena memohon kepada putrinya itu agar mau membantunya.

Sky yang memang dasarnya adalah anak yang baik, tidak akan tega membiarkan wanita yang sudah melahirkannya itu berlutut dan memohon seperti ini.

“Baiklah bu, aku akan menolong ayah..” Sky akhirnya kalah, menbuat Elena tersenyum kembali.

“Benarkah Sky? Terima kasih nak, terima kasih karena kau masih berbaik hati pada ibumu ini..” wanita tua itu berdiri dan memeluk tubuh Sky sekali lagi.

“Dimana mereka membawa ayah pergi bu?”

“Tunggu.. ibu akan mengambil alamatnya untukmu…”

Bersambung....

1
Salwa Alfia
lah ni g lanjut Agi ya
Nirmala280481
lho.. kq tau2 hbs Thor.. gk seru ih..
Lena Lena
lahhh Agni doang ? gantung bgt thor
Lena Lena
Luar biasa
Bunda
Jadi males baca karyamu yg lain...takut mengecewakan..dg berhenti ditengah jalan lg😥
Bunda
lah.. dah tamat ??
begini aj thor ??
kecewa berat nih😕😕
Bunda
Semangat thor🤗🤗
Bunda
lanjut besok thor...matanya sdh ngantuk 😴
Bunda
wkwk...dipenjara cinta langsung
Bunda
oke...aku baru mampir,..semoga bagus karya"mu thor..
semangat..😍
RM
thor ini lanjutan nya mana???
sailendra arandita
ceritanya bagus, apa ini ga ada lanjutannya ?
sailendra arandita
ini ga ada lanjutannya kah , ceritanya seru .
ryye🌾
sampailah daku di sini..ijin baca othor cantik☝❤
Sarah
ceritanya bagus thor, tapi kok sepi🥺
Sarah
cerita keren thor🥰🥰
Retno Palupi
ceritanya bagus tp kok sepi ya
Retno Palupi
bagus ceritanya
Retno Palupi
lanjut kak
Retno Palupi
ok kl ntar tamat g berhenti ditengah lanjut baca. ditunggu up nya kak semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!