NovelToon NovelToon
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:274.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yunsa

Masih Dalam Revisi ,🙏🙏🙏
Jika ada yang membaca ulang mungkin berbeda cerita. Untuk memperbaiki alur cerita.
Safira harus terlibat masalah dengan Presiden direktur di Perusahaannya. Semakin Safira berusaha menghindar, Sang Presiden semakin menindasnya.

Masalah demi masalah harus Safira hadapi, demi masa depan yang harus ia lewati.

Keteguhan hati Safira, bisakah membuat sang Presdir melunak dan mempermudah hidupnya ??

Cek segera Di tiap episodenya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yunsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 13 Pergi

" Aku mohon Tuan..... Jangan.... hiks.....hiks.... " Safira masih menangis mengiba,berharap Ryder sadar dan tidak melakukan perbuatan keji ini.

Entah karena pengaruh alkohol sehingga Ryder hilang kesadaran, atau memang Ryder sudah lama tidak menyalurkan hasrat, nyatanya Ryder dengan buas mencium setiap lekuk tubuh Safira. Kedua tangan Safira tertahan diatas kepala hanya dengan satu pegangan tangan kiri Ryder. Seluruh tenaga Safira yang ia banggakan bisa bela diri, nyatanya tidak mampu membuat perlawanan ketika Ryder melecehkan tubuhnya. Safira sama sekali tidak bisa menggerakan kedua tangan nya untuk perlawananan, hanya dengan satu pegangan tangan kiri Ryder.

Jeduar......

Suara petir menggelegar, seolah menjadi saksi terenggutnya kesucian mahkota Safira. Hentakan demi hentakan terus Ryder hujamkan pada Safira, tanpa memperdulikan darah segar mengalir dari bagian sensitif Safira. Ryder terus saja menenggelamkan pusakanya semakin dalam dan semakin dalam lagi untuk mendapatkan sebuah kenikmatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Sesekali Ryder mencium bibir Safira sedangkan Safira tak berhenti menangis dan merintih kesakitan. Karena bagaimana pun ini adalah pertama kalinya Safira melakukan hubungan intim, harusnya Ryder lebih lembut, namun kenyataannya Ryder sama sekali tidak menghirauikan Safira kesakitan atau tidak, ia terus saja menghentak dengan penuh nafsu.

Entah berapa kali benih yang ia taburkan di rahim Safira, karena tidak hanya dua tiga kali Ryder mendapatkan pelepasan, nyatanya Ryder masih sanggup menghujam Safira lagi dan lagi sampai Safira tak sadarkan diri karena tak sanggup lagi menerima kesakitan ini, sakit hati bercampur kesakitan yang teramat sangat di area sensitifnya kerana Ryder tidak kunjung berhenti menyudahi permainan yang ia lakukan. Seolah Ryder baru pertama kali melakukan, sehingga ia seperti kecanduan untuk melakukan lagi dan lagi tanpa henti.

gelap... terang.... gelap... terang......

Safira mencoba membuka matanya perlahan, ia merasakan pusing kepala nya, terlebih ia sangat merasakan kesakitan di area sensitifnya ketika melakukan pergerakan.

Safira memegang pelipis kepalanya, dan mengingat ingat yang terjadi dengan dirinya. Safira ingin menyakinkan jika bayangan yang di ingatnya saat ini adalah sebuah mimpi. Safira menatap langit langit, yang sudah pasti itu bukanlah tempat kostnya.

Safira mencoba menyibakan selimut dan melihat tubuh polosnya tak memakai satu pakaian, bahkan pakaian dalam pun tak melekat di tubuhnya, bertambah tubuhnya penuh dengan bercak bercak merah seperti tanda bekas c***ng di bagian tubuhnya, terlebih di dadanya sangat banyak tanda merah kebiruan yang ia lihat saat ini. Hati Safira teriris sakit sekali bahkan dadanya terasa panas.

Safira semakin terisak ketika melihat tubuh polos Ryder terbaring telentang di sebelahnya. Safira mencoba bangun dan memunguti pakaian yang berserakan di lantai, dan memakai kembali. Tak Safira hiraukan pakaian itu sudah sangat kusut bahkan sobek. ia tetap mengenakan pakaian itu.

Safira berjalan gontai meninggalkan ruang kamar terkutuk itu dengan tatapan kosong. Safira tak memperdulikan rambutnya yang acak acakan, ada yang sudah terurai namun ada sebagian yang masih terkucir. Karena memang semula kondisi rambutnya terkucir keatas semua. Bahkan jika ada yang melihat kondisi Safira saat ini, lebih seperti orang gila karena tatapan nya kosong, pakaiannya compang camping tidak berbentuk, dan rambut yang acak acakan, bahkan ada sebagian menyibak di wajahnya, namun tidak di hiraukan sama sekali oleh Safira, Miris sekali memang.

Safira sengaja berjalan di tengah jalan raya, berharap ada mobil yang menabrak tubuhnya, dan ia bisa segera mati tanpa harus bunuh diri menambah dosa lagi. Air matanya tak kunjung berhenti, keluar membasahi pipinya yang sudah terlihat sangat pucat. Namun sayangnya, jangankan tertabrak mobil, satu mobil pun tidak ia lihat di sepanjang perjalanan yang ia lalui itu.

" Tuhan........ !!! begitu banyak cobaan yang Engkau berikan untuk ku?? Dimana Engkau letak kan kebahagiaan untuk ku Tuhan...... " Safira berhenti dari berjalanya dan menatap langit yang masih begitu gelap, bahkan tidak ada satu bintang pun yang nampak, seolah takut ikut di salahkan oleh Safira. Hanya gerimis sisa hujan semalam yang Safira rasakan, dingin yang ia rasakan tak mematahkan niatnya untuk berjalan diatas aspal basah agar bisa segera pergi jauh dari tempat terkutuk itu.

Tanpa terasa Safira berjalan kaki sampai di tempat kostnya, walau pikiranya kacau, ternyata ia masih bisa sampai di tempat kostnya, dan lebih malangnya, Safira berjalan tanpa menggunakan alas kaki. Safira mencari sebuah kain, Safira berencana ingin menggantungkan kepalanya dengan kain itu di tempat kostnya. Lama ia melamun menatap kain yang ia 0egang saat ini, ia teringat kala Bapaknya pernah menasihati dirinya ketika ia masih kecil. Bayangan nya kembali ke masa lalu dimana kala itu Safira masih sekolah menengah, tetangganya bunuh diri karena masalah ekonomi dan hutang yang melilitnya.

" Nak.... Kamu tahu Tuhan sangat membenci orang yang bunuh diri, dan menyiksa hidupnya. Jadi jangan sampai sesulit apa pun masalah yang kamu hadapi kelak, jangan pernah kamu menyakiti hidupmu ya. Kamu tidak mau kan, di dunia menderita dan di alam sana kamu juga tambah akan di siksa ?? " bayangan kata kata Bapak Safira terngiang di telinga Safira membuatnya mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Terlebih ia teringat sebuah ceramah dari seorang Ustadz ternama, memberitahukan jika Alloh tidak akan menguji setiap hambanya di luar batas kemampuan nya. Jika mereka mendapat ujian berat, Ya cuma mereka yang sanggup menghadapinya.

Safira semakin terisak, ia bingung harus bagaimana menjalani hidup selanjutnya. Safira ingin mengadukan nasibnya pada keluarga, namun ia berpikir ulang dengan kondisi Bapaknya yang baru saja sembuh dari sakit.

Safira akhirnya bergegas membersihkan diri, membersihkan dengan menggosok gosok seluruh tubuhnya dengan sabun dan spons, berharap tanda merah merah di tubuhnya akan hilang. Namun semakin ia menggosok, ternyata tubuh nya ikut semakin merah.

Safira berencana sebelum terbit fajar, ia sudah meninggalkan kota Jakarta. Ia tidak mau berurusan dengan Ryder beserta orang orangnya.

Safira menatap sebuah kartu atm, ia bingung haruskah ia meninggalkan kartu itu di tempat kost atau membawanya. Akhirnya dengan penuh pertimbangan Safira membawa serta kartu atm itu.

" Jangan salahkan aku menggunakan uang ini Ryder, karena kamulah yang sudah memberikan nya. " kata Safira dengan menggenggam erat kartu itu. Terlihat raut marah di wajah Safira, bahkan ia kini menyebut nama Ryder tanpa sebuah embel embel Tuan lagi.

Selesai membereskan semua pakaian dan keperluan nya, Safira pergi meninggalkan kost tanpa berpamitan pada ibu kost, karena Safira enggan menjelaskan kenapa dan kemana tujuan perginya. Safira menutup pintu kost, namun tidak mengunci kamar kost itu, ia biarkan kuncinya tergantung di gagang pintunya.

1
Lia Kiftia Usman
mampir thor... baru nemu..menarik
lanjut ah
Yunsa: terima kasih kak, mampir juga di karya baru ku ya"Spicy Girl" karya Yunsa. like dan komen kakak sangat berarti untuk Author... di tunggu ya 🥰🥰
total 1 replies
Ruzita Ismail
Luar biasa
penajingga
/Facepalm//Facepalm/
Tri Liya
Kecewa
Tri Liya
Buruk
azhar putra
Luar biasa
Lusi Gultom
sedih
Lusi Gultom
lanjutkan, mantap
Lusi Gultom
semoga doa Safira terkabul
JR Rhna
ceritanya bagus thor.cuma kurang dialog
Yunsa: kak mampir di karyaku yang lain ya. Rahasia hati, by Yunsa.,🥰🥰
total 1 replies
JR Rhna
panjang sekali huraiannya thor..mcm aku semput bacanya😂
Veronika Tandi Angga
Rayder muncul👏👏
Yunsa: Mampir di judul baruku kak, Rahasia hati By Yunsa
total 1 replies
Manis Hartatik
Akhirnya Terkuak Jg,
Yunsa: mampir di karya baruku lagi kak. Rahasia hati By Yunsa
total 1 replies
Manis Hartatik
Semoga Kalian Langgeng ya
Manis Hartatik
lanjut Kak , semoga Saling Cinta
Manis Hartatik
lanjut Kak
Manis Hartatik
rayder dah Cinta sama Safira
Manis Hartatik
semangat Safira
this is a MY M3L1S4 CHANNEL
ok
Forian Sari
Alhamdulillah happy ending for all....
luv you thor....💕💕💕
Yunsa: hay kak, mampir di judul barukuya, Rahasia hati By Yunsa. ku tunggu likenya kakak di sana 🥰🥰🥰
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!