Mutiara gadis sederhana yg terpaksa menikah dgn Raka Bagaskara karena permintaan Bu.selly selaku donatur panti asuhan dan orantua asuhnya
pernikahan yg awalnya bahagia dan sejahtera berubah dgn adanya wanita lain yg du cintai sang suami
Raka menikahi Mutiara karena dia tdk ingin jatuh miskin dan dia juga menjadikan Tiara sebagai pembantu+pemuas nafsunya saja.
"apa salah mas jika aku ingin mempertahankan rumah tangga ini?"
"salah....salah besar. kamu membuat aku seakan akan jahat di depan mama dan kamu juga harus tahu aku menikahimu karena terpaksa jadi Jagan bersikap seolah olah aku mencintaimu"
kekecewaan hati Tiara begitu dalam belum lagi cacian orang-orang tentang dirinya.
bagaimana kehidupan mutiara selanjutnya
yukk kepoin ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuyun Wanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13_kekaguman Marcell
seorang wanita memakai hijab berwarna hitam dgn gamis coklat menambah keanggunan wanita tersebut, berjalan menuju dapur pesantren.
sepasang mata terus melihat ke arah wanita itu sampai dia hilang di balik pintu dapur pesantren.
"jangan di lihatin terus, ingat pandangan lebih dari 5menit itu bisa menimbulkan dosa "nasehat Gus Roby
"ya mau bagaimana lagi Gus aku dah jatuh hati kepadanya, oh ya kamu belum cerita soal dia Gus. Ayo ceritakan soal Tiara "
"mau di ceritain soal apa dulu ini?"
"em...semuanya Gus "
"baiklah aku akan cerita yg aku tahu saja ya, yang lainnya kamu bisa cari tahu sendiri "
"oke"
"sebenarnya Tiara datang ke pesantren untuk menenangkan diri, dia baru saja di ceraikan oleh suaminya"
"Apaaaa jadi dia janda?"ucap Marcell dgn nada syok
"iya"
"laki-laki mana yg begitu bodoh menceraikan Tiara, dia wanita yg baik dan aku yakin dia wanita Sholeha, pancaran aura wajah nya saja mendamaikan apalagi sudah sah menjadi suami nya pasti akan jauh lebih tenang dan menentramkan jiwa "
"itu menurut kamu Cell, tapi tidak untuk suami. dan kamu mau tahu siapa suaminya?
"ya siapa dia?"
"dia adalah Raka Bagaskara"
"Raka Bagaskara putranya almarhum om Andre dan Tante Selly,teman kuliah kita dulu bukan?"
"iya benar"
"hahh... ini beneran, kok dia nggak undang aku ke acara pernikahannya dan dia kok nggak bersyukur punya istri seperti Tiara"
"pernikahannya cuman sederhana dan itu juga atas permintaan Tante Selly yg menyuruh mereka menikah. hanya ini yang aku tahu soal Tiara"
"kasihan sekali dia,tapi itu tandanya aku ada kesempatan untuk ta'aruf dong dengan Tiara. alhamdulilah..."
"kamu ada saudara dapat musibah malah ucapkan Alhamdulillah"
"hehehe..., ya kan aku bisa berusaha deketin agar bisa menjadi milik ku dan aku akan menikungnya di sepertiga malam semoga kami berjodoh"
"Amin semoga kalian diberikan yang terbaik untuk kedepannya"
"makasih ya Gus doa nya "
"ya sama-sama"
"ya Allah ampunilah hamba karena hamba begitu mengagumi Tiara, dia wanita yg berbeda dan hamba yakin dia wanita yg spesial.semoga dia jodoh hamba ya Allah" ucapnya dengan pelan
"kamu ngomong sesuatu"tanya Gus Roby
"tidak Gus "
mereka berdua berjalan menuju ke masjid untuk menemui Abah.Danu
*
*
*
Di perusahaan Raka begitu marah saat mendapatkan kabar bahwa 50 persen saham di perusahaannya di tarik oleh Mutiara.grup itu berimbas kepada pemegang saham lainnya.
"bagaimana bisa Mutiara.grup menarik sahamnya padahal kita tidak melakukan kesalahan sama sekali"tanyanya pada sang asisten
"apa tuan lupa dgn proyek pembangunan rumah sakit di kota S"
"apa ini semua ada kaitannya?"
"benar tuan, selama beberapa Minggu ini tuan tidak pernah melakukan pengecekan kesana dan mengakibatkan terjadinya perubahan pembangunan dan itulah sebabnya mereka kecewa dan menarik sahamnya"
"bodoh...kamu aku bayar mahal itu untuk menghandle semuanya ini malah tak becus "
"maaf kan kelalaian saya tuan"
"agghhh...keluar kamu dari ruangan saya"
"permisi tuan"
setelah sang asisten keluar dari ruangannya Raka mencoba menghubungi Dimas.Raka akan meminta bantuan kepadanya
"kalau saja aku tidak terlalu sibuk dengan urusan Maureen mungkin ini tidak akan terjadi, sekarang aku harus minta bantuan teman-teman. bagaimana pun caranya perusahaan ini tidak boleh kolaps, sementara Maureen jangan sampai tahu. aku tidak mau dia ikut sedih karena masalah ini"
makasih bwt ka author yg udh memberikan kisah yg sarat dgn nasehat tanpa hrs menasehati..makasih kaaa🙏
kembali sma tiara
gk rela thor ...