NovelToon NovelToon
Putri Vampir Terakhir

Putri Vampir Terakhir

Status: tamat
Genre:Vampir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:137.4k
Nilai: 5
Nama Author: cilamici

Seorang korban vampir akhirnya juga menjadi vampir dan kemudian membuat teror di ibu kota, membuat banyak pihak kewalahan menyelesaikan kasusnya karena sosok itu bukan hanya memakan korban, namun juga menularkan virus yang mengharuskan Shane bergerak ke setiap penjuru kota untuk memastikan korban-korban tak menjadi vampir lagi,

Shane yang juga merupakan manusia yang terinfeksi vampir namun berhasil menghindari mengkonsumsi darah dan memiliki kekuatan lain, akhirnya terpaksa juga harus membantu pihak keamanan memburu pelaku teror,

Mampukah Shane menyelesaikan semuanya?

Dan siapakah sebetulnya yang pertama membuat korban pertama?

Yuk kita bercerita...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cilamici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Bebas

Dua penjaga vila tampak duduk di dekat ruangan yang ada pintu menuju ruang bawah tanah tempat mereka menyembunyikan Ajeng,

Rahmat sendiri langsung pamit pulang dengan alasan harus berangkat pagi sekali besok,

"Perasaanku tidak enak hari ini, apa ini karena apa yang disampaikan Tuan Rahmat tadi soal gadis itu?"

Salah satu penjaga vila menatap pintu ruangan yang di dalamnya ada ruang bawah tanah,

Temannya yang tengah merokok melirik saja dan tersenyum merendahkan,

Ia jelas merasa jika teman sesama penjaganya itu terlalu penakut, hingga belum apa-apa sudah merasa ketakutan,

Hingga...

Dug!

Dug!

Dug!

Terdengar suara seperti sesuatu dipukul dengan keras berulangkali, dua penjaga itupun tampak saling berpandangan,

"Apa itu?"

Penjaga yang sudah merasa terganggu dengan rasa takut itupun tampak berdiri sambil celingak-celinguk tegang,

Dug!

Dug!

Dug!

Suara itu terdengar semakin keras, membuat penjaga satunya yang semula masih asik menikmati rokoknya kali ini akhirnya jadi ikut berdiri,

Dug!

Dug!

BRAK!

Tiba-tiba terdengar suara seperti pintu didobrak, suara itu kini jelas terdengar keras dari dalam ruangan yang ada ruang bawah tanah,

Kedua penjaga itupun kini tampak menyiapkan senjata api mereka,

Dug!

Suara itu kini terdengar bersamaan dengan pintu ruangan yang mereka jaga itu bergetar,

Dua penjaga itupun lantas terlihat mundur beberapa langkah namun sambil mengarahkan senjata api mereka ke arah pintu,

"Di... di... dia bisa keluar,"

Suara penjaga yang sejak awal sudah merasa takut itu gemetaran, begitu juga dengan kedua tangannya yang memegang senjata,

Sementara, temannya sesama penjaga yang tadi gayanya tidak takut apapun, kini juga wajahnya mulai tegang, matanya bahkan tak berani beralih dari pintu ruangan yang kini seperti tengah berusaha di dobrak,

Dan...

BRAK!

Benar saja, pintu ruangan yang mereka jaga itu dalam sekejap saja bisa dijebol,

Sebuah tangan seorang gadis keluar dari celah pintu kayu yang sebetulnya begitu tebal,

Penjaga yang ketakutan sejak awal begitu melihat tangan gadis yang bukan lagi manusia itupun seketika menembakkan senjata api nya ke arah pintu,

DORR!

DORR!!

DORR!!

Tembakan-tembakan itu ditembakkan ke arah pintu dengan serampangan, yang jelas inginnya adalah mampu mengenai tubuh Ajeng di sana,

Namun, bukannya gadis vampire itu takut, ia malah jadi makin beringas karena tahu di sana ada manusia,

Ajeng menjebol pintu lagi hingga ia menampakkan diri,

Kedua penjaga vila begitu melihat sosok Ajeng yang keluar dari ruangan dalam melewati pintu yang ia jebol itupun langsung menembakkan senjata lagi,

DORR!!

DORR!!

DORR!!

Suara tembakan itu membahana memenuhi sepenjuru vila, bahkan pastinya terdengar hingga keluar sana,

Ajeng yang ditembaki dan sempat mengenai tubuhnya malah tertawa, ia menatap kedua penjaga yang ada di hadapannya dengan kedua matanya yang terbalik putih semua,

"Darah..."

Kata Ajeng sambil menyeringai ke arah mereka,

Dua penjaga itu kembali menembak,

Dorr!

Dorr!!

Dorrr!!

Ajeng berjalan ke arah mereka, meski tubuhnya tertembus peluru, ia sama sekali tak terpengaruh, ia terus saja berjalan ke arah kedua penjaga vila tersebut,

Kedua penjaga itu baru akan menembak lagi, namun senjata mereka telah kehabisan peluru,.

Dalam keadaan takut dan bingung harus bagaimana, Ajeng melompat ke arah penjaga yang semula sok tidak takut,

Ajeng dengan kuat mendorong penjaga itu hingga tersungkur, tangannya yang mengeluarkan kuku-kukunya yang tajam dengan gerakan cepat menyambar wajah si penjaga itu,

"Aaaaa..."

Terdengar suara jeritan si penjaga yang wajahnya terkena cakaran Ajeng hingga kulit dan daging wajah si penjaga tampak luka menganga,

Darah seketika mengalir dari luka-luka tersebut, membuat Ajeng pun semakin beringas,

Lalu ...

...****************...

1
ic
wah.. mn paas bgt lg mkn sate/Sob//Sob//Sob/
white angel
bagus
Nadia
Luar biasa
Diana Puji Astuti
keren...seru
SaNi
Otooorrt..pleace say welcome to me,aing come back torrr...../Facepalm//Facepalm/
SaNi: hehe/Smirk/
total 2 replies
Putra Arizki
Luar biasa
Star Luck
bikin penasaran, bikin ngakak/Facepalm/
Star Luck
lanjutannya kak, lama kali off
momi
Luar biasa
estycatwoman
nice 👍
white angel
kak cila... lama sudah tak menemukan lanjutan cerita zizi... /Sob/
Mbk Imey Mey
apa sih mbak, komen tuh yang bagus
Mbk Imey Mey
siluman serigala mbak
itu ngomong2 pocongnya kalah sama si oyen...... /Grin//Facepalm//Facepalm/
white angel
kak cila... gimana kabarnya? semoga kak cila dalam keadaan baik2, sehat2 dan dalam. lindungan Allah SWT.
kak... kangen lanjutan karyamu kak... kangen zizi, shane dan aunty maria. 😓
Maria Magdalena Indarti
bagus
Maria Magdalena Indarti
bagus critanya
Maria Magdalena Indarti
alex jd vampir donk
Maria Magdalena Indarti
alex kabur lalu gmn shane dg vampir
Maria Magdalena Indarti
emaknya...... ajeng
Maria Magdalena Indarti
horee Lycan menang. tembak dg peluru perak spy tidak bangkit lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!