NovelToon NovelToon
Javanese Mafia

Javanese Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Persaingan Mafia / Fantasi Urban-Mafia / Tamat
Popularitas:18.8k
Nilai: 5
Nama Author: Juan Atma Wikarta

Bagas Sanjaya, dipertemukan dengan seorang gadis yang cantik dan jelita bernama Deliana. Gadis itu ia selamatkan setelah tertabrak oleh mobil yang ditumpanginya. Ternyata Deliana adalah anak dari Jonathan Zabeth, sahabat baik dari keluarga Sanjaya.

Pertemuan itulah yang kemudian menjadi jawaban sekaligus penyelesaian dari sebuah permasalahan yang mencekik kehidupan Jonathan dan keluarganya.

Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, atau pun tempat, itu semua diluar pengetahuan penulis. Mohon untuk tidak memberikan komentar burik, karena itu akan berakibat buruk. Sekian dan terima gaji.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juan Atma Wikarta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 : JAVANESE MAFIA

Rosa tersenyum melihat Deliana yang sudah mulai berubah. Yang awalnya seorang pendiam dan tak banyak bicara, sekarang justru Deliana yang suka membuka pembicaraan terlebih dahulu. Rumah megah bercorak kerajaan Jawa itu telah mengajari Deliana banyak hal.

Merubah kehidupannya menjadi lebih baik. Deliana jauh lebih tenang segala situasi dan kondisi. Dulu dia selalu was-was setiap ada masalah dalam hidupnya. Apalagi dengan Jonathan yang latar belakangnya adalah seorang mafia. Hidupnya tidak pernah tenang. Kemana-mana harus selalu berada dalam pengawalan dan pengawasan orang-orang kepercayaan ayahnya.

Sekarang dia rasanya Deliana sudah terbebas dari sebuah belenggu. Walau pun semua masalahnya belum selesai, tapi setidaknya dia sudah memahami bagaimana situasi yang terjadi, dan bagaimana caranya untuk

bersahabat dengan situasi rumit seperti ini.

"Den Mas Bagas? Kapan saya bisa kembali ke Jakarta? Saya sudah rindu dengan ayah dan ibu." Tanya Deliana kepada Bagas.

Mereka berdua berbincang-bincang di ruang seni milik Bagas. Disana ada beberapa penari yang berlenggak-lenggok menampilkan kelembutan seni tari mereka. Diiringi suara gamelan dengan tempo yang pelan, membuat

suasana semakin sejuk.

"Deliana. Nanti juga tiba waktunya kamu bisa bertemu dengan mereka. Ayahmu meminta saya untuk melatih kamu sampai kamu benar-benar siap untuk menghadapi situasi yang jauh lebih sulit." Jawab Bagas.

"Maksudnya Den Mas?"

"Banyak orang di luar sana yang memberi harga untuk kepala seluruh keluargamu dan semua orang yang berhubungan dengan keluargamu. Jika kamu tidak benar-benar siap, saya tidak bisa memaafkan diri saya sendiri. Kamu adalah tanggung jawab saya, Deliana."

"Terimakasih Den Mas. Tapi, saya.."

"Saya tahu betapa rindunya kamu dengan mereka. Saya paham, dan mengerti. Tapi apakah kamu tega membuat semua keluargamu berada dalam bahaya? Markus mencari kamu untuk dijadikan alat untuk

mengancam Paman Jonatahan, ayahmu."

Deliana menarik nafasnya dalam-dalam. Dia menahan air matanya agar tidak menetes. Dia sudah tidak tahan ingin menggunakan seluruh kemampuannya untuk membalas semua perbuatan keluarga Dominic

kepada keluarganya. Hasratnya untuk balas dendam begitu besar.

Dia tidak mau terus menerus hidup dalam keadaan yang tidak pasti.

"Saya harap kamu lebih bersabar Deliana. Karena ini tidak semudah yang difikirkan. Kita harus memikirkan bagaimana caranya meminimalisir korban yang akan berjatuhan."

"Maksud Den Mas?"

"Ini bukan hanya soal keluargamu saja. Tapi orang-orang yang masih mendukung ayahmu juga terkena imbasnya. Mereka yang tidak mau melepas ikatan dengan Paman Jonathan akan dihabisi."

"Dan kamu harus tahu. Sudah ada lima keluarga yang terbunuh dengan cara mengenaskan pagi ini. Mereka semua tidak berhasil diselamatkan. Karena para anak buah Paman Jonathan yang berkhianat sudah

membocorkan jaringan mereka."

Emosi Deliana semakin menggebu-gebu. Entah apa yang merasukinya saat itu. Dia tidak pernah memendam amarah sampai seperti ini. Dia selalu bisa meredam amarahnya. Namun kali ini, dia benar-benar sulit untuk mengendalikan emosinya.

Apalagi dengan dia mendengar ucapan Bagas

Sanjaya yang mengatakan kalau ada lima keluarga yang sudah menjadi korban. Deliana lalu beranjak pergi ke kamar mandi. Dia membasuh seluruh tubuhnya untuk meredakan hawa panas dalam tubuhnya. Itu cukup membantu, meski tidak sepenuhnya.

Dia memandangi wajahnya disebuah cermin yang menempel di dinding kamar mandi itu.

Dia melihat wajahnya yang putih bersih dengan kedua mata yang indah. Namun raut wajahnya terlihat sangat berbeda dari sebelumnya. Deliana menyadari kalau dia bukanlah Deliana yang dulu lagi.

Rosa dan Bagas benar-benar telah merubah sosok Deliana yang pendiam dan penakut,

menjadi sosok yang pemberani.

1
Rikko Nur Bakti
Luar biasa
Juan Atma W: terima kasih om
total 1 replies
nur kholifah
lha Jeri kemana tuh
Sakura Chan
Assalamualaikum wr wb

izin pm thor, mampir yuk ke ceritaku judul nya

Aku Tetap Cinta
Mat Grobak
waduh repot nich
Mat Grobak
waduh, Rosa di incar
Mat Grobak
nama keluarga mafia nya terlalu ke italiaan thor, kan bisa pake nama keluarga Wijaya atau santoso
Juan Atma W: sudah banyak dipakai kak😂🤭🙏🙏🙏
total 1 replies
Ina Yulfiana
q kira masih ada part selanjutnya...


tp q suka karya'a bagus ...

semngt sukses selalu
Juan Atma W: Hehe maaf ya kak😁🙏 tapi tenang kak, masih ada kelanjutannya untuk bagian kedua kok... Sabar yah ka, minta doanya juga🙏 semoga bisa terlaksana tahun ini😊🙏🙏
total 1 replies
atang maulana
ceritanya bagus tetap semangat KK 👍👍
Juan Atma W: siap kak🙏🙏🙏 makasih banyak😊🙏🙏🙏
total 1 replies
atang maulana
semangat KK 👍👍
Juan Atma W: Siap🙏 makasih banyak👍🙏🙏
total 1 replies
Hidayati Yuyun
hai aku mampir thor mampir juga ya dukung karya ku
mee
dari bab 8 - 13 baru di bab ini aku temukan banyak percakapan...
mee
aku orang pertama yg kasih like n koment thor...
klo tiap hari crazy up aku suka thor
semangat ya thor terus berkarya
Juan Atma W: iya kaka😊 makasih banyak ya kak😊🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!