NovelToon NovelToon
Titisan Leak Gundul

Titisan Leak Gundul

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Supernatural / Indigo / Thriller / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:34.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ni Putu Widia Sari

Siluh Putu Ayu merupakan anak tunggal dari keluarga yang cukup berada, ia merupakan gadis yang memiliki kelebihan spesial ia bisa melihat kapan kematian mendatangi orang itu

Hingga rencana nya berlibur ke rumah mendingan nenek nya di desa malah menjadi malapetaka yang berujung sebuah rahasia dan kebenaran yang ditutupi selama bertahun tahun.

Banyak sekali masyarakat yang meregang nyawa secara mengenaskan, bahkan kematian dari mereka disaksikan langsung oleh gadis itu sendiri, sebenernya siapakah dia?

Simak perjalanan kelima anak muda itu dalam cerita yang diangkat berdasarkan Opini dan sebagian masyarakat kami mempercayai nya Titisan Leak gundul berisi misteri, kepercayaan, tradisi dan Ritual.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni Putu Widia Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 13. Penemuan Mayat

keesokan nya nya Siluh dan Made ingin pergi menemui Pak RT , ia ingin mengurus kepulangan nya dan menanyakan mengenai desa ini sebelum ia dan temannya kemari.

Tetapi saat ia keluar dari rumah itu terlihat gerombolan warga yang sudah memenuhi didekat pohon beringin tua itu.

"De ada apa itu,, ayo kita lihat" ajak Siluh

Para warga desa sudah berkumpul seperti ada sesuatu yang terjadi.

"Permisi Pak ini ada apa ya" tanya Siluh penasaran

"Itu ada anak kecil yang ditemukan tewas tergantung di pohon ini" jelas nya

"Apa?" tegas nya , mereka berdua langsung ingin melihat mayat yang sedang dibicarakan oleh warga itu.

"permisi permisi" ujar Siluh mencoba untuk melihat mayat itu.

Siluh dan Made melihat mayat itu , dan ternyata seorang anak gadis lagi dan lagi meninggal seperti yang dialami oleh Gendis.Tetapi kali ini terlihat usia nya masih lebih muda dari Gendis.

Orang tuanya sudah menangis sedari tadi,ini kedua kalinya di desa ini kematian gadis kecil yang begitu misterius

"De lihat , ini kedua kalinya" ucap Siluh pada Made

Made lantas mengelus kedua bahu Siluh dan mencoba agar gadis itu tak meneteskan air matanya.

Tetapi ketika ia memperhatikan mayat gadis kecil itu yang perutnya robek seperti cakaran hewan buas, tiba tiba rasa aneh mulai timbul dari dalam dirinya.

Gadis itu mempunyai keinginan untuk meminum darah , dan memakan bagian dalam organ manusia entah apa yang terjadi padanya.

"Kenapa gue tiba tiba memiliki rasa ini, engga engga Siluh sadar " ujar hati nya kedua tangannya mulai mengepal keras ia mencoba melawan keinginan buruk nya itu.

Bagaimana bisa seorang manusia mempunyai keinginan seperti itu apalagi sesama manusia lain.

Siluh bahkan menutup mulut dengan tangannya agar rasa keinginan itu bisa berkurang.

"Desa kita sudah tidak aman, dua orang gadis sudah tewas saya takut jika selanjutnya adalah anak anak kita" ucap salah seorang warga yang merasa cemas akan keluarga nya

"Sepertinya pohon tua ini adalah pohon perenggut nyawa kemarin Gendis sekarang gadis itu" sahut warga lainnya yang merasakan hal yang sama

"Apa mungkin karena kita sudah lama tidak memberikan sesajen kepada pohon ini" pendapat warga

Siluh yang mendengar hal itu sangat tidak setuju , karena usaha itu akan sia sia lebih baik mereka menguatkan ibadah dan iman masing masing.

"Maaf sebelumnya Pak dengan memberikan sesajen itu adalah hal yang menyimpang, sebaiknya kita lebih menguatkan ibadah kepada Sang Maha Kuasa" ujar Siluh memberi saran

Tapi sepertinya warga tak setuju dengan apa yang dikatakan gadis itu, mereka lebih percaya kepada sesajen yang bisa mengusir mahkluk atau roh jahat.

"Hey Nak kamu ini kan pendatang, jadi jangan coba nasehati kami. Kami yang lebih tau" bantah nya

"Betul itu" sahut warga lain yang setuju

"Udah Luh lebih baik kita pergi kerumah Pak Rt , percuma berbicara dengan mereka" ujar Made mengajak Siluh untuk pergi dari tempat itu.

Akhirnya mereka berdua pergi dari sana dan memutuskan untuk ke tujuan awal yaitu menemui Pak RT.

Sesampainya di rumah Pak RT rumah nya terlihat sepi dan seperti tak ada orang didalam nya, namun kemana pergi nya Pak RT sepagi ini.

(Tok tok tok...) "Permisi Pak, Bu" panggil Siluh mengetuk pintu rumah itu.Tetapi tak ada jawaban dari dalam. Siluh melihat ke samping bahkan dari kaca jendela, ternyata didalam rumah itu tak ada orang sama sekali.

"Luh mungkin saja Pak RT sedang berada dirumah duka " ujar Made

"Mungkin aja De, tapi ini udah ga bisa diundur lagi bakal semakin banyak korban jiwa berjatuhan " ujar Siluh cemas

"Luh kita pulang ya, lain kali saat kondisi sudah aman kita kesini lagi dan Lo jangan cemas ada gue disini" ujar Made memegang bahu Siluh gadis itu selalu terlihat cemas dan khawatir.

Kerena Pak RT sedang tak dirumah akhirnya mereka berdua memutuskan pulang kerumah.

Sesampainya dirumah mereka melihat jika Rian, Radit dan Sari sedang bersiap siap entah mereka akan kemana.

"Kalian mau kemana?" tanya Siluh

"Kita mau ke hutan Luh , nyari pemandangan sunset" ujar Rian

"Engga engga, itu berbahaya Dit Lo kan habis ketemu makhluk itu semalam kenapa Lo dukung Rian" tegas Siluh melarang mereka untuk pergi.

"Iya sih Luh,, tapi mungkin gue cuma halusinasi" jawab Radit.

Siluh kemudian menghampiri Sari berharap bisa membujuk mereka agar tidak pergi ke hutan itu, apalagi situasi sedang begini.

"Ri tolong kasih tau mereka, itu berbahaya apa kalian ga liat yang terjadi dengan Gendis, dan baru saja ada gadis....."

"Iya iya kami sudah tau, mungkin saja itu binatang buas kan lagian gue udah bawa senapan ,, kalo ketemu tinggal gue tembak" potong Rian yang selalu saja menyepelekan ucapan dari Siluh, bahkan mereka semua tak ada yang mendengarkan Siluh.

"Gue sependapat dengan Siluh, itu berbahaya Men kita gtw ada apa aja di hutan itu" sahut Made.

"Ayolah De kalo kalian ingin dirumah ya silahkan, tapi jangan halangi kami" jawab Rian semakin menjadi

Mereka bertiga telah siap untuk pergi, bahkan Rian telah membawa semua keperluan mereka. senjata untuk menghadapi binatang buas bahkan telah mereka bawa.

"Luh tadi gue ambil bawang merah dan garam di tas Lo, kalo ada roh jahat tinggal gue lempar" ucap Sari

"Ri tapi engga seperti itu juga caranya,,,dengerin gue dulu" Siluh sangat berusaha keras untuk melarang mereka pergi.

"Udah Luh kalian tenang aja, sebelum pukul 7 malam kita sudah sampai dirumah. Hanya melihat sunset langsung pulang" ucap Sari memberi pengertian kepada Siluh

Mereka semua akhirnya pergi , Siluh yang melihatnya sudah tak bisa berkata apapun lagi. Ia bingung bagaimana cara menjelaskan kepada mereka , jika kematian gadis gadis tak ada hubungannya dengan binatang buas.

"De gue harus gimana? mereka sama sekali ga mau dengerin gue" ucap nya duduk di kursi sofa sembari memegang kepalanya

"Luh kita harus positif thinking, kita harus terus berdoa agar mereka kembali dengan selamat"' ucap Made

Kini Siluh benar benar pusing, bingung dan cemas pikiran buruk nya terus saja menghantui nya, ia takut jika teman temannya akan menjadi korban, bukan tidak mungkin karena ia tahu mahkluk itu haus akan darah manusia.

Sedangkan Rian, Radit dan Sari telah mulai memasuki hutan itu.

"Wih bagus banget pemandangan nya, itu Siluh sama Made pasti nyesel sih" ujar Rian

"Kali ini gue setuju sama Lo Rian pertama kalinya ide Lo bener" sahut Radit yang melihat berbagai macam pepohonan dan tumbuhan yang menyejukkan matanya.

"di kota kita tidak ada mendapatkan pemandangan sebagus ini" ucap Sari menghirup udara segar

Bersambung

.

.

.

1
SUKARDI HULU
nih sudah mampir Thor di cerita anda yang seru, jangan lupa like, follow dan beri hadia y thor di ceritaku🙏❣️🫰
Aldy Gusty Aldy
Wiii bagus sekali ceritanya saya baru tau cara untuk mencegah roh jahat
Biah Kartika
kenapa selesai nya gantung gini sih😏
Biah Kartika
nah ham siluh berubah wujud kah ini??
Biah Kartika
made
Biah Kartika
tuh tuh lagi, ngeyel sihh klo di bilangin..
Biah Kartika
siluh berdoa luh, 🙏
Biah Kartika
ngeyel nihh bocah2
Biah Kartika
wah si rian bisa jadi korban berikutnya nihh
Biah Kartika
suka dengan serem gini, gak ada nunggu lama yang serem2 udah muncul
Biah Kartika
sedihnya 😢
Biah Kartika
rahasia besar keluarga siluh nihh, leak gundul
Biah Kartika
tuhh kan, siluh keturunan penganut leak gundul dan dia penerusnya, mgkin 😁
Biah Kartika
setannya gak ngebiarkan siluh menghubungi mama nya
Biah Kartika
ngeri tapi seru, penasaran bingit😳🤔
Biah Kartika
siluh mgkin keturunan yang penganut leak itu
Biah Kartika
rian rian bahaya banget sih kamu klo begitu di desa orang
Biah Kartika
lanjut, penasaran
Ketut Danuarta
wawwwwwww keren kak
Rania puspa
typo mulu pdhl bgus crtanya 😔
Sweetpea: hihi iya kak belum di revisi ☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!