NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Preman Insaf

Terjerat Pesona Preman Insaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Mafia / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Emma Shu

Bertubi-tubi, Aiza dihantam masalah yang mengaitkannya dengan sosok Akhmar, dia adalah pentolan preman. Rasanya gedeg sekali saat Aiza harus berada di kamar yang sama dengan preman itu hingga membuat kedua orang tuanya salah paham.
Bagaimana bisa Akhmar berada di kamarnya? Tapi di balik kebengisan Akhmar, dia selalu menjadi malaikat bagi Aiza.

Aiza dan Akhmar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Teringat Dia

Akhmar bangkit bangun, mengejar sosok di balik dinding. Tampak Vito, pria pendiam dan penakut yang berjalan menjauhi dengan langkah tergesa- gesa.

Akhmar hampir saja menyeret Vito dan menginterogasi banyak hal, salah satunya apakah Vito mengetahui kejadian yang dilakukan oleh teman- temannya tadi? Namun Vito keburu berpapasan dengan Pak Rt yang sedang mengendarai motor. Vito lalu membonceng motor Pak RT saat mendapat tawaran dari Pak RT tersebut.

Akhmar balik lagi menemui teman- temannya.

"Siapa itu tadi?" tanya Atep.

"Vito."

"Apa dia ngeliat kita lagi make kali ya tadi?"

"Sepertinya begitu. Soalnya dia buru- buru banget kayak ketakutan gitu," jawab Akhmar. "Tapi udahlah, dia kan penakut, mana mungkin dia berani buka mulut." Akhmar melambaikan tangan ke depan wajahnya.

Teman- teman Akhmar terlihat lega.

"O ya Mar, gue tadi lewat depan rumah lo, bokap lo pesan, katanya lo disuruh pulang," ucap Bajul menyampaikan amanah yang dia dengar.

"Widiiih... Udah kayak anak SD aja disuruh pulang," timpal Enyong sambil terkekeh.

Akhmar bangkit bangun, ia langsung menunggang motornya, menyalakan mesin dan mengendarainya menuju jalan raya setelah mengenakan helm.

Sorot matanya tajam menatap ke depan. Ia tidak bermaksud untuk pulang seperti yang diperintahkan Bajul, melainkan melaju menuju ke sebuah persimpangan jalan, dimana sesosok gadis menunggu di pinggir jalan, persis seperti menunggu kang cilok lewat. Keringat sebesar biji jagung sudah membasuh pelipisnya.

Akhmar menghentikan motornya di depan si gadis, namanya Alya. Mereka sudah janjian akan ketemuan di sana.

Beginilah nasibnya saat harus berpacaran secara bekstreet. Orang tua Alya tidak menyetujui jika Alya berhubungan dengan Akhmar, sebab mereka tahu perilaku Akhmar yang dianggap tak baik dan tak bisa dijadikan imam.

Jadilah mereka berhubungan secara sembunyi- sembunyi.

Akhmar melajukan motornya, membonceng Alya yang memeluknya dari belakang.

Mereka menuju ke diskotik. Duduk sambil minum.

Alya nyender dengan manja di lengan Akhmar yang merentang di sandaran sofa. Gadis itu mengusap dada bidang Akhmar sambil meneguk minuman.

Setelah puas bersenang- senang di diskotik, Akhmar mengantar Alya pulang di persimpangan jalan sesuai permintaan gadis itu. Kecupan singkat di pipi Akhmar yang diberikan Alya menjadi tanda perpisahan. Akhmar kemudian kembali melajukan motornya.

Seperti biasa, Akhmar mengendarai motor gedenya dengan kecepatan tinggi.

Brak!

Serempetan tak bisa dihindari.

Motor Akhmar huyung ke samping sesaat setelah serempetan dengan sebuah angkot. Lalu tubuh Akhmar terpental dari motor akibat menabrak pohon di tepi jalan.

"****!" Akhmar menatap supir angkot kesal.

Supir Angkot membunyikan klakson.

"Jangan sembrono di jalan raya! Sembarangan aja!" pekik supir angkot marah. Ia tak mau memperpanjang masalah, lalu kembali menjalankan mobilnya.

"Woi, tunggu! Jangan kabur! Urusan kita belum selesai!" hardik Akhmar kemudian menunggangi motor dan mengejar angkot.

Angkot sudah di depan mata.  Ia menyalip dan menjajari angkot, mengegas- ngegas motor di sisi angkot.

Supir angkot dibuat kesal oleh ulahnya.  Akhmar juga menggedor- gedor kaca mobil dengan tangan kirinya.

Kesal, supir akhirnya menghentikan angkotnya.

“Woi, lu tadi yang salah, main kebut dan nyalip mobil gue sampe nyerempet begitu. Apa yang mau lu cari sekarang?  Cari mati lu?” bentak supir emosi, kepalanya melongok keluar melalui jendela.

“Diem lo!” Akhmar balas menghardik sangat keras.

Gertakan Akhmar yang lebih beringas membuat supir mati kutu, kalah gertak.

Ber sam bung

Cerita ini akan update rajin yah di aplikasi ini yah, maaf, Emma sempat terkendala update cerita ini dikarenakan sesuatu hal. Tetap dukung dan support yah. makasih udah baca dan setia sampai di sini.

Follow instagram @emmashu90

Emma akhir berbagi info di instagram.

1
Cristiyan Wijaya
melowww jirrr
Teni Fajarwati
😂
Teni Fajarwati
😭😭😭
Teni Fajarwati
nah gitu,
Teni Fajarwati
emaknya terlalu kejam,walopun kecewa,
Teni Fajarwati
awal bab banyak typo,tapi semakin kesini semakin bagus,,,
Teni Fajarwati
akhmar bener2 parah
Teni Fajarwati
kayanya bapaknya aiza
Teni Fajarwati
🤣🤣🤣
Neus Assalma
ini novel knpa kata-kata nya byk yg di ulang, apakah kurang inspirasi thor
Linda Kustanty
owalahh gara2 kolor ijo to ampek d teriak.in maling😆😆
arzetti azra
Luar biasa
Susi Andriani
hadir
Riski
Lumayan
zevs
izin maraton thor
Mala Sia
Luar biasa
Suyatno Galih
menurut Ismail ustadz tukang kawin, masa ll akhmar buruk lha dirinya sendiri yg yg suka kawin demen janda pirang apa bkn bobrok namanya
Suyatno Galih
Thor itu ustadz abal abul kl ngomong dr mulut apa boret sih, dl azia di usir di bilang bkn anak nya lagi lha skrg di kt putri tersayang, n skrg Zahrah minggat dr perjodohan di blng bkn anak nya jg, udah srh cari janda pirang sj
Suyatno Galih
karapmu lah ikut sesek jd akhmar sm azia
Suyatno Galih
akhmar luka, pedih tp tak sepedih hatinya, tp jgn jd berandalan lagi ya mar, malu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!