NovelToon NovelToon
Salahkah Aku, Jika Mendambakan Surga..??

Salahkah Aku, Jika Mendambakan Surga..??

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:179.8k
Nilai: 5
Nama Author: Pentin

Season 1.
Mawar......
Anak yang terlahir dari seorang kupu kupu malam.
Dari sebuah benih yang di ambil tanpa sepengetahuan sang lelaki.
Dan terlahir tanpa kasih sayang kedua orang tuanya.

Tapi Allah kemudian mengirimkan ibu asuh yang bisa mendidiknya menjadi wanita yang hebat baik akhlak maupun imannya.

Lika liku hidupnya sudah ia rasakan sejak kecil bahkan sampai ia dewasa.
Bahkan statusnya sebagai anak seorang pelacur pun berulang kali merusak hidup dan karirnya yang telah ia bangun dengan susah payah.

Hingga ia harus bangkit lagi dan memulai semuanya dari nol.

Saat seorang lelaki singgah dihidupnya dan hati mereka saling tertarik.
Ternyata Allah sudah mempunyai jodoh tersendiri baginya....

Lalu...
Bagaimana ia nantinya mengatasi masalah demi masalah yang tak kunjung selesai dalam hidupnya..

Apakah ia akan tetap istiqomah di jalan Allah sampai ia benar benar bisa meraih surga yang ia damba dambakan sejak kecil...??.

Season 2.
Perjuangan Fatimah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pentin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teman pertama Mawar

Cring.. cring..

Bel istirahat berbunyi, Mawar menutup bukunya dan berjalan ke kantin.

Menenteng bekal dari ibunya.

Masakan kesukaan Mawar, meskipun sederhana tapi Mawar sangat menyukainya yang terpenting bagi Mawar itu adalah masakan ibunya.

Ia duduk di pojokan kantin, itu adalah tempat favoritnya di sekolah.

Semenjak hari pertama ia masuk ke sekolah, sampai sekarang pun sudah hampir 3 bulan ia bersekolah.

Tak ada 1 teman pun yang ingin dekat dekat dengan Mawar.

Mereka takut ibu mereka marah karena mendekati anak haram.

Itulah yang ibu mereka ajarkan dan katakan pada anak anaknya, mereka tak boleh dekat atau berbicara pada Mawar.

Awalnya Mawar sering menangis di sekolah mendengar olok olok dari para ibu ibu bahkan teman temannya sekelas yang menyebutnya anak haram dan kotor.

Tapi akhirnya, dari situlah Mawar belajar tegar dan kuat, ia bertekad tak ada air mata lagi di sekolah.

Ia hanya ingin pintar dan membahagiakan ibuk, ia tak perduli dengan ocehan orang orang sekitarnya.

Ia membuka kotak bekalnya, belum sempat ia makan.

Tatapannya tertuju pada anak pemilik kantin.

Ia lebih terlihat murung dan menyendiri dari pada Mawar.

Ia hanya duduk menunggu ibunya berjualan.

Tatapannya kosong.

Sudah beberapa hari ini ia melihat anak itu, tapi baru kali ini rasa penasaran Mawar semakin kuat.

Ia pun menutup tutup bekalnya, dan berjalan mendekati anak itu.

Ibu pemilik kantin sedang sibuk sibuknya melayani anak anak.

Mawar berdiri di depan anak itu.

Mawar tersenyum padanya.

Tak ada respon apapun dari anak itu.

Mawar sedikit merasa sedih, apakah ia sama dengan teman teman sekelasnya..??, tak mau mengenal Mawar, bahkan hanya untuk bertegur sapa..??, gumam Mawar menundukkan pandangannya dan berbalik badan ingin melangkah pergi.

Tapi sebuah tangan memegang tangan Mawar dari belakang.

"Siapa itu..??, kamu bukan ibuk..", ucap gadis itu.

Mawar membalikkan badannya lagi, merasa heran dengan anak itu.

Ia memandangi gadis kecil di depannya.

Mawar mencoba melambaikan tangannya di depan wajah gadis itu.

Tak ada respon juga.

"Apakah kamu..??", ucapan Mawar terhenti.

"Buta...??", ucap gadis itu memegang tangan Mawar yang melambai lambai di depan wajahnya.

Mawar hanya terdiam mendengar jawaban gadis kecil itu.

"Sini duduk di sampingku...", ucap gadis kecil itu.

"Namaku Mawar", ucap Mawar duduk di sebelah gadis itu.

"Namaku Azizah, senang berkenalan denganmu Mawar", ucap Azizah sambil tersenyum pada Mawar.

"Kamu benar benar tak bisa melihatku..??", ucap Mawar.

"Ya, aku buta sejak lahir, apakah kamu mau berteman dengan anak buta sepertiku..??", ucap Azizah.

Mawar tertegun dan kemudian tersenyum.

"Ya.....kenapa tidak..??, aku senang memiliki teman", ucap Mawar bahagia.

"Bahagianya punya seorang teman, selama ini tidak ada yang mau berteman denganku, salam kenal ya Mawar", ucap Azizah meraba tangan Mawar.

"Aku pun begitu, senang sekali akhirnya memiliki seorang teman", ucap Mawar tersenyum dengan lebarnya.

Mereka pun mengobrol dengan akrabnya.

Mawar menawari bekal buatan ibunya pada Azizah.

Azizah sangat memuji masakan ibu Mawar, ia mengatakan masakan ibu Mawar sama dengan rasa masakan ibunya.

Karna sejatinya masakan yang dimasak dengan penuh cinta, rasanya akan menandingi lezatnya masakan restoran bintang 5.

"Eh, ada siapa ini..??", ucap ibu Azizah, yang selesai melayani anak anak.

Mawar hanya menunduk takut, ia takut ibunya Azizah akan seperti ibu ibu lainnya, yang mencemohnya dan tak memperbolehkan Mawar berteman dengan Azizah.

"Ini teman Azizah buk, namanya Mawar, dia baik, dia juga membagi bekalnya padaku, Mawar kenalin ini ibu Ratih, ibuku", ucap Azizah.

"Masyaallah, makasih ya Mawar, Mawar baik banget mau berteman sama Azizah", ucap ibu Ratih dengan mata berkaca kaca.

Mawar menatap ibu Ratih, ia berucap lembut seperti ibunya di rumah.

Baru kali ini ada yang berkata baik pada Mawar.

"Iyaaa buk", ucap Mawar sambil tersenyum.

"Mawar anak kelas ajaran baru ya..??", ucap ibu Ratih.

"Iya buk saya baru bersekolah tahun ini", ucap Mawar.

"Mawar kok gak ngumpul sama teman teman yang lain..??, ibuk perhatiiin Mawar kan yang selalu duduk sendiri di kursi pojok..??", ucap ibu Ratih.

"Gak ada yang mau berteman sama anak haram dan kotor seperti Mawar buk", ucap Mawar menundukkan pandangannya lagi.

Ibu Ratna terdiam, menatap ke arah Mawar dengan ibanya.

"Sayang, dengerin ibuk, kita itu sama di hadapan Allah, tidak ada yang namanya anak haram dan kotor, itu yang selalu ibuk ajarkan juga pada Azizah. Derajat kita sama di mata Allah sayang", ucap ibu Ratna mengelus pipi Mawar.

Mawar tersenyum dan mengangguk.

"Pinter, kalau gitu biar ibuk sama Azizah yang jadi teman kamu ya, kalau kamu butuh teman, kamu ke sini, Azizah pasti seneng punya temen ngobrol", ucap bu Ratna dengan lembutnya.

"Iya buk terima kasih", ucap Mawar memeluk ibu Ratna.

Cringg..cring

Bel masuk berbunyi.

Mawar berpamitan pada ibu Ratna dan Azizah.

Dan sejak itu setiap jam istirahat, Mawar dengan senyum lebarnya berjalan ke arah kantin dan menemui Azizah juga bu Ratna.

Mawar seperti hidup kembali jika bersama dengan mereka.

Tak ada cemoohan dan perkataan buruk dari Azizah dan bu Ratna.

Azizah memang buta, tapi hatinya masih bisa melihat di banding orang yang sempurna fisiknya.

Memang terkadang buta mata lebih baik dari pada buta hati.

Ternyata masih ada orang baik di dunia ini seperti pak Usman dan bu Ratna.

Yang tak memandang orang dari statusnya.

Karna sejatinya derajat kemuliaan Manusia itu hanya Allah yang menentukan, bukan kita atau orang lain.

1
neng ade
aku selalu menunggu thor .. semoga othor dan calon dede bayi nya selalu sehat-sehat sampai jelang kelahiran nya ❤️❤️❤️
neng ade
Fatimah berkorban untuk orang-orang yang terdekat yang dikasihi nya dan juga untuk orang-orang yang sangat membutuhkan pendonor seperti gadis kecil tadi .. begitu besar pengorbanan mu Fatimah .. surga balasan mu .. 😭
neng ade: ya Allah .. Astaghfirullah..
yang sabar ya.. 🥹🙏
total 2 replies
neng ade
semoga Mawar bisa menerima Aqly.. dan juga bisa mengikhlaskan Fatimah meskipun sulit.. sadar lah Mawar sekarang Aqly sangat membutuhkan mu
neng ade: turut berduka cita atas meninggalnya Fatimah dan juga ikut prihatin dengan kondisinya Mawar 😭
total 2 replies
neng ade
Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un.. .. semoga Mawar kuat dan tabah menerima kenyataan itu ..
neng ade
Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un pengorbanan mu begitu besar Fatimah
selamat jalan semoga tenang dan damai di surganya Allah, SWT..
neng ade
aduuhh.. othor cantik ku lagi tegang-tegang nya langsung di gantung
😞
neng ade: oohh gitu toh .. tapi jangan lama-lama ya up nya thor 🙏❤️
total 2 replies
neng ade
Fatimah sengaja bilang akan berdiam diri di masjid padahal dia pun harus bersiap juga di meja operasi.. Fatimah pengorbanan mu begitu besar berbudi luhur dan mulia
neng ade
1 vote untuk mu thor 🙏❤️
pentin: trima kasihhh kk😍😍😍
total 1 replies
neng ade
Mawar hati terlalu baik dan penuh kasih sayang kepada siapapun juga
neng ade: bingung kenapa thor..
ya kabulkan aja permintaan Mawar..
meskipun dokter Malik menolak untuk menikahi Azizah
total 2 replies
neng ade
rencana apa yang akan Fatimah lakukan untuk menolong Mawar dan Aqly.. ada rahasia apa sebenarnya ini
neng ade
semoga kondisi Fatimah baik-baik aja setelah memberikan hak nya pada tuan Danu
neng ade
sedih banget di bab ini thor 🥹 🥹🥹
pentin: ☺️☺️trima kasihh
total 1 replies
neng ade
do'a yang sama utk wahyu mu ya thor.. mohon maaf lahir dan batin 🙏❤️
neng ade: terima kasih othor cantik ku 😁😍
total 3 replies
neng ade
jadi dilema..
neng ade
biarkan Aqly menuai karma nya
neng ade
sedih banget di bab ini.. semoga Mawar bisa diselamatkan 😭
neng ade
Aqly udah sangat keterlaluan kelakuan nya
neng ade
sebenarnya siapa yang membawa Mawar dan Mira pergi
neng ade: Aqly kah atau Mira sendiri yang udah merencanakan semua itu ??
total 2 replies
neng ade
Semoga Rea pergi dngn tenang ..
innalillahi wa innailaihi roji'uun ..
pentin: amin, trima kasih
total 6 replies
neng ade
ya Tes memang pantas mendapatkan semua sakit nya karena perbuatan nya di masa lalu yang udah banyak menjadi korban nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!