NovelToon NovelToon
KONTRAKAN BERHANTU [ END ]

KONTRAKAN BERHANTU [ END ]

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Supernatural / Rumahhantu / Roh Supernatural / Hantu / Tamat
Popularitas:440.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: siyuk sie

(Novel Kedua = KOS-an BERHANTU)

Bagas melompat senang karena berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai staff accounting di salah satu pabrik gula sesuai dengan cita-citanya. Meski lokasinya berada di pedesaan, tidak menyurutkan semangatnya sama sekali. Sebenarnya, Bagas mendapat fasilitas tempat tinggal atau mess namun sengaja ia tolak. Bagas lebih memilih tinggal di kost atau kontrakan karena menurutnya, lebih nyaman dan bebas. Sungguh keputusan yang akan ia sesali seumur hidup. Sebab inilah awal mula dari serentetan pengalaman mistis di luar nalar yang menimpanya hingga meninggalkan trauma berkepanjangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siyuk sie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 - Kontrakan Berhantu

Sepertinya semesta tengah mendukung niat Andre dan Bagas karena pada hari minggu itu, warga tengah mengadakan kerja bakti penebangan pohon-pohon besar dan pemangkasan ranting pohon yang menjalar ke jalanan demi menyambut musim penghujan yang akan datang. Tentu hal itu dilakukan demi keamanan warga sekitar. Khawatir jika ada pohon tumpang hingga menghasilkan insiden yang tak diinginkan. Misalnya saja menghantam bangunan atau pun kendaraan warga dan yang lebih parah bisa menimpa warga itu sendiri. Jadi, dilakukanlah agenda ini di setiap musim penghujan yang menjelang datang.

"Pak, kami boleh gabung ikut kerja bakti?" tanya Bagas pada salah seorang warga.

"Boleh mas, tentu saja boleh."

Menjelang tengah hari, seluruh kegiatan dihentikan. Semua warga beristirahat sembari makan siang dan memakan camilan yang telah disiapkan para ibu-ibu di kampung. Saat inilah Andre dan Bagas mulai melancarkan aksi. Mulai mencari celah untuk membuka perbincangan mengenai sejarah kontrakan pak Hasan.

"Hemm.. soal kontrakan pak Hasan ini, saya cuma dapat cerita secara turun temurun saja," jawab salah seorang warga yang bernama pak Burhan.

"Gimana pak ceritanya?" tanya Andre.

"Berdasarkan cerita yang saya dengar, rumah itu sudah ada sejak zaman Belanda dulu. Termasuk rumah warisan juga karena ditempati dari generasi ke generasi. Sejarah kelamnya sih sepertinya dimulai pada saat rumah itu ditempati oleh kakeknya pak Hasan. Konon ceritanya, kakeknya pak Hasan ini seorang dukun, sakti. Banyak sekali tamu yang datang setiap hari. Mulai dari orang yang berniat pasang susuk, pelet, pesugihan hingga santet. Meski begitu, perangai ki Dharma tergolong baik ke para tetangga. Ohya, nama kakeknya pak Hasan adalah ki Dharma."

"Sikap warga bagaimana pak saat tahu profesi ki Dharma ini?"

"Sikap warga juga baik karena ki Dharma tidak pernah neko-neko ke warga sini. Meski begitu, tidak ada yang berani mengusik bisnis perdukunannya. Para Warga tahu kalau perbuatan ki Dharma salah tapi jika diusik, khawatir akan berdampak buruk. Alhasil warga membiarkan, ditambah sikap ki Dharma yang ramah membuatnya kian diterima."

"Lalu pak?"

"Gini mas Andre dan mas Bagas. Saya tidak bermaksud menjelekkan bisnis kontrakan pak Hasan ya tapi karena kalian bertanya jadi saya ceritakan."

"Iya pak tenang saja," jawab Andre.

"Saya khawatir kalian nanti takut dan memilih pindah setelah tahu lebih dalam. Saya merasa tidak enak."

"Pindah atau tidaknya kami, tidak berkaitan dengan cerita pak Burhan kok karena kami sudah sering mengalami gangguan makanya jadi pemasaran dan bertanya," timpal Bagas.

"Loh sudah banyak lihat penampakan toh?"

"Lumayan pak, bapak juga tahu, semalam ada teman kami perempuan yang kesurupan."

"Oh iya."

"Lanjut pak! saya penasaran," sahut Andre.

Pak Burhan menarik napas panjang lalu menyuput kopi di tangannya.

"Ki Dharma ini diberkahi umur panjang, hingga seratus tahun lebih. Namun ada saja warga yang beranggapan bahwa ki Dharma tidak lekas meninggal karena tertahan oleh ilmu hitamnya sendiri. Gimana ya jelasinnya? Jadi, ada kepercayaan bahwa setiap orang yang menjalani lelaku atau mencari ilmu seperti itu pasti memiliki titik lemah yang bisa meluruhkan semua ilmunya. Jika saat sakarotul maut, ilmunya tidak dilepaskan maka dia akan tersiksa. Bahkan tetap hidup dan akan menjalani berkali-kali sakarotul maut lagi. Orang-orang banyak yang beranggapan bahwa ki Dharma belum rela melepas ilmunya sehingga masih terus hidup dengan siksaan sakarotul maut berulang kali. Saya tidak tahu kebenarannya karena seperti yang saya katakan di awal, saya hanya mendengar ceritanya secara turun temurun saja."

Pak Burhan kembali menyuput kopi hitamnya sebelum melanjutkan cerita.

"Nah, setelah kematian ki Dharma inilah suasana seperti tidak terkendali."

Andre dan Bagas tetap diam, fokus mendengarkan.

"Orang-orang beranggapan, jin peliharaan ki Dharma bertindak sesuka hati karena majikannya telah meninggal. Terror ghaib dirasakan para warga hingga seratus hari kematian ki Dharma."

"Gangguan seperti apa pak?"

"Banyak mas Bagas, mulai dari rumah warga yang di ketuk-ketuk hingga penampakan kuntilanak, pocong hingga makhluk tinggi besar, besar sekali sampai melebihi tinggi pohon kelapa. Benar-benar meresahkan hingga beberapa warga memilih pindah rumah tapi kan tidak semua orang punya uang untuk pindah. Jadi ya.. masih banyak juga yang bertahan tetap tinggal."

"Iya pak."

"Setiap hari selalu ada saja warga yang menceritakan peristiwa mistisnya. Bahkan pernah ada yang rumahnya di ketuk dan ketika dibuka, sosok pocong berdiri tepat di depan pintu rumah. Serem banget kan mas? coba kalau itu yang ngalamin mas Andre dan mas Bagas, apa gak pingsan?"

"Kayaknya pingsan pak," jawab Andre.

"Nah itu, bayi-bayi juga tidak luput dari gangguan. Kacau lah pokoknya hingga akhirnya para warga yang tidak punya pilihan selain tetap tinggal di sini sepakat melakukan demo ke rumah itu."

"Hasilnya gimana pak?"

"Nihil mas, keturunan ki Dharma juga tidak tahu bagaimana cara menangani hal itu. Mau gimana lagi? warga juga memahami, yang selama ini melakukan praktik perdukunan kan ki Dharma, keturunannya bisa jadi tidak tahu apa-apa."

"Bener juga pak."

"Ternyata, keturunan ki Dharma pun tak luput dari gangguan makhluk halus. Banyak ustad dan kyai dipanggil untuk membersihkan rumah itu namun semuanya gagal. Para warga turut membantu mencari informasi kyai hebat yang mungkin bisa membersihkan rumah itu tapi masih juga belum berhasil hingga suatu kali ada seorang kyai yang dengan suka rela membantu. kyai itu melakukan negosiasi yang akhirnya disepakati bahwa para jin itu tidak akan berkeliaran, mengganggu warga-warga yang lain asal keberadaannya di rumah itu tidak diusik. Kalau tidak salah, kyai Ahmad namanya. Negosiasi ini akhirnya disepakati pihak keluarga karena kyai Ahmad sendiri tidak mampu kalau harus membersihkan semua makhluk halus itu dan pihak keluarga juga merasa tidak enak kepada warga yang selalu diganggu."

"Jadi, rumah itu memang markasnya jin?"

"Tempat tinggalnya lebih tepatnya begitu mas Andre. Jadi, jin-jin itu berawal dari peliharaan ki Dharma. Kalau sekarang, entah masih sama atau malah sudah bertambah banyak."

"Pantas saja begitu menyeramkan."

"Sejak saat itu, tidak ada lagi warga yang diganggu. Kondisi kembali tenang seperti sedia kala tapi anak keturunan ki Dharma, tidak ada yang berani tinggal di sana. Rumah itu, selalu dirawat dengan baik tapi tidak pernah ditinggali."

"Tidak berani tinggal di sana tapi malah dikontrakin, sialan!" gerutu Andre.

"Setidaknya sampai pak Hasan menikah mas. Cuma pak Hasan yang berani. Dia sempat tinggal di sana selama tiga tahun lamanya. Pak Hasan pindah ke rumah itu setelah menikah. Warga juga sempat heran, kok pak Hasan bisa tahan selama itu di rumah itu. Ternyata, selang tiga tahun kemudian, dia dan istrinya pindah."

🤗 BAB 13 KELAR 🤗 Akhirnya terkuak kisah dibalik rumah kontrakan pak Hasan. Bagi yang ingin tahu kelanjutan cerita yang terpenggal ini, tunggu update an selanjutnya ya 🤗

1
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
suka
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Tamat... itulah tipu muslihat iblis dan sebangsa'y, yg banyak menjerumuskan manusia. disini kita bisa mengambil pelajaran, jika segala sesuatu pasti ada konsekuensi'y..
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
serba salah jadi'y..
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
ngeri bener di kintilin mulu ma poci👻
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
dihh ngeri juga ya, masa Juan di taksir demit sih🤔
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
nah kan, ternyata memedi👻👻
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
dasar, temen gak ada akhlak🙄
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
haduhhh, kalo aku bisa semaput deh kaya'y..
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
pantesan aja, wong itu bekas rumah dukun tho..
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
duh, ko ngeri ya😣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
untung ada pak Harun yg jadi wasit😅
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
padahal jan di berantakin ya, kalo bisa mah justru bantuin tu Bagas ma Andre beres² kontrakan🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
walau pun tau novel ini dah end, tapi tetep aja gatel pen ikut komen🤭
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
🤣🤣🤣🤣 ada² aja kamu Andre
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
untung gak kena tampol sama Bagas ya, tu demit. seenak'y aja nongol depan muka orang😆
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
kaya'y tu demit pemalu deh, masa yg nampak cuma tangan doang😅
mampir kak..
Zxr_MinZea⁰⁸
Nama Ku Andini :)
dream
Alurnya bagus, sederhana, mestinya dapet
dream
Yeay.... bukan buru2 di tolongin....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!