NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika
Popularitas:125.9k
Nilai: 5
Nama Author: Syafa Aulia

Menjadi yang kedua bukan lah ke inginanku, namun sebuah takdir memaksaku menjalani semuanya.

Suka dan duka kehidupan mengajarkan banyak hal yang akhirnya membuatku menjadi kuat.

Hadirnya cinta yang tertukar menjadi hal yang menarik dalam hal ini.

Nantikan kisahku selanjutnya.

" Terpaksa Menjadi yang Kedua "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafa Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pingsan

🌻🌻🌻

Nadia tersenyum karena akhirnya bisa punya kesempatan mengerjai wanita yang belakangan ini tidak di sukai nya.

Ya, Nadia mengajak Ayu menemani nya berbelanja semua keperluan nya.

" Bisa jalan cepat sedikit tidak, kau jalan seperti siput saja. " Bentak Nadia.

Ayu kerepotan membawa banyak nya barang belanjaan milik Nadia, wanita itu bahkan melarang nya menggunakan troli agar mempermudahkan nya membawa kemana mana.

Semua orang yang ada di sana hanya memandang sekilas tapi ada juga yang berkomentar pedas.

" Kasihan sekali dia, kenapa nggak pakai troli saja. Lihatlah wajahnya saja nampak pucat, sepertinya dia sedang tidak enak badan " Ucap seseorang yang melihat Ayu yang kerepotan membawa barang belanjaan ny.

" Sudahlah sayang, mungkin dia babu nya. Memang seperti itu kan pekerjaan nya " Jawab yang lain nya.

Ayu hanya tersenyum menanggapi omongan mereka. Tapi memang benar, kepalanya terasa sangat pusing karena mencium macam macam bau di pusat perbelanjaan itu.

Nadia tersenyum penuh kemenangan, Ia begitu bahagia bisa mengerjai wanita itu.

Setelah lama berputar putar akhirnya Nadia memutuskan untuk kembali

" Cepat bawa semua ke mobil, pegang yang erat, jangan sampai ada yang jatuh, lecet apalagi sampai rusak "

Tiba di lantai bawah, Ayu merasa kepalanya semakin berat, pandangan nya makin terlihat remang remang hingga akhirnya semua menjadi gelap dan Ia hilang kesadaran.

Beberapa orang yang melihat nya pun berteriak dan membantu Ayu.

" Dasar wanita jahat, lihatlah orang sudah sakit begini masih saja di suruh membawa barang sebanyak ini sementara dia hanya berlenggok bak peragawati, memang wanita tidak punya perasaan " Ucap seorang wanita sinis

Nadia tidak terima mendengar ucapan wanita yang mengatakam dirinya tidak berperasaan, akhir nya terjadilah perdebatan di antara kedua nya

" Dia memang sudah seharusnya membawakan barang bawaan ku karena aku yang menggajih nya untuk membantuku "

" Sudah sudah, jangan berdebat lagi. Cepat bawa wanita ini ke mobil dan cepat bawa ke rumah sakit agar segera mendapatkan pertolongan " Lerai seorang Pria yang pusing mendengar perdebatan kedua wanita itu.

Nadia terpaksa membawa barang belanjaan nya sendiri sambil mulut nya komat kamit.

" Menyusahkan saja, hei bangun jangan pura pura pingsan "

Sambil menyetir Nadia mencoba membangunkan Ayu dengan suara keras nya namun tidak berhasil.

" Hallo sayang......! cepat kemari, aku ada di rumah sakit "

Nadia langsung menghubungi Rayyan ketika mereka tiba di rumah sakit dan para Dokter sudah melakukan tugasnya.

" Kenapa kamu bisa ada di sana, memang kamu sakit apa "

Rayyan bertanya perihal kenapa Nadia sampai berada di rumah sakit walau sebenarnya Ia malas karena pekerjaan nya masih belum selesai.

" Bukan aku yang sakit sayang, tapi pembantu kita " Jawab Nadia kesal.

" Ya sudah kamu tunggu di sana saja, perintahkan Dokter melakukan yang terbaik " Titah Rayyan langsung mengakhiri panggilan telpon.

Tiba tiba perasaannya menjadi tidak nyaman dan mulai gelisah, Ia bertanya tanya apa yang telah terjadi.

Karena perasaannya yang gelisah Ia memutuskan menghubungi rumah dan alangkah terkejutnya ketika mengetahui kalau Ayu yang sedang menemani Nadia bepergian.

" Bibi segera ke rumah sakit temani Ibu secepatnya, kalau ada apa apa cepat hubungi aku "

Bi Surti segera berlari ke halaman rumah mencari sopir yang akan membawa nya ke rumah sakit.

" Cepat kang, antar ke rumah sakit. Bu Ayu pingsan dan di bawa ke rumah sakit "

*

*

*

Bi Surti berlari semampunya ketika tiba di rumah sakit, perasaan nya juga sedang khawatir. Jangan jangan kecurigaan nya beberapa hari ini benar adanya.

" Bi Surti......! kenapa Bibi kemari, dari mana Bibi tahu tempat ini " Tanya Nadia bingung.

Bi Surti memutar otaknya agar wanita di depan nya itu tidak berpikir macam macam.

" Begini Bu, tadi Bapak yang menelpon, kata Bapak biar saya yang menunggui Ayu. Kasihan Ibu kalau harus mengurus masalah seperti ini "

" Mas Rayyan yang menyuruh Bibi kemari " Tanya Nadia lagi.

" Iya Bu, maksud Pak Ray kan Ibu itu seorang Istri Boos, masa mau mengurus pelayan seperti kami. Lebih baik Ibu pulang saja dan istrahat, nanti kalau Ayu sudah siuman kami akan langsung pulang "

Nadia manggut manggut membenarkan ucapan Bi Surti.

..."Benar juga, di mana aku taruh wajahku kalau semua orang tahu aku mengurus ART. Ya sudah, memang lebih baik aku pulang. Lagi pula ini rumah sakit tidak bagus juga untukku berlama lama disini " Batin Nadia....

" Ya sudah, kamu urus saja dia. Oh ya cepat pulang kalau dia sudah siuman, jangan malah kalian keluyuran. Di rumah masih ada banyak pekerjaan yang belum selesai.

Bi Surti mengangguk cepat agar wanita itu segera pergi.

Dua orang berseragam putih keluar dari ruangan tempat Ayu di larikan sebelum nya sesaat setelah kepergian Nadia. Bi Surti menarik nafas lega karena berhasil membuat Nadia pergi dari sana.

" Keluarga pasien mana ya " Tanya nya.

" Saya Dok, saya Ibu nya. Bagaimana dengan keadaan anak saya " Tanya Bi Surti.

Dokter itu tersenyum dan mempersilakan Bi Surti untuk masuk.

" Silahkan masuk Bu, kita bicara di dalam saja "

Bi Surti mengikuti langkah kaki sang Dokter yang membawanya masuk ke dalam ruangan itu

1
☠️Syifa Aulia 🌀
bintang 5
™ RANIA
bintang terindah
Anonim
mampir ya
Anonim
seru bangey
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
ikutin alur nya dlu
a_iry🐼
semangat berkarya kak🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️
a_iry🐼
hadir ya kak
Adelia Rahma
nah rasakan tu nadiaaaa..
Arya yang akan membongkar kebusukan mu itu..
Adelia Rahma
tunggu kebusukan mu terbongkar Nad
Adelia Rahma
kapan sih terbongkar nya kebusukan Nadia gemes tau..
Adelia Rahma
yu habis lahiran kamu pergi aja yu..
gak usah di tunggu Rayyan nya..
karena sekarang kamu bukan utama lagi baginya tapi Nadia
Adelia Rahma
Ray kamu sudah zolim sgn istri keduamu...
kau begitu memikirkan perasaan Nadia sedangkan ayu tidak kau pikirkan..
awas lo Ray entar ayu pergi jauh darimu dan meninggalkan kau
Adelia Rahma
Ray kamu akan menyesal menyia nyiakan ayu dan anak kandung mu..
yg di kandung Nadia belum tentu anakmu ray
Adelia Rahma
wah Nadia sebenarnya itu anak siapa 🤔🤔🤔
anak Rayyan apa Arya
Adelia Rahma
nah kan..
tapi takut juga.jgn sampe Nadia tau tentang rumah dan ayu
Adelia Rahma
tenang yu..itu ulah suami mu agar kalian bisa bertemu dan saling melepas rindu
Adelia Rahma
hem main kucing-kucingan mereka..
Nadia kamu cepatan pegi deh..
bila perlu lamaam dikit..pe ayu lahiran kek peginya..
Adelia Rahma
bagus Ray..kamu harus tegas menentukan sikapmu..
Nadia memang istrimu juga tapi dia mengabaikan kamu selama ini..
jadi kamu berhak bahagia
Adelia Rahma
semoga kandungan ayu kuat sampe lahiran nanti..
dan sehatkan ayu dan janin nya
Adelia Rahma
wah pasti hamidun nih ayu..
betapa senangnya Rayyan mendapat kabar ini..
dan kamu Nadia kamu akan tersingkir dan kamu juga tidak mendapatkan apa-apa karena kamu sudah lebih dulu berhianat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!