Sintya Eka Putri Merupakan gadis mungil, cantik dan juga lucu, Memiliki kulit bersih dan mulus, memiliki hidung tinggi, bulu mata lentik dan warna mata coklat yang begitu indah. Sinta yang belum pernah merasa kan cinta pada dirinya itu belum tau apa sebenarnya cinta. Sehingga dia bingung antara cinta yg terhadap kekasih maupun ke teman.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahaya Nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 13: PERTENGKARAN SINTA DAN NADYA
"Ikut aku yah! Perintah Fahri langsung tancap gas
"Sin,,,... Lo pacaran yah sama Fahri?" Tanya tari penasaran.
"'Pacaran? Gak lah. Dia itu sahabat gue, yah layak kamu ke aku gini". Jelas Sinta ke tari.
"Aku kirain kalian pacaran. Ucap tari
"Soalnya kalian kayak tambah dekat gitu" Tambah tari ke Sinta.
"Masa sih? pas di kampus? Tanya Sinta
"Itu mah buat tipu Si ******** itu"
"Tipu? Maksud Lo gimana sih?"Tanya tari
"Yah, Gue bilang gue pacaran sama Fahri, biar dia udah gak deketin gue lama. Tapi kayaknya percuma deh, Dia malah semakin gak benar" Ucap Sinta yang terdengar putus asa.
"Ya udah kamu kalau ada apa apa dengannya bilang aja sama gue, biar gue habisin dia".
**************
Disini? Tanya Sinta ke Fahri
"Iya" Yuk sambil menarik tangan Sinta, dan meninggalkan tari.
"Tunggu woyy.... Teriak tari yang di tinggalkan.
Fahri dan Sinta yang mendengar langsung berhenti.
"Hehehe.... maaf dong, nih diaaa..... Sambil mengangkat wajahnya ke Fahri, main tarik tarik tangan aku.
"Ayo masuk...... Rangkul Sinta ke tari.
Mereka bertiga pun saling merangkul.
Sinta yang merangkul tari menggunakan tangan kirinya, dan tangan Fahri yang menggenggam kuat tangan kanan Sinta.
Pokoknya persahabatan yang sempurna.
*********
"Sayang aku mau cari gaun buat acara modeling aku besok, Ucap Nadya yang sedang berjalan dengan kak reno.
"Yaudah yuk kita kesana, kata Reno sambil menunjuk arah toko gaun.
"Makasih sayang, ucap Nadya sambil memeluk tubuh kekar kekasihnya.
*******
"Kalian mau belanja apa?" Tanya Fahri ke mereka berdua.
"Kayaknya aku mau ke toko gaun deh, Soalnya kan aku mau tampil nyanyi besok di salah satu hotel ternama" Senyum bahagianya. Akhirnya sudah hampir 1 tahun Sinta tidak ada panggilan job, akhirnya dia dapat tawaran yang sangat menarik.
"Yang benar kamu? Tanya serentak Fahri dan tari.
"Iyaaaah, Sambil mengangguk anggukan kepalanya.
"Maaf belum cerita, aku lupa. Sambil memegang kepala nya.
Duh Sinta, sintaa..... pelupa banget sih kamu. Gumamnya dalam hati.
"Yaudah ayoo, kita kesana. Tarik tari semangat mendengar hal tersebut.
"Sin..... Itu kak Reno dan Nadya kan? Mereka masih pacaran yah? Tanya Fahri ke Sinta.
"Ya masih kali, tuh buktinya masih jalan, jawab Sinta.
"Ihhh ganjen banget sih tuh nadya, pecicilan lagi, Kenapa yah kak Reno mau sama dia?" Tari yang melihat Reno dan Nadya dari jauh.
"Udah ah, Gak usah urisin urasan orang aku mau cari gaun nih. Cemberut Sinta sambil memilih gaun yang bagus. Sinta tidak ingin mencari masalah pada Nadya, Sinta sangat berterima kasih pada nadya.
Tumben Sinta gak kesal sama Nadya. Gumam tari dalam hati, Ahh biarin, yang penting gak ada masalah deh.
"Nih bagus Sinta, Tunjuk fahri ke gaun berwarna biru tanpa lengan menyala itu, memiliki renda renda di bagian bawahnya, gaun tersebut pendek, mungkin kalau di pakai Sinta di atas lutut. Padahal Sinta tidak tinggi.
"Wihhh keren nih sin, timpal tari yang melihatnya.
"Apa gak terlalu seksi yah?" Sinta bertanya karena tidak terbiasa menggunakan baju minim di luar rumah.
"Ya, Gak lah sin, lagian ini juga biar kamu menarik, kamu kan akan tampil nyanyi di hotel besar" Jelas tari meyakinkan Sinta.
"Yaudah kalau kamu gak nyaman, gak usah Sinta. Nanti aku Carikan gaun yang panjang aja yah?" kata Fahri.
"Iyaaa cari yang panjang aja yah." Jawab Sinta ke dua sahabatnya.
****************
"Sayang kamu mau gaun yang bagaimana? biar aku Carikan" ucap Reno ke kekasihnya.
"Aku mau gaun warna putih transparan gitu, terus tanpa lengan dan pendeknya di atas lutut. Dan tentunya ketat di badan aku sayang. Jelas panjang lebar Nadya menjelaskan ke kekasihnya.
"Gak usah pakai gaun begitu sayang, itu terlalu seksi, Aku gak suka. Kata Reno
"Sayang panitia modelnya itu rata rata cowok, yah aku harus menarik perhatian mereka, biar menang. Jelas Nadya merayu.
" Yah justru itu sayang, aku gak mau semua mata tertuju padamu. Balas Reno.
"Sayang kamu gimana sih! Aku itu seorang model, yah harus menarik, biar semua mata tertuju padaku" Jawab marah Nadya yang kesal sikap Reno yang tidak mengerti pekerjaannya.
" Ya kamu kan bisa pakai gaun yang lebih panjang gak transparan sayang. Seperti ini nih. Sambil menunjuk gaun Cream, panjang menjuntai ke lantai, namun tetap terlihat seksi karena ada belahan di tengah gaun sampai memperlihatkan paha jika digunakan dan bagian belakang yang bolong hampir menyeluruh.
"Ya udah ini aja" Nadya yang melihat pilihan Reno tidak begitu buruk mengiyakan pilihan reno. Yaudah deh gak apa apa yang penting masih terlihat seksi. Gumam Nadya dalam hati
"Mba aku ambil yang ini yah, memanggil penjaga toko sambil menunjuk gaun tersebut.
***********
"Sinta...... " Panggil tari,
"Nih bagus" tari memperlihatkan baju yang dia pilih. Gaun berwarna Maron panjang menjuntai tanpa lengan.
"Iya bagus, aku suka tar" Sinta yang sudah menghampiri tari melihat baju pilihan tari
" Duh gak jadi deh, harganya mahal banget" Sinta terkejut melihat harga gaun tersebut.
"Gak apa apa sin, kan aku yang bayar, Ucap Fahri yang mendengar Sinta mengeluh tentang harga gaun tersebut.
"Gak usah ih ini mahal banget, kita cari aja yang standar 2 Juta atau 1 juta gitu. Ucap Sinta gak enak pada Fahri.
"Udah ambil aja lagian itu bagus kok, pasti cantik kalau kamu yang pakai. senyum Fahri ke Sinta.
"Tapi ini mahal banget loh Ri, 5 juta 250rbu.
Aku harus tampil 10 kali baru bisa beli.
" Gak apa apa, sambil memanggil penjaga toko. Mba aku mau ini di bungkus yah. Tari kamu mau belanja juga? Tambah Fahri.
"Gak usah makasih Ri, Jawab malu tari.
" Gak apa apa, sambil memanggil penjaga toko. Mba aku mau ini di bungkus yah. Tari kamu mau belanja juga? Tambah Fahri.
"Gak usah makasih Ri, Jawab malu tari.
****************
"Eh Sinta kamu belanja juga?" Tanya Reno yang melihat sepupunya tersebut.
"Iya kak, buat tampil besok malam di hotel. Jawab Sinta
"Nyanyi? Tanya Reno
"Iya, nyanyi. Jawab singkat nya
"Gimana kak kemarin sudah cari alamat Andri?" Tanya polos Sinta ke kak Reno.
" Gak susah kok, Makasih yah". Jawab Reno.
Nadya yang mendengarnya pun emosi,
Ternyata dia yang melaporkanku sedang dengan Andri, ********. Gak tau terima kasih.
"Bagus deh, .......
"Eh aku ke toilet dulu yah" ucap nya ke tari dan Fahri.
"Sayang, aku juga udah mau kebelet nih, aku ke toilet juga yah. Nadya yang bermaksud menyusul Sinta.
**************
"Licik yah Lo? biar di bilang apa Lo? pakai acara laporin gue lagi sama Andri, ha?" Marah Nadya ke seseorang yang baru keluar dari toilet. Nadya sengaja mengunci pintu masuk toilet biar tidak ada seorang pun yang bisa masuk.
"Maksud kamu apa Nadya ?" Jawab Sinta bingung.
"Halaaaaah, gak usah bermuka dua Lo! Lo kan yang laporin gue ke Reno semalam?" Bentak Nadya emosi.
Sinta yang bingung dengan apa yang terjadi pun hanya terdiam, berusaha untuk menangkap apa yang sebenarnya terjadi.
"Jawab!!!!!" Teriak Nadya tambah emosi.
BERSAMBUNG
padahal seru banget
dikit lagi🤨