NovelToon NovelToon
Kau Hancurkan Surga Kita

Kau Hancurkan Surga Kita

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Poligami
Popularitas:380.6k
Nilai: 5
Nama Author: Eva silviana

Nadin dan Amran mereka adalah sepasang suami istri, mereka juga di karuniai seorang anak yang bernama Zahra.

keluarga mereka juga sangat bahagia biasa di bilang sakinah.

Tapi semenjak seseorang di masa lalu Amran datang semuanya seakan hancur seketika.

"Tapi apakah Nadin dapat bertahan di madu oleh suaminya Amran?."

"Atau kah perempuan itu yang akan memiliki semua?."

"Dan apakah Amran akan memilih keduanya atau hanya salah satu dari mereka?."

Terus aja pantau dan baca di novel saya😊
jangan lupa komen, share dan sukai ya😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva silviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 13

Tok... tok… tok…

Terdengar suara yang mengetuk pintu dari luar kamar Amran dan Nadin.

"Nak bangun sudah magrib." Teriak ibu dari luar kamar membangunkan Nadin.

"Iya Bu." Jawab Nadin.

"Udah magrib habis itu ayo makan malam bersama."

"Iya Bu nanti Nadin nyusul."

Kemudian setelah bangun Nadin pun langsung membangunkan suami nya yang masih tertidur.

"Mas, Mas Amran bangun."

Kemudian Amran pun langsung bangun, "Iya sayang."

"Ayo Mas kita magrib dulu, aku ke kamar mandi duluan habis itu kamu yah."

"Iya."

Nadin pun langsung pergi ke kamar mandi dan bersih bersih setelah itu di susul oleh suami nya.

Setelah selesai merekapun ke bawan dan langsung menyantap makanan makan malam bersama.

Kemudian sehabis makan malam selesai Nadin dan Amran kembali ke kamar tempat tidur mereka.

Kringg…

Kring…

Kring…

Alarm pun berbunyi sampai membangunkan Nadin yang tengah tertidur, seperti biasa Nadin pun langsung bangun dan menjalani hari hari nya sebagai seorang istri melayani kebutuhan suami nya.

Dan tak lupa hari ini adalah hari dimana kedua orangtua nya untuk pulang kembali ke rumah mereka masing masing, saat di meja makan ibu dan ayah nya kemudian berpamitan kepada anak dan menantunya itu.

"Nak Ibu dan Ayah sehabis sarapan ini mau pamit pulang."

"Kenapa Bu,buru buru sekali."

"Iya soal nya Ibu ada urusan, jadi pulang dulu nanti kalau ada waktu luang Ibu dan Ayah pasti menginap lagi ke sini, apalagi kalau cucu Ibu udah lahir pasti sering main ke sini."

"Ya ampun Bu, udah gak sabar ya nunggu anak Nadin lahir." Sambil mengelus perut nya.

"Iya lah pasti Ibu mu sangat sudah tidak sabar," ungkap Ayah.

"Alhamdulillah kalau anak yang di kandungan Nadin sangat di sambut baik sama Ibu dan Ayah."

"Pasti, kan ini cucu pertama kami," ucap Ayah.

"Sudah sudah ayo kita sarapan dulu nanti kita bicarakan lagi soal itu," ungkap Amran.

Mereka pun melanjutkan sarapan yang sedang mereka santap tersebut.

Setelah selesai sarapan mereka semua langsung berkumpul di depan teras rumah, kemudian tak berapa lama mobil yang sudah Nadin pesan untuk ibu dan ayah nya sudah sampai.

"Bu itu mobil nya sudah sampai," kata Nadin.

"Iya Bu,Yah Amran minta maaf karna tidak bisa mengantarkan Ibu dan Ayah untuk pulang hari ini."

"Iya Nak Kami mengerti kamu pasti sibuk sekali, tidak apa apa kami pulang naik taksi online saja," ungkap Ayah.

"Kalau gitu Ibu dan Ayah hati hati di jalan nya yah."

"Iya Nak Amran."

Sambil berteriak ke arah supir taksi online itu Amran pun berbicara. "Pak hati hati bawa mobil nya ya."

"Baik Pak." Jawab supir.

Kemudian ibu dan ayah nadin pun langsung memasuki mobil yang akan mengantarkan mereka itu.

Sambil melambaikan tangan kemudian Nadin berbicara. "Nanti kesini lagi Bu."

Ibu nya hanya tersenyum melihat anak nya berkata seperti itu.

"Sayang, aku juga harus segera berangkat ke kantor,"kata Amran.

"Eum, iya Mas hati hati yah."

"Iya sayang."

Kemudian Amran pun segera beranjak pergi dan mencium kening istrinya.

"Assalamualaikum."

"Wa'alaikumsalam Mas."

Sambil melihat mobil suami nya yang semakin jauh kemudian dalam hati nya Nadin pun berkata, "Semoga Allah selalu menjaga kamu di manapun kamu berada Mas."

Setelah mobil suaminya sampai tidak kelihatan lagi Nadin pun langsung masuk ke dalam rumah nya.

Sangat sepi sekali di rumah nya di karnakan ibu dan ayah nya kini sudah sudah pulang,suaminya yang sudah berangkat bekerja dan mbak Imah yang pergi kepasar untuk berbelanja.

Sambil melihat sekeliling rumah nya dalamhati nya berkata, "Kalau kamu sudah lahir pasti hangat sekali suasana rumah ini nak."

Sambil mengelus ngelus perut nya.

Nadin pun langsung kembali kekamar tidur nya menyalakan televisi dan berbaring di tempat tidur nya.

Setelah beberapa saat terdengar suara yang mengetuk pintu kamar nya.

Tok...

Tok...

Tok...

"Iya."

Mbak Imah pun langsung membuka pintu kamar Nadin. "Bu ini pesenan rujak nya sudah saya bawakan."

"Eum, tolong kasih alas dan simpan di sini ya Mbak saya mau makan di sini."

"Iya Bu."

Kemudian mbak Imah pun kembali ke bawah untuk mengambil piring dan kembali ke kamar Nadin.

Krekk...

Suara pintu kamar Nadin yang di buka oleh asisten nya.

"Bu ini rujak nya."

"Terima kasih ya Mbak."

"Iya Bu."

Kemudian mbak Imah pun kembali kebawah untuk membereskan pekerjaan yang belum ia selesai kan.

Nadin yang hanya sendirian tanpa di temani suami nya sampai tengah hari pun saat nya makan siang dia hanya terbaring di tempat tidur nya.

"Bu sudah waktu nya makan siang," Ungkap mbak Imah yang membuka pintu kamar Nadin.

"Iya Mbak Nanti saja."

Kemudian mbak Imah pun kembali me bawah karna ada seseorang yang mengetuk pintu depan rumah.

Tok...

Tok...

Tok...

Mbak Imah pun langsung membuka kan pintu itu.

"Eh,Pak Amran sudah pulang."

"Iya saya mau makan siang di rumah Mbak."

Mbak Imah pun hanya tersenyum dan mengangguk kan kepala nya.

"Bu Nadin di mana?."

"Di atas Pak."

Setelah itu Amran pun langsung menghampiri istrinya yang sedang berada di kamar nya.

Krekk...

Nadin pun menoleh ke arah pintu kamar nya.

"Eh Mas Amran sudah pulang."

"Iya, aku ingin makan siang di rumah pasti kamu sangat kesepian karena ibu dan ayah sudah pada pulang."

"Iya Mas aku kesepian banget."

"Heum, kamu pasti belum makan kita makan yu ke bawah."

"Iya, ayo Mas."

Merekapun langsung pergi ke bawah untuk makan siang bersama.

"Mau aku ambilin Mas," tanya Nadin.

"Tidak usah kamu makan saja biar aku sendiri saja yang ambil, kamu harus makan banyak." Tersenyum

"Iya Mas."

Kemudian mereka mengambil makanan nya masing masing.

"Nanti aku pulang agak malam yah," ucap Amran.

"Kenapa Mas?" Bertanya kepada suaminya.

"Iya,soal nya pekerjaan aku di kantor banyak sekali yang harus aku urus."

"Eum, ya sudah Mas Tidak apa apa."

Merekapun melanjutkan makan nya.

Kring

Suara handpone Amran.

Nadin pun bertanya, "Siapa Mas?."

"Ini Alan sms katanya ada pertemuan mendadak dengan seseorang yang sangat penting, jadi aku harus cepat cepat kembali ke kantor."

"Oh, ya sudah kamu pergi saja."

"Maaf yah sayang."

"Tidak apa apa Mas."

Kemudian setelah makan siang selesai Amran langsung buru buru berangkat ke kantor, Nadin pun mengantarkan suamin nya sampai depan rumah.

"Aku pergi dulu ya, assalamualaikum."

"Wa'alaikumsalam."

Amran mencium kening istrinya dan langsung pergi berangkat ke kantor.

BERSAMBUNG...

...****************...

Author nya mau minta maaf ya teman teman karna sudah beberapa hari ini tidak aplod cerita di karnakan badan yang kurang sehat.

Semoga kalian tetap setia untuk selalu menunggu cerita selanjut nya.🤗

1
elly fitriyatun
seharusnya nadia peka ada hawa2 pelakor ini mlh diksh kesempatan...bego bgt jd istti
November
lanjut
Kasma Aisya
lanjut Thor...
Nisa Amalia
Bahasanya sopan dan tersusun rapih
Nisa Amalia
hmmm curiga nihh ada yg dikangenin di kantor
Nisa Amalia
ayah Nadin udah nga sabar pingin punya mantu
Nisa Amalia
kasihan Amran
Soraya
ditunggu updatenya ya thor
Soraya
suka Visual nya thor artis lokal
Soraya
mulai deh Amran gak jujur lagi mending kmu jujur aja Amran klo ada sekertaris baru di kantor mu dri pada nti ada mslh lagi
Soraya
klo bos bebas mecat karyawan nya klo dia gak suka
Soraya
Luar biasa
Soraya
Amran cari penyakit buang nya kok dirumah
Soraya
Amran jg bodoh
Soraya
Alan aja yg bodoh
Soraya
Alan harusnya gak usah nyampein titipan dri Mae walaupun itu amanah tpi resikonya berpengaruh besar buat rumah tangga nadin
Soraya
knp Amran gak boleh masuk harusnya klo istri mau melahirkan suaminya mendampingi bukannya disuruh nunggu diluar thor
Soraya
bingung mau komen apa ksh jempol aja ya thor
Soraya
nama nya Nadin apa Aisyah thor
Soraya
mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!