Rate 21+
#Bijaklah dalam membaca#
Seorang Tuan Muda yang bernama Kelvin Artademaga yang kerap dikabarkan seorang playboy kelas kakap, dalam sekejap bisa jatuh cinta dengan Wulan gadis yang ia temui tak sengaja di sebuah Club.
Kelvin begitu tergoda, hingga pada akhirnya Kelvin menjebak Wulan. Hingga pada akhirnya, seorang Kelvin berhasil merenggut kesucian gadis itu. Tanpa Kelvin sadari, kalau wanita satu malamnya itu adalah pembantu yang bekerja di rumahnya. Wulan saat itu kabur dari rumah mewahnya dan menyamar menjadi gadis cupu. Gadis berkacamata besar.
Berhasilkah Tuan Muda mengejar cinta satu malamnya?
Disaat Wulan dan Kelvin sudah menyatu dengan ikatan suci pernikahan yang baru sehari. Kelvin harus menelan pahit karena Wanita satu malamnya pergi selama-lamanya.
Sanggupkah Kelvin menjalani hari-harinya? Sanggupkah Tuan Muda ini menjadi sosok ayah dan ibu untuk Baby Al, hasil cinta 2 malamnya dengan Wulan.
Apakah kehadiran Kanaya (kembaran Wulan) mampu membuat Kelvin jatuh cinta?
Penasaran sama kisahnya?
Hanya di Tuan Muda Mengejar CINTA (Cinta Satu Malam)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 12
"Kalau tidak apa Tuan Kelvin?" tanya Wulan angkuh.
Kelvin melepaskan pelukannya. Kelvin kembali menyentuh dagunya Wulan hingga kini kedua manik matanya saling bertemu.
"Gue tahu semua rahasia loe cewek imut. Gue tahu apa yang selama ini loe sembunyiin," kata Kelvin. Tangan Kelvin masih menyentuh dagunya Wulan.
"Gue tahu kalau loe itu cewek yang akan di jodohkan dengan Bima. Terus loe kabur karena menolak perjodohan ini kan, hemmm... "
Wulan tercengang. Wulan sangat terkejut mendengar perkataan Kelvin.
"Loe tahu dari mana?" tanya Wulan dengan bibir gemetar.
Kelvin tersenyum,"Itu tidak penting. Wulan gue bisa aja membongkar semua kedok kamu. Terus nanti kamu jadi di jodohkan dengan Bima. Pernikahan Bima dan Nindy otomatis akan batal," ancam Kelvin.
Wulan menepis tangan Kelvin yang masih menyentuh dagunya,"Bodo! Lagian kalau gue tahu, laki-laki yang akan di jodohkan itu seperti Tuan Bima, gue tidak akan nolak dan tidak akan kabur. Jadi, silahkan saja bongkar kedok gue. Wle... "
Kelvin yang sekarang terkejut dengan perkataan Wulan. Ancamannya tidak mempan ternyata. Wulan pun keluar dari dalam mobil. Kelvin pun ikut keluar dan berlari mengejar Wulan.
"Tunggu!" Kelvin terus mengejar Wulan.
Wulan terus saja berlari hingga kakinya kesandung bebatuan hingga membuatnya terjatuh.
Bruuk!
Kedua lutut Wulan menyentuh jalan aspal hingga lecet-lecet dan mengeluarkan sedikit darah.
"Wulan!!!" Kelvin mempercepat langkah kakinya.
Wulan duduk seraya menekukan kedua lututnya. Wulan merasakan perih karena lututnya lecet-lecet.
Kelvin langsung mengangkat tubuhnya Wulan. Kelvin dengan gagahnya menggendong tubuh Wulan menuju ke arah mobilnya.
.
Nindy dan Bima tengah mempersiapkan untuk pernikahannya yang akan di selenggarakan di rumah kediaman Arya wiguna. Bima hanya ingin akad nikah dulu. Nanti setelah itu akan mengadakan resepsi pernikahan yang mewah luar biasa. Saat ini Nindy dan Bima sedang berada di dalam butik untuk membeli gaun pengantin.
Kok gue sekarang jadi bingung sendiri. Gimana nanti ketika malam pertama. Bima akan marah gak ya? kalau gue sudah membohonginya.
Nindy mulai merasa cemas. Nindy takut kalau nanti Bima marah dan akhirnya meninggalkannya.
"Kamu mau gaun pengantin yang seperti apa Nin?" tanya Bima.
"Mmmm... yang mana ya?" Nindy begitu kesulitan karena gaun-gaun pengantinnya sangat bagus dan tentunya harganya sangat mahal.
"Terserah kamu aja," jawab Bima dengan wajah dinginnya. Bima benar-benar tidak ingin pernikahan ini terjadi.
"Ya sudah deh." Nindy kembali memilih-milih gaun pengantin yang akan ia gunakan di acara pernikahannya.
Setelah dari butik, Nindy dan Bima akan mendatangi papanya Nindy yaitu Burhan. Papa Nindy hanya pekerja karyawan biasa. Mangkanya Nani menghalalkan segala cara agar masuk kedalam keluarganya Wiguna. Hingga kini nama Nindy ada nama Wigunanya. Nindy Nandia Wiguna.
Wulan sudah berada di dalam mobil Kelvin. Kelvin saat ini sedang meniupi kedua lututnya yang terluka.
"Perih ya?" Kelvin membersihkan kotoran dan darah yang menempel di kedua lututnya Wulan.
"Aw... " Wulan menjerit. Luka di kedua lututnya benar-benar terasa perih.
"Maaf! gue sudah membuat kamu kembali terluka," ucapnya yang masih meniup-niup luka di kedua lututnya Wulan.
Wulan tak bergeming. Ia malah fokus memperhatikan sikap Kelvin yang begitu perhatian.
Ternyata Kelvin bisa sweet juga. Tapi gue sebel dengan kelakuannya yang bejad. Iiih..
"Wul, gue boleh curhat?" kata Kelvin.
"Maaf saat ini gue tidak ada waktu banyak tuan. Gue harus kesupermaket. Banyak bahan-bahan yang harus gue beli. Jadi tolong bisa tidak antarkan saya ke supermaket," ucap Wulan sedikit memelas.
"Baiklah," ucap Kelvin pasrah.
(Bersambung)