NovelToon NovelToon
JODOH OM REI

JODOH OM REI

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Obsesi / Tamat
Popularitas:519k
Nilai: 5
Nama Author: Raisya_BC

Setelah lulus kuliah, kamu mau ngapain nih bestie? Kerja? Lanjut S2? Atau bahkan langsung nikah?? Xixixi.

Buat yang lanjut S2 semangat, yang kerja ga usah lesu letih dan lunglai, yuk mampir baca kisah seorang tokoh yang berakhir di jodohkan, dan hidup bahagia (?) setelahnya.

Kirana Putri yang baru saja lulus dari pendidikannya, harus merelakan mimpinya dan menikah dengan seseorang yang belum pernah ia temui sebelumnya. Lelaki penyayang, lembut dan setia, tentu saja bukan. Ia menikah dengan orang yang terlihat begitu membencinya, bahkan ia bukanlah wanita satu-satunya bagi suaminya. Mampu kah ia bertahan dalam kehidupan rumah tangga seperti itu? Atau justru ia akan menyerah dan kembali mengejar mimpinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raisya_BC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Paris! I'm Coming!

Beberapa hari telah berlalu. Lusa, Rei dan Ran akan berangkat menuju Paris. Karena sekarang hari Sabtu, Rei membantu Ran merapikan barang-barang yang akan mereka bawa.

"Mas, tadi pagi Regi telepon aku-" Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, Rei memotong perkataan Ran.

"Ngapain?" Tanya Rei ketus.

"Dia ngasih tau kalau keberangkatan dia ke Paris di percepat. Jadi dia berangkat bareng sama kita lusa"

"Kok gitu? Kenapa?" Tanya Rei tak suka

"Dia mau ketemu sama temen nya dulu katanya"

"Ini mana baju kaosnya?" Tanya Rei mengalihkan pembicaraan.

"Ada di lemari, sebentar aku ambilin"

"Ga usah. Saya mau pilih sendiri" Rei berdiri dan melangkahkan kakinya menuju kamar.

Tak lama, Ran melihat ponsel Rei yang ada di atas meja berdering. Ia segera berdiri dan mengambil ponsel itu. Sebelum melangkahkan kaki untuk memberikan ponsel itu pada Rei, ia melihat nama penelpon.

"Dari Nadine... Kenapa ya? Apa karena hari ini ga ketemu?" Ucap Ran menerka-nerka.

"Ngapain? Ada yang telepon?"

Ran tersentak saat suaminya sudah berdiri di sampingnya. Dengan cepat ia memberikan ponsel Rei pada pemiliknya. "Maaf.. Tadi ada telepon"

Rei menatap ponselnya yang masih berdering, melihat siapa yang menelepon. "Saya keluar dulu" Ucapnya kemudian.

"..Iya" Ran menatap punggung Rei yang perlahan berjalan menuju pintu utama. Entah kenapa ada sedikit rasa sedih di hatinya. Ia kembali duduk dan melipat pakaian.

***

"Ya?" Sahut Rei pada penelepon yang jauh di sana.

"Aduh yank! Kok lama sih ngangkatnya?!" Omel Nadine.

"Maaf, tadi ada urusan"

"Urusan apa sih?! Penting banget kayaknya"

"Kenapa telepon?" Tanya Rei to the point.

"Yank, aku bosen nih.. Ajakin aku main dong, kita shopping kek, makan gitu..."

".. Kapan-kapan ya?"

"Ih aku maunya sekarang..." Rengek Nadine.

"Aku lagi ga bisa"

"Kamu tuh kenapa sih?! Biasanya juga bisa, mau jalan sama istri kamu ya?!"

"Lusa aku mau ke Paris, ini lagi siap-siap"

"Waah aku di ajak ga? Boleh ya ikut?" Tanya Nadine excited.

"Aku di beliin tiket sama papah"

"Mau apa sih? Liburan?"

"Ya.. Gitu"

"...Jangan bilang istri kamu ikut"

"Iya ikut"

"Tuh kan! Kamu mau bulan madu kan? Iya kan?! Ih kesel"

"Aduh, ini kan bukan aku yang mau.. Papah yang mau"

"Yaudah beliin aku tiket juga, biarin aja istri kamu diem di hotel, atau jalan sendiri. Kita jalan berdua, ya?" Bujuk Nadine.

"Maaf ya Dine, aku takut papah kirim anak buahnya buat pantau aku, aku ga mau kena masalah"

"Halah! Bilang aja kamu mau berduaan sama istri kamu, ya kan?!"

"Astaga... Engga Dine. Yaudah kamu mau apa? Oleh-oleh?"

"Hm? Boleh nih?"

"Ya"

"Iiih makasih! Boleh deh, kamu hati-hati ya! Yaudah sana lanjut packing! Jangan lupa oleh-olehnya" Rei berdehem lalu menutup sambungan telepon. Laki-laki itu menghela napas lelah.

Dua hari setelahnya, adalah waktu keberangkatan mereka. Rei, Ran dan Regi sudah sampai di bandara sejak 2 jam yang lalu dan siap untuk berangkat. Setelah berpamitan pada papah dan mamah, mereka masuk ke dalam pesawat.

"Kamu duduk di dekat jendela" Titah Ran dibalas anggukan paham oleh Ran.

"Mba kalau ada apa-apa bilang ya, Regi di belakang mba"

"Oke Reg"

Pesawat lepas landas dan merekapun berangkat. Ran menatap langit biru dari jendela, indah sekali.

"Suka?" Ran memalingkan wajahnya dan menatap Rei. "Iya!"

Ia tersentak saat memalingkan wajahnya. Ternyata Rei juga sedang memandangi pemandangan yang ada di luar jendela, ia sedikit mendekat pada Ran. Wajah mereka bertemu dan sangat dekat. Rasanya Ran bisa merasakan hembusan napas laki-laki itu. Dengan cepat Ran menjauhkan wajahnya dan kembali menatap ke luar.

"Tidur. Masih lama sampainya" Ucap Rei.

Tiba-tiba Regi berdiri dan menyandarkan tangannya di kursi Ran. "Iya mba, tidur aja. Regi juga mau tidur, capek loh mba"

"Apa sih ini anak kecil, ikut-ikut aja" Rei menjauhkan tangan Regi yang ada di kursi Ran.

"Ih Mas! Kok gitu sih? Jangan kasar-kasar sama Regi..." Ran meraih jemari Rei dan menjauhkannya dari Regi.

"Belain aja! Belain!" Gerutu Rei malas. Ia duduk sepenuhnya menghadap depan dan memejamkan matanya, berusaha untuk tidur walau belum bisa.

***

Jam demi jam telah berlalu, mereka sampai di kota Paris pada pukul tiga pagi.

"Haah... Akhirnya sampai..." Ran merenggangkan ototnya.

"Cape mba?" Tanya Regi.

"Banget"

"Yaudah, ini kita naik taksi langsung ke hotel. Sabar ya mba"

"Iyaa..."

Mereka naik taksi selama 15 menit kemudian sampai di hotel yang telah di pesan oleh papah.

"Papah pinter cari hotelnya ya bang" Ucap Regi basa-basi ketika sampai di depan hotel.

"Hm. Ayo langsung masuk"

Mereka masuk dan istirahat di kamar masing-masing. Saat Ran masuk ke dalam kamarnya, ia langsung berlari ke arah jendela kamar yang sangat besar.

"Uwaaaah itu Menara Eiffel?!" Tanya Ran antusias.

"Ya"

"Uwaaaa kereeeen"

"Baru pertama kali liat, kan?" Ran mengangguk dengan penuh semangat.

"Buruan tidur. Besok kita jalan-jalan"

"Iya! Minta bantal nya ya mas" Ran berjalan ke arah kasur dan mengambil sebuah bantal.

"Buat apa?" Ran menaikkan satu alisnya bingung, untuk apa ditanyakan lagi.

"Buat tidur, apa lagi? Selimutnya pake aja. Aku bawa selimut juga kok" Rei menatap punggung Ran yang berjalan menjauh dari kasur, perempuan itu duduk di sofa dan mengatur posisi yang nyaman untuk tidur. Entah kenapa rasanya ada sedikit rasa kasihan saat melihat perempuan itu harus tidur di sofa walau sedang liburan.

1
Eni Lestari
wah kebangetan si Dika pake nyulik si ran sm ank2😠😠
Eni Lestari
tuh kan dah ketebak tujuan Dika apa,kurang ajar Eman tu si Dika pngen gua tampol tu orng dsr gk da Ahlak emang😠😠
Eni Lestari
kyknya ini ulah Dika dech bukan suuzon,tp mungkin Dy sengaja mau ngancurin Rei,Dy pikir dgn ngancurin Rei dan buat Rei miskin Dy bisa dpetin si arka sekaligus sm RAN,Krn Dy suka sm ran
Eni Lestari
kayaknya hamil LG si RAN,syukurlah
Eni Lestari
dasar Sinina,jgn2 Dy terobsesi LG pengen dprin Rei,awas aja klo sampe kejadian 😠😠
Eni Lestari
aduh...ada calon pelakor LG nich kyknya,harti2 RAN sapa tau Nina ada mksd tertentu,nti tau2 ngerebut Rei dari kamu
Eni Lestari
akhirnya...Rei belah duren 😊😊
Eni Lestari
RAN kyknya dah trauma Krn perlakuan si Rei slma ini
Eni Lestari
iri..bilang booosss....😂😂😂😂
Yanik Bagas
gak ada tantangan bacanya,, stop sampai sini ajah 🙌
wikha Sandra
horang kaya msa mw mndi ngerebus air dlu,,kn gk lucu thoor
Bundanya REvan
ini gimana manggil ran kakak manggil rei kok om,,
si ratu drama nadine minta di baigon nie
Bundanya REvan
sie rei gesrek emng,, udah jelas² pcar matre pengennya dibeliin berlian terus beda sama istrinya yg hanya coklat,, bukannya sadar mlh tmbah gesrek tuhhh
Krisna New
rei bucin ama ran
ecaaa
geregetan thorrrr
pengen ku bunuh dua orang itu😭👍
ecaaa
kukira bakalan hilang ingatan thor,, ternyata lebih sadis thorr
ecaaa
kasiann Bambang yg gk tau apa apa jadi disalahin😭🤣
Naoki Miki
Haii mampir yuk ke krya q 'Rasa yang tak lagi sama'
Cuss bacaa jan lupa tinglkan jejaakk🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
ig@imaaa_ayuuu
Uwuw, ceritanya keren 😘😘
christiana lestiyanti
Makin sukses yaa utk karya yg lain....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!