NovelToon NovelToon
The Love Story Of Two Q

The Love Story Of Two Q

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Terlarang / Penyesalan Suami
Popularitas:25.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Qiarra dan Queen Gallagher adalah kembar identik yang sangat dekat satu sama lain. Hingga mereka berusia 25 tahun, dan sudah menjadi dokter, salah satu rekan bisnis opanya ingin menjodohkan cucunya dengan salah satu dari si kembar. Sang cucu bernama Jupiter Samudra Prawira jatuh cinta dengan Qiarra tapi Queen lah yang jatuh cinta pada Samudra. Saat menikah, Queen menggantikan Qiarra yg tidak mencintai Samudra. Usai pernikahan, Qiarra terbang ke Hokkaido dan menjadi dokter di desa nelayan disana. Qiarra tidak mau Samudra mencarinya dan memakai nama depannya, Nabila. Di desa itu Qiarra bertemu dengan nelayan bernama Kaito Yamada yang tidak suka melihat gadis bule tapi jago bahasa Jepang itu menjadi dokter disana. Dua orang keras kepala itu akhirnya jatuh cinta.
Sementara Samudra merasa dibohongi karena bukan Qiarra yang menikah dengannya, marah besar. Samudra hendak menceraikan Queen tapi gadis itu meminta agar mereka menikah selama enam bulan dulu.
Bagaimana kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan

Qiarra makan masakan buatan Nenek Okada dengan nikmat. Sungguh dia sangat suka menu rumahan seperti ini. Di rumah, Qiarra sering membuat masakan Jepang dibandingkan makanan western. Qiarra lebih cocok masakan Asia sementara Queen lebih fleksibel makanan dari manapun, mau western atau asia.

"Ini sangat enak, Nenek Okada. Boleh aku minta resepnya?" tanya Qiarra sopan.

Nenek Okada menatap Qiarra. "Apa kamu pernah membuatnya?"

"Pernah, tapi tidak seenak ini." Qiarra memakan lagi ikannya.

"Bisa jadi karena jenis ikannya, Nabilla-chan. Ikan di Inggris beda dengan di Hokkaido. Jika besok kamu tidak ada kegiatan, kamu bisa ikut kami ke tempat penjualan ikan. Tapi memang harus pagi agar kita mendapatkan ikan terbaik," ujar Abe Shinigawa.

"So desu ne." Qiarra mengangguk.

"Apakah di London ramai?" tanya Kobe.

"Tergantung kamu berada di area mana. Kalau di tempatku, tidak terlalu ramai tapi tidak sesepi sini," jawab Qiarra.

"Kamu ngapain datang ke kota sepi ini? Bukankah tinggal di London enak! Atau ... Kenapa kamu tidak ke Tokyo atau Osaka sekalian? Lebih ramai kan!" sahut Kaito dengan wajah sinis.

Qiarra menoleh cepat dan menatap pria itu. "Dengar Kaito Furuba ..."

"Yamada! Aku bukan Kaito maling itu!" potong Kaito.

"Whatever! Aku mau ke sini kek, mau ke Tokyo kek, suka-suka aku! Memangnya aku minta uang sama kamu?" balas Qiarra judes.

Nenek Okada dan keluarga Shinigawa melongo saat mendengar Qiarra bisa marah pakai bahasa Jepang dengan cepat. Mereka mengira Qiarra tidak akan marah apalagi dia orang asing dan kulit putih. Biasanya bule yang datang lebih sopan dan tidak meledak-ledak.

"Aku heran ... kamu ngapain kemari? Macam orang patah hati saja main kabur!" Kaito menatap tajam wajah Qiarra.

"Ohya? Apakah kamu berkata begitu karena pengalaman pribadi? Jadi kamu menyamaratakan bahwa orang yang datang kemari itu sama dengan kamu?" seringai Qiarra.

Nenek Okada dan Abe Shinigawa terkesiap. Hanya mereka yang tahu alasan Kaito kabur dari Tokyo dua tahun lalu ke Furubura. Bagaimana gadis asing ini bisa mengatakan hal itu?

"Apa maksudmu?" Kaito menyipitkan matanya. "Jangan sok tahu!"

"Aku tidak sok tahu! Tapi aku merasa kamu tidak sopan sama orang yang datang dengan baik-baik! Apalagi kamu main ngatain orang di rumah orang lain! Sopan begitu?" Qiarra berbalik ke arah Nenek Okada dan dia membungkuk hormat. "Gommennasai, aku sudah membuat keributan di rumah Anda, Nenek Okada."

Nenek Okada terkejut dengan sikap Qiarra yang langsung minta maaf padanya.

"Ie, daijoubu, Nabilla-chan. Bukan salah kamu terpancing," senyum Nenek Okada sambil mengibaskan tangannya. "Kaito-chan! Sudah! Jangan ribut!"

"Kaito-kun. Hormati tamu Nenek Okada. Ne?" bujuk Ruka ke pria itu.

Kaito hanya mendengus lalu dia berdiri. Pria jangkung itu membungkuk hormat. "O sawagase shite mōshiwake arimasen. Shitsurei itashimasu ( saya minta maaf atas keributan ini. Saya permisi )."

Kaito pun pergi keluar dari rumah Nenek Okada. Qiarra hanya menghela napas panjang.

"Maafkan. Sungguh aku tidak tahu kenapa Kaito-kun seperti itu," ucap Abe Shinigawa.

Qiarra mengangguk. "Aku juga minta maaf karena terpancing ucapannya."

"Nabilla-chan. Sebenarnya ada apa di London?" tanya Ruka Shinigawa.

Qiarra tersenyum kecut. "Anggap saja, aku bosan di sana."

***

Qiarra berjalan ke arah rumahnya dan melihat rumah Kaito yang hanya berjarak sekitar dua ratus meter dari rumahnya, dalam kondisi lampu menyala. Qiarra pun masuk ke dalam rumahnya sambil membawa piring berisikan ikan dan sayur buatan Nenek Okada.

"Biar besok kamu sudah ada sarapan," kata Nenek Okada.

Qiarra meletakkan makanan itu ke dalam kulkas. Musim panas begini, sebaiknya tidak meletakkan makanan di meja dapur karena bisa jadi ada semut. Qiarra melihat rumahnya yang masih kosong.

"Banyak juga yang harus aku beli ya?" gumamnya sambil mengeluarkan ponselnya yang sudah memakai nomor baru Jepang. "Oke, besok beli apa saja di kota."

Qiarra lalu memasukkan daftar belanja perabotan untuk rumahnya. Setidaknya yang penting-penting dan rumahnya tidak terlihat kosong melompong.

***

Suasana pagi di Pasar Ikan Furubura begitu ramai. Deretan ikan segar tersusun rapi di atas meja berlapis es, sementara para pedagang berseru menawarkan dagangan terbaik mereka. Aroma laut bercampur riuh tawar-menawar memenuhi udara.

Qiarra berjalan santai sambil membawa keranjang belanja. Kulkasnya masih membutuhkan stok bahan makanan, sehingga ia memutuskan datang langsung ke pasar untuk membeli ikan segar.

"Pak, saya ambil dua ekor salmon dan beberapa fillet tuna, ya," ucapnya sambil tersenyum.

Pedagang itu mengangguk ramah. "Siap, Nabilla-chan."

Para pedagang ikan di sana sudah tahu kehadiran Qiarra dari cerita pegawai kantor desa. Apalagi dengan fisik bule dan berambut pirang, Qiarra sangat mencolok. Tidak hanya itu, para penduduk di sana juga tahu siapa namanya. Resiko tinggal di desa, informasi lebih cepat dari pesan WhatsApp.

Belum sempat transaksi selesai, terdengar suara benturan keras.

Brak!

Sebuah troli bermuatan peti-peti es kehilangan kendali saat meluncur di lantai yang licin. Troli itu menghantam seorang pedagang ikan hingga pria paruh baya tersebut terjatuh dan kepalanya membentur sudut meja.

Orang-orang langsung panik.

"Astaga!"

"Panggil ambulans!"

"Jangan digerakkan!"

Qiarra meletakkan keranjang belanjanya begitu saja. Naluri sebagai dokter mengambil alih.

"Semua mundur, beri ruang!" katanya dengan suara tegas.

Dia berlutut di samping korban. Darah mengalir dari pelipis pria itu, sementara napasnya terdengar berat. "Pak, bisa dengar saya?"

Tak ada jawaban.

Qiarra segera memeriksa jalan napas, denyut nadi, dan pernapasan korban. Denyutnya masih ada, tetapi lemah.

"Kamu," katanya kepada seorang pemuda, "tolong telepon ambulans. Jelaskan lokasi kita dengan jelas."

"Baik!"

"Kalian yang lain, jangan kerumuni kami."

Beberapa pedagang langsung menurut.

Karena tidak membawa perlengkapan medis, Qiarra memanfaatkan apa yang ada di sekitar. Dia meminta handuk bersih yang masih terbungkus plastik untuk menekan perdarahan di kepala korban. Kotak styrofoam berisi es dibungkus kain agar dapat digunakan sebagai kompres dingin di sekitar area yang memar tanpa menempelkan es langsung ke kulit.

Dia terus berbicara kepada korban. "Pak, tetap bersama saya. Bantuan sedang dalam perjalanan."

Korban mulai mengerang pelan.

"Itu bagus. Jangan banyak bergerak."

Di sisi lain pasar, seorang pria tinggi berhenti melangkah.

Kaito.

Dia sebenarnya datang untuk menemui pedagang langganannya untuk membeli daging. Namun kerumunan orang membuatnya penasaran.

Saat melihat sosok wanita yang sedang menangani korban dengan tenang, matanya sedikit membesar.

"Itu... cewek asing di sebelah?"

Dia berdiri beberapa meter dari lokasi, mengamati tanpa mengganggu.

Qiarra sama sekali tidak tampak panik. Suaranya mantap, instruksinya jelas, dan setiap tindakan yang ia lakukan bertujuan menjaga kondisi korban tetap stabil hingga tim medis datang.

Seorang pedagang tampak gemetar. "Nona ... apa dia akan selamat?"

Qiarra menjawab jujur namun menenangkan.

"Kondisinya serius, tetapi ia masih bernapas dan denyut nadinya masih teraba. Yang terpenting sekarang adalah menjaga kondisinya tetap stabil sampai ambulans tiba."

Tak lama kemudian, suara sirene terdengar mendekat.

Petugas ambulans segera turun membawa tandu.

"Satu korban trauma akibat benturan," lapor Qiarra singkat. "Dia sempat tidak responsif, kini mulai merespons suara. Jalan napas tetap terbuka, perdarahan di kepala sudah ditekan, dan selama menunggu saya berusaha menjaga kondisinya tetap stabil."

Paramedis mengangguk cepat.

"Terima kasih, Nona"

Mereka segera melanjutkan penanganan dan membawa korban menuju ambulans.

Kerumunan yang sejak tadi menahan napas akhirnya mengembuskan lega.

Beberapa pedagang memberikan tepuk tangan spontan.

"Terima kasih, Nona!"

"Kalau bukan karena Nona, mungkin kondisinya lebih buruk."

Qiarra hanya tersenyum tipis.

"Saya hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan."

"Apakah Anda seorang dokter?" tanya pedagang wanita.

"Kebetulan iya. Saya seorang dokter bedah," jawab Qiarra jujur.

Saat dia berbalik hendak mengambil kembali keranjang belanjanya, pandangannya bertemu dengan Kaito yang sejak tadi berdiri memperhatikannya.

***

Yuhuuu up malam yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
Meeta Baggio
Bener Queen, saat ini kamu fokus sama pengobaatan dan kesembuhan kamu aja dan hempaskan Sam yg tak pantas mendapatkan cinta tulus dr mu
Elsa Fanie
🤲🤲🤲 Alhamdulillah semua keluarga udah tw,,💪💪💪 Queen pasti bisa sembuh, bener itu jauhi sakit hati g usah mikir samudera gendeng lagi sekarang fokus sama kamu dan kesembuhan mu j 💪💪
Ani
bener kata Nenek Okada kehilangan hewan peliharaan itu nyesek banget apalagi pas lagi seneng main kan 😢😢😢😢😢 lagi...
Ani
pengen lihat wajah terkejot nya mamas Yamada 😄😄😄😄
Yuli Budi
semangat queen
Rohmatul Kusumaningayu
semakin penasaran sama kisah queen 😍
Rohmatul Kusumaningayu
ayo kak lanjuttt 😍
amilia amel
kamu benar-benar sudah bodoh sebodoh-bodohnya
kamu pasti akan sangat menyesal Sam

Alhamdulillah semua keluarga mendukungmu queen
cepat sembuh ya queen, gapai bahagiamu lagi dengan laki-laki yang tulus menyayangimu
D_wiwied
yups kamu emang bodoh Sam, benar2 bodoh melepaskan berlian hanya demi memuaskan egomu..
dukungan keluarga ke Queen smg bs menjadi penyemangat utk sembuh dan ingat hati yg gembira adalah obat
dan akhirnya keluarga pun tau Qia ada di furubira yg amaze nya mlh pada gatau itu ada di mana, sama nek aku 🤭 soale kalo di Osaka ntar gampang cepet ketahuannya 😆😆
D_wiwied: bener banget, ga ada tempat buat orang egois sombong di keluarga Pratomo
total 2 replies
Yuli Budi
suster ami jangan pengsan ya!
heidiy
semoga queen cepat sembuh. nanti dapat jodoh yang lebih baik.
Meeta Baggio
Bener2 idiot kamu Sam, apa yg sudah terjadi tak bisa di ulang, semoga semua keluarga bisa menerima keadaan Queen,
amilia amel
ya Allah queeny
untung aku bacanya pagi habis sarapan
coba kalo belum, bisa nggak jadi sarapan aku😭😭😭😭
kamu kuat queeny😓😓
sefi dwi handriyantin
nikmati penyesalanmu Sam.. kamu kuat Queen.. segera sembuh dan raih bahagiamu..
~AruN~
mantaaaabbb
Ani
🤣🤣🤣🤣 kaget ya Ami...
kira kira Jodoh Queen ada yang baru atau masih Samudera yang pikirannya cupet , Mbak Hana ?
Ani: bisa jadi.. carikan muhallil dulu kalau mau balikan..
total 3 replies
Rohmatul Kusumaningayu
angkat dagumu queen. raih mahkota mu.
D_wiwied
ya ampun.. malam2 mau tidur tp mataku kenapa basaaaah😭😭😭😭😭 be strong Queen n don't worry masih byk yg sayang sama kamu, fokus ke proses penyembuhanmu aja dulu dan anggap aja Sam sebagai slh satu slide slm kehidupanmu, suatu saat nanti kamu bakal ketemu cinta sejatimu 🤗🤗
Elsa Fanie
😭😭😭😭😭😭😭kuat y Queen kuat, semoga ucapan dok harry terkabul aamiin 🤲 xx ikatan batin saudara kembar yg sangat kuat,y jelas ada dua suster Ami orang mereka kembar identik 😊
Ani
kamu bakalan menyesali seumur hidup kamu Sam .Dadi lanangan kok otake cupet 😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!