NovelToon NovelToon
Karena Kamu Jodohku

Karena Kamu Jodohku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Ketos
Popularitas:886
Nilai: 5
Nama Author: Witan Alfariski

bersatu demi keinginan orang tua yang ingin menjodohkan anaknya,demi keperntingan bisnis dan pertemanan,yang dimana sepasang kekasih tersebut menerima keinginan orang tua mereka,tapi dengan awal yang berat akhirnya benih cinta akhirnya tumbuh di hati mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Witan Alfariski, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Ya,laki laki itu memang jago main basket,tapi dia tidak pernah ikut pertandingan basket. Entah karena ada suatu alasan apa yang melarangnya ikut dalam tim basket. Jika benar begitu adanya,maka dalam pertandingan ini,dia telah melanggar larangan tersebut.

"Berisik,banget sih,Sin, apa bagusnya sih,si ketos alay itu,sok kegantengan amat" Ujar Lisa sambil melirik Roy,malas.

"Tau lo Sin,Sama alaynya sama Roy" Wanda ikut kesal kepada Sinta.

"Huuuuh" Balas Sinta sambil mencebirkan bibirnya.

Pujian demi pujian terlontar untuk Roy,membuat telinga Lisa kepanasankepanasan dan ditambah dengan sahabatnya sendiri,yang dimana otaknya sudah geser,karena terus menerus memuji Roy.

Pertandingan telah dimulai, namun Lisa malah menundukkan kepada nya dan fokus dengan ponselnya.

Tapi,saat Lisa mendongkrakan kepala nya seraya melihat kedepan,pandangan nya tak sengaja bertemu dengan Roy,dan laki laki itu tersenyum manis kepada nya,seraya mengedipkan mata sebelahnya dan membuat Lisa tak percaya dengan apa yang dia lihat.

Lisa yanh mendapatkan senyuman dari Roy,Lain halnya yang dibelakang Lisa,teriak histeris dan kegirangan.

Ketika waktu istirahat,lagi dan lagi Sinta dibuat histeris,bukan karena kagum,tapi dia kesal,saat seorang perempuan yang menghampiri Roy dan memberikan sebuah handuk dan sebotol air mineral kepada Roy.

"Hiss,siapa sih tuh,cewek?sok kecentilan banget"

Hal tersebut,mampu menarik perhatian Lisa yang dari tadi fokus dengan ponselnya.

"Dia memang cantik kali,Sin" Ujar Wanda jujur.

"Ih,lo tuh teman bukan sih" Kesal Sinta sambil menatap Wanda.

Lisa menyipitkan matanya,saat melihat gadis itu yang sedang duduk di samping Roy.

"Itu bukannya gadis yang menemui Roy,tempo hari." Ujar Lisa dalam hati.

"Banyak banget tuh ceweknya,dasar tengil" Sambung Lisa dalam hatinya.

"Gua gak mood lagi,ah..yuk,kita cabut,mending kita nongki nongki sambil cari makan" Kesal Sinta yang sedang badmood.

"Huuu,tadi lo paling bersemangat datang kesini" Ledek Wanda.

"Ya,udah ayok,tapi gua ke toilet dulu,ya" Ujar Lisa.

"Lo juga kebiasaan,giliran mau cabut aja,cari toilet dulu" Ujar Wanda.

"Iya,nih,cepetan sana,kita tunggu in disini" Ujar Sinta ikut menimpali ucapan Wanda.

"Sorry ya,gays,bentar ya,daripada gua pipis di mobil lo"

*******

"Huffff,akhirnya lega juga" Ujar Lisa yang baru saja keluar dari toilet dan hendak kembali menyusul teman teman nya.

Namun,baru beberapa langsung lengannya dicekal oleh Roy. Lisa ingin berteriak seperti biasanya,tapi laki laki itu langsung membekap mulutnya.

"Huissstt" Bisik Roy ditelinga Lisa.

"Lo,niat banget ingin membunuh gua,ya?" Kesal Lisa sambil menunjuk wajah Roy.

Tapi laki laki itu tidak bergeming dan hanya fokus menatap Lisa.

"Nga...ngapain lo,lihat ini gua kayak gitu" Ujar Lisa salting dengan tatapan Roy seperti itu.

"Udah ahh,gua mau keteman teman" Kesal Lisa karena tidak ada jawaban dari Roy dan hendak pergi dari tempat itu.

Tapi,lagi lagi Roy menarik tangan Lisa dengan kuat,sehingga gadis itu berbalik dan menabrak dada bidang laki laki itu. Kedua mata mereka saling tatap,Roy mendekat kan wajahnya,dan semakin dekat,membuat Lisa semakin gugup lalu menutup kedua matanya dan akhirnya....

"Piuhhh" Roy meniup wajah Lisa dan spontan gadis itu membuka matanya.

"Ngarep banget,dicium sama gua" Ujar Roy dengan senyum penuh kemenangan.

Wajah Lisa berubah blushing,dan kedua pipi gadis itu seperti udang rebus.

"Ngomong,apa lo" Ujar Lisa terbata bata.

"Kenapa mata lo,sembab,lo habis nangis ya,haaa" Bisik Roy ditelinga Lisa.

"Bu,,bukan urusan lo" Ujar Lisa,tapi belum sempat Roy menjawab,mereka berdua dikagetkan dengan kedatangan seseorang.

" Roy.." Ujar orang tersebut.

Lisa dengan cepat mendorong dada bidang Roy,agar menjauh darinya.

"Siiiiitttt" Umpat Roy kesal sambil mengepalkan tangannya.

"Gua duluan" Ujar Lisa sambil pergi meninggalkan mereka,sebelum benar benar pergi Lisa berhenti di samping orang yang baru datang tersebut.

"Jangan salah paham,gua gak berniat deketin cowok lo" Setelah mengatakan kalimat tersebut Lisa langsung pergi dari tempat itu,tapi Roy terus menatap punggung gadis yang baru saja pergi.

Laki laki itu sangat kesal,pasalnya dia ingin berbicara dengan Lisa,tapi terganggu dengan seseorang yang sekarang sedang berjalan kearah nya.

"Hemmm,kenapa,lo kesini" Tanya Roy kepada orang yang baru datang tersebut.

Ya,orang yang mengganggu momen tadi adalah adik kelas mereka. Dia adalah orang yang masuk kelapangan dan memberikan minum kepada Roy,Hanya sebagai ucapan Terima kasih,karena Roy mau mengajari gadis itu pelajaran sekolah,gadis itu Hani yang sekarang baru kelas X.

"Harusnya gua yang tanya,dong"

"Udah,gak usah dipikirin,ayo kita balik ke sana lagi" Ajak Roy kepada Hani.

"Yuk" Jawab gadis itu lalu mencoba menggandeng tangan Roy,namun laki laki itu cepat cepat melepaskan nya dan pura pura mengelap keringatnya.

Sedangkan Lisa dan teman teman nya sudah pulang dan sempat mencari makan tadi.

******

Lisa yang baru pulang dikagetkan dengan kepulangan kedua orang tua nya.

"Assalamu'alaikum,Bun,"salam Lisa lalu mencium punggung tangan Rina.

" Kamu baru pulang,nak,ayo Bunda antar kamu ke kamar " Ajak Rina dengan lembut sambil merangkul pundak anak perempuan nya.

"Tunggu,bun,ayah mau bicara sama dia" Ujar Wijaya sambil berjalan kearah mereka berdua.

"Apa begini,kelakuan kamu,saat kami tidak ada dirumah" Ujar Wijaya dingin.

Lisa tidak berniat menjawab pertanyaan Wijaya.

"JAWAB" Bentak Wijaya.

"Udah,yah,biarkan Lisa istirahat dulu" Bela Rina

"Diam bun,anak kita ini,semakin kesini,makin sulit diatur"

"Yah,aku capek dan ngantuk" Jawab Lisa sambil berlari menaiki anak tangga menuju ke kamar nya.

"LISAAAA" teriak Wijaya tapi Lisa tidak memperdulikan nya.

"Ayah sih,lihat anak bunda jadi marah sekarang" Kesal Lisa lalu berjalan menuju kamar anak gadisnya.

Tok....tok....tok....

"Sayang" Panggil Rina dengan lembut setelah sampai didepan kamar Lisa.

"Masuk,Bun,pintunya gak aku kunci" Jawab Lisa dari dalam.

"Sayang,maafin Bunda ya?"ucap Rina dengan lembut,seraya mengusap lembut pucuk rambut Lisa yang sedang berbaring.

" Bunda,mau bicara apa,aku ngantuk,Bun"

"Bunda tahu,kamu masih marah sama Bunda,Bunda minta maaf ya,Bunda janji,Bunda akan usahakan pulang kesini 1 minggu sekali"

Mendengar penuturan dari Rina,Lisa yang dari berbaring sambil menutup matanya langsung membuka matanya dan duduk disamping Rina.

"Bunda janji,kan" Ujar Lisa memastikan lagi dengan apa yang barusan dia dengar,dengan mata berkaca kaca.

Rina hanya tersenyum dan mengangguk,mengiyakan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!