NovelToon NovelToon
Mawar Putih Untuk Selamanya

Mawar Putih Untuk Selamanya

Status: tamat
Genre:CEO / Cintapertama / Tamat
Popularitas:29.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi

Mawar seorang gadis yatim piatu yang membuat seorang Alex CEO dari perusahaan terbesar di negaranya jatuh cinta pada pandangan pertama.Namun sayang kisah cinta mereka harus melewati jalan yang berliku oleh orang-orang disekelilingnya yang tak menyukai hubungan keduanya.Dapatkah mereka bersatu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Dicafe tempat Mawar berkerja pagi itu dia terlihat tak bersemangat seperti biasanya. Erin sang sahabat yang melihatnya pun menghampirinya.

"Woi! Maw, ngapain kamu bengong aja?" ucap Erin dengan menepuk bahu Mawar dari belakang Mawar pun terlonjak kaget.

"Eriin! ngagetin aja sih kerjaannya" seru Mawar gemas terhadap Erin yang suka jahil terhadapnya. Erin pun tertawa lepas melihat Mawar yang sewot.

"Lagi mikirin apa sih, idola mu mau nikah ya?" tebak Erin sambil tertawa Mawar hanya memutar bola matanya malas.

"Udah yuk kerja lagi!" Mawar pun pergi meninggalkan Erin begitu saja.

"Aneh itu anak" ucap Erin pada diri sendiri melihat kepergian Mawar.

Disebuah ruangan yang bertulisan CEO ETERNAL GROUP diatas mejanya. seorang pria tengah duduk sambil menopang dagunya dengan kedua tangannya mata elangnya menatap kedepan seperti tengah memikirkan sesuatu.

*Tok.. tok.. tok*..

Terdengar ketukan pintu dari luar membuyarkan fokus pria tersebut.

"Masuk!" suara baritonnya menggema masuklah seorang wanita cantik dan sexy Vivi sekretaris Alex dengan membawa tablet ditangannya sedikit menundukkan kepala pada Alex atasannya.

"Tuan Alex, nanti malam ada acara perjamuan dikediaman Tuan Baskara" ucap Vivi memberitahukan jadwal kepada atasannya.

Alex menatap Vivi sejenak sebelum bersuara.

"Jam berapa?" tnya Alex datar.

"Jam delapan malam Tuan" jawab Vivi sopan.

"Saya akan menghadirinya sendiri" ucap Alex datar.

Karena biasanya jika ada acara perusahaan Alex akan pergi bersama sekretarisnya sebagai pendamping.

"Baik Tuan, saya permisi" pamit Vivi kembali menuju ruangannya.

Setelah pintu tertutup Alex mengambil benda pipih nya mencari nama gadis cafe lalu menyentuh gambar telepon dan menempelkan benda pipih itu di telinganya.

Disaat Mawar sedang membantu didapur karena belum ada pelanggan yang datang lagi ponsel dikantong celananya bergetar ia pun merogohnya dan melihat nomor tak dikenal memanggil. awalnya sempat ragu namun karena penasaran ia pun celingak-celinguk untuk menerima telepon tersebut. lalu dia pun menuju toilet karyawan karena takut ketahuan oleh manager jika teleponan disaat sedang bekerja.

"Halo" ucap Mawar setelah menerima panggilan dari nomor tak dikenal itu.

Diseberang sana seorang pria yang juga menempelkan ponsel di telinganya bibirnya terlihat melengkung hanya karena mendengar suara merdu Mawar.

"Halo, siapa ya?" tanya Mawar lagi karena tak ada sahutan dari sang penelepon sedang Alex yang sadar pun segera menjawab.

"Ini aku Alex" Jawabnya entah kenapa dia jadi seperti grogi sendiri.

Karena baru kali ini menghubungi seorang wanita biasanya para wanita lah yang mengejar-ngejarnya. Mawar yang mendengar nama Alex disebut pun terkejut ada rasa yang sulit dia ungkapkan jantungnya pun berdebar mendengar suara bariton Alex macho jika orang-orang menyebutnya.

"Ee..i-iya Tuan Alex ada apa ya?" suara Mawar sedikit bergetar campur rasa gugup entahlah dia sendiri pun juga tak tahu.

Alex yang mendengarnya pun kini tersenyum lebar namun tak ada yang melihatnya. baginya Mawar lucu menjawabnya hingga segugup itu sampai bicara pun tergagap-gagap.

"Apa kamu ada waktu nanti malam?" tanyanya Alex berharap nanti malam Mawar ada waktu untuknya.

Mawar tengah berfikir ia bingung kenapa Alex menanyakannya ada waktu tidak nanti malam.

"Emm, sepertinya tidak Tuan" jawab Mawar dia juga tak ada rencana kemana-mana.

Alex pun tersenyum mendengar jawaban Mawar.

"Baguslah, nanti malam aku akan menjemputmu" ucap Alex membuat Mawar melotot kan matanya sempurna apa dia tak salah dengar Alex mau menjemputnya.

"Baiklah Tuan" jawab Mawar meski tak tahu apa yang akan dilakukan Alex.

"Baiklah, sampai jumpa nanti malam Mawar" ucap Alex mengakhiri panggilan tersebut.

Tut.. tut.. tut..

Panggilan terputus Mawar melihat layar di ponselnya. hembusan nafas terdengar dari hidungnya ia pun kembali menuju dapur cafe.

1
Yuni Ngsih
iiiiihhhhhh nih penyakit Author klw lg asyik baca hrs update dulu ,pembaca lg semangat menunggu yg melahirkan anaknya Alek & Mawar duuuuuhhhhh ngenes banget ku ini hehehe ko ku sewot ya Thor ini mah ceritra bkn fakta ....krn kamu yg ceritra bgs banget sih ....cepet lanjutannya ya Thor ...ok tetap semangat
Yuni Ngsih
Author ceritramu bgs banget meskipun masih awal agak jelimet dikit wajar sih yg namanya jg penulis kan manusia,manusia tdk sempurna hanya Allah yg sempurna bcnya jg ku asyik Thor tetap semangat lanjut
Ariany Sudjana
mawar kamu bodoh sekali, mau saja dimanfaatkan sama jiho
Ariany Sudjana
mawar ini bodoh sekali, mau saja ketemu sama jiho, tanpa sepengetahuan Alex. kalau gini siap-siap saja kamu kehilangan Alex, dasar murahan kamu
Ariany Sudjana
mawar ini bodoh yah, mau saja dimanipulasi sama jiho? dasar ga tahu diri
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu Rosa, jelas segala cara kamu lakukan untuk mengeruk kekayaan Alex, bodohnya nyonya Hani percaya dengan mulut pelacur murahan seperti Rosa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!