NovelToon NovelToon
Ternyata Cinta

Ternyata Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:48.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Elgaa

Arindi Azzahra adalah gadis cantik berusia 22 tahun bekerja sebagai pemilik usaha catering. Ia menikah dengan seorang CEO muda berumur 27 tahun akibat perjodohan terselubung yang berkedok kesalahpahaman.

Bagaimana jadinya ya? Apakah mereka bisa saling menerima atau sebaliknya?

follow ig: @xxpfrk_12

Mau tau bagaimana kelanjutan ceritanya, stay terus ya di karya pertama ku🌼

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Kamu jahat Rama!! Kamu pembohong!!" Teriak Riri memukul mukul dada bidang Rama

"Iya Ri, Aku minta maaf. Aku mohon maafin aku" Rama hanya meminta maaf pada Riri dan membiarkan Riri terus memukul dadanya. Karena percuma saja ia menjelaskan kejadian yang sebenarnya pada Riri toh dia tidak akan percaya.

Lama kelamaan tangis Riri mulai mereda, sepertinya ia sudah kehabisan tenaga menangis dari tadi. Akhirnya Riri tertidur dipelukan Rama.

Rama yang menyadari hal itupun merasa lega melihat Riri sudah jauh lebih tenang. Ia membaringkan tubuh Riri diatas kasur kemudian kembali kekamarnya untuk beristirahat.

.

.

.

Pagi harinya Riri terbangun dengan mata sembab dengan badan yang lelah kehabisan tenaga setelah menumpahkan semua kekesalannya pada Rama. Kejadian malam tadi kembali terlintas di pikirannya.

"Aaarrkkkkhhhh bodoh kamu Ri!!! Merasa geram sambil mengacak ngacak rambutnya.

"Mengapa kamu membalas pelukan Rama si pembohong itu?!!!" Ucapnya pada diri sendiri.

Tok tok tok

Terdengar suara ketukan dari balik pintu kamar Riri.

"Ri, Kamu udah bangun?"

"What! Ni orang ngapain sih pake acara manggil manggil segala?" Gumamnya

Riri sengaja tidak menjawab padahal ia sudah bangun dari tadi.

"Ri, aku berangkat kerja dulu ya. Kamu jangan lupa sarapan, sarapannya udah aku siapin diatas meja makan". Ucap Rama lagi

"Tuh kan, perhatian banget lagi. Ini orang punya berapa kepribadian sih?" Gumamnya lagi.

Mendengar suara mobil Rama sudah beranjak pergi dari rumah Riri segera menuju dapur. Ternyata benar Rama sudah menyiapkan sarapan untuknya, meskipun itu hanya roti tawar yang diolesi selai coklat dan segelas susu. Hal itu sudah cukup membuat Riri merasa senang.

Tanpa berfikir panjang Riri langsung menyantapnya, karena dari tadi malam perutnya minta diisi.

.

.

.

Sore ini Rama pulang tepat waktu, digarasi rumah sudah ada motor matic milik Riri yang sudah terparkir. Rama segera memarkirkan mobilnya dengan mulus.

Sesampainya didalam rumah Rama langsung mencari keberadaan Riri. Ia mengetuk pintu kamsr Riri namun tak ada jawaban. Kemudian ke dapur juga tak menemukan Riri. Terdengar suara percikan air dari dalam kamar mandi, berarti Riri sedang berada di kamar mandi.

"Riri" Panggil Rama.

"duh gimana nih, mana gak bawa baju ganti lagi, baju yang tadi udah basah"ucap Riri cemas

"Kalo kamu gak jawab aku dobrak ya pintunya, aku tau kamu didalam" Canda Rama

"I-iya, aku dikamar mandi"

Rama terkekeh melihat tingkah Istrinya itu.

Tak lama kemudian Riri menjulurkan kepalanya dari balik pintu.

"A-aku boleh minta tolong gak? Tanya Riri gugup

"Apa?"

"Kamu hadap situ trus pejam mata. Aku gak bawa baju ganti soalnya? Sambil menunjukkan kearah dapur.

"Gak apa apa, lewat aja. Aku gak bakal ngapa ngapain kamu kok" Ujar Rama melipat tangan didada nya.

"A-aku malu" Ucapnya menyembunyikan setengah wajahnya dibalik pintu.

"Iya ya. Aku hitung sampai 10 mulai dari sekarang"

"Satu, Dua, Tiga, Empat, Lima, Enam Tujuh" Di hitungan ketujuh Rama menoleh kebelakang tak mendapati Riri lagi. Ia tertawa kecil sambil memijat pelipisnya.

Rama kembali ke ruang tengah menunggu Riri keluar dari kamarnya.

5 Menit kemudian Riri keluar menggunakan piyama celana panjang berlengan pendek dan handung yang ia gulung diatas kepalanya.

"Ada apa?" Tanya Riri ketus

"Aku mau minta maaf soal yang kemarin, aku benar benar gak sengaja" Ucap Rama lirih

"Aku udah maafin kok. Lagian kan aku juga gak terlalu berharap kamu bakal jemput aku"

Deg

Darah yang mengalir ditubuhnya terasa berhenti mendengar perkataan Riri barusan.

"Ri, dengarin penjelasan aku dulu. Kemarin aku ke kota B sama Nanda naik pesawat karena ada sesuatu hal mendadak yang harus aku urus. Trus sorenya kami berencana pulang naik pesawat lagi tapi penerbangannya di tunda akhirnya kami naik taxi dari Kota B ke Jakarta" Jelas Rama panjang lebar

Riri hanya terdiam menunduk mendengar cerita Rama.

"Aku benar benar minta maaf, aku mohon maafin aku. Aku gak akan ngulangin lagi, aku Janji" Ucap Rama memohon pada Riri

Mendengar permintaan maaf yang tulus dari suaminya itu, akhirnya Riri memaafkannya.

"Iya aku maafin" Ucap Riri berkaca kaca

"Makasih Ri, Makasih udah maafin aku" Ucap Rama hendak memeluk Riri, namun ia tahan karena takut mendapatkan penolakan.

"Ri, Kamu udah makan?

"Belum"

"Gimana kalau kita makan diluar aja, habis itu kita belanja kebutuhan dapur" Ajak Rama

Riri mengangguk tanda setuju

"Ya udah, aku mandi dulu ya. Kamu juga siap siap"

.

.

.

Setelah bersiap siap, mereka pun pergi menyusuri jalanan ibukota.

"Kamu mau makan apa?" Tanya Rama

"Pecel Ayam pinggir jalan aja deh" Jawabnya

"Gak mau makan di Restoran?" Tanya Rama lagi

"Enggak"

Akhirnya mereka menemukan pecel ayam yang diinginkan Riri, setelah selesai memanjakan perut kemudian mereka menuju super market untuk membeli bahan bahan memasak dan beberapa perlengkapan dapur.

"Ayo turun" Ajak Rama sesampainya di super market.

"Ahaaa, aku kerjain ah. Aku mau lihat, seberapa peduli nya dia sama aku" ucap Riri

Rama turun terlebih dahulu dari dalam mobil dan berjalan pelan memasuki super market. Setelah beberapa langkah dari mobil ia menoleh kebelakang.

"Dia kok gak turun turun sih" Gumamnya

Rama kembali mendekati mobilnya dan mengetuk kaca mobil disebelah Riri. Rama memberi kode agar Riri segera turun.

"Bukain" Kata itulah yang terbaca dari gerak mulut Riri sambil menunjuk nunjuk ganggang pintu mobil dari balik kaca.

Rama menggeleng geleng kan kepalanya kepalanya kemudian menghembuskan nafasnya dengan kasar dan membuka pintu mobil.

"Manja banget sih" Ucapnya tersenyum

.

.

.

Didalam super market Rama dan Riri terlihat tengah memilim milih bahan masakan yang mereka butuhkan.

"Masih ada yang mau dibeli?" Tanya Rama

"Kita perlengkapan dapur dulu ya, soalnya ada beberapa yang belum kita punya. Trus kita beli stok cemilan dan es krim habis itu kita pulang.

"Oke"

Rama mendorong troli belanja mereka menuju ke perlengkapan dapur Kemudian mengambil cemilan yang ia inginkan.

"Kamu pilih pilih aja dulu, aku mau ke ATM bentar" Ucap Rama

"Iya, jangan lama lama" Sahut Riri

Beberapa menit Riri menunggu Rama pun tak kunjung kembali. Riri memutuskan untuk menyusul Rama ke ATM yang berada didalam super market.

Dari kejauhan tampak Rama sedang berbincang dengan seorang wanita cantik berwajah blasteran. Riri yang tak tahan melihat itu langsung menghampiri Rama dan wanita itu.

"Udah selesai belanjanya?" Tanya Rama

"Udah" Jawabnya cuek

"Oh ya Jennie, kenalin ini Arindi istri aku" Ucap Rama memperkenalkan Riri kepada Jennie

"Namanya kayak member blackpink" gumamnya

"Wahh. Ini istri kamu? Cantik ya" Puji Jennie

Jennie mengulurkan tangannya untuk berkenalan kemudian disambut oleh Riri.

"Sayang ayo kita pulang?" Riri tersenyum dengan manjanya menghadap Rama sehingga membuatnya terbelalak kaget mendengar ajakan Riri barusan.

"Iya ayo. Kami pulang dulu ya. Bye" Ucap Rama mengambil alih troli yang dibawa Riri.

.

.

Didalam mobil

Sedari tadi Riri hanya diam seribu kata. Mengacuhkan setiap pertanyaan dari Rama.

"Hei. Kamu cemburu ya?" Ucap Rama berusaha menggenggam tangan Riri.

Riri diam tak menjawab, ia malah memalingkan wajahnya ke jendela.

"Hmmm ada yang cemburu nih?" Canda Rama

Karena merasa geram dengan Rama yang sedari tadi mengganggunya Riri pun berteriak.

"Enggaaaaaak!" Tegas Riri.

"Iya deh iya" Ucap Rama mengalah dan menahan senyumnya.

...----------------...

Hai Readers!!! Gimana nih ceritanya? Semoga menghibur ya😘 Jangan lupa like, kritik dan sarannya, supaya Author rajin update dan semangat nulisnya😍❤

1
Perjuangan cinta Tuan Muda
hai thor aq balik lg. semangat trus upnya. dtunggu dlapakku ya.
brshaaffn_18★HFN★
hai kak 👋🙃
maaf baru feedback sekarang hehe 😅, aku udah like sama rate 5 ya 😁

always spirit 💪😄
salam hangat dari MACAC dan RTBAC ✌️😆
S R
Like..like..like..

Ditunggu bab selanjutnya y thor..

Salam dariku Jadi Bodyguard Janda Cantik

Feedback karyaku juga ya.. Makasih
kh!@#g fu sh3=g
hai thor, aku mampir datang membawa 20 like, jangan lupa mampir di karyaku jangan panggil aku monster. salken untukmu
Noejan
Tetep semangat~ 😘
Noejan
Mantap!
Avie Lia Bento
udah mampir ni akuh kak
Senja
semangat upnya kakakkkkk
Ismi Kawai
8 like menyusul
Ismi Kawai
maaf telat mampir
Miss Dara
Hai, semangat trus upnya Ka
Andrias CPC
mantap 👍
Fitri Fitri
yang mn ni yg di pilih
Fitri Fitri
critanya bagus
Machan
2 like kak
ttfauziyah
like,. semangat
Jenna
semangat kak aku mampir lagi. aku tunggu up epesode selanjutnya 💚✨

Salam dari _Until we found the lost memory
Vigilo
hai aq mampir lagi kak. semangat up terus sampai sukses! mari saling dukung sesama penulis ke depannya :D
Tilyt🧚
hadir like, next up...

jangan lupa feedback ya😊
ptr_25
Yuk semangattt 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!