NovelToon NovelToon
Wasiat Dari Mama

Wasiat Dari Mama

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Defani Zulfa

Mungkin bagi sebagian orang hal ini aneh, namun bagiku ini memang nyata. Aku anak ketiga dari empat bersaudara. Entah itu keberuntungan atau kesialan. Sejak dari kecil mama selalu melarang dan menyuruh aku ini itu. Ketika aku memprotes perintah mama, ia selalu bilang "Lakukan saja perintah mama kalau kamu tidak mau terkena musibah,".

Awalnya aku tak percaya dengan kata mama, namun semakin aku beranjak dewasa aku mulai paham dengan kata-kata mama. Aku menyesal, kenapa aku baru sadar akan kata-kata mama disaat musibah itu datang. Ya aku tidak melakukan perintah mama ketika aku telah menyelesaikan studi ku. Seharusnya aku ikut mama dan papa pulang, namun aku membantah perintah itu.

Hingga suatu hari, keputusan ku itu menyebabkan mama jatuh sakit. Sebelum mama pergi untuk selama-lamanya, ia berwasiat kepada ku untuk menikahi perempuan pilihannya sesegera mungkin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defani Zulfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C-11

Ponorogo

Libur hari raya telah selesai. Kini saatnya para santri buat kembali ke pondok. Begitu juga dengan Nabila. Dia senang karena bisa berkumpul lagi dengan sahabat-sahabatnya yang sudah lama tak tatap muka dengan nya.

Dan yang paling ia tunggu adalah keramaian, rasa persaudaraan, dan saling berbagi dalam hal apapun.

Memang dulu dia tidak suka di pondok. Tapi setelah memiliki sahabat ia merasa ingin terus bersama mereka.

Kemarin adalah jadwal kedatangan para santri. Baik itu santri lama maupun santri baru. Yang membedakan hanya, kemarin adalah jadwal kedatangan santri putri dan kemarinnya lagi adalah jadwal kedatangan santri putra.

Biasanya kalau baru masuk sekolah akan ada MOS. Di pondok juga ada, namanya ORSPON (Orientasi Pondok). Kegiatan ini dikhususkan untuk santri baru, baik santri Mts maupun MA. Namun bedanya, kegiatan ini tidak diperuntukkan bagi santri yang Mtsnya di Mts pondok ini. Jadi, kegiatan ini hanya satu kali diikuti setiap santri.

Karena Nabila sudah di pondok sejak Mts, jadi dia dan sahabat-sahabatnya tidak mengikuti acara tersebut. Mereka semua santri baik Mts maupun Ma yang sudah lama di pondok akan ikut PBB. Dimana mereka akan dilatih langsung oleh para polisi dan TNI. Khusus untuk anak Ma kelas 10 saat masa pengenalan Ma mereka mengikuti acara ORSPON.

Pagi ini kegiatan ORSPON dan pelatihan PBB dimulai. Para santri juga sudah mulai bersiap untuk mengikuti kegiatan masing-masing. Selesai sarapan semua santri lama berkumpul di lapangan pondok yang sangat luas. Sehingga dapat menampung santri-santri tersebut baik putra maupun putri. Walau satu lapangan meraka tetap di pisah. Sedangkan santri baru, mereka sudah berada di tempat yang disediakan panitia.

Di lapangan pondok, para santri di beri waktu untuk beristirahat sejenak. Mereka segera mencari tempat yang teduh untuk beristirahat.

"Kita duduk bawah pohon itu yuk!" ajak Hasna sambil menunjuk pohon.

Nabila dan sahabat-sahabatnya mengikuti Hasna yang sudah berjalan terlebih dahulu. Sampai di tempat yang ditunjuk tadi, mereka segera duduk.

"Bil, kamu masih punya hutang sama kita bertiga!" ucap Dina.

"Iya bener tuh. Kapan kamu mau cerita? kita pendengar setia lho...." sahut Nurma dengan cengengesan.

"Emang hutang apa?" jawab Nabila dengan wajah polos.

"Kamu tidak usah sok pikun. Tar pikun benar baru tahu rasa kamu." ledek Nurma.

"Serius aku. Aku tidak ingat kalau pernah punya hutang sama kalian. Emang aku pernah janjin apa?" jawab Nabila yang merasa tak pernah hutang sama sahabat-sahabatnya.

"Itu loh Bil. Waktu pulang liburan kemarin. Kamu kan di jemput laki-laki yang kayaknya seumuran sama kita." jelas Hasna.

"Oh......"

"Cuma oh...." jawab sahabat-sahabatnya yang mulai kesal dengan tingkah Nabila.

"Iya deh, iya nih aku cerita. Dia tuh namanya Budi, sahabat aku sejak kecil dan sampai kapan pun. Dan kemarin orang tua aku lagi sibuk. Jadilah Budi yang jemput aku berhubungan rumah kita juga bersebelahan. Dan orang tua aku udah percaya sepenuhnya sama budi."

"Terus" minta Nurma.

"Apa nya yang terus?" tanya Nabila.

"Ceritain tentang dia lagi dong!" minta Hasna.

"Kalian kenapa pada kepoin dia? Oh..... aku tahu pasti kalian semua pasti naksir dia kan. Iya kan...." tebak Nabila sambil menunjuk sahabat-sahabatnya secara bergantian.

"Enggak...." jawab mereka kompak.

"Kalau tidam, itu udah cukup. Karena aku gak mau promosiin dia. Toh dia sama aku tuh sama. Jadi kalau kalian pengen tahu soal dia, cukup kalian tahu aku orangnya gimana."

"Kok gitu sih bil, " jawab Hasna yang tak terima.

"Iya nih, gak seru deh kamu." sahut Nurma dengan wajah kesal.

"Udah ih gak usah pada ngambek. Kita tuh harus fokus sama pendidikan dulu. Soal jodoh, serahin aja sama Allah." ucap Nabila mencoba menasehati.

"Iya bener banget tuh, udah gak usah di bahas lagi soal dia." sambung Dina.

"Ya udah kita balik ke lapangan lagi yuk. Tuh udah panggilan suruh kumpul" ajak Nurma yang sudah menerima keputusan Nabila.

Mereka segera kembali ke barisan, karena memang sudah habis waktu istirahat nya. Para santri yang lain juga demikian. Dalam waktu singkat, barisan itu sudah rapi dan siap untuk mengikuti pelatihan lagi.

...............

Hari- hari berlalu dengan memberikan kenangan. Mereka sangat menikmati hari-hari bebas mereka sebelum aktif pelajaran. Walau mereka sering bersama dan banyak yang mengatakan bahwa mereka kalau berteman pilih-pilih. Namun sebenarnya mereka tidaklah seperti itu. Mereka bersama bukan berarti mereka sengaja bikin geng atau sejenisnya. Mereka sudah terlalu nyaman satu dengan yang lain. Dan sudah saling percaya.

Padahal mereka selalu bersikap baik dan ramah pada siapa pun. Tanpa terkecuali. Apapun yang dikatakan teman-temannya hanya dianggap sebagai kritik yang harus diterima. Dan mereka harus merubah sikap mereka. Agar tak ada yang menganggap remeh terhadap mereka.

1
Dahlia Anwar
bukan gitu Thor nulis nya tolong di revisi
Wiji Bajay
mampir 😘
Micke Rouli Tua Sitompul
perempuan gila
Priskha
lama2 jd bosan bacanya
Anwar Sinurat
wahhh tikohnya buanyak jg iya thor
Desi Susanti
pakai gue aja thor.kalau sama teman.kecuali sm org tua apa yg d tuakan.
Desi Susanti
kayaknya bgs ni novel.semoga y thor.
Umi Machmudah
ceritanya sangat bagus
Nina Puji Handayani
kayaknya menarik, apalagi berhubungan sama pondok,aq suka
silvia🙋‍♀️
lanjut thor...kyknya seru nich
♡👿 [V]aM|P!R} 👿♡
lebih suka pengenalan visual nya dr pada ciri2 nx 😁
IntanhayadiPutri
Hy, aku udah mampir lagi tambah like dan jangan lupa mampir pake novel baruku 🙏

RAEL BELLA

Termiakasih🙏
IntanhayadiPutri
Hy, aku udah mampir lagi nambah like dan jangan lupa mampir pake novel baruku 🙏

RAEL BELLA

Termiakasih🙏
IntanhayadiPutri
Aku mampir nih kak, udah 5 like dan 5 rate juga.. jangan lupa mampir ya ke ceritaku

TERJEBAK PERNIKAHAN SMA

makasih 🙏🙏
sri mamaBima
awal cerita nikmati dulu bacax
Key
Bukan amin tp Aamiin..Krna slh huruf dh beda lg artinya
Wahda Mursalina
suka...
Andriyah Nurhidayati
iya ki meski masih muda dan baru lulus SMA paling gak tahu kewajiban istri thdp suami sebagai muslim, lha ini si Nabila kaya jebolan sekolah biasa aja nggak ada adabnya sama suami, yang realistis thor meski cuma di dunia novel, bsok lagi klo buat cerita jgn kayak gini
Wahda Mursalina
tegang
Andriyah Nurhidayati
Kok bosen ya bacanya ra ndang ketemu agak gak masuk akal cari jodoh berdasarkan mimpi dan feeling, walau cma crita novel logika dan realistis, ini th berapa thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!