lia gadis cantik yang berusaha mempertahankan cinta namun harus menerima kenyataan tentang perbedaan..
ketika kau mencintai seseorang maka jangan pernah menyerah untuk berjuang. meski lelah tetaplah tegar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nhurul Fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12
tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17:30
yang menandakan waktunya pulang...
"lia yuk kita pulang..
ucap Febi berjalan menghampiri lia...
"tunggu sebentar aku beresin meja dulu..
"ok, aku tunggu...
dengan cepat memasukkan laporan ke dalam laci meja kerjanya..
lalu berjalan ke arah Febi yang sedang menunggunya, seraya menyambar tasnya yang ada di pinggir meja..
"yuk kita pulang,...
setibanya di depan kantor lia mencari keberadaan ayahnya karna setelah lia di antar ke ruang kerjanya mereka belum bertemu hingga saat ini...
lia menoleh ke setiap arah untuk mencari keberadaan ayahnya namun sayang meski dia telah lelah memandangi setiap sudut kantor itu sosok yang di carinya tak kunjung terlihat...
"kamu kenapa sih lia, kayaknya lagi kebingungan...??
tanya Febi sedikit bingung melihat tingkah lia..
"aku lagi nyariin ayah nih, sejak tadi tidak ada kabar, apa dia ngak bisa jemput aku yah. ucapnya sedikit berpikir...
"kamu kan bisa nelpon dia...
ujar Febi memberi saran pada lia...
"iya yah aku lupa..!!
buru-buru mengeluarkan benda pipih dari dalam tasnya...
tuuut. tuuuut....
dengan cepat orang di sebrang sana menjawab..
"halo sayang maaf, hari ini bisa tidak kamu tunggu ayah sebentar lagi, jangan kemana-mana ya...
ucapnya dengan cepat...
"baiklah ayah...
"makasih sayang...
sambungan telepon pun berakhir, menyisahkan wajah lia yang sedikit cemberut...
"kamu kenapa lia...
ucap Febi yang setia menunggunya sejak tadi..
"kamu pulang duluan ajah, soalnya ayah menyuruh ku untuk menunggu di sini hingga dia datang..
dengan nada malas lia menjawab pertanyaan Febi
"kamu ngak apa-apa kan, jika kamu mau aku siap nganterin kamu pulang kok..
"ngak usah, tapi makasih tawarannya, aku ngak mau ayah marah jika aku tidak menunggunya...
"hmmm baiklah dada lia...
Febi berjalan menuju tempat parkir di mana motornya berada...
lia menatap punggung Febi sebelum kembali masuk ke dalam kantor dan duduk di sofa dekat meja resepsionis...
karna bosan menunggu lia sampai ketiduran entah itu karna lelah bekerja atau lelah menunggu...
tidak lama kemudian Steven keluar kantor niatnya sih mau pulang seperti yang lain. tpi langkahnya terhenti melihat sosok yang sejak tadi melayang-layang di pikirannya...
"kamu itu polos atau bodoh sih, bisa-bisanya kamu tidur di tempat yang seperti ini...
gumamnya dalam hati...
tanpa pikir panjang Steven mendekati lia yang sedang tertidur lelap dengan posisi duduk di atas sofa...
belum jauh Steven melangkah tiba-tiba dia di kagetkan dengan sepasang tangan yang kini mencengkeram erat pundaknya, sontak membuatnya . menghentikan langkah dan kini berbalik arah menatap pemilik sepasang tangan itu...
"Kevin, ucapnya tak percaya melihat siapa yang berdiri di depannya saat ini..
"iya ini aku, emang kenapa kok kamu terkejut seperti itu.... tanya Kevin
"ah ngak kok ngak apa-apa....
"memangnya kamu mau kemana,,??
memandang ke arah tujuan Steven
"pantes aja kamu mau ke sana toh di sana ada gadis kecil yang keenakan tidur di atas sofa..
seraya berjalan menuju ke arah lia
"hay gadis kecil, bisiknya tepat di telinga lia..
membuat lia seketika membelalakkan mata mendengar bisikan Kevin...
"aaaaaaaaaagh..
kamu mau ngapain dasar mesum, kurang ajar, kamu ngak punya sopan santun yah,
bentak lia yang kaget melihat wajah Kevin yang kini berada di depan wajah lia...
Steven yang melihat Kevin menggoda lia hanya bisa tersenyum di barengi gelengan kepala...
dia tau bahwa sahabatnya itu mulai luluh pada lia, Karna belum pernah dia melihat sahabatnya berinisiatif menggoda perempuan, meski sering kali di goda oleh perempuan cantik dan seksi sekalipun...
.
.
.
.
.
.
Semangat dan lanjut berkarya
Semangat Author sayang ♥️♥️♥️♥️♥️
👍👍👍👍👍