NovelToon NovelToon
Serangan Balik Dokter Terhebat

Serangan Balik Dokter Terhebat

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Dokter Genius / Bullying di Tempat Kerja / Bullying dan Balas Dendam / Mafia / Anak Genius / Careerlit / Dokter / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rositi

[Season 1-2]
Binar merupakan wanita berusia dua puluh delapan tahun. Statusnya sebagai dokter baru di sebuah rumah sakit ternama dan langsung disukai banyak pihak pasien, menjadi awal mula perundungan menimpa Binar. Pelakunya tak lain lima seniornya, dan memang merupakan orang-orang berpengaruh di rumah sakit.

Namun dari semua senior yang melakukannya, dokter Luri menjadi orang yang paling membenci Binar. Sebab laki-laki bernama Adam yang sangat dokter Luri cintai, justru berniat menikahi Binar.

Puncaknya, setelah Binar menyabet predikat sebagai dokter teladan selaku apresiasi khusus yang diberikan oleh pihak rumah sakit dan tak sembarang dokter bisa mendapatkannya. Dokter Luri yang merupakan anak dari pimpinan sekaligus pemegang saham terbesar di rumah sakit, kembali mengerahkan keempat sahabat sesama dokternya di Paradise Hospital tempat mereka bernaung.

Kali ini kelimanya tak hanya membuat Binar nyaris meregang nyawa. Karena mereka juga sengaja membuat Binar trauma dengan melecehkan Binar, sebelum akhirnya merusak wajah Binar, hingga Binar terancam kehilangan identitas.

Namun ketika itu terjadi, diam-diam Binar yang sudah memiliki firasat buruk sengaja menggunakan ponselnya untuk melangsungkan siaran langsung, di salah satu akun media sosial miliknya, hingga apa yang menimpanya tersebar dan bisa diakses oleh siapa pun yang terhubung. Meski berkat kekuasaan para orang tua kelima pelaku, kasus tersebut langsung berusaha dihilangkan.

Ketika akhirnya Binar tersadar, Binar yang sempat dibuang ke sungai berarus deras, berakhir di tempat asing dalam keadaan terluka parah sekaligus tak sampai disertai kartu identitas. Binar diselamatkan oleh warga setempat yang ternyata memiliki kemahiran dalam urusan pengobatan herbal. Karenanya, Binar yang berniat untuk segera balas dendam, sengaja menggabungkan keahlian medisnya dengan kebiasaan warga setempat.

Sederet penemuan Binar ciptakan dan wanita itu siapkan sebagai bagian dari balas dendamnya. Binar pastikan, semua senior yang sudah menghancurkan hidupnya, akan merasakan balasan berkali lipat!
SEASON 2 :
Hampir enam tahun berlalu, tapi kebahagiaan Binar membuat para orang tua dari pelaku perun-dungan Binar yang sudah bebas dari hukuman, berniat untuk balas dendam. Mereka tidak bisa menerima kebahagiaan Binar yang bagi mereka dibangun di atas luka-luka mereka. Apalagi selain kehilangan karier dan sebagian harta benda, mereka juga kehilangan anak semata wayang mereka. Lain dengan Binar yang selain makin sukses, justru juga jadi sangat bahagia bersama keluarga kecilnya.

Melalui Sunny putri cantik Binar yang sangat periang, mereka yang diketuai nyonya Melisa, siap memulai seran-gan balik. Nyonya Melisa sengaja menguasai Sekolah Internasional selaku tempat Sunny belajar. Sunny yang tidak tahu apa-apa perlahan mereka si-ksa, agar Binar merasakan apa yang mereka rasakan.

Akan tetapi, Sunny yang tidak mau keluarga khususnya sang mama khawatir, memilih merahasiakan semuanya. Sunny menggunakan perlengkapan kosmetik milik mamanya untuk menutupi setiap lukanya. Kendati demikian, diam-diam Sunny juga merencanakan seranga-n balik. Di beberapa kesempatan, Sunny bahkan melawan ketika dirinya dise-kap atau malah disik-sa.

Tentu, sebagai seorang mama, Binar tidak bisa percaya begitu saja kepada perubahan putrinya. Karenanya, Binar melakukan penyelidikan. Betapa terkejutnya Binar ketika tahu apa yang putrinya alami. Lebih terkejut lagi ketika Binar mengetahui pelakunya. Binar tak terima dan segera memberi setiap pelakunya balasan berkali-lipat.

Namun karena kubu nyonya Melisa terus menye-rang dengan ugal-ugalan, kejadian saling serang pun tak terelakan. Para mafia kembali turun tangan karena kubu nyonya Melisa sampai menyewa pembu-nuh bayaran.
🌟Merupakan bagian dari novel : Pernikahan Suamiku (Istri yang Dituntut Sempurna)🌟

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rositi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12 : Tabib Muda Nan Cantik

“Itu bukan jenazah anak saya!” tolak ibu Suci ketika peti jenazah dan dikatakan sebagai Binar, diantar ke kediamannya.

Dengan kedua matanya yang sudah sangat sembam, wanita berkerudung biru gelap itu berucap lantang, “Anak saya masih hidup dan dia akan segera mengakhiri segala kekacauan ini!”

“Identifikasi sudah membuktikan, bahwa kerangka dan pakaian yang masih melekat di tubuhnya merupakan dokter Binar! Kenapa kalian justru membuat keadaan makin runyam, sementara kalian sudah tahu bagaimana keadaan putri kalian?” ucap polisi yang memimpin dan benar-benar galak. “Perkara siaran langsung dan CCTV yang beredar sudah dijelaskan sejelas-jelasnya. O–knu—m yang terlibat juga sudah mengakui. Dari tersangka pemb-unuhan, juga mereka yang terlibat dalam perdagan*gan wanita!” lanjutnya benar-benar galak.

Mereka yang datang rombongan, dilengkapi senjata dan gayanya sangat arogan, juga tak segan mengintimidasi keluarga Binar maupun tetangga yang berbondong-bondong hadir. Hingga keadaan benar-benar riuh. Bukan hanya adu argumen yang tak terelakan antara keluarga Binar, tetangga, dan para aparat. Karena beberapa dari ponsel yang sengaja mengabadikan berakhir dirus*ak. Hingga sebagian dari mereka yang sengaja jaga-jaga dan memang merupakan mafia, tak segan bertindak.

Polisi yang datang jumlahnya memang ada dua puluh orang. Namun karena yang jaga-jaga di rumah orang tua Binar merupakan mafia, meski mereka hanya sekitar lima, mereka bisa dengan gesit menum*bangkan sebagian besar polisi di sana.

“Pergi dan bawalah sandiwara ini. Karena jika kalian tidak mampu mengurus kasus putri kami, kami sendiri yang akan mengurusnya! Bahkan kami juga akan mengurus kalian!” kecam pak Sepri sambil menatap marah mereka-mereka yang sudah terdampar di lantai setelah terjadi keributan.

Para anggota polisi memang kalah dan berakhir terkapar di lantai, selain senjata mereka yang sengaja dir*usak. Cara yang mereka tiru dari para polisi sendiri. Karena sejak kasu*s Binar dimanipulasi dan dibuat drama sedemikian rupa, pihak Binar dan Adam termasuk para mafia sengaja makin siaga. Sebagian dari mereka menjaga Adam, sebagiannya lagi langsung berjaga di kediaman orang tua Binar. Sementara sisanya diam-diam melakukan penyelidikan tanpa mau mengikuti arahan polisi yang terus meyakinkan apa yang menimpa Binar sesuai drama ciptaan mereka.

Kini, di tengah kesunyian yang menyelimuti karena waktu juga sekitar pukul dua pagi, waktu yang tentu saja bukan saat yang tepat untuk bertamu, ditambah lagi cara mereka bertamu kepada keluarga Binar begitu arogan. Padahal, mereka bertamu pada keluarga yang mereka yakini anak gadisnya yang berstatus dokter muda telah mati dan kasu*snya sudah bergulir selama 3 bulan terakhir.

Para polisi dibuat gondok lantaran pihak Binar menolak peti berikut jenazah di dalamnya yang mereka yakinkan sebagai Binar. Termasuk itu pakaian d*ala*m yang awalnya mereka yakini milik Binar karena ciri-cirinya persis seperti keadaan terakhir Binar.

“Aku masih hidup, Mah! Aku benar-benar masih hidup karena Mamah percaya kepadaku. Bahwa aku akan selalu bisa seberapa sulit jalan yang harus aku lalui. Sekarang, Mamah cukup percaya kepadaku. Karena apa pun itu yang aku lakukan, semua ini sengaja aku persiapkan untuk balas dendam!” Ucapan yang dua hari lalu menyapa indera pendengar sekaligus kehidupan ibu Suci dari nomor baru itu terngiang di benak sekaligus ingatan ibu Suci. Kini, sambil menatap marah pihak kepolisian dari teras rumahnya, ia sungguh akan mengikuti sandiwara Binar.

Pihak Binar yang dibantu warga, sebagiannya sudah merekam, mengabadikan yang terjadi melalui ponsel masing-masing.

“Jika kalian menolak menguburkan jenazah anak kalian sendiri, biar kami yang menguburnya secara layak!” tegas pimpinan polisi yang makin jadi sosok pemarah.

***

Meninggalkan kegaduhan di luar sana, di tempat dirinya tinggal, Binar berperan layaknya dokter dan orang-orang sana sebut sebagai tabib. Bersama nenek Cucun dan juga warga, Binar turut serta menjadi relawan untuk bencana alam yang melanda desa.

“Aku tidak mungkin tutup mata meninggalkan keadaan di sini begitu saja. Banyak korba*n berjatuhan dan sebagian besar merupakan anak-anak dan lansia,” pikir Binar yang mengemban bayi merah setelah ia bantu keluar dari rahim wanita yang melahirkannya di bawah reruntuhan bangunan kayu.

“Sebentar, ... ini banyak yang meliput. Mereka wartawan,” batin Binar was-was terlebih sebagian dari mereka yang memegang kamera juga sibuk mengabadikan setiap tindakan kesehatan yang ia lakukan.

Seperti yang Binar yakinkan, beberapa dari mereka pada akhirnya mengenali Binar. Dan fatalnya, beberapa dari mereka sampai melaporkannya kepada pihak Paradise Hotel dan tentu saja sampai ke nyonya Rima maupun Luri dan rekannya.

“Ibl*is itu masih hidup?!” Nyonya Rima yang lagi-lagi memimpin jalannya kebersamaan di ruang kerjanya, membuat mereka yang masih memakai jas putih kedokteran gelisah tingkat dewa.

Foto maupun video Binar sudah langsung mereka awasi secara saksama. Karena meski tampak tidak begitu mirip efek make-up yang Binar pakai di wajahnya, mereka tetap mengenali Binar.

“Dia benar-benar punya banyak nyawa ...,” batin dokter Luri gemetaran sekaligus berkaca-kaca kemudian menjatuhkan selembar foto Binar dan awalnya sempat ia awasi dengan saksama.

“Mungkin hanya kebetulan mirip!” komentar dokter Bagas yang selalu menyikapi keadaan dengan bengis.

“Iya, aku juga mikirnya gitu. Ini pasti orang lain karena logikanya saja, dia sudah begitu dan kita sendiri yang melakukannya. Bahwa dalam keadaan sekarat, kita membuangnya ke sungai berarus sangat deras!” timpal dokter Thomas yang berdiri tepat di sebelah dokter Bagas.

Dokter Kristine yang berdiri di sebelah dokter Thomas, tetap saja tidak bisa berhenti gelisah meski calon suaminya sudah memberikan alasan masuk akal mengenai sosok yang dimaksud memang bukan Binar.

“Masalahnya desa yang kena bencana alam itu kalau dipikir-pikir, ... kalau dipikir-pikir bisa ditempuh melalui jalur sungai kita membuang Binar!” ucap dokter Kristine tak kalah bengis dari dokter Bagas. “Duh, please deh. Hari pernikahanku sudah ada di depan mata. Ngapain juga harus ada situasi seperti sekarang?”

“Daripada enggak pasti, bukankah lebih baik dipastikan? Andai memang benar, ya cukup diley*apkan dan terus begitu saja sampai benar-benar mat ... ti?” ucap dokter Anna yang turut berkomentar dengan suara lirih karena ia sendiri tidak yakin dengan rencananya.

Berbeda dari biasanya, kali ini saran dokter Anna yang terkenal manja, tulalit bin lem*ot justru langsung dipakai. Mereka semua setuju dan semuanya langsung berniat memastikan, tapi diam-diam, Binar yang menyadari kegaduhan justru tersenyum puas sebab setelah tiga bulan menunggu, kabar tentangnya yang akhirnya disebarkan memang sengaja Binar jadikan sebagai awal dari balas dendamnya.

“Berita terbaru tentang aku benar-benar plot twist. Padahal sebelumnya mereka begitu yakin dengan skenario mereka. Jenazah itu sampai dikuburkan atas namaku!” batin Binar yang diam-diam menonton acara berita di salah satu ponsel relawan di sana. Kebetulan, Binar memakai masker hingga mereka yang kebanyakan merupakan korba*n bencana alam dan sedang menonton secara berjamaah, tak mengenalinya.

“Iya, kemarin tabib cantik ini yang bantu beberapa persalinan. Kayaknya dia memang enggak tidur soalnya hampir semuanya diurus sama dia. Ih benar, mirip kisah semasa hidupnya sebelum menghilang seperti yang diceritakan oleh pihak keluarganya. Karena menurut pihak keluarga, dokter Binar tipikal yang sangat rajin, suka menolong. Ini aneh, sih.”

Di tengah kegelapan yang membersamai sunyinya malam ini, Binar membiarkan siapa pun berkomentar. Ia sungguh menikmati awal mula dari balas dendamnya. Sebab caranya yang mendadak muncul dalam keadaan sehat wal afiat, sukses men*ampar mereka yang sudah bersandiwara.

1
Reznim Miarti
aku baca ulang lagi ni thoor,soalnya jln ceritanya lupa lupa ingat aku😄
bibuk Hannan & Afnan
kebetulan x ya kak Ros bukan ketulan typo nih 🤭
bibuk Hannan & Afnan
maksud kak Ojan budget x ya kak Ros, saking pintarnya kak Ojan ini amazing lah 🤣🤣🤣
bibuk Hannan & Afnan
auto jd gelandangan seper tuna wisma ya
bibuk Hannan & Afnan
balas dendam nya sangat elegan cantik perfect, jd inget film Bollywood klo gak salah judulnya MOM yg dibintangi mendiang Sri Devi yg balas dendam karena anaknya dilecehkan, karena pihak polisi tidak bisa mengungkap pelaku,
bibuk Hannan & Afnan
hadeuhhh jd deg degan kak Ros klo sampe Anna pakai tu sabun milik luri.
bibuk Hannan & Afnan
sejauh ini sampai bab 16 gak typo kok kak Ros penulisan nama Kristin,
Maulana Akbar
Biasa
Cia Sanu
bener" super keren
Nafilla Hikari
Luar biasa
Shantyka Kusuma
audio nya dong Thor please
Rofiah Atun
Kecewa
Rofiah Atun
Buruk
Nor Asikin
Luar biasa
Muliyati Annisa
ceritanya sangat bagus dan menginspirasi bagi kita yg belajar Krn novel ini seakan menceritakan kisah nyata. sy sangat suka
Fafia Cinta Kasih
🤣🤣🤣🤣🤣
Endah Setyati
Luar biasa
Priskha
maaf aq skip smp disini, jujur aq bingung dgn bahasanya
Priskha: puji Tuhan dan terimakasih klau saya dibilang tolol dan otak saya jongkok tlg po'o kak saya di sklh kan lg krn org tua saya ndak berhasil sklhkan saya
total 3 replies
Priskha
lha ini ceritanya pd selingkuh semua dr para org tua smp anak2nya
Priskha
kata2nya kadang msh membingungkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!