Mengisahkan tentang han jiho, seorang putra dari keluarga kaya yang memiliki penampilan elegan juga kecerdasan yang tajam.
Akan tetapi,ia memiliki sikap yang sombong,egois,dan dingin sehingga membuat dirinya sangat sulit untuk menjalani hubungan asmara dengan wanita manapun.
Namun,pada suatu hari ia akhirnya dipertemukan dengan Choi Seo-Ah , seorang gadis cantik nan manis yang juga dari keluarga kaya namun, memilih untuk meninggalkan kekayaan keluarga nya demi hidup layaknya orang biasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon metha_bts, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Am I Starting to Love Him? pt 1
...˚ ༘♡ ·˚꒰ₑₚᵢₛₒdₑ 12꒱₊˚ˑ༄...
"pak,bapak sedang lihat apa?dan kenapa senyum-senyum sendiri?" tanya dooshik dengan penuh penasaran,lalu melangkah mendekati jiho untuk melihat apa yang ada dilayar laptop nya.
Dengan paniknya, jiho pun langsung mengganti foto seo ah dengan foto dirinya sendiri di layar laptop nya.
"anda sangat tampan pak di pemotretan itu, tapi saat ini bukan waktunya untuk anda mengagumi ketampanan wajah anda di layar laptop ini" ucap dooshik dengan penuh frustasi melihat atasan nya itu.
"tidak bisakah kau mengetuk pintu terlebih dahulu,saat masuk kedalam ruangan ku!!!" ucap jiho dengan sedikit marah.
"sudah ku ketuk berkali-kali,tapi bapak tidak mendengar nya karena sibuk mengagumi foto bapak sendiri" jelas dooshik kepada jiho.
"lagi pula, bapak tidak perlu melihat-lihat foto bapak di pemotretan kemarin.Karena tim humas telah memilih nya"
Mendengar itu,jiho yang awalnya memasang ekspresi kesal diwajahnya, berubah menjadi ekspresi yang penuh penasaran tentang foto apa yang telah dipilih oleh tim humas.
"Dan sekarang kita lupakan masalah foto,kini kita beralih ke dokumen penjualan.Mohon tinjau lah dokumen yang telah aku buat ini".Dooshik menyerahkan sebuah dokumen kepada jiho sembari menjelaskan nya.
"ini adalah data penjualan dan laba rugi selama tiga tahun ini,saya juga telah menganalisis sistem pemasaran kita, juga strategi yang akan kita lakukan kedepannya seperti yang dilakukan oleh perusahaan park group" jelas dooshik dengan percaya dirinya akan penjelasan nya.
Tetapi sayang nya,jiho sama sekali tidak menyimak apa yang dooshik katakan,karena jiho malah memikirkan tentang foto yang dipilih oleh tim humas.
"pak jiho,bapak tidak mendengarkan ku?" tanya dooshik yang kembali frustasi karena jiho tidak mendengar kan semua penjelasan nya.
"Tim humas sudah memilih semua fotonya?" Tanya jiho kepada dooshik.
"iya pak..." jawab dooshik dengan singkat.
"boleh ku lihat?"
Dooshik lalu menunjukkan foto yang dipilihkan oleh tim humas dari layar tab milik nya.Namun, ekspresi jiho berubah menjadi kesal sembari melotot ketika melihat foto yang dipilih kan oleh tim humas, untuk di post di situs resmi han group sebagai wajah dari perusahaan yang juga akan ikut andil dalam promosi produk.
"apa ini?" tanya jiho.
"hanya ini foto yang paling tampan,dan siapa suruh bapak berfoto tanpa senyum,tapi fotografer itu baik sekali sampai dia bisa mengoperasi bibir bapak agar bisa senyum difoto ini " ucap dooshik sedikit tertawa.
"hapus foto ini sekarang juga,katakan kepada tim humas pakai saja foto yang asli bukan yang diedit!!!" Perintah jiho dengan kesalnya.
"ba-baik pak,saya laksanakan".Karena suasana nya sudah berubah menjadi begitu sangat menyeramkan, dengan segera dooshik pun keluar dari ruangan jiho.
Setelah kepergian dooshik,jiho pun kembali membuka foto seo ah dan menatap nya sembari tersenyum.
"ah,ada apa dengan ku?bisa-bisanya aku tersenyum hanya melihat fotonya"
Jiho terus tersenyum melihat foto seo ah, sampai ia tidak sadar kalau ayah dan kakaknya masuk kedalam ruangan kerjanya dan terus memperhatikan tingkah nya.
"jiho..." panggil han jungsoo kepada jiho.
"jiho!!!"
Perlahan jiho pun menoleh kearah sumber suara dengan tatapan datar nya,mengetahui siapa yang memanggil nama nya itu,jiho pun langsung beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke arah ayah dan kakaknya.
"ada apa kalian kemari?" tanya jiho dengan datar nya dan tanpa senyum sedikit pun kepada ayahnya.
"Tentu saja untuk membahas acara yang hampir hancur gara-gara kau" ketus han yoojung kepada jiho.
"ayah sangat kecewa atas apa yang kau lakukan kemarin,kau hampir mempermalukan karyawan kita tapi,sikap profesional nya lah yang membuat siaran langsung kemarin berjalan dengan lancar"
"apa kau tidak bisa menjawab pertanyaan itu meski kau tidak suka,dan kenapa juga kau malah membuang semua daftar pertanyaan itu,harus nya ada sikap profesional didalam dirimu!!!" han jungsoo sedikit menaikkan nada suaranya.
"tapi yang terpenting, jumlah penonton nya banyak dan promosi lancar" ucap jiho sembari duduk tanpa memperdulikan kemarahan ayahnya.
"juga,yang terpenting itu hasilnya bukan caranya,itu yang selama ini aku pelajari dari ayah"
"apa kau pikir,kau yang menarik penonton?kau yang melancarkan promosi?faktanya adalah,sikap tenang dari choi seo ah lah yang berhasil melancarkan promosi"
"ayah tidak tahu lagi jalan pikiran mu ini kemana, terserah saja!!!" Han jungsoo pun keluar dari ruangan tersebut dengan masih sangat marah.
Dan hanya han yoojung yang masih berada disana, sembari menyeringai kearah jiho.
"ada baiknya,kau tidak usah kembali dari Inggris bahkan kau itu sama saja seperti ibumu, sama-sama tidak dapat diandalkan kan,juga seorang pecundang"
Mendengar hal tersebut, jiho seketika berdiri dari duduknya dan menatap tajam kearah han yoojung.
"aku tahu kau yang mengubah pertanyaan itu kan, melalui choi seo ah kau ingin aku mendapatkan hal negatif dari publik"
"bukan kah sudah kubilang, jangan mengusik ku dengan hal-hal yang konyol seperti itu,atau aku juga akan beralih mengusik mu dan merebut semua yang kau miliki" ucap jiho dengan menunjukkan ekspresi marahnya.
"waw,aku begitu sangat takut,kalau begitu lakukan lah semau mu karena kau tidak akan bisa merebut semua harta ayah"
Han yoojung lalu melangkah pergi meninggalkan jiho di ruangan nya yang masih menatap tajam ke arah kakak nya itu.
...*******...
Malam pun tiba,jiho baru saja keluar dari lift dan menuju ke lobby,akan tetapi jiho langsung berbalik badan ketika dari kejauhan ia melihat seo ah sedang duduk di kursi yang ada di lobby,tengah berbincang dengan rekan kerjanya.
Melihat hal itu membuat jiho pun terlihat seperti orang yang kebingungan,dan tingkah nya juga membuat banyak karyawan sedikit aneh melihat nya.
Jiho terus memperhatikan seo ah dari jauh,hingga akhirnya seo ah pun pergi dari lobby dan keluar dari gedung perusahaan.
Dengan segera jiho pun mengejar langkah seo ah,akan tetapi setelah ia tiba di luar gedung perusahaan ia lagi-lagi harus bersembunyi dibalik sebuah tiang,karena ia melihat seo ah sedang dijemput oleh seorang pria dengan setelah jas yang begitu sangat rapi,dan hingga akhirnya mobil yang menjemput seo ah itu pun pergi.
"apa itu pacar nya?ck, kenapa juga aku harus sedih yang benar saja" ucap jiho sembari melonggarkan dasinya yang seakan membuatnya secara tiba-tiba menjadi begitu sesak.
...-...
...-...
...-...
...-...
...˚ ༘♡ ⋆。˚ ❀Bₑᵣₛₐₘbᵤₙg˚ ༘♡ ⋆。˚ ❀...