NovelToon NovelToon
Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria

Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Dunia Lain / Anak Genius / Fantasi Isekai / Game
Popularitas:25.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lon3lySun

Di dunia nyata, Haruki Nakamura adalah seorang jenius siswa SMK yang sering mendapat penghargaan dan juara 1 di sekolah. Namun, hidupnya berubah drastis saat dia menjadi salah satu beta tester untuk game VR terbaru yang sangat dinantikan, Eclipteria. Game ini menarik perhatian banyak orang karena trailer spektakulernya.

Selama tiga bulan beta tes, Haruki mencapai pencapaian luar biasa. Dia adalah satu-satunya yang berhasil mencapai lantai 50 dari 100 lantai yang ada dalam game ini. Namun, dalam menit-menit terakhir beta tes, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Ketika dia mengalahkan boss tersembunyi di lantai terakhir, dia mendapatkan sebuah item misterius.

Dia menggunakan item aneh tersebut, tapi tidak terjadi apapun. waktu telah habis, Haruki tidak di logout secara paksa merasa aneh Haruki merasa seolah-olah dia hanyut dalam aliran cahaya yang menyilaukan. Ketika dia membuka mata, dia tiba-tiba berada di dunia yang sepenu berbeda, bukan lagi dalam dunia "Eclipteria" yang dia kenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lon3lySun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12 : Kira Shadowstrike

Haruki memindahkan tubuh gadis yang ada di

atas tubuhnya perlahan, berusaha tidak membangunkannya. Setelah berhasil

memindahkannya dia melihat sekitar, dan menyebarkan kesadarannya kesekitar

untuk melihat struktur dari lantai ini.

Langit-langit gua penuh dengan

cabang-cabang seperti sarang semut, menciptakan struktur yang rumit. Di

sana-sini, tetesan air merayap turun dari langit-langit, menambahkan kelembaban

di lingkungan yang sudah gelap.

Haruki membuka matanya dengan hati yang

berdegup kencang. "Struktur ini mirip dengan lantai 38, tapi di mana

Lukas?" Dia memeriksa sekitar, tetapi tak ada tanda Lukas. Hanya dirinya sendiri

dan gadis yang tertidur.

Haruki mulai berjalan melalui labirin cabang-cabang

seperti sarang semut, mencari tanda-tanda keberadaan Lukas. Tak jauh dari sana,

dia mendengar suara gemuruh yang datang dari langit-langit gua.

"Kratak…."

Monster semut muncul dari langit-langit,

bukan satu atau dua, tapi ratusan. Monster-monster ini meluncur ke bawah dengan

gerakan lambat yang menyeramkan. Mereka mulai mendekati Haruki, dan niat mereka

sangat jelas: mereka ingin memakannya hidup-hidup.

Tetapi Haruki tetap tenang. Dengan perasaan

yang mantap, ia mengarahkan tangannya ke arah para monster dan memanggil elemen

api dengan kata ajaibnya, "Ignite." Api membara meluas dengan cepat,

mengelilingi monster-monster itu dan membakar mereka menjadi abu.

Meski monster-monster itu masih mencoba

mendekatinya, api yang berkobar memastikan mereka menjadi abu sebelum bisa

mencapai Haruki. Dia tetap tenang, tanpa ekspresi ketakutan di wajahnya,

meskipun dalam hatinya dia masih bertanya-tanya tentang Lukas yang menghilang misterius.

Haruki terus menjelajahi

cabang-cabang labirin gua ini. Saat dia menjelajah lebih dalam, dia menemukan

potongan tubuh Lukas yang mengerikan. Hanya bagian bawahnya yang tersisa, dan

di sekitarnya ada sebuah pintu, mirip dengan pintu yang akan membawa mereka ke

ruangan boss.

"Apakah ini ruangan bossnya?" gumam Haruki.

Sementara itu, gadis yang telah terbangun dari tidurnya, mulai menyadari bahwa dia berada di tempat yang

sangat asing. Dia menguap lebar, dan tudung jubahnya yang terbuka

memperlihatkan wajahnya yang cantik dan rambut putihnya yang panjang.

"Di mana aku?" Tanyanya pada dirinya sendiri, bingung.

Gadis itu melihat jejak sihir yang baru saja digunakan oleh Haruki, dan dia memutuskan untuk mengikutinya.

Dengan keahliannya dalam skill stealth, dia mampu bergerak tanpa terlihat atau

dirasakan oleh Haruki. Dia melanjutkan untuk mengikuti Haruki melalui

pertempuran melawan monster semut dan saat Haruki akhirnya tiba di tempat Lukas

yang terpotong, dia masih terus mengawasi dari kegelapan.

Haruki, yang menyadari bahwa dia telah diikuti sejak awal, berhenti dan dengan tegas berkata,

"Bisakah kau tunjukkan dirimu, penguntit." Suaranya tenang, tetapi

penuh dengan ketegasan.

Gadis itu tetap diam, merasa bahwa perkataan Haruki tidak ditujukan padanya. Dia melihat Haruki

mendekat dan akhirnya meraih tangannya, membuatnya kembali terlihat.

"Siapa kamu, dan mengapa kamu terus mengikutiku?" tanya Haruki dengan tegas.

"Aku tidak bermaksud untuk mengikuti," kata gadis itu dengan canggung, memalingkan wajahnya

yang merah padam.

"Siapa kamu?" tanya Haruki dengan tegas.

"Aku... Aku Kira," jawab gadis tersebut, wajahnya semakin merah. Di dalam hatinya, dia

berpikir, 'Tanganku sedang dipegang oleh Haru,' dan perasaannya campur aduk

antara malu dan kebahagiaan.

"Kira ?" tanya Haruki untuk memastikan.

Kira mengangguk dengan wajah yang semakin memerah. Dia merasa gugup tetapi senang karena dia sedang

berada di dekat orang yang membuatnya jatuh cinta.

"Kenapa kau mengikutiku?" tanya Haruki dengan nada datar.

Kira gugup ketika menjelaskan tugasnya. "A-aku tadinya disuruh untuk membunuh saintess dan

orang yang membantunya. Ta-tapi, aku sudah tidak ingin melakukan tugas itu lagi,

karena aku berpikir saintess dan orang yang membantunya bukanlah orang jahat."

Dia berusaha menjelaskan bahwa dia tidak memiliki niat jahat walau pada

kenyataannya dia disini karena Haruki.

"Siapa yang menyuruhmu melakukan tugas itu?" tanya Haruki tegas.

"Aku disuruh oleh seorang majikan," jawab Kira, menjelaskan siapa yang menyuruhnya.

"Apa tujuannya?" tanya Haruki dengan penasaran.

Kira menggelengkan kepala. "A-aku tidak tahu, aku hanya diberi tugas untuk membunuh Saintess

dan orang yang membantunya."

"Kenapa kamu berhenti dari tugas itu? Bukankah seorang pembunuh tidak akan melalaikan

tugasnya?" tanya Haruki dengan nada curiga.

Kira ragu sejenak sebelum akhirnya menjawab, "Hanya alasan pribadi."

Haruki berpikir sejenak. 'Jadi, orang yang merencanakan ini akhirnya menggunakan cara lain dengan

mengirim pembunuh bayaran.'

"Jadi, apakah kamu itu teman atau musuh?" tanya Haruki dengan tegas, sementara mata dan

wajahnya memancarkan ketegasan. Jika Kira menjawab dengan cara yang salah,

Haruki tidak akan ragu untuk menghadapinya.

Kira menjawab dengan cepat, "Aku bukanlah musuh."

"Jika begitu, ikut aku." Haruki menarik lengan Kira dan membawanya masuk ke dalam ruangan

boss, yang bisa menjadi kunci untuk keluar dari lantai ini.

DI lantai 10, pandangan Lily dan Sera.

Lily dan Sera bangun dari tidur mereka di kamar dan saling menyapa. Mereka kemudian mencoba membangunkan

Haruki yang berada di kamar sebelah.

"Tidak ada respon dari dalam kamar," kata Sera, merasa agak khawatir. Mereka menunggu

beberapa saat, mencoba memberikan waktu pada Haruki.

Namun, ketika mereka tidak mendengar suara apa pun dari kamar Haruki, mereka menjadi semakin cemas.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuka pintu kamar Haruki yang tidak

terkunci.

"Apakah dia sudah bangun?" gumam Lily, mencoba mencari tahu apa yang mungkin sedang terjadi.

"Mungkin dia sedang mempersiapkan sesuatu," kata Sera, mencoba meredakan kekhawatiran Lily.

Mereka berdua tidak ingin bergegas membuat asumsi yang buruk.

Namun, saat mereka berdua berjalan keluar dari kamar Haruki, mereka merasakan guncangan kuat yang

mengguncang seluruh dungeon.

"Apa yang sedang terjadi?" ucap Lily dan Sera bersamaan, keduanya sama-sama bingung dan

khawatir. Mereka memutuskan untuk pergi ke lantai bawah dan bertanya akan apa

yang terjadi.

30 menit sebelum goncangan, dalam sudut pandang Haruki.

Haruki melihat sosok monster semut raksasa yang muncul di hadapannya. Bentuknya begitu menyeramkan,

dengan tubuh yang besar dan dilapisi oleh kerapatan cangkang seperti besi. Mata

monster itu, yang terlihat seolah-olah menyimpan kejahatan tak berujung,

memandang Haruki dengan nafsu untuk memangsanya.

Monster ini memiliki sepasang rahang yang besar dan kuat, yang tampak siap untuk menghancurkan

segalanya yang berani mendekat. Cakar-cakar tajam seperti belati menonjol dari

kaki-kaki monster ini, siap untuk mengoyak apapun yang menjadi mangsanya.

"Coba lawan dia," ucap Haruki dengan nada tegas, seolah-olah dia memberikan perintah

kepada Kira, yang berdiri di sampingnya.

Kira, yang pada awalnya terlihat polos dan terkejut oleh ukuran monster yang mengerikan itu, mencoba

mengungkapkan ketidaksetujuannya. "Kau menyuruh seorang gadis yang sangat

cantik ini untuk melawan monster yang sangat mengerikan itu sendiri, apa

kau-"

Namun, ucapan Kira terhenti saat ia melihat wajah Haruki yang tiba-tiba menunjukkan ekspresi yang

menyeramkan. Wajah Haruki yang biasanya kalem dan tenang sekarang tampak penuh

dengan ketegasan dan rasa berbahaya.

"Aku tidak mau mati, tau..." lanjut Kira dengan nada pasrah, menyadari bahwa dia tidak punya

pilihan lain. Dengan hati-hati dan penuh ketakutan, dia bersiap untuk melawan

monster semut raksasa itu.

Kembali 12 jam sebelumnya, di luar dungeon.

Terlihat seorang gadis dengan rambut pirang, berdiri di depan pintu dungeon dengan sekelompok orang

yang menemaninya.

"Aiko, jangan terburu-buru," kata salah satu anggota kelompok dengan nada khawatir,

sementara anggota kelompok yang lain sedang berdialog dengan yang lain.

Aiko menoleh pada temannya. "Maaf, aku hanya ingin segera menyelesaikan tugas dari sang Dewi

dan kembali ke dunia nyata."

[Ilustrasi Kira Shadowstrike]

1
Qean
Belial Tamvan, semoga nanti ada ereshkigal yg syantik/Drool/
Lon3lySun: ilus dalam proses... doain bisa selesai
total 1 replies
Qean
lanjutkan..😍
Lon3lySun: sedang dalam proses...
total 1 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cemangattt toh ka thor/Determined//Determined/ akuh dh menghalu kian jadi tokoh di novel ini🥲🤣😭🤧🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: hooh ka 😁 masama /Slight//Hey//Determined/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget ilustrasi Dewi nya, bajunya kyk game mlbb keren cuks 🤌🤌/Bye-Bye//Slight//Facepalm//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget pasti /Slight/tapi akuh pengen liat ilustrasi gambar nya juga 🥲😁upsh akuh jujur sekali jangan di bawa ke hati ka thor canda doang 🤣😭🤧🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: hehe iya toh akuh baru liat /Smile//Smile/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
rajin banget ya thor up nya pas liat novelnya eh tau² udh banyak episode yg up, semangat /Determined//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh gitu toh tetap niat sekali ya ka thor, memang sih novelnya bagus walaupun aku sempat bingung 🥲😅 tapi seru juga /Slight/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hampir sempat bingung di tengah² ceritanya 🥲🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
gemess banget 🤭🫣🫠
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
semangat thor saya tunggu kelanjutannya /Determined//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh ongeh di tunggu
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
nih dua orang selalu berdua aja /Slight/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hampir mirip kyk Lily gak sih
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh, sempat ngira itu si Lily 🥲
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget ilustrasi nya
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
imut banget si lily
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: iya, tentu saja memang imut
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
ehek, jangan pake banget nanti dia sadar🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
pantes aku gak temu rupanya sembunyi di balik pohon /Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
jangan lebar kali nanti kemasukan serangga terbang 🤣🤭 upsh canda /Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
seperti nya anda suka main game ya thor, sempat bingung sih jadinya karena kyk main game sungguhan 🥲
Lon3lySun: begitulah...
total 1 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hai thor aku mampir bagus nih awal mulanya, di kasih tau tuh pengertiannya apa kata ini, ya uwes semangat thor/Determined//Determined/
Lon3lySun: makasih... ^-^
total 1 replies
Sena Kobayakawa
Saya jatuh cinta!
Murniyati Mommy
Ga pernah kerasa boring saat baca cerita ini, ada sesuatu yang selalu terjadi tiap halamannya.
Lon3lySun: makasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!