NovelToon NovelToon
Kawin Gantung

Kawin Gantung

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:51.6k
Nilai: 5
Nama Author: Maya Asviana

Leon dan Valeri bertemu saat gadis kecil itu baru terlahir ke dunia. Ibu mereka yang bersahabat sejak remaja, membuat kedua orang tua itu sepakat untuk menjodohkan Leon Orlando dengan Valeri Elmira.

Rentang usia empat tahun, seolah tak jadi soal bagi kedua sahabat itu untuk menjodohkan anak-anak mereka.

Dan, di sinilah Leon dan Valeri berada.

Leon yang kini berusia tujuh tahun, tengah memangku seorang gadi kecil berusia tiga tahun. Mereka tengah duduk di pelaminan dengan memakai baju pengantin.

Ya, kedua anak kecil itu akan segera melangsungkan pernikahan mereka. Kawin gantung. Itulah istilah yang orang-orang gunakan untuk menamai pernikahan kedua anak di bawah umur itu.

Setelah dewasa, akankah kedua anak itu menerima takdir yang sudah digariskan oleh kedua orang tua mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Asviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KG12

“Jadi, kapan kamu bisa kembali ke Indonesia?” tanya Maharani.

“Belum tau, Mi. Leon sudah melamar ke beberapa perusahaan di Sydney. Leon ingin berkarir di sini.”

Maharani berang, “berkarir di sini? Bukannya sewaktu kamu lulus S1, kamu mengatakan akan mengambil gelar magister di sini untuk mengembangkan usaha papimu? Lalu, kenapa kamu berubah pikiran dan ingin berkarir di sini?!”

“Leon sudah dewasa, Mi. Leon tau apa yang terbaik buat hidup Leon. Leon ingin mandiri. Berdiri di atas kaki Leon sendiri. Leon yakin, jika Leon mampu mengembangkan karir di Sydney.”

Maharani semakin berang. Padahal dia sudah merencanakan perihal pertunangan antara Leon dan Valerie begitu anak semata wayangnya itu kembali ke tanah air. Tapi, ucapan Leon membuat rencananya terhenti.

Ternyata, tidak hanya Maharani yang merasa kesal dengan sikap sang anak. Ayah kandung Leon— Kevin Orlando juga merasa tak senang dengan sikap yang ditunjukkan oleh anak semata wayangnya itu.

“Baiklah, Papi izinkan kamu untuk meniti karir di Sydney.”

Mata Leon seketika berbinar. Restu dari kedua orang tua memang satu hal yang sangat diinginkannya. Leon menyayangi kedua orang tuanya, namun pria itu benci dengan perjodohan yang dirancang kedua orang tuanya itu.

“Papi! Kok papi begitu?!”

Kevin mengangkat tangannya dan meminta sang istri untuk tenang dan tak memotong ucapannya.

Sementara itu, Valerie hanya bisa duduk terdiam dengan matanya yang kini berubah sayu. Liburan selama satu Minggu di Sydney membuatnya bagai menaiki roller coaster. Rasa bahagia yang beberapa hari ini dia rasakan kini harus terhempas oleh keputusan Leon yang tak ingin kembali ke Indonesia.

Dan yang lebih membuat Valerie bersedih adalah raut wajah Leon yang begitu berbinar ketika mendapatkan restu untuk bisa berkarier di negeri kangguru itu.

“Kamu boleh berkarir di sini. Tapi, ingat, nama kamu akan papi coret dari daftar warisan. kamu tidak berhak atas seluruh aset papi termasuk rumah dan perusahaan.”

“Kok Papi jadi mengancam Leon? Apa Papi pikir Leon tidak mampu hidup tanpa harta Papi?!”

Kevin tertawa, “kenyataannya apa? Kamu bisa mendapatkan gelar magister karena dana yang papi dan mami kirimkan setiap bulannya,” balas Kevin.

“Asal kamu tau, Le. Dua tahun lalu, andai dua tahun lalu Erie tidak membujuk kami untuk menyetujui keinginanmu melanjutkan study magister di Sydney. Kami tidak akan setuju. Mana janji kamu? Katanya selepas menyelesaikan S2 kamu akan membantu papi untuk memajukan perusahaan. Sekarang, kamu malah ingin memajukan perusahaan asing di sini!”

“Pi ... Papi pernah muda kan? Papi pasti tau rasanya punya keinginan untuk berdikari. Papi pasti tau kan rasanya menjadi sukses tanpa bayang-bayang siapapun?” keluh Leon.

“Justru karena papi sangat tau akan hal itu, makanya papi mendukung kamu. Silakan berdikari. Silakan pilih jalanmu sendiri. Papi dan seluruh aset papi tidak akan menjadi bayang-bayangmu. Hal itu yang dulu papi lakukan. Papi membangun perusahaan papi sendiri tanpa campur tangan dan harta dari orang tua kandung papi ataupun mertua papi.”

Leon mengembuskan napas kasar. Dirinya memang ingin berdikari. Tapi, yang sebenarnya dia inginkan adalah tinggal bersama dengan Alexa. Jika dia kembali dan menetap di Indonesia, tentu saja hal itu tidak mungkin bisa dia lakukan. Dia pasti harus tinggal di rumah bersama kedua orang tuanya dan bekerja di perusahaan orang tuanya. Itu artinya seluruh kesehariannya akan berada dalam pengawasan orang tua.

Dia tidak mungkin bisa tinggal bersama Alexa. dan yang lebih parah, mungkin, dia harus menikahi Valerie secepatnya.

Dia tak mau kedua hal itu terjadi. Jauh dari Alexa dan menikahi Valerie. Leon bahkan sangat kesal hanya dengan membayangkannya saja. Pria itu sudah merasa muak hanya dengan memandang wajah Valerie.

Tapi, jika orang tuanya tak mau membantunya perihal keuangan, bagaimana nasib dirinya dan Alexa?

Gajinya sebagai pemagang dan pekerja paruh waktu pasti tidak akan cukup untuk membiayai kehidupan glamor Alexa.

“Silakan kamu pikirkan kembali apa yang menjadi pilihan hidupmu. Papi tunggu sampai besok sore, sebelum kami semua kembali ke Indonesia.”

Leon kembali menghela napas kasar. Dia tak tau harus berbuat apa. Malam itu, Leon memutuskan untuk kembali ke apartemen miliknya dan meminta pendapat kekasih hatinya.

Sebenarnya, rencana Leon untuk hidup mandiri di Sydney bisa terwujud asal Alexa mau mengurangi kehidupan glamornya.

“Kamu jangan khawatir, ini hanya sementara, Beb. Nanti, kalau aku sudah mendapatkan pekerjaan yang baik, kamu bisa kembali mengoleksi tas-tas dan perhiasan mahal itu,” lirih Leon.

Pria itu benar-benar berharap Alexa bersedia untuk hidup hemat bersamanya beberapa bulan saja. Karena Leon yakin, dalam waktu beberapa bulan, dirinya pasti mendapatkan pekerjaan di perusahaan bergengsi. Dia sangat percaya akan kemampuannya.

Sementara Alexa, walaupun rasa kesal bercokol dalam batinnya, tapi gadis itu tetap menarik dua sudut bibirnya.

“Beib ... Bukannya aku tidak mau hidup susah bersamamu. Aku sudah terbiasa hidup keras sejak perusahaan orang tuaku bangkrut. Tapi, apa yang kamu lakukan itu tidak baik. Orang tuamu pasti sangat kecewa,” jelas Alexa.

“Coba deh kamu pikirkan, mereka hanya punya seorang anak, yaitu kamu. Kamu penerus satu-satunya di keluargamu. Kalau kamu tidak mau membantu papi kamu menjalankan perusahaannya, lalu siapa lagi yang akan membantunya? Siapa yang akan menjadi penerus usaha yang sudah dia rintis dari nol? Apa kamu tidak merasa kasihan dengan kedua orang tuamu?”

“Tapi, aku juga ingin menempuh jalanku sendiri, Beb. Sama seperti papi yang merintis usahanya dari nol. Aku pun ingin seperti dia.”

“Memang bagus sih kalau kamu bertekad seperti itu. Tapi, dunia ini tidak hanya mengandalkan kerja keras, Beb. Kamu juga butuh faktor keberuntungan. Belum tentu usaha atau karir yang kamu bangun bisa sesukses papimu,” cibir Alexa.

Dahi Leon berkerut, “kamu tidak percaya akan kemampuanku, Lex?”

“Bukannya aku tidak percaya dengan kemampuanmu. Aku tau kok kalau kamu itu cerdas dan gigih. Tapi, nasib seseorang juga dipengaruhi oleh faktor keberuntungan itu. Dan kamu sebenarnya sudah sangat beruntung, Beb. Jangan kamu sia-siakan privilege yang Tuhan berikan kepada kamu.”

“Maksud kamu?” tanya Leon bingung.

“Beb, kamu terlahir di keluarga yang berkecukupan. Bahkan, perusahaan yang dibangun oleh papimu semakin maju dan terus berkembang dari tahun ke tahun. Sudah seharusnya kamu bersyukur dan berterima kasih akan privilege itu. Andai perusahaan papiku terus berjalan, aku tidak akan banting tulang dengan berlenggak-lenggok dari panggung ke panggung. Aku tidak perlu berletih-letih menatap kamera dari studio ke studio. Aku pasti akan memilih untuk melanjutkan perusahaan demi keluargaku. Aku harap kamu memikirkan kata-kataku, Beb.”

Leon menghela napas panjang lalu menatap Alexa dengan lembut.

“Andai mereka tau kalau anak lelaki mereka memiliki seorang kekasih yang cantik dan baik seperti kamu, mereka pasti menyesal karena sudah menjodohkan aku dengan bocah berisik itu.”

“Kalau begitu, kamu harus katakan kepada papimu kalau kamu berubah pikiran. Kamu mau membantu papimu untuk mengurus perusahaan. Biar mereka menjadi senang. Setelah pekerjaan kamu lancar, kamu pasti bisa jadi CEO lebih cepat. Papi dan mami kamu pasti akan senang. Dan saat mereka begitu bangga dengan kerja kerasmu, perkenalkan aku dengan mereka!”

Leon tersenyum tipis dan menganggukkan kepalanya.

Alexa pun tersenyum lebar. Gadis itu tentu saja harus membujuk Leon agar tak menolak keinginan orang tuanya untuk meneruskan perusahaan. Itu semua karena Alexa tak mau hidup melarat dengan Leon. Lebih baik dia mencari pria kaya lain dibandingkan harus hidup tanpa berfoya-foya. Untuk apa dia melayani Leon di ranjang setiap hari jika pria itu tak bisa memberinya kebebasan untuk berbelanja barang-barang bermerk?

“Tapi, sebelum kamu mengatakan kalau kamu setuju bekerja di perusahaan papimu, kamu harus katakan syaratnya.”

“Syarat?” tanya Leon heran. Alexa mengangguk dengan cepat.

“Iya, syarat agar kamu mau membantu papi kamu mengurus perusahaannya.”

“Apa syaratnya?” tanya Leon yang tak mengerti tentang syarat apa yang dimaksud oleh Alexa.

“Kamu mau fokus mengurus perusahaan selama beberapa tahun. Sehingga kamu tidak mau memikirkan pernikahan dengan bocah itu. Terus ulur waktu sampai akhirnya kamu bisa menjadi CEO dan memperkenalkan aku kepada mereka."

1
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Niè
keren si Nico iihhh....drpd leon..
Niè
gedeg yaa....eman2 valerie....
Namika
bacaan bagus..
Namika
perjuangan cinta valerie yg ugal2an ahirnya hepi ending..
Namika
keluarga besarrr
syumkia
lah Mak..
lalu lanjut d mana Mak
Namika
gws mamak
Namika
😂😂😂
Rita Riau
kebaikan tak akan pernah sia sia permata tak akan kalah walaupun ditimbun kaca,,,
Rita Riau
cuekin aja Rei suami rese mu itu biar dia tau rasa 🤔🤭
Rita Riau
nah ini dia yg ku tunggu" si Leon ketangkep basah terus nyebur ke air comberan,,, tinggalin pergi aja Rei
Rita Riau
nah bener kan Leon nemuin si Alexa,,
kasihan bgt Erie yg di bohongi Leon
awas Leon kamu bakalan nyesel 🤔🤭
Rita Riau
apa mgkin Leon pergi nemuin Alexa
awas ntar ada penyesalan 🤔🤭
Rita Riau
kayak nya ada rencana tersembunyi si Leon ,,, 🤔🤭
Rita Riau
yah,,,, kasihan Erie dgn cinta tulus nya,,,, selagi Erie belum capek ngejar Leon,,,ntar kalo Erie udah diem baru Leon sadar 🤔🤭
Rita Riau
sekarang Leon nolak tapi nanti Leon posesif,,, biasa lah di awal cerita 👍🏻🥰🥰
Rita Riau
nunggu waktu lama tuch baru bisa unboxing 🤔🤭😁🥰
@sulha faqih aysha💞
sebelumnya Valerie di nyatakan hamil 12 Minggu kok ini hamil 9 Minggu yang bener yg mana 🤔
Rita Riau
seru,,, persahabatan jadi besan,,,
perjodohan,,, awal ngelak ujung bucin. diri ku mampir Thor 🙏🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!