NovelToon NovelToon
My Brondong CEO

My Brondong CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / Mafia
Popularitas:384.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aylis

"Tanda tangani ini atau kita bercerai," ucap Rey seraya menatap ke arah sang istri.

"Aku memilih pilihan kedua," Livanya kini telah bisa menjawab dengan tenang tanpa tangisan di mata nya.

"Apa?!" kerutan bingung tampak jelas di dahi pria itu.

...

Pernikahan yang romantis dan harmonis selama 8 tahun kandas saat sang suami membawa wanita lain ke rumah nya.

Di tengah kabut yang ia alami, Livanya di pertemukan dengan pria yang bahkan sudah mencari nya sejak lama.

Pria dengan obsesi gila yang bisa melakukan apapun untuk mendapatkan.

"Anda sudah mengambil malam pertama saya, bukan nya anda harus bertanggung jawab?"

Pria muda dengan senyuman yang indah memikat namun beracun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aylis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kangen?

Pria dengan tubuh tegap dan rambut yang mulai memutih itu menatap ke arah wanita yang duduk di depan nya.

Teh hangat dengan asap yang mengepul terlihat serta aroma daun papermint yang menyebar di sekeliling nya.

"Pa?" wanita cantik itu mulai bersuara memanggil sang ayah yang masih terdiam melihat ke arah putri yang sudah sangat lama tidak mengunjungi nya.

Tap!

"Suruh dia untuk makan, jangan hanya diam dan menatap nya!"

Ucap wanita yang terlihat sibuk memasak lebih banyak karna ia kedatangan tamu.

Miller tersentak, ia kemudian memutar mata nya pada sang istri yang tengah memasak lalu melihat kembali ke arah putri nya dan anak kecil yang menggemaskan yang berada di samping putri nya.

"Sudah lama sekali, Papa kira kamu marah..." gumam nya lirih.

Livanya tak mengatakan apapun, tak ada alasan yang membuat nya bisa marah karna sang ayah memutuskan untuk menikah lagi 5 tahun yang lalu.

Senyuman tipis terlihat, "Kenapa aku marah? Itu kan hak Papa?"

Miller kemudian menarik napas nya dengan senyuman lega yang terlihat.

"Maaf aku ga datang Pa, waktu itu aku..." ucap Livanya yang menggantung karna tentu sang ibu melarang nya untuk datang.

Dulu sewaktu ia SMA ia tinggal di Prancis selama dua tahun dan tentu Lani mulai menarik nya kembali karna takut putri nya akan memilih untuk tinggal dengan ayah nya.

Setelah itu?

Ia tak pernah sekalipun kembali ke Prancis.

"Itu bukan masalah, tapi kamu tidak pernah membalas pesan yang Papa kirim maka nya Papa kira kamu marah," ucap Miller dengan lesu.

Livanya tak menjawab apapun, ia hanya diam karna tak ingin memberikan alasan yang mungkin akan tetap terdengar sama.

"Ini coba, kamu putri Miller kan? Dia selalu bicara tentang mu," wanita yang tampak cukup berumur itu memberikan pie panas yang kebetulan memang hari ini ia tengah membuat nya.

Livanya memberikan senyuman tipis, "Livanya."

"Catherine, kau bisa memanggil ku Mama juga." ucap wanita itu dengan merasa welcome dengan kehadiran putri tiri nya karna ia sendiri tak bisa memiliki anak setelah pengangkatan rahim yang ia lakukan dulu.

Sementara itu Keinan menatap dengan bingung, ia tak tau apa yang di katakan ibu nya dan orang-orang asing yang ia lihat.

Karna sejak tadi percakapan yang di lakukan terus menggunakan bahasa Prancis.

"Mama bilang apa sih?" tanya Keinan tang tak dapat membendung rasa penasaran nya.

Livanya menoleh dan kemudian menatap ke arah putra nya yang memegang tangan nya.

"Dia kakek, yang ini nenek." ucap nya memperkenalkan.

Keinan tampak tak memberikan salam sama sekali karna ia sendiri masih bingung.

Bagaimana cara nya memberikan salam pada orang asing yang bahasa nya saja sudah berbeda.

"Hey? Baby? Look at me," ucap Miller dengan senyuman sembari mendekat ke arah cucu yang bahkan baru pertama kali ia temui.

Karna setelah pernikahan putri tunggal nya ia pun kembali ke negara asal nya dan Livanya pun tak pernah memberi tau tentang kelahiran putra nya.

Keinan menoleh, walaupun ia tak tau bahasa Prancis namun ia mengerti bahasa inggris.

"Call me GrandPa," ucap Miller sekali lagi.

"Why? I never see you," jawab Keinan dengan tatapan bingung karna ia memiliki kakek secara tiba-tiba.

"You don't like me?" tanya Miller sekali lagi.

Keinan tak menjawab namun ia mrngendikkan bahu nya, ia tak tau harus senang atau tidak jika memiliki kakek baru.

Perkenalan yang canggung dengan senyuman untuk mencoba mencairkan suasana ketika pria itu masih belum tau angin apa yang membawa putri nya datang.

...

3 Hari kemudian.

Aku sudah berada cukup lama di sini, dan setelah ku lihat sekarang Keinan tampak menyukai tempat ini juga.

Catherine tidak seburuk yang ku kira, karna sebelum nya aku begitu gugup jika dia tidak akan menyukai ku.

Tapi ternyata salah, dia baik dan mungkin itu yang membuat Papa bisa jatuh cinta lagi setelah waktu yang cukup lama.

Sekarang aku gugup, apa aku harus cerita tentang masalah ku?

Dan membuat ketenangan di sini menghilang?

"Liv? Ray belum ada menghubungi mu?"

Aku tersentak, lamunan ku buyar ketika Papa datang dan bertanya tentang Ray sekali lagi.

"Pa? Liv mau bicara," ucap ku lirih dengan ragu.

Papa sama sekali tidak mengatakan apapun seperti menunggu ku untuk melanjutkan kalimat.

"Liv mau cerai Pa, Ray selungkuh. Kalau misal nya Liv tinggal di sini untuk sementara bisa Pa? Ga harus tinggal satu rumah kok, Liv bakal cari tempat tinggal terpi-"

Brak!

Aku terkejut, kalimat ku menggantung di udara dan tatapan yang tajam serta amarah itu menatap ke arah ku dengan sorot yang berbeda.

"Di mana baj*ngan si*lan itu?! Kita harus kembali dan menghajar nya sampai mati!"

"Dasar ****, ******, kurang ajar akan ku cabik ***** lalu memotong nya menjadi acar timun!"

"Pft!"

Tanpa sadar tawa kecil ku keluar, mungkin ini adalah tawa pertama ku semenjak Ray membawa pulang kekasih nya.

Entahlah, aku merasa terhibur mendengar makian kotor Papa ku yang terlihat begitu marah.

"Kenapa tertawa? Seharusnya kau tidak kabur ke sini! Kau harus ***** sampai dia tidak bisa **** lagi!"

Aku masih tertawa, rasa nya benar-benar lega dan terasa lucu untuk ku.

Mungkin aku sudah bisa sedikit berdamai dengan masalah ku?

"Pa? Liv udah baik-baik aja kok..."

"Maaf ya Pa, Liv ga bisa bertahan..." ucap ku menarik napas dan meraih tangan Papa ku.

Papa diam sejenak, tanpa mengatakan sepatah kata pun seperti sedang melihat dan memperhatikan wakah ku dengan hati-hati.

"Jangan terluka, jika ada yang membuat mu terluka beri tau Papa, Papa bisa memukul nya lebih keras sampai dia tau arti nya rasa sakit."

Aku diam dan tidak menjawab, perkataan nya terdengar sederhana tapi aku tau kata-kata itu sedang ingin melindungi ku.

Aku mengangyuk, mungkin Papa akan melihat ku aneh karna aku menangis setelah tertawa.

Tapi dia terlihat sendu, seperti iba dan merasa kasihan.

"Don't cry baby girl..."

Pelukan nya terasa hangat, suara yang lembut seperti sedang mencoba menenangkan ku seperti dulu ketika aku kecil.

......................

Indonesia

Apartemen

Pria itu menarik napas nya melihat ke arah apartemen nya yang begitu berantakan.

"Kamu ga beresin rumah?" tanya Rayvan yang melihat ke arah gadis yang duduk di atas sofa itu.

"Kamu kan bisa bantu juga, aku capek loh baru pulang kerja." jawab Rasha dengan memelas.

Rayvan diam tak menjawab, ia hanya menarik napas nya sembari berlalu ke lemari pendingin untuk meminum air es.

Sesekali ia menatap ponsel nya, pesan nya tak di balas dan istri nya belum memanggil nya juga.

"Pulang Liv..."

"Aku kangen..."

1
Elliyana 123
lagian mana ada isteri diselingkuhi mo akur dlm 1 rmh lg
falea sezi
egois bgt kenan
falea sezi
Jalang kcil berlagak korban
falea sezi
np g bs dpet gak asuh pengacara nya bloon ya
falea sezi
bertele tele tau cerai aja pake drama
falea sezi
katanya mandiri mandiri prett jalang
Intan Muthia
kegilaan mu Ed yg bikin aku suka sama kamu🔥🔥
Intan Muthia
🔥🔥🔥
Intan Muthia
obsesi Edgar sangaaattt 🔥🔥🔥
Intan Muthia
dari pertama udah selingkuh ya pasti nanti bakalan selingkuh juga, selingkuh itu penyakit susah di sembuhkan🔥🔥
Intan Muthia
kemana aja kamu thor😭😭😭
Lisa Halik
saya mampir thor
Akbar Razaq
ngeri ya di cintsi seorang psiko
Akbar Razaq
😅😅😅
echa purin
👍🏻
Iis Yuningsih
kk ditunggu ya up nya,makin seru aja ceritanya semangat kk💪🏻💪🏻💪🏻🥰🥰🥰🥰
Iren Nursathi
up nya jngn lama² thor slalu ku tunggu
Yus Nita
owalah...
seperti ny Livanya, klr dari mulut buaya
masuk ke mulut Harimau...
begitu juga dengan Keinan, diri ny tak di sukai oleh di apa pun baik Ayah tiri atau pun Ibu tiri gimana na nasib dan mental ny ke depan y...
Yus Nita
dasar suami tak tau ber syukur kamu Ray...
dulu sama Livanya kamu blh cerewet
sekarang Rasha kamu blg banyak tuntutan, padahal kamu puji dua wanita mandiri...
lah sekarang apa... merasakan di abai kan dan mencoba main api lg..
dasar biadabnya kamu DRay...
Yus Nita
sia2 karena perebutan menghampiri mu Rasha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!