NovelToon NovelToon
Rahim Impian

Rahim Impian

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Romansa / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:107.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ismi Kawai

Sepuluh tahun menikah, bukanlah waktu yang singkat untuk mendambakan buah hati.
Keysha Geraldine, seorang wanita yang frustasi karena memiliki suami bersikap dingin. Tak peduli dengan keinginannya dan tidak mau berusaha untuk memiliki keturunan. Hingga akhirnya, Keysha Geraldine memutuskan cara lain untuk memiliki buah hati. Cara apakah yang dilakukan Keysha hingga dirinya dinyatakan positif hamil? Apakah sikap suaminya itu berubah lebih baik ketika mengetahui sang istri tengah mengandung?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ismi Kawai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Debaran Baru

Aku melonjak tak percaya saat mendapatkan kabar dari lembaga kursus ternama tempat aku mengisi formulir pendaftaran untuk menjadi pengajar. Awalnya aku tahu lowongan itu dari Ayu, saat itu aku bercerita kepadanya bahwa sedang mencari pekerjaan untuk mengisi waktu luang.

"Ini, Kei, aku kasih link pendaftarannya. Kamu isi aja, terus kamu submit. Biasanya kalau sesuai kualifikasi yang dicari, akan dapat jawaban kurang dari tujuh hari."

Ayu menjelaskan prosedurnya kepadaku.

Ternyata wawancara memang dilakukan tetapi via online, dan aku sudah berhasil menyelesaikannya lima belas menit lalu. Saking senangnya aku menelepon sahabatku itu.

"Ayu, makasih banget, ya, kamu udah kasih rekomendasi untuk jadi pengajar di lembaga les itu! Dan, kamu tahu, tidak, hasilnya?"

"Kamu diterima, ya?" tebak Ayu.

"Iya Yu, aku diterima. Aku sudah menyelesaikan semua proses yang dibutuhkan, dan tadi baru saja selesai wawancara online."

"Wah, selamat, ya, Kei! Aku tahu pasti kamu masuk karena kamu 'kan, dulu juga pernah mengajar di TK, jadi ini bukan hal baru. Kapan kamu mulai ngajar?"

"Nanti pasti akan dikasih tahu jadwalnya. Sesuai rekomendasi kamu juga, aku ambil area yang dekat-dekat rumah saja, masih satu kecamatan, jadi tidak terlalu jauh."

"Baguslah! Jadi dalam sehari, kamu bisa mengajar lebih dari satu orang. Lagipula kamu juga bilang 'kan, kalau kamu harus sudah sampai rumah sebelum Andre pulang?"

"Iya, dong! Aku tidak mau kalau kesibukanku mengajar ini nanti justru jadi masalah, dan dikomplain sama Mas Andre. Makasih banyak, ya, Ayu ... kamu bener-bener udah nyelametin hidup aku."

Aku mengakhiri obrolan dengan Ayu yang juga terdengar antusias menyambut kesibukanku yang baru. Dia memang sering menjadi tempat curhat saat aku gundah dan tidak tahu harus bercerita kepada siapa.

Dengan bersemangat, aku membongkar isi lemari untuk mencari modul-modul pembelajaran saat masih menjadi guru TK dulu. Aku juga memeriksa bahan ajar untuk anak SD. Karena sudah lama tidak mengajar, pasti banyak materi yang harus aku update. Meskipun sudah dinyatakan lolos, tetapi aku harus tetap menyiapkan diri sebaik-baiknya. Aku tidak mau membuat malu lembaga kursus ternama yang sudah merekrutku itu.

Saat ini memang aku seperti sedang mengejar ketinggalan. Setidaknya aku akan mempersembahkan hasil yang terbaik dengan mengerahkan segala kemampuan yang selama ini sudah terkubur, bahkan hampir membusuk karena tidak pernah aku gunakan lagi.

Aku ingat saat berharap-harap cemas menunggu pengumuman hasil seleksi beberapa hari lalu, Haris selalu menyemangatiku.

"Kamu yakin, aku bisa lolos seleksi? Karena aku sendiri kurang yakin. Udah tidak pernah lagi ngajar selama sepuluh tahun, bikin otakku membeku," ucapku terus terang. Kami sedang

"Kamu pasti lolos, Kei, yakin aja! Ilmu mengajar itu dari dulu juga gitu-gitu aja 'kan? Apalagi untuk anak TK dan SD, semua sudah ada panduannya. Aku yakin, kamu pasti masuk karena kamu itu perempuan cerdas, Keisya."

Aku seperti melayang di atas awan mendengar pujian Haris. Dia bukan siapa-siapa untukku, tetapi semua kata-kata yang diucapkannya telah membuatku merasa menjadi manusia lagi, bahwa aku cerdas, dan aku mulai meyakini hal itu.

"Gimana dengan program hamilnya, ya? Aku ragu karena khawatir aja, tiba-tiba sibuk sehingga nanti menghambat promil yang sedang berjalan," keluhku.

Saat ini tujuan terbesarku tetap mengikuti program kehamilan hingga berhasil. Aku tak akan mundur selangkah pun. Jikapun harus mengajar, aku akan melakukannya, tetapi hanya sebagai kegiatan untuk membunuh sepi, bukan menjadi prioritas utama.

"Kalau menurut aku tidak masalah. Justru kondisi psikismu itu juga akan memengaruhi hasil program hamil itu. Sekarang aku nanya sama kamu, kamu senang tidak kalau bisa mengajar lagi?" tanya Haris.

"Ya, pasti senanglah! Ini sudah aku impikan sejak dulu, punya kesibukan yang bisa mengalihkan pikiran. Itu benar-benar membuat kewarasanku kembali."

"Nah, kalau kamu senang, itu sudah lebih dari cukup. Karena selanjutnya, kamu pasti akan happy dan tidak merasa tertekan. Dengan begitu secara alamiah, tubuhmu juga merespon positif. Aku doakan semoga promil yang sedang kamu jalani ini berjalan lancar, ya, Kei?"

Senyumku mengembang mendengar kata-kata Haris. Sekarang aku seperti menemukan tujuan baru di dalam hidup selain menjadi seorang ibu. Menjadi guru, itu cita-citaku sejak kecil.

Jika teringat obrolan-obrolan dengan Haris, rasanya hidupku berjalan begitu cepat, tidak seperti biasanya yang sangat monoton, dan seolah-olah jalan di tempat. Setiap hari aktivitasku selalu itu-itu saja, bisa dibilang membosankan, tetapi setelah mengenal Haris, rasanya ada semangat yang melonjak-lonjak di dalam diriku untuk membuktikan bahwa aku juga bisa melakukan sesuatu.

Aku sedang membaca buku-buku panduan mengajar untuk anak SD saat mendapatkan pesan dari Haris.

[Bisa ketemu di kafe untuk makan siang hari ini? Kafe tempat dulu kita pertama kali ketemu. Aku menunggumu di sana pukul 12.00, ya?]

Berkali-kali aku membaca pesan itu, ajakan makan siang pertama setelah berminggu-minggu kami hanya saling chat di WhatsApp. Meskipun rasanya sama-sama menggembirakan, tetapi semangatnya berbeda. Jika kami saling berbalas pesan, aku hanya bisa membayangkan wajahnya. Namun saat bertemu, aku bisa langsung menikmati ketampanannya.

[Beneran tidak apa-apa?]

Aku bertanya ragu-ragu karena takut pertemuan itu justru akan mengganggu pekerjaan Haris.

[Aku kangen banget sama kamu, Kei, ingin melihat wajah kamu yang manis, dan sekarang pasti jauh lebih cantik karena kamu sedang bahagia.]

Astaga! Aku benar-benar salah tingkah dibuatnya. Haris bukan hanya sekedar memuji, tetapi sudah melambungkan anganku tinggi-tinggi. Tanpa sadar, aku meletakkan ponsel di dada, mendekapnya erat seolah-olah dia adalah benda hidup.

[Oke, aku akan datang kalau memang tidak mengganggu waktu kamu.]

[Sama sekali tidak menganggu, Kei! Aku udah tidak sabar lagi untuk bertemu denganmu.]

Lagi-lagi aku melonjak kegirangan membaca pesan dari Haris, lalu secepat kilat aku menghapusnya. Aku harus selalu berhati-hati dan jangan sampai ceroboh meninggalkan riwayat chat dengan Haris.

Tak menunggu waktu lama, aku pun bersiap-siap. Kali ini aku tidak mau tampil mengecewakan di depan Haris. Sedikit make up tipis-tipis mungkin bisa menambah kesegaran wajahku. Usai mandi, aku merias diri. Sudah lama aku tidak memakai lipstik. Perlahan-lahan, kusapukan lipstik warna pink di bibir ini. Benar, ternyata kini penampilanku terlihat lebih segar.

Aku bangkit, dan membuka lemari, mencari-cari pakaian yang cocok untuk aku kenakan dalam pertemuan istimewa ini. Aku menemukan sebuah gaun yang telah lama tersimpan di dalam lemari, gaun saat aku masih gadis, belum menikah dengan Mas Andre. Aku selalu merasa cantik memakai gaun itu. Aku pun mengambilnya, gaun selutut bermotif bunga warna tosca dengan paduan pink muda yang membuat penampilanku semakin cerah.

Aku tidak tahu apakah karena gaunnya, atau memang suasana hatiku yang sedang gembira, tetapi saat aku mematut diri di depan cermin, sepertinya wajahku lebih berseri-seri.

1
Emily
tukar pasangan wkwkwk
Emily
perempuan oon
Emily
Keysha juga salah dah tau mau pergi ya masak dulu beresin rumah masak iya pergi srharian
Ismi Kawai: dia lagi males kak ... mager
total 1 replies
Norlehaarsad Arsad995
anjing punya cerita
Ismi Kawai
iler kali yang netes
RahaYulia
kisah yg pnuh kesan tp cerita bahagianya cuma sedikit thor msh kurang byk😁😁😁
Ismi Kawai: iya ya... hahahah, biarin adja deh. yg bahagianya kamu bayangin sendri
total 1 replies
RahaYulia
ayolah haris,kmu pst pintar kan? pikirkan baik2 apa prnh sedikit saja cairanmu menetes dirahim diana bbrapa bln terakhir???
RahaYulia
kmu mnta dukungan bpk nya diana atuh ris biar cpt pisahnya ckckck....
Ismi Kawai: siap kk.. nanti dimintain
total 1 replies
RahaYulia
aku mh biasa aja klo pun emang haris ma diana tidur bareng krn status mrk msh sah, bda lg klo ma keisya meskipun sama2 pihak tersakiti tp tdk dibenarkan jg klo mrk mesra sblm wkt nya
tp aku sih yakin klo burung haris anteng2 aja walaupun diobok2 diana sedemikian rupa🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ismi Kawai: hahaha, anteng donk
total 1 replies
RahaYulia
senangnya pnya tmn yg saling pengertian saling dukung❤️
Ismi Kawai: iya donk...kaya kamu
total 1 replies
RahaYulia
mana ada haris mnyesal apalagi klo kmu mati. bikin syukuran gede2an yg ada😁🤣🤣
Ismi Kawai: jangan setega itu kak... hahaha
total 1 replies
RahaYulia
malah aku ikutan berdebar deg deg an
Ismi Kawai: ish... malah seneng km ya 🤣🤣🤣
total 1 replies
Surati
ceritanya sangat bagus, sangat suka sekali tidak berbelit2. Terima kasih thor, semangat dalam berkarya 💪🙏🏻
Ismi Kawai: sama2 kak... mksh dah mampir
total 1 replies
Annie Soe..
Tengkyu thor,
Aku suka tokoh2nya bukan ceo yg serba wow,,
ditunggu karya2 selanjutnya..
Ismi Kawai: mksh banyak untuk dukungannya
total 1 replies
kavena ayunda
karma buat andre
Ismi Kawai: betul kak, biar tau rasa
total 1 replies
Giben Nezar
ok
Ismi Kawai: ❤❤❤❤❤❤
total 1 replies
Vera TV
siapppp... tetap semangat kak ismi...
Ismi Kawai: ❤❤❤❤❤❤❤
total 1 replies
Erni Handayani
Wahh selamat yaa haris dan key

Juga buat othor semoga kehamilan ny sehat hingga melahirkan.
Lopee uu othor
Erni Handayani: Macama. Kak is,, 😘😘
total 2 replies
delis armelia
kasih Kesya hamil dulu,selamet kakak semoga bayinya sehat
Ismi Kawai: aamiin, mksh kak udah ikutin dr awal smp akhir. 🙏🙏🙏
total 1 replies
Giben Nezar
mau lanjut Keysha sampe hamil n melahirkan ya thor....bikin mereka ketemu sama andre n diana....bikin mereka nyesel....selamat ya thor sehat selalu
Ismi Kawai: mksh kak doanya... udah bahagia ya keysha dan harisnyaaa...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!