NovelToon NovelToon
Membungkam Kejulitan Mertua

Membungkam Kejulitan Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:54.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harni zulesta

Pernikahan yang tidak mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga seringkali menjadi konflik batin bagi menantu.

Zakia, gadis yang menikah dengan seorang pria yang meminangnya dengan penuh cinta harus menghadapi liku-liku hidup yang membuat ia begitu tertekan setiap hari karena perlakuan ibu mertuanya yang sangat kejam.

Akankah Zakia bisa menaklukkan ibu mertuanya? Akankah Zakia bisa membungkam Kejulitan ibu mertuanya?

Yuk! Ikuti kisah Zakia selanjutnya..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harni zulesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 Bryan Yang Malang

Braakkk...

Sebuah mobil yang mengemudi ugal-ugalan menabrak tubuh lemas Bryan. Tubuh Bryan terpental bersimbah darah di aspal. Orang-orang yang berlalu lalang mulai berkerumun untuk melihat kecelakaan yang menimpa seorang pria yang tengah terlihat frustasi dan berteriak-teriak di jalanan. Orang-orang itu menatap iba kepada Bryan yang malang.

"Cepat hubungi ambulance! Sepertinya pria ini sudah banyak kehilangan darah! Jika tidak segera ditangani, maka akan berakibat fatal nantinya!" ucap seseorang yang ada di antara kerumunan itu.

"Baik! Biar saya yang menghubungi ambulance!" jawab seorang pria bertopi hitam. 

"Apa kita perlu menghubungi pihak kepolisian? Pengemudi mobil itu tampaknya sedang mabuk, dia berhasil menyelamatkan diri!" sahut yang lain.

"Ya! Kita harus menghubungi pihak berwajib! Kasihan sekali korban tabrak lari ini jika tidak di adili! Kebetulan saya mencatat nomor flat kendaraan tersebut. Jadi ini bisa kita jadikan bukti kuat!"

"Baguslah! Sekarang yang terpenting pria ini harus segera ditangani dulu. Sepertinya dia sedang frustasi!" ucap pria yang pertama kali menolong.

"Benar sekali, Mas! Oh iya, ini ada CV dari pria ini, mungkin kita bisa menemukan petunjuk siapa dia dan keluarga yang bisa dihubungi!" ucap yang lain.

Lalu kemudian salah satu diantara mereka mengambil CV Bryan yang sudah tercecer kemana-mana dan bersimbah darah Bryan. Untung masih ada satu lembar berkas yang masih bisa dibaca.

"Bryan Aditama! Alamat rumah Jl. Pondok Indah, no.04, Jakarta!"

"Apakah di sana ada kontak yang bisa dihubungi?" tanya pria bertopi hitam lagi.

"Ya! Ada, Mas! Ini nomornya!" jawab pria yang membaca berkas itu.

Wiiuuuuuu..... 

Wiiuuuuu...... 

Suara sirine ambulance sudah mulai mendekat, Bryan yang sudah tidak kuat untuk membuka mata perlahan menutup matanya, tapi ia masih bisa melihat wajah orang-orang yang tulus membantunya, sedangkan keluarganya, entah mereka peduli atau tidak nantinya dengan kondisi Bryan. Bryan ingin pulang dengan damai, tapi Bryan tidak punya rumah. Bryan ingin dipeluk Tuhan, tapi ia masih ada tanggung jawab besar di dunia ini. Bryan tidak bisa mengingat apa-apa lagi, bayangan ibunya mengatakan jangan pernah kembali mengiringi Bryan menutup mata.

"Cepat, Mas! Sepertinya pria ini sudah tidak sadarkan diri!" sorak pria berkemeja putih, dialah yang pertama kali membantu Bryan.

Petugas ambulance itu segera mengangkat tubuh Bryan, pria berkemeja putih juga ikut membantu.

"Apakah ada pihak keluarga yang bisa menemani pasien?" tanya salah satu perawat yang ikut bertugas.

"Saya sedang menghubungi pihak keluarga korban! Nanti akan saya suruh untuk menyusul ke rumah sakit!" jawab pria bertopi yang sedang mencoba menghubungi nomor ponsel keluarga Bryan. Tapi tidak kunjung diangkat.

"Tapi harus ada yang menjamin dan mengurus administrasi sesampainya di rumah sakit, Pak!" ucap perawat itu lagi.

"Ck, apa administrasi lebih penting dibandingkan nyawa korban?" tanya pria berkemeja putih dengan kesal.

"Maaf, Pak! Kami hanya menjalankan tugas dan itu sudah menjadi prosedur dari rumah sakit!" jawab perawat itu dengan sopan.

"Baik! Saya yang akan membantu korban untuk mengurus administrasi sebelum keluarganya datang!" ucap pria berkemeja putih akhirnya.

"Baik, Bapak! Kalau begitu mari, Pak!" ajak perawat itu.

"Saya akan menyusul dengan mobil saya!" jawab pria itu lagi.

Perawat itu mengangguk, lalu kemudian masuk ke dalam ambulance. Ambulance mulai melaju menuju rumah sakit terdekat, membawa tubuh Bryan yang sudah tidak sadarkan diri.

"Ini kartu nama saya! Kalau pihak keluarga sudah bisa dihubungi, tolong kabari saya! Sebentar lagi saya ada meeting dengn klien soalnya," ucap pria berkemeja putih kepala pria yang sedang menghubungi keluarga Bryan.

"Baik, Pak! Nanti akan saya hubungi!" jawab pria itu.

Setelah itu pria berkemeja putih masuk ke dalam mobilnya dan mulai mengikuti ambulance yang tadi membawa Bryan ke rumah sakit. Kerumunan orang-orang tad sudah bubar, satu persatu dari mereka sudah meninggalkan tempat kejadian tabrak lari itu. sementara si pria bertopi hitam masih mencoba menghubungi pihak keluarga Bryan.

*****

"Aduhh, Jeng! Bagus banget sih gelangnya! Pasti Jeng Caca membeli gelang ini dengan harga yang fantastis ya?" tanya seorang peserta arisan di rumah Bu Siska.

Ya! Saat ini Bu Siska dengan sibuk melayani tamu-tamu arisannya, sehingga ia tidak sempat melihat ke arah ponselnya yang sedari tadi bergetar. Nada dering ponsel itu disenyapkan, karena Bu Siska tidak mau ada yang mengganggu saat acara arisan mereka berlangsung.

Sementara Zakia tengah sibuk berkutat di dapur, menyiapkan makanan dan juga minuman untuk para tamu ibu mertuanya itu. Tidak ada waktu untuk memegang ponsel bagi Zakia, walaupun sedari tadi ia merasakan firasat tidak enak dan pikiran yang tidak menentu. Zakia tidak tahu pikiran apa yang sedang melanda dirinya, tapi Zakia bisa merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi menimpa keluarganya.

"Wah, menantu Jeng Siska cekatan, ya! Dengan cepat bisa menyiapkan berbagai macam makanan, salut banget dengan Jeng Siska yang bisa mencari menantu seperti Zakia! Kalau menantuku mah gak pernah ke dapur, tinggal order makanan dari luar aja beres! Tapi tentunya sesuai dengan pemasukan yang diterima dari anakku perbulannya. Jadi menantuku sangat manja!" ucap Bu Rahayu.

Entah pujian atau hinaan yang dilontarkan oleh Bu Rahayu. Kata-kata seperti itu sudah terlalu terbiasa didengar oleh Zakia, bahkan lebih pedas dari itu, kata-kata dari ibu mertuanya selalu ia konsumsi setiap hari.

"Padahal baru tadi siang Zakia gak enak badan lo, Jeng! Kok sekarang malah disuruh bekerja? Sesekali gantian Clara yang menyiapkan hidangan dong!" sahut Bu Romlah.

Clara melirik tidak suka kepada Bu Romlah, menurutnya wanita itu sudah keterlaluan. Masa menantu emas harus berprofesi seperti babu. Mana level?

"Wah, benarkah, Jeng? Tapi kelihatannya Zakia sehat-sehat aja sekarang, Jeng!" tanya Bu Rahayu lagi.

"Benaran, Jeng! Tadi pas saya kesini untuk memberitahu tempat arisan kita kali ini, Nak Zakia terlihat sangat lemas, wajahnya juga sangat pucat, Jeng. Benarkan, Jeng Siska?" Bu Romlah meminta pembenaran dari Bu Siska.

Tenggorokan Bu Siska sudah gondok dan hampir meledak, belum habis kesalnya tadi siang karena Bu Romlah terpaksa membuatnya bersikap baik pada Zakia, sekarang Bu Romlah mulai lagi. Dan Bu Siska harus berpura-pura bersikap manis lagi.

"Benar, Jeng! Tapi tadi saya sudah kasih vitamin untuk Zakia. Makanya sekarang Zakia sudah segar kembali!" jawab Bu Siska dengan terpaksa.

"Masya Allah! Luar bisa baik teman kita yang satu ini pada menantunya!" puji yang lain.

Drrrttt.. 

Drtttt... 

"Eh, Jeng! Itu dari tadi ponselnya bergetar terus. Kenapa tidak diangkat? Siapa tau penting!" ucap Bu Atika melihat ponsel Bu Siska bergetar dari tadi.

"Ah, Biarkan saja, Jeng! Mungkin orang yang minta sumbangan!"

1
Sit Sum
sudah selesai kah??
yulia nisma
ini niat atau enggak sih bikin novel..updatenya lama dan dikit...mana critanya ngebosenin...ya udahlah...good bye...
Harni: Maaf, Kak. Kebetulan author akhir2 ini kurang fit, jadi update sebisanya saja. Maaf kalau kurang nyaman
total 1 replies
Ratna Syam
kapan up episode selanjutnya?
Harni: Hari ini update, Kak. Di tunggu yaa❤❤❤
total 1 replies
Venus Venus
pgn nagis.terharu..
Timaa Azzahrah M.A
dih ibu durhaka.. biarkan sja bryan tinggalkn tuh nenek peot biar tau rasa..thor buat zakia dn bryan nya sukses.. trus jngan ingat sma kluarganya lagi.. biar kluarganya tuh yg ngemis2 mnta di tampung
Harni: Siap kak. Aku juga greget sama ibunya😁😁😁
total 3 replies
evita vita
lanjut thor,,gantung
Timaa Azzahrah M.A
aduh thor.. biarkan bryan dn kia kluar dri sana.. jngan pisahkan.. biar tau rasa tuh orang tua durhaka tdk ada yg ksih uang lagi
Timaa Azzahrah M.A: haha benar thor😅
total 2 replies
Timaa Azzahrah M.A
thor buat bryan pergi aja sama istrinya.. trus buka usaha gtu.. jngan ingat lagi orang tua durhaka itu ck
Timaa Azzahrah M.A: sipp thor hehe
total 2 replies
💞Erra Tarmizi💞
dari awal cerita ini mengingatkan aku pada novel hinaan dari keluarga suami
Harni: Semoga peminatnya juga bisa seperti novel itu 🥰🥰 Mkasih kak udah setia mampir
total 1 replies
💞Erra Tarmizi💞
ada aja cara Clara mefitnah
Cut ida Suryani
sulit cari istri sesabar Zaskia
d2h_verluthver
recommended.. bagus banget ceritanya. bikin ketagihan
Harni: mkasih kak🥰🥰🥰
total 1 replies
d2h_verluthver
Bu Siska sukses bikin aku darah tinggi Thor😤😤😤.. sebel ah sama Bu Siska.
d2h_verluthver
ini si Ronald jangan jangan suka sama Zakia.
Coky Pasaribu
Mantap sekali alur ceritanya thor, seperti kisah nyata dalam rumah tangga.
Laila Rifah
lemes banget sih Bu Siska ini 🥺
Harni: sama ehhh😄😄🥰🥰
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
buat bryan prgi dri rumahnya bersama istrinya thor.. emosi aku liatnya,apa lg ada si ipar laknat
Harni: Sama, Aku juga emosi. Ikuti part selanjutnya ya, Kak.🌹🌹🌹
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia kali ini hidupnya bahagia.. di hindari dri orang tua/orang2 benalu tdk tau diri ya thorr🙏🙏
Harni: Iya kak. Ibunya mertuanya bikin gemes pen jitak, semoga Bryan dan Zakia segera dberi kbhagiaan. Terus ikuti eps berikutnya ya kak🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
dewi patmawati
lanjut
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia sllu bahagia.. jngn pisahkan mereka thor plasee🙏🙏🙏
Timaa Azzahrah M.A: siapp thorrr😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!