NovelToon NovelToon
Anak Pembantu Milik Tuan Muda

Anak Pembantu Milik Tuan Muda

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Pembantu / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:394.9k
Nilai: 4.5
Nama Author: novi niajohan

Evelyn diadopsi saat bayi oleh seorang pembantu rumah tangga dari seorang tuan kaya raya bernama Horisson.

Evelyn kecil selalu diajak ke tempat kerja oleh sang ibu angkat karena tidak ada orang yang membantu mengurusnya jika di rumah.

Hingga suatu hari disaat Evelyn tumbuh dewasa, tidak disangka itu menarik perhatian tuan Louise anak pertama dari tuan Horisson sendiri.

Bagaimana kah hari-hari Evelyn selanjutnya. Apakah Louise akan serius dengan Evelyn, disaat dirinya terkenal sebagai seorang cassanovaa yang tidak pernah serius dengan pasangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novi niajohan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Mencari Evelyn.

Mansion Horisson.

Nyonya Grace menghela nafas lega, karena telah berhasil mengusir Evelyn dari rumahnya itu. "Akhirnya anak pembantu itu pergi juga dari rumah ini, karena kalau tidak, dia bisa saja menggoda putraku saat sudah dewasa nanti dan aku juga tidak mau dia merusak hubungan Louise dengan Gisella."

Nyonya Grace beranggapan jika Evelyn suatu saat nanti bisa saja menjadi wanita perusak rumah tangga putranya, terlebih gadis itu memiliki paras cantik yang akan semakin menawan jika ia sudah beranjak dewasa.

Dan ia tidak ingin hal itu sampai terjadi, karena yang ada didalam kamus hidupnya ialah, menantu keluarga Horisson haruslah wanita dari kalangan terhormat lagi terpandang, bukanlah dari kelas pembantu maupun kelas menengah kebawah lainnya.

"Lebih baik aku mencari pembantu lagi dan menunjuk kepala asisten rumah tangga baru untuk rumahku ini," gumamnya.

Lalu wanita paruh baya itu mengumpulkan semua maidnya dan mulai mengatur ulang kembali jabatan serta pekerjaan para pelayan pengurus rumahnya.

...***...

Tak berselang lama kemudian, Louise telah tiba di kediamannya. Pria tampan itu segera disambut oleh sang mommy tercinta, apalagi ketika mengetahui jika anaknya telah berhasil menjalankan beberapa bisnis mereka di luar kota selama beberapa hari yang lalu.

Nyonya Grace begitu senang sekali, hingga tidak ada henti-hentinya memuji keberhasilan Louise didepan semua orang.

"Selamat ya sayang, mommy dengar kamu telah berhasil menjalankan bisnis kita di luar kota kemarin. Jika Daddy mu tahu dia pasti sangat bangga kepadamu," ucap Nyonya Grace tersenyum puas penuh bangga.

Louise tersenyum. "Thank's Mom," balasnya singkat.

"Louise, pernikahanmu dengan Gisella sebentar lagi, kalian bahkan belum memilih cincin pernikahan. Segeralah sayang, kasihan Gisella. Dia sudah terlalu lama menunggumu," ucap nyonya Grace.

Louise mendesaah malas sekali jika membahas masalah pernikahannya dengan Gisella, si wanita membosankan. "Baiklah Mom, nanti malam aku akan mengajaknya ke toko emas," jawabnya tidak mau ambil pusing.

Nyonya Grace begitu senang. "Ah bagus sekali, Momny senang mendengarnya, Gisella juga pasti senang mendengar ini. Mommy sudah tidak sabar ingin melihat kalian menikah."

Louise memutar bola matanya malas, lalu pergi ke kamarnya tanpa banyak kata-kata lagi. Meninggalkan sang ibu yang sedang sibuk menelepon calon menantunya.

...***...

Sementara itu petugas keamanan mansion Horisson berlari menghampiri pak Santos untuk mengabari tentang Evelyn yang telah dipecat oleh nyonya besar belum lama tadi.

Pria paruh baya itu nampak terkejut sekali dan seketika itu pula dia menjadi panik bukan main. "Lalu ada dimana dia pak Maman?" tanya pak Santos gelisah.

Pak Maman hanya menggeleng. "Tidak tahu Santos, kasian sekali Evelyn. Dia diusir secara paksa, gara-gara melanggar peraturan rumah ini. Belum pernah saya melihat nyonya besar semarah itu kepada seseorang," jawabnya.

Pak Santos meraup wajahnya kasar, apa yang akan dia katakan kepada tuan besar Horisson nanti, kalau tahu Evelyn anak sedang dititipkan kepadanya itu telah menghilang.

"Gawat, tuan Horisson pasti marah besar padaku!" gumamnya cemas.

Tapi ia lebih merasa cemas lagi, ketika tidak tahu harus mencari kemana gadis itu berada sekarang. "Rumah sakit," pikir cepat Pak Santos.

Tanpa banyak bicara, pria paruh baya itu bergegas masuk ke dalam mobil. Namun saat ingin pergi mencari keberadaan Evelyn, Louise tiba-tiba menelepon dan meminta agar mengantarnya ke rumah Gisella untuk membeli cincin pernikahan.

Pak Santos menjadi serba salah, mau tidak mau dia harus menemani sang anak majikan untuk pergi ke rumah calon istrinya.

...***...

Sepanjang perjalanan menuju rumah Gisella, Louise memperhatikan pak Santos yang kurang berkonsentrasi dan terlihat gelisah.

"Pak Santos ada apa denganmu? Kau terlihat cemas sekali?" tanya Louise, ketika mendapati pandangan pak Santos menatap liar kemana-mana seperti mencari keberadaan seseorang.

"T-tidak ada tuan muda, saya hanya sedang memperhatikan jalan saja," jawabnya mencari alasan.

"Jalanan lurus kedepan tapi mengapa kau selalu menengok kearah yang lain dan itu mengapa matamu terlihat memerah seperti habis menangis?" tanya Louise penasaran.

Pak Santos mendadak sedih, terlebih saat mengingat kondisi Evelyn yang sedang membutuhkan bantuan dari seseorang sesegera mungkin.

Lalu, dengan berat hati pria paruh baya itu menceritakan segala sesuatu yang sedang menimpah Evelyn saat ini.

Mengenai ibunya yang sedang dirawat dirumah sakit dan membutuhkan biaya besar karena mengidap penyakit serius.

Kemudian tentang pinjaman uang yang tidak diberikan oleh nyonya besar dan pemecatan gadis itu karena pergi tanpa ijin ke suatu tempat demi menjual kalung emasnya.

"Sekarang saya sedang bingung tuan, kasihan anak itu. Dia sedang sendirian sekarang dan butuh pertolongan kita, tapi saya khawatir karena tidak tahu ada dimana dia sekarang," lirih pak Santos menjelaskan semua itu dengan terisak-isak.

Louise lantas merasakan sesak di dalam dadanya, saat mengetahui kebenaran yang ada jika Evelyn sedang mengalami kesusahan besar.

Tapi yang membuat dia merasa sakit hati adalah, kenapa ia tidak bisa membantu gadis remaja itu disaat membutuhkan. "Kenapa kalian tidak memberitahu masalah ini padaku?" tanyanya geram.

"Bagaimana saya bisa memberitahu anda tuan muda, saya juga baru tahu Evelyn dipecat tadi dari pak Maman security kita, saat kembali dari bandara menjemput tuan," balas Pak Santos, dia terpaksa menepi terlebih dahulu agar bisa bercerita.

"Lalu, kenapa tidak ada yang memberitahuku jika ibu Angel sakit keras mereka sedang membutuhkan biaya?" tanya Louise gemas.

"Evelyn sudah pernah meminjam uang kepada nyonya besar, tapi sudah habis dan saat tahu ibu Angel terkena leukimia dan ingin meminjam uang lagi kepada nyonya besar."

"Tapi nyonya besar tidak memberikannya, jadi terpaksa dia pergi untuk mencari biaya alternatif. Karena dia tahu anda pasti tidak akan memberikan pinjaman uang seperti nyonya besar, mengingat jumlahnya yang sangat besar. Tapi siapa sangka perbuatannya itu malah berujung pemecatan," isak pak Santos.

Louise mendengus kesal. "Kenapa dia tidak memberitahuku," gumamnya.

Kemudian Louise mengingat kejadian kemarin, saat melihat mata Evelyn yang memerah bukanlah terkena debu melainkan memang sedang menangis.

"Pak Santos, putar balik mobil ini. Kita harus pergi ke rumah sakit sekarang!" titahnya segera.

"T-tapi tuan Louise, bagaimana dengan non Gisella?" tanya pak Santos.

"Biarkan saja, pergi dengannya bisa di lain hari. Cepatlah pak Santos, anak itu pasti sedang kebingungan sekarang," ucap Louise.

Pak Santos mengangguk cepat, lalu memutar balik kemudi mobil. Ada kelegaan hati disaat tuan mudanya masih memiliki hati kasihan terhadap Evelyn yang hanya seorang anak pembantu.

...***...

Setibanya di rumah sakit, Louise segera bertanya mengenai kamar ibu Angel yang sedang dirawat inap. Tapi sayang, kedatangannya tidak membuahkan hasil.

Karena ibu Angel telah keluar dari rumah sakit, karena tidak sanggup membayar biaya pengobatan lanjutan.

"Maaf tuan, tapi pasien yang anda bilang ini sudah keluar dari rumah sakit setengah jam yang lalu," ucap seorang suster.

"Baiklah kalau begitu, terima kasih sus," balas Louise.

"Sama-sama."

"Tuan sekarang bagaimana?" tanya pak Santos menunggu perintah.

Louise mendesahh kesal dan menyugar rambutnya kebelakang. "Pak Santos, apa kau tahu rumah ibu Angel?" tanyanya.

Pak Santos mengangguk cepat. "Saya tahu tuan, saya pernah ke rumah ibu Angel sekali saat melayat suaminya yang meninggal," jawabnya.

"Ya sudah, ayo kita kesana!" titah tegas Louise.

"B-baik tuan!" jawab pak Santos, kemudian bergegas mengambil mobilnya diparkiran rumah sakit.

Louise meraup wajahnya kasar, merasa kesal sekali dengan sikap sang mommy yang begitu tega memecat dan mengusir Evelyn yang jelas-jelas sedang membutuhkan pertolongan.

"Mommy, kenapa kau tega sekali berlaku seperti itu padanya!" decak kesal Louise sendirian dan bertekad untuk mencari gadis remaja itu bagaimanapun caranya.

.

.

Bersambung.

...----------------...

Next \=\=>> Louise akan bertemu Evelyn di rumah kontrakannya. Disaat itu terjadi, kondisi ibu angel tiba-tiba drop dan berubah kritis.

Namun disaat-saat terakhir sisa hidupnya, ia menyempatkan berbicara pada louise dan menitipkannya sesuatu.

Apakah yang akan ibu angel katakan pada louise?

Jawaban itu ada dibab selanjutnya.

Maaf jika masih jarang up, karena sedang sibuk di minggu-minggu ini.

Terima kasih atas pengertiannya.

1
Naira Anggraeni
sedihhh nya jadi evelyn😭😭😭😭😭😭🤧🤧🤧🤧🤧
Suryati Suryati
iyaaa greget gue sama si Steve abisin aja tuh dia
Yundari Gayosa
Luar biasa
sari emilia
sp bilang minum susu bs jd pintar bs sehat dll, sehebat2 susu ttp lh susu binatang...manusia lbh hebat...kebanyakn minum susu bs aja jd spt louise jd spt binatang kelakuanya
sari emilia
jujur lucu jd nya bkn sedih bc nya...bkn aku tak py ht...tp lucu nya sampai ga py uang kerja puluhan thn...kl misal ga d byr sm nyanyanya....pindah kerja kl d ty tuan besar knp pindah bilang aja jujur...bc novel tp serasa liat ftv... 😃😃😃
sari emilia
ibu engel kerja sdh lma sblm ada evelin terus d tambah bersama evelyn slm 16 thn....anggap lh 20 thn...tinggal dan makan d rmh majikn nya...uang nya utuh donk meski cm sbg pembantu tp kerja d rmh org laya raya misal kn gaji nya 2 jt/ bln x 10 bln aja sdh 20 jt x 10 thn 200 jt x 16 thn tambah evelyn 1.500 misal x 10 bln = 15 jt x 6 thn gabung kn pendapatan k 2 nya lumayan besar...anggap pengeluaran mrk d besarkn 10 jt sml bekerja...ms iya mau kerumah sakit ga ada uang mustahil kan 😃😃😃...apa lg tuan anderson baik pasti lh ada bonus2 terutama hr2 besar spt lebaran dll 🤗🤗🤗
falea sezi
jijik bgt thor kasih jodoh lain masak dpet bekass meski. ganteng bekas. banyak wanita takut kena hiv
Nor Asikin
Kecewa
Noviyanti: terima kasih bintangnya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Nor Asikin
Buruk
muth yasin
Luar biasa
Noviyanti: terima kasih bintangnya
total 1 replies
Siti Mujimah
sedih terus ni Evelyn 😭😭😭
Siti Mujimah
untung lh Louise punya pemikiran membawa Evelyn ke tempat nya ku pikir mo di bawa LG ke rumah besar nya..kan kasian Evelyn
Siti Mujimah
nyeseeek jd Evelyn 😭😭😭🤧🤧🤧
Siti Mujimah
sediihhh untuk Evelyn 😭😭😭😭
Siti Mujimah
jahat amat itu majikan .. kasihan Evelyn .pdhl sebenarnya dia juga anak orang kaya tp terbuang .. kasian amat gk sekolah y.. kenapa sih tuan besar nya gk berbaik hati untuk menyekolahkannya..
ine
berarti msmanya gisela dan steve yg membunuh mama dan papanya evelyn.
Rahayu Ruru
Luar biasa
Noviyanti: maksih bintang 5 nya kk 🙏🙏
total 1 replies
Tatik Tabayy
JHT kalii, nyonya Grace 😭😭😭😭
Noviyanti: ya kk 😭
total 1 replies
Eni Lestari
mungkin sudah takdir louis menikah sama evelin
Naraa 🌻
ini mommy nya kejam bgt beneran ibu kandungnya Louise ga sih? tega bgt
Noviyanti: benar kka, maklum orkay jadi tidak suka anaknya bergaul dengan pelayan. apalagi sampai punya hubungan. takut reputasinya tercemar
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!