NovelToon NovelToon
Akhir Dari Pengkhianatan (Rumah tangga yang terkoyak)

Akhir Dari Pengkhianatan (Rumah tangga yang terkoyak)

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Pelakor / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:705.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Ika Oktafiana

Pernikahan karena perjodohan antara Nala dan Reigha sedang terkoyak. Hubungan tanpa cinta itu terombang-ambing ketika Reigha kembali bertemu dengan masalalu yang cintanya sempat terhalang restu.

Nala merasa, usahanya selama ini berakhir sia-sia. Reigha sering berbohong dan diam-diam masih menemui Sandra, sesuatu yang harusnya tidak boleh dilakukan oleh Reigha yang sudah menjadi suami dari Nala.

Mampukah Nala membawa kapal rumah tangganya berlayar di dermaga?
Atau justru kapal rumah tangganya harus tenggelam karena kalah dalam berperang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Oktafiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Tertipu

Sejak tadi Nala amati, wajah Sandra begitu tertekan. Wajar, saat ini Nala selalu memperhatikan gerak-gerik Reigha juga Sandra. Nala tidak ingin terlewat sedikitpun barangkali Reigha dan Sandra diam-diam membuat isyarat untuk saling bertemu.

Ya, hanya itu jalan pintas satu-satunya yang bisa kedua manusia itu gunakan. Pasalnya, ponsel Reigha saat ini berada di tangan Nala. Sesaat setelah Reigha mengeluarkan ponsel dan ada nama Sandra di deretan pengirim pesan, Nala langsung merebutnya. Tidak akan Nala biarkan mereka saling bertukar sapa lewat jejaring sosial manapun.

"Cepatlah keluar jika urusanmu sudah selesai," ucap Nala terdengar lembut namun sangat menohok.

Nala begitu kesal karena Sandra seperti sengaja berlama-lama berada di hadapan Reigha dengan alasan membawa tumpukan berkas.

"Hei! Jangan bicara lewat telepati! Aku tahu kalian sedang menggunjingku dengan tatapan mata kalian," sentak Nala ketika menyadari mimik wajah Reigha yang berubah-ubah.

"Keluar kamu! Dasar tidak becus dalam bekerja. Selama satu bulan terakhir ini apa pekerjaanmu hanya duduk santai seperti saat ini?" kesal Nala karena Sandra tak kunjung pergi.

Reigha Terlihat ingin membuka mulutnya. Namun, Nala segera menyela agar Reigha tidak perlu melakukan pembelaan untuk wanita rubah di depannya.

"Diam kamu, Mas! Aku adukan pada mama baru tahu rasa kamu. Suruh dia keluar sekarang juga sebelum darah tinggiku semakin naik," ucap Nala menggebu-gebu.

"Bagus jika darah tinggimu naik. Setelah itu kamu akan terserang stroke dan mati," ucap Sandra tersenyum licik menatap Nala.

Nala yang merasa tidak terima, melotot tajam. "Jika itu terjadi, maka kamu orang pertama yang akan selalu aku hantui. Setelah itu kamu akan gila dan ditinggal mas Reigha," balas Nala tak kalah sengit kemudian tertawa layaknya pemeran antagonis di film-film yang sering Nala tonton.

Sandra terlihat mengeraskan rahang. "Hal itu tidak mungkin terjadi karena kamu pasti sedang di siksa di neraka," timpal Sandra lagi tidak mau kalah.

Nala menggebrak meja cukup keras.

Brak!

"Hei! Aku disini sebagai atasanmu, sebagai istri dari Reigha Cakrawala. Tolong jangan panggil aku hanya dengan sebutan. Tidak sopan sekali," gerutu Nala merasa kesal.

Reigha yang merasa pusing, menggebrak meja dengan keras hingga membuat dua wanita tersebut berjenggit kaget.

Brak!

"Diam kalian!"

"Sandra! Kamu keluar sekarang juga!" teriak Reigha kencang hingga membuat Sandra ketakutan.

"Kamu sudah berani berteriak di depanku, Ga? Kenapa kamu jadi kasar begini?" tanya Sandra sakit hati. Akhirnya dengan mata yang sudah berkaca-kaca, Sandra keluar ruangan dengan sedikit berlari.

"Lebai sekali," gumam Nala jengah kemudian duduk di sofa yang tersedia.

"Nala?" panggil Reigha yang terdengar lembut, tidak berteriak seperti berbicara pada Sandra.

"Kenapa Mas Reigha Sayang?" tanya Nala lembut sambil mengulas senyum manisnya.

Reigha berdehem pelan, merasa gugup dengan panggilan sayang dari Nala. Dengan langkah pelan, Reigha mengambil posisi duduk di sebelah Nala dan sedikit memberi jarak sekitar dua puluh sentimeter.

Nala yang tidak terima, langsung mendekat agar posisi duduknya berdekatan dengan sang Suami.

"Ehem. Kamu kenapa sekarang berubah seperti ini? Maksudku, bukankah ini bukan kepribadian kamu?" tanya Reigha perhatian.

"Kata siapa? Dulu sewaktu aku masih kuliah, aku ikut gang motor loh, Mas," jawab Nala lalu bergelanyut manja di lengan suaminya. Biarlah tingkah Nala seperti pelakor. Lagian, Nala melakukannya pada orang yang tepat, yaitu kepada suaminya.

"Oh ya? Jadi selama ini ...."

"Iya. Aku menjadi wanita manis karena akan menikah denganmu. Aku tidak mau kamu memberi kesan buruk pada penampilanku yang ... Seperti ini," jawab Nala sambil menunjuk celana jeans-nya yang robek pada bagian paha.

Reigha mengikuti arah pandang Nala menunjuk dan seketika menyesal karena paha mulus Nala terlihat jelas. Reigha menelan saliva kemudian segera mengalihkan pandangan.

"Mas?" panggil Nala lembut.

"Kenapa?" tanya Reigha tanpa susah-susah menoleh.

"Lihat aku dong, Mas. Nanti aku pergi, kamu menyesal loh," ancam Nala yang beruntungnya berhasil membuat Reigha menoleh seketika.

"Kenapa?" tanya Reigha singkat.

"Besok aku mau ke Bogor," ucap Nala yang berhasil membuat Reigha tersenyum cerah.

Nala memicing menatap Reigha. "Jangan bilang kalau kamu mulai menyusun rencana untuk menemui Sandra?" tanyanya penuh selidik.

Senyum cerah itu seketika berubah mendung. 'Mengapa sekarang Nala berubah menjadi secerdas itu?' batin Reigha bertanya.

"Jangan menggerutu dalam hati, Mas," ucap Nala lagi yang membuat Reigha menoleh cepat dengan wajah cengonya.

Nala tersenyum manis kemudian membingkai kedua pipi Reigha. "Tolong jangan menggerutukan aku dalam hati karena aku akan sangat terluka," ucap Nala yang tatapannya berubah sendu.

...................

Nala sudah berada dalam kamar dan duduk bersandar pada headboard. Waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam lewat lima belas menit. Reigha belum keluar dari kamar mandi setelah mengatakan bahwa perutnya mendadak sakit.

Nala berinisiatif membuka ponsel Reigha barangkali ada pesan dari Sandra. Nala menghela napas lega ketika nama Sandra tidak ada lagi di daftar kontak yang sudah Nala ganti namanya menjadi 'Rubah licik'.

Menyadari bahwa suaminya itu sudah terlalu lama dalam kamar mandi, Nala berniat untuk menanyakan apakah Reigha baik-baik saja. Nala tidak langsung bersuara saat sudah berada di depan pintu kamar mandi.

Nala mendekatkan telinganya pada daun pintu dan seketika mengepalkan kedua telapak tangan. Suaminya itu terdengar sedang berbicara dengan seseorang di telepon. Nala tentu masih bisa sedikit mendengar percakapan di dalam.

Samar-samar Nala mendengar suara Reigha yang berkata, "Besok Nala akan ke Bogor. Kita bisa bertemu—" setelah itu Nala sudah tidak bisa mendengar apapun lagi selain degup jantungnya yang seperti melemah.

Bahu Nala merosot ke bawah. Nala pikir, segala cara yang sudah dilakukan akan membuat Reigha luluh kembali. Nyatanya, semua tidak berarti apapun karena Reigha masih saja membuat rencana untuk bertemu Sandra.

Mencoba menahan sesak, Nala kembali naik ke ranjang lalu menutupi tubuhnya dengan selimut hingga batas leher. Mungkin, menangis dalam diam bisa membuat perasaanya sedikit membaik.

Perjuangannya masih panjang dan Nala tidak boleh menyerah begitu saja. Balas dendam terbaiknya belum bekerja secara efektif. Jika suatu hari nanti Reigha tidak berhasil Nala rengkuh lagi, jalan terbaik adalah meninggalkannya.

Setidaknya, Nala sudah berusaha keras untuk membuat Reigha kembali. Jika usahanya tidak membuahkan hasil, itu tidak masalah.

Nala segera menghapus air mata saat mendengar pintu kamar mandi terbuka. Nala memilih berpura-pura tidur untuk melihat apa yang akan suaminya lakukan jika dirinya sudah terlelap.

Dan benar saja, suaminya itu kini berjalan mengendap-endap menuju balkon, dan ketika Nala mengintip sedikit, ada ponsel di salah satu tangan suaminya.

'Bodohnya aku yang menganggap bahwa mas Reigha mulai mencintaiku,' batin Nala merasa tertipu.

1
andi nita
hati di reparasi? brg pa gmnThor😆
umi istilatun
👍
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Khairul Azam
ininyg bikin cerita bermasalah peren pere.puan bego nala
Khairul Azam
tipe peremluan bego udah sisakiti didepan mata masih nyimpen poto
Safa Almira
suka
Ani Sukmayati
thor syng bnget dandy dibikin meninggal
Komang Diani
Luar biasa
Arvilia_Agustin
Aku mampir ni ka, seru juga ceritanya, mampir ya ka di karyaku Wanita Tangguh
Annie Soe..
Sepertinya seru niy, aku mampir thor..
Shifa Burhan
sok sok buat novel suami selingkuh dapat balasan

kelihatan sekali kemunafikanmu jadi wanita
noh dinovelmu yang istri selingkuh kau bela mati matian

dasar author munafik menjiiikan
Micke Rouli Tua Sitompul
nala bodoh
Micke Rouli Tua Sitompul
hajar pelakor
falea sezi
rega uda pernah tidurr ma selingkuh annya blom
aira aira
hmmm
Iyas Masriyah
Luar biasa
Niza Neza
Kecewa
Niza Neza
Buruk
Sulfia Nuriawati
ketauan kalo sandra cm memanfaatkan jg cm mau duit nya aja kalo ada yg lbh dr reigha pasti pindah jg k lain body nmnya jg oelakor y dmn mn sll cr yg lbh berduit
Sulfia Nuriawati
nala berjuang sendiri🤦🏾‍♀️🤦🏾‍♀️🤦🏾‍♀️🤦🏾‍♀️kalo capek sepak aja tu reigha sm sandra biar ngegembel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!