NovelToon NovelToon
Ibu, Aku Juga Anakmu

Ibu, Aku Juga Anakmu

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Teen Angst / Tamat
Popularitas:332.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Santi Suki

Pelangi adalah putri kedua dari pasangan Awan dan Senja. Meski begitu, dia sering mendapatkan perlakuan yang berbeda dibandingkan dengan kedua saudara yang lainnya, yaitu Embun dan Lembayung. Baik itu dalam perhatian, kasih sayang, dan kebutuhan materi lainnya.

Pelangi selalu diberikan tugas harian layaknya pembantu. Dia juga harus selalu mengalah dalam segala hal pada kedua saudaranya, terutama kepada Embun.

Setelah Pelangi menginjak usia dewasa ada keluarga yang hendak melamarnya. Namun, Embun jatuh cinta pada laki-laki itu. Senja meminta Pelangi untuk mengalah dan memberikan laki-laki itu kepada kakaknya.

Akankah Pelangi terus menuruti keinginan ibunya, untuk selalu mengalah pada kedua saudaranya?

Kenapa Senja memperlakukan Pelangi seperti ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Kencan

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan 🌟🌟🌟🌟🌟. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.

***

Bab 12

"Aku punya sesuatu untukmu. Paketnya besok akan datang ke sini. Gunakan barang itu sebaik mungkin," kata Tama masih berbisik.

"Apa itu?" tanya Pelangi penasaran.

"Sesuatu yang akan kamu sukai," jawab Tama sambil menatap Pelangi tanpa melepaskan pelukannya.

"Ehem!" Awan berdeham dengan keras dan membuat kedua sejoli itu langsung melepaskan pelukan hangat mereka.

Pelangi dan Tama memisahkan diri sambil menunduk. Keduanya menjadi salah tingkah dan merasa malu.

"Jaga diri baik-baik, ya!" ucap Tama sebelum pergi dengan menaiki motornya.

Pelangi dan yang lain yang menatap kepergian Tama. Mereka merasa kehilangan dengan pulangnya Tama ke kotanya sendiri.

"Kak Embun, kenapa menangis?" tanya Lembayung.

"Kamu anak kecil, mana tahu perasaan aku saat ini," balas Embun ketus.

Lembayung hanya mengangkat kedua bahunya, saat embun memasuki rumah sambil berlari. Bagi Lembayung, Embun itu sering berbuat hal yang aneh belakangan ini.

Pelangi masuk ke dalam kamarnya dan membuka kertas yang tadi diselipkan oleh Tama pada tangan. Dia pun membukanya dengan perlahan. Terlihat tulisan Tama yang rapi meski tidak terlalu bagus.

Untuk Pelangi Si Gadis Ceria

Aku sebenarnya ingin mengajak kamu pergi berdua saja sebelum aku pulang ke kotaku. Akan tetapi Embun dan Lembayung selalu saja mengikuti aku. Sehingga tidak punya kesempatan untuk bicara denganmu. Aku tunggu kamu di jembatan. Tentunya aku berharap kamu bisa menemui aku.

Aditama (Kak Tama)

Pelangi pun bergegas mengambil jaketnya dan berlari keluar rumah. Entah kenapa dia juga ingin bertemu dengan Tama sebelum laki-laki itu kembali ke kotanya.

"Pelangi, kamu mau ke mana?" teriak Senja saat melihat putrinya itu berlari keluar rumah.

"Aku ada perlu sebentar, Bu," balas Pelangi.

Pelangi terus berlari ke arah jembatan yang tidak jauh dari rumahnya. Terlihat di sana ada Tama sedang duduk di atas motornya.

Saat kedua netra mereka saling beradu senyuman di wajah mereka pun langsung terukir. Tama turun dari motornya dan berlari ke arah Pelangi. Dipeluknya tubuh gadis itu dengan sangat erat. Tama merasa sangat senang, karena Pelangi mau datang menemuinya.

"Terima kasih kamu mau menemui aku," ucap Tama sambil berbisik di telinga Pelangi.

"Ada apa? Kenapa Kakak ingin bertemu dengan aku?" tanya Pelangi.

"Aku ingin mengajakmu jalan-jalan ke suatu tempat," jawab Tama sambil menggandeng tangan Pelan, lalu menuju ke motornya.

***

Pelangi merasa sangat senang saat Tama mengajak dirinya taman bermain yang ada di pusat kota itu. Mereka jalan-jalan di sana layaknya orang yang sedang berkencan.

"Apa kamu ingin menaiki wahana permainan di sana?" tanya Tama pada Pelangi.

"Iya." Seumur hidup Pelangi baru sekarang menginjakkan kakinya di taman bermain yang terkenal ini.

Tama pun mengajak Pelangi untuk menaiki semua wahana yang ada di sana dan ingin di coba. Terlihat jelas pacaran kebahagiaan pada wajah kedua orang itu.

Selama mereka bermain di sana, Tama tidak pernah melepaskan genggaman tangannya dari tangan Pelangi. Dia begitu menjaga dan melindungi Pelangi, dari desakan orang-orang atau para pengunjung wisata.

"Ini sudah siang. Sebaiknya kita makan terlebih dahulu, untuk mengisi energi kita kembali," ajak Tama.

Saat makan Tama pun sesekali menyuapi Pelangi. Awalnya gadis itu menolak, tetapi akhirnya mau juga saat Tama memaksa menyuapinya secara langsung.

Pelangi pulang sore hari dan itu di antar oleh Tama sampai Jembatan. Keduanya merasa senang sudah menghabiskan waktu bersama.

"Kakak, hati-hati saat dalam perjalanan pulang nanti," ucap Pelangi.

"Iya. Kapan-kapan Kakak akan berkunjung lagi ke sini," balas Tama.

"Aku akan selalu menunggu kedatangan Kakak main ke rumah," kata Pelangi.

"Aku pergi dulu, ya."

Tama mencium kening Pelangi sebelum pergi. Ini membuat Pelangi deg-degan karena baru pertama kali ada yang mencium dirinya, meski hanya di kening.

***

Apakah Pelangi akan ketahuan oleh orang rumah sudah pergi berkencan dengan Tama? Tunggu kelanjutannya, ya!

1
ceuceu
Alhamdulillah pelangi mendapat kebahagiaan menikah dgn tama
ceuceu
yah si sirik liat/Grin/
ceuceu
hebat awan jualan cilok tapi bisa sekolahin 2 anak di sekolah elit
ceuceu
pelangi yg juara dapat uang malah sembun yg di belikan sepatu mahalan,orangtua pilih kasih
Ika Yanti Unyil
ceritanya sangat mengharukan.bikin hati ikut mellow gegara perlakuan bu senja kepada pelangi.ternyata ada banyak faktor yang mendukung bu senja membenci pelangi....
ikut bangga dengan segudang prestasi ke 3 anak bu senja.alurnya sat set meski hanya sedikit bab nya.mungkin termasuk novel awal author jadi masih banyak typonya.😃😃
terus semangat berkarya thor ❤️❤️❤️❤️
Endang Sulistia
bagus.
Maryami
kok dah tamat, tak rela
Maryami
ibu laknat
Maryami
yang sirik tak kan bahagia
Maryami
pelangi memang ist the Best, smg km akan bahagia
Maryami
miris amat nasib pelangi
Maryami
senangnya
Maryami
waduhhhhh
Maryami
hah🦾🦾🦾🦾🦾
Maryami
ada aja pengganggu
Maryami
kakak dan ibu laknatullah
Maryami
diakhiri kamu akan diadili oleh Allah atas ketidak adilanmu pd anak anakmu
Maryami
walau sesak bacanya tp akusuka alurnya
Maryami
kasihan kali pelangi, sedih aku😭😭😭😭😭😭
Maryami
smg suatu saat km bahagia pelangi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!