tidak untuk -21
bocil minggir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dy anggraini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12
SELAMAT MEMBACA JANGAN LUPA KASIH AUTHOR VOTE
" Jadi kamu tertarik denganku yon" ujar Sonya dengan genitnya, sekarang posisi mereka sedang di dalam mobil, setelah mereka jalan berdua sekarang Deon akan mengantarkan Sonya pulang takutnya nanti keburu Niko duluan yang pulang.
Tapi dengan genitnya Sonya menyandarkan kepalanya ke pundak Deon dengan kedua tangan Sonya yang melingkar cantik di tangannya, sedangkan posisi Deon sedang menyetir
Sepertinya Sonya sengaja menggoda Deon, ya Sonya wanita dewasa yang butuh kehangatan secara Sonya juga sudah pernah sebelumnya melakukan hubungan terlarang dulu bersama mantan mantannya gak hanya sekali bahkan Sonya sudah sering melakukanya, dan Sekarang Niko tidak mau menyentuhnya bahkan menganggap pernikahannya hanya setatus di atas kertas saja hanya karena Sonya yang sudah gak perawan, bagi Niko berhubungan badan sebelum adanya ikatan yang khalal itu adalah wanita murahan.
" Menurutmu?" Deon bukanya menanggapi pertanyaan Sonya malah balik bertanya.
Mendengar jawaban dari Deon Sonya hanya diam saja, Sonya semakin mengeratkan lingkaran tangannya di lengan Deon.
" Sonya kamu jangan menggodaku ya" Ujar Deon yang marasa Sonya semakin merapatkan tubuhnya.
" Memang kamu tergoda" balas Sonya yang seketika membuat Deon meminggirkan mobilnya lalu berhenti.
Deon langsung menarik Sonya untuk duduk di pangkuannya.
" Waw....kamu ganas juga ya" ujar Sonya yang kaget karena Deon tiba tiba menariknya sehingga kini dia duduk di atas pangkuan Deon.
" Okey jangan salahkan aku ini kamu yang mulai ya" Deon langsung menyerang bibir Sonya dengan sedikit kasar dan Sonya pun menyambutnya, lidah mereka berdua saling membelit dan bertukar saliva.
Tangan Deon dengan nakalnya meremas kedua aset milik Sonya dan seketika itu Sonya Me**ah tertahan karena bi**rnya masih di bungkam oleh b1b*r milik Deon, dan Sonya pun tak kalah nakalnya Sonya mulai membelai senjata milik Deon yang masih terbungkus kain dan Deon mengeram dengan apa yang Sonya lakukan.
Kebetulan Deon berhenti di jalan yang sepi jadi jarang ada pengendara yang lewat, mereka sama sama liar sehingga entah sejak kapan mereka mulai menyatu dengan posisi Deon yang masih duduk di bagain kemudi sedangkan Sonya dengan lincahnya naik turun di atas pangkuan Deon.
De**han mereka saling bersautan keringat pun mulai bercucuran sehingga keduanya merasakan ledakan yang datang menerpa lalu keduanya saling berpelukan erat saat gelombang itu datang.
mereka hanya melakukannya satu kali karena tempatnya yang tidak memungkinkan mereka takut kalau ada orang yang tiba tiba memergokinya, Sonya dengan cepat memakai pakaiannya kembali begitupun dengan Deon yang langsung merapikan pakaiannya kembali setelah itu Deon mengantarkan Sonya pulang dan sesampainya di rumah benar saja Niko belum pulang entah masih di kantor atau sedang nongkrong bersama temanya untuk sekedar melepas penat.
" apa bang Niko sudah pulang?" tanya Deon yang khawatir kalau abanganya sudah pulang dan melihatnya mengantarkan Sonya.
" Kayaknya belom mobilnya aja gak ada" jawab Sonya.
" Ya udah deh gue cabut dulu ya baby" pamit Deon dengan mencium bibir Sonya sekilas dan Sonya seperti gak rela bila kecupan saja tapi ya udah lah.
" Okey sayang hati hati di jalan" Deon segera pergi dari rumah Niko dan Sonya juga langsung masuk ke dalam rumah.
****
"Ersya bapak ingin bicara sama kamu" ujar bapaknya kepada Ersya yang sedang bersantai nonton TV sedangkan Aksa jangan di tanya remaja itu sedang belajar di kamarnya.
" Memang bapak mau bicara apa?" tanya Ersya penasaran.
" Tolongin bapak sya" ujar bapaknya tak langsung menjelaskan pokok masalahnya.
" Tolong apa sih pak?" tanya Ersya lagi.
" Ba .....bapak sebenernya punya hutang banyak dan bapak gak bisa membayarnya"
" Maksud bapak apa? bukannya bapak ikut investasi sehingga bisa membeli barang barang itu" firasat Ersya menjadi gak enak karena perkataan bapaknya, sepertinya pemikirannya benar bahwa bapaknya tidak investasi uang lagian bapaknya dapat uang dari mana untuk di investasikan.
" Jadi sebenernya bapak bisa membeli barang barang itu semua dari hasil berhutang sya bukan hasil dari inestasi" jelas Rudi.
"Ya ampun bapak, terus bagaimana kita membayarnya pak Ersya udah gak punya uang lagi untuk membayar hutang bapak" balas Ersya.
" kalau bapak gak membayarnya bapak akan di laporkan ke polisi Sya, tolongin bapak gak mau di penjara" ujar Rudi dengan memelas.
"memang hutang bapak berapa banyak?" tanya Ersya, sampai bapaknya bisa membeli barang barang elektronik segala.
" 1M " jawab Rudi yang membuat Ersya melongo.
" A.....apa? satu milyar" ucap Ersya dengan tergagap. " banyak banget pak itu uang buat apa saja? dapat uang dari mana Ersya bisa membayarnya, Ersya gak mau tau itu urusan bapak jadi ya bapak fikir aja sendiri" ujar Ersya yang mendadak pusing, 1milyar itu banyak banget bahkan sekedar melihatnya aja Ersya gak pernah, Ersya sudah gak mau ikut campur masalah hutang bapaknya jadi biarlah bapaknya sendiri yang mengurus soal hutang itu Ersya sudah tak mau tau lagi apa lagi uang 1 Milyar itu sangat banyak bahkan dengan uang sebanyak itu Ersya sudah bisa membeli rumah, mobil dan bahkan masih bisa buat modal usaha.
" Bapak mohon sya tolongin bapak kali ini aja bapak janji setelah ini bapak gak akan nyusahin kamu lagi" ujar Rudi dengan memohon di bawah kaki Ersya, jujur Rudi takut kalau sampai harus masuk penjara.
" Tapi Ersya gak punya uang pak, bapak jangan begini dong ayo berdiri" kata Ersya merasa gak enak karena bapaknya sampai memohon di kakinya.
" gak harus bayar pakai uang sya, bos mereka bilang menginkanmu sebagai gantinya, bapak mohon kamu mau ya" Rudi gak mau berdiri dia masih kekeh bersimpuh di kaki Ersya.
" Apa?....…maksudnya bapak menjualku begitu" Ersya kaget bisa bisanya bapak tirinya itu tega menjadikannya pemebus hutangnya.
" Bukan begitu bapak tidak menjualmu, mungkin mereka akan memperkerjakanmu sampai hutang bapak lunas" ujar Rudi yang kini sudah kembali duduk.
" Ersya gak mau pak seharusnya bapak yang ikut mereka bukan Ersya karena Ersya gak ada sangkut pautnya" kata Ersya yang kekeh tidak mau.
" Kamu tega melihat bapak di penjara, selama ini bapak sudah baik sama kamu padahal bapakmu sudah gak ada dari kamu kecil, bapak yang mencari nafkah buat keluaga, merawatmu walau kamu bukan anak kandungku jadi ini waktunya kamu membalas Budi" balas Rudi mengungkit yang lalu, memang benar ibunya seorang janda dan Rudilah dulu yang banting tulang bekerja untuk keluarga, semenjak di tinggal istri tercintanya aja Rudi frustasi dan berubah menjadi suka mabuk mabukan dan berjudi makannya Ersya memakluminya tapi hutang 1 Milyar itu sangatlah banyak.
" Tapi pak Ersya takut kalau nanti di siksa bagaimana, masak iya cuma di suruh kerja kalau cuma kerja bapak juga bisa ikut mereka" Ersya mikir itu rasanya tidak mungkin , apalagi kalau hanya di jadikan pemuas nafsunya Ersya bener bener gak mau. " Kalau Ersya di apa apain gimana Ersya takut pak" ujar Ersya yang takut, apalagi Ersya berfikir bos itu udah tua gendut, perutnya buncit, botak lagi , membayangkan saja sudah membuat Ersya pengen mual, masak iya dia yang masih muda semlehoy harus melayani bapak bapak, karena gak mungkin kalau uang satu milyar hanya ditukar dengan dirinya yang dipekerjakan Ersya gak sebodoh itu.
" Pokoknya bapak gak mau tau kamu harus bantuin bapak, bapak gak mau di penjara" kata Rudi telak gak bisa di bantah, dan Ersya juga gak bisa menolak kalau Rudi sudah mengungkit jasanya.
" Nanti Ersya fikirkan lagi pak" akhirnya Ersya menjawab yang tak pasti tapi itu sudah membuat Rudi lega walau gak sepenuhnya.
"Besok kamu gak usah bekerja karena orang itu besok akan datang untuk menjemputmu" ujar Rudi menyampaikan lalu setelah itu dia melenggang masuk ke kamar.
Sedangkan Ersya hanya bisa menteskan air matanya dalam diam gak mungkin Ersya mengadu sama Aksa, Akhirnya Ersya juga masuk ke dalam kamar sambil memikirkan langkah apa yang akan di ambil nantinya.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA
LIKE
KOME
VOTE
BUAT AUTHOR TERIMAKASIH
jadi tlg yah kaak.... aku ga rela klo Niko berhubungan intim sm Sonya, kasian Ersya.... boleh adil dlm memberikan materi saja.jgn lain-lain....
y seru donk...