21+
Awal dari story Bukan Salah Cinta
Pernikahan adalah sebuah ikatan suci dari dua orang yang saling mencintai. Namun, apa yang terjadi jika pernikahan dilandasi oleh dendam???
"Kita buat kesepakatan secara gentle. Jika setelah dua hari ini Diana tetap memilih Anda, saya akan merelakan dia untuk Anda. Tapi jika setelah dua hari, Diana memilih saya maka Anda yang harus merelakan Diana untuk saya, termasuk membebaskan Diana dari segala perjanjian yang Anda buat untuk menjerat dia."
Di tengah badai melanda rumah tangga Diana, Bayu, sang mantan kekasih datang kembali membawa cinta yang tidak pernah Diana dapatkan dari suaminya.
Siapakah yang akan dipilih Diana?
Suami yang menikahinya karena dendam atau Bayu, pria yang dia cintai dan mencintai Diana?
Cari tahu jawabannya yuk,
Diantara Dua Hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riana Kristina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12
Happy reading
💕💕💕💕💕
Entah sudah berapa lama Reyhan berdiam di bawah guyuran air shower. Begitu merasa lebih tenang, dia mengenakan bathrobe dan mengambil handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya.
Reyhan berjalan keluar kamar untuk menuju kamar Rangga. Dibukanya perlahan pintu kamar anaknya yang memang tidak pernah dikunci. Mendengar suara pintu dibuka, baby sitter yang merawat Rangga terbangun. Dia yang tidur di ranjang sebelah ranjang Rangga seketika berdiri dan menundukkan kepalanya begitu mengetahui Reyhan memasuki kamar.
Reyhan mendekati ranjang putranya yang baru berumur tiga tahun dan sedang tertidur pulas. Dia duduk di pinggir ranjang Rangga, lalu mengusap lembut kepala Rangga. Dipandangnya lekat wajah putranya. Entah kenapa Reyhan merasa putranya tumbuh besar lebih cepat.
"Jam berapa tadi dia tidur, Sus?" tanya Reyhan pelan sembari masih mengusap kepala Rangga.
"Jam delapan Tuan," jawab baby sitter itu gugup.
"Apa dia sudah makan?"
"Sudah, Tuan. Tuan Muda Rangga makan banyak hari ini."
"Apa dia rewel?"
"Tidak Tuan, hanya sesekali menyebut nama Tuan."
"Hem." Reyhan menghembuskan napas berat. Rasa bersalah muncul dalam hatinya. Dia selalu berangkat ke kantor ketika putranya belum terbangun dan pulang ketika putranya itu sudah tertidur.
Maafin ayah Nak, ayah tidak bisa menemanimu setiap waktu. Maafin ayah yang tidak bisa mempertahankan ibumu. Ayah membiarkanmu tumbuh sendirian tanpa kasih sayang ibu dan juga ayah. Kenapa ayah merasa kamu tumbuh lebih cepat. Baru kemarin rasanya ayah menggendongmu yang masih bayi, tapi sekarang kamu sudah sebesar ini. Ayah mencintaimu Nak, terima kasih sudah lahir ke dunia ini dan menjadi putra ayah. Kamu penyemangat hidup ayah.
Reyhan mendekatkan wajahnya untuk mengecup pelan kening Rangga. Dipandangnya sekali lagi wajah Rangga sebelum akhirnya dia melangkah keluar kamar.
❤️
❤️
❤️
❤️
❤️
"What?!" Siska hampir menyemburkan minuman yang baru diteguknya. "Are you seriously?!" dia menatap lekat Diana yang duduk di depannya. Mereka sedang makan siang bareng di kantin kampus.
Diana mendengus, satu tangannya menopang dagu sedang tangan satunya sibuk memainkan sedotan pada gelas minumannya.
"Loe yakin, Di?" tanya Siska ragu.
"Tau ah, gue bingung."
"Kalo loe bingung, kenapa loe terima? Di, pernikahan itu adalah sebuah ikatan suci dari dua orang yang saling mencintai, bukan untuk dipermainkan," cerocos Siska.
"Gue juga paham kali." Diana memutar bola mata malas.
"Trus, kenapa gak loe tolak? Kita masih muda Di, kenapa harus buru-buru nikah. Nikmati masa muda aja dulu wisuda juga belom," celoteh Siska sembari mengunyah makanannya, sedangkan Diana hanya diam. "Apa jangan-jangan loe ... MBA, ya?" goda Siska dengan senyum nakal.
"Maksudnya MBA apaan?"
"Married By Accident."
"Sialan loe," umpat Diana seraya memukul pelan punggung tangan Siska. Namun, Siska malah terkekeh geli.
"Just kidding Sayang, haha. Habis loe nikahnya mendadak banget. Emang loe dipaksa nikah ma sapa sih?" Siska menjeda kunyahan untuk menyedot lemon ice miliknya.
"Sama Tuan Reyhan."
Bhruuuusssss.....
Kali ini Siska benar-benar menyemburkan minumannya.
"Iih, loe apaan sih jorok tau." Diana mengambil tisu, mengelap tangannya yang kecipratan minuman Siska.
"Eh sorry-sorry gue gak sengaja." mengambil tisu untuk mengelap mulutnya. "Maksud loe, Tuan Reyhan Aditya Wijaya, pemilik Aditya Wijaya Group yang kemarin gak jadi ngisi seminar di kampus kita, dan yang ketumpahan kopi loe waktu itu?!"
"Iya." Diana mengangguk malas.
"Gimana ceritanya? Bukannya doi kelihatan marah banget ya ma loe waktu itu. Terus, ngapa ngajak nikah, sih?"
"Gue juga gak ngerti, Sis. Gue juga heran, kenapa dia maksa banget pengen nikah sama gue, sampe ngancam Tante Sandra segala."
"Ngancem gimana?"
"Tante bilang, kalo gue gak mau, Tuan Reyhan bakalan menutup paksa tempat usaha Tante Sandra. Tuan Reyhan juga bakal nge-blacklist gue dari perusahaan mana pun. Belum lagi soal ancamannya buat papa gue." Diana menghela napas berat. "Gue gak sanggup buat mikirin semua itu." Diana mengurut kedua pelipisnya. Kepalanya tiba-tiba terasa berdenyut hebat.
"Waduh, horor banget sih calon laki loe, tapi doi itu 'kan pengusaha hebat dan sangat tampan. Kalo menurut gue sih, loe beruntung dapat calon suami kayak Tuan Reyhan."
Diana tersenyum malu. "Iya, Tuan Reyhan memang tampan apalagi dengan dimples di pipinya itu, tapi serem ih," ucapnya kemudian. Dengan cepat raut wajahnya berubah. "Tuan Reyhan sangat dingin dan arogan. Di balik senyum manisnya terselip seringai milik psikopat." Diana bergidik ngeri.
"Alah lebay. Itu mungkin karena loe belum kenal aja. Buktinya gue belum pernah tuh dengar isu miring tentang Tuan Reyhan. Kebanyakan berita tentang prestasinya."
"Kok loe tau?"
"Bokap gue yang cerita. Dulu bokap sempat project bareng. Gue ingat kalo sekretarisnya itu ketemu bokap."
"Buat?" Diana tampak penasaran.
"Buat ngurus pernikahan Tuan Reyhan."
"Apa? Jadi, dia udah nikah? Itu artinya gue bakal jadi istri kedua dong? Gila!"
❤️❤️❤️❤️❤️
*pelakot kau laknat habis2an tapi pebinor kau puja kaya wanita murahan
*pemikiran murahan mu
*pebinor bayu begitu kau spesial kan bahkan jelas dia mau merebut istri orang saja kau benarkan (menjijikan kau)
*ini kelakuan menjijikan bayu yang kau bela
*mau merebut istri orang
*memprovokasi suami orang
*menghasut istri orang
*selalu mengajak istri orang pergi hingga salah faham
*selalu membuat salah faham
*merusak rumah tangga orang
*membawa istri orang
*sok baik pada istri orang
aku doakan thor semoga ada wanita lain yang sifat kayak bayu mendekati suamimu
*tinggal suami dan pergi dengan pria lain
*berhubungan dengan pria lain
*wanita gampangan yang mudah Terima ajakan pria lain
*seorang istri tapi bingung memilih suami atau pria lain, lebih menjijikan dari pada pelacur
*fakta dia lebih murahan daripada pelacur
*fakta kau tanya lelaki mana pun pasti 100% tidak akan ada yang mau punya istri kayak diana
*saat kau terus membela kelakuan menjijikan diana sama saja kau terus membela kelakuan mu sendiri
*pelakor kau laknat tapi pebinor kau puja, pemikiran wanita murahan
*kesalahan suami kau laknat tapi kesalahan istri kau bela dan kau benarkan, munafik
*karakter suami kau buat bodoh, punya kayak pelacur menjijikan masih saya dipertahankan
hay2 aq dah nyampe sini Lo kak lady🤭🤭
semoga kagak ada 2digit😜