pertemuan singkat antara Revandra seorang duda beranak 1 dengan seorang mahasiswa bernama Nada menumbuhkan cinta dihatinya.
disaat kebahagiaan mulai melengkapi kehidupan mereka, sebuah kenyataan pahit harus mereka terima, hingga membuat mereka harus memilih ..
akan ada drama menguras emosi dan penuh air mata..
mudah-mudahan pada suka ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Yang Sempurna
episode 10
.
" brengsek kau !!" Revandra berjalan serta menatap bos preman itu dengan tatapan membunuhnya.
buukkk...
satu bogeman mentah mendarat dipipi bos preman itu.
"kau belum tau siapa q ya ? " Revandra berkata demikian sambil memelintir tangan bos preman, tentu saja itu membuatnya meringis kesakitan.
"aakkk...!!"
buukk..
buukk..
daagg..
daagg..
tendangan dan bogeman berulang -ulang dihadiahkan kepada bos preman itu, Revandra seperti orang yang kesetanan, tak mengenal ampun, .
" yohaann!!! cepat selesaikan !!!" perintah Revandra sambil mengeluarkan pistol dari balik jasnya,
" ok tuan, .. ayo, ayo , siapa yang mau duluan ??" yohan memutar-mutar pistol kesayangannya, sambil menendang para preman yang mulai kuwalahan.
doorrr...
satu tembakan mengenai lengan preman itu,
" itu, untuk kau yang berani menyentuh wanitaku !!" Revandra berkata sambil trus maju.
yohan yang mendengar bosnya berkata begitu tersenyum simpul lalu melayangkan pelurunya kesetiap preman- preman disana.
sedangkan Nada hanya menutup telinga serta matanya, ia benar-benar takut, badannya juga gemeteran menahan sakit akibat goresan belati tadi.
" kurang ajar kaauu !!" teriak bos preman sambil berlari dengan mengarahkan belati kedada REVANDRA, Namun ia tak kalah cepat
Reandra menendang tangan bos preman itu, lalu menghadiahi tembakan berulang-ulang ketubuh bos preman.
door..
doorrr..
doorr..
"aakkk !!"" erang bos preman tersebut
bos preman itu sudah tidak berdaya lagi, Revandra mendekatinya lalu mengambil belati miliknya sendiri yang selalu ia bawa kemanapun.
"hmmm.. kau sudah tau sekarang ?!! tidak ada yang bisa lepas dari seorang Revandra, " ujar Revandra sambil mengeluarkan belati dari kerangkanya.
" a..a..mm..puu..nn tu..aann, " ucap bos preman itu terbata - bata,
" apa kau bilang ?? mengampunimu ?? itu bukan tugasku, tugasku adalah memberimu kematian !!" senyum psikopat Revandra keluar, yang membuat bos preman itu memelototkan matanya.
Nada mulai membuka matanya, hingga ia melihat bos preman itu terkulai lemah dengan badan yang sudah berlumur darah serta pria penolongnya yang masih dihadapan bos preman itu, Nada membulatkan matanya serta menutup mulutnya, cairan bening dimatanya lolos begitu saja, ketika ia melihat pria yang menolongnya memegang belati yang dimainkan diwajah bos preman itu,
yohan yang sudah selesai menghabisi anggota preman yang lain menghampiri bosnya, ia sudah tidak sabar melihat bosnya melakukan aktivitas smyang baginya sangat menyenangkan.
" baiklah, tangan yang mana yang kau gunakan untuk melukai wanitaku ??" Revandra mulai menarik tangan bos preman itu,
sontak saja kata-kata Revandra tadi membuat yohan melongo,
" wanitanya ?? kapan nona Nada jadi wanitanya ??" guman yohan
" aa..mmpuni ss..aa.yy..aa tu..an " bos preman itu memohon sambil menahan sakit
buukkk...
bogeman mentah melayang lagi
" q bertanya dan jawablah, tangan mana yang kau gunakan untuk melukai wanitaku !!!" bentak Revandra suaranya menggelegar
seketika karna takut bos preman itu mengangkat tangan kanannya.
" bagus.. jadilah anjing penurut, agar kematianmu segera datang " dengan cekatan Revandra menarik tangan kanan preman itu lalu..
srreekkk...
srreekkk...
"aakkkkkk !!!"
darah segar mengalir dari lengan bos preman itu. ya, Revandra dengan gilanya memotong tangan Bos preman itu lalu melemparnya kesegala arah..
" ha..ha..ha..., " senyum kepuasan bagi Revandra karna bos preman itu langsung mati seketika.
" hmmm, tuan kau membuat wanitamu takut" guma yohan sambil menatap Nada yang mematung ketakutan.
Revandra berdiri lalu menghampiri Nada yang masih mematung tak percaya dengan apa yang dilihat.
" mari ikut saya, lukamu lumayan dalam, " ucap Revandra sambil memegang tangan Nada.
Nada tersentak kaget, tubuhnya gemetar saking takutnya, yang dilihat bukanlah manusia, melainkan iblis,
hingga seketika Nada pingsan, karna tak mampu menahan kakinya yang lemas karna menahan sakit serta ketakutannya..
" apa ia kekurangan banyak darah yohan ?? kenapa dia sampai pingsan ??" tanya Revandra cemas sambil.menopang tubuh Nada.
" dia pingsan bukan karna lukanya tuan, tapi krna melihat kegilaan tuan tadi " terang yohan santai.
" apa maksudmu !! "
" ya ampun tuan, kau masih belum mengerti !! kau memotong tangan preman tadi tepat dihadapannya Nona Nada, siapa yang tidak akan syok dengan hal gila seperti itu !!"
" benarkah ?? kenapa tadi kau tak mengingatkanku !!?"
" tuan, jika jiwa iblismu sudah keluar, siapa yang bisa kau dengar, "
" diamlah tak ada gunanya berdebat dengannmu." Revandra berkata demikian sambil menggendong Nada membawanya masuk kedalam mobil.
nyimak yaa
kan ravendra juga sdh memberi tahu nada.
semangat Mayra,,,semoga cepat mendapatkan jodoh yg jauh lebih baik.