NovelToon NovelToon
Stuck Between Two Choices

Stuck Between Two Choices

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:490.9k
Nilai: 5
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Bagaimana jika dirimu dihadapkan diantara dua pilihan yang sulit?

Itulah yang dialami wanita cantik bernama Maya, terjebak cinta diantara dua bersaudara.

Aiden yang berjuang dan membantunya kembali bangkit pada trauma masa lalunya
Alden cinta pertama Maya dan ayah dari anaknya

Siapakah kira kira yang mendapatkan hatinya?

*Lanjutan cerita dari Story of Maya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Percaya Padamu

🌷🌷🌷

Pagi harinya Aiden bangun duluan daripada Maya, walaupun hanya main satu ronde tapi tetap saja Aiden tahan hingga hampir dua jam yang mana membuat Maya masih kelelahan dan enggan membuka matanya.

"Siapa suruh kau begitu sempit sayang, aku jadi tidak bisa menahan diri," ucap Aiden sembari mengelus punggung telanjang Maya.

Aiden segera menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Di dalam kamar mandi di dekat wastafel Aiden menemukan sebuah botol obat ternyata setelah meminum obatnya Maya lupa menaruh obatnya kembali ke tempat semula.

Aiden mengernyit, apa Maya sakit pikirnya. Karena penasaran apa obat itu, dia segera mencarinya di internet. Matanya membulat saat mengetahui apa obat itu, astaga jadi selama ini Maya mengkonsumsi obat penenang?

Saat Maya bangun dia akan menanyakan hal ini, tapi sebelum itu Aiden segera menghubungi Jack untuk menyuruhnya membawakan baju kerjanya karena dia ingin berangkat kerja dari rumah Maya.

Setelah selesai membersihkan dirinya, Aiden menuju dapur untuk membuat sarapan. Aiden membuat omelet sembari melihat tutorialnya dari video di youtube.

Tak lama Jack datang membawakan pesanan majikannya.

"Berangkatlah duluan Jack, aku akan menyusul nanti. Dan mundurkan jadwal rapat dua jam, aku ingin bersama kekasihku dulu," perintah Aiden sembari menerima paperbag dari tangan asistennya.

"Baik Tuan."

"Dan atur ulang jadwalku minggu ini karena aku ada urusan penting dengan Marcus," perintahnya lagi.

"Ba-baik Tuan."

"Pergilah sekarang!"

Jack hanya bisa mendumel dalam hati, bosnya memang berbuat seenak jidatnya. Memang dia pikir mudah apa mengatur jadwal yang sudah dia susun sebelumnya apalagi Selin sudah dipecat menambah pekerjaannya semakin berat karena tidak ada yang membantu.

Aiden masuk kembali ke kamar Maya untuk mengganti bajunya yang diantarkan oleh Jack sebelumnya.

"Bangunlah putri tidur," ucap Aiden sembari membelai wajah Maya setelah dia selesai mengganti bajunya.

"Euggggghh" Maya melenguh dan menggeliat dia merasakan tubuhnya masih saja sakit. Permainan Aiden benar-benar membuatnya tak berdaya. Pria itu sungguh perkasa saat melakukan hubungan intim dengannya.

"Aiden, jangan lakukan itu lagi. Aku benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa jika kau melakukannya terus menerus," keluh Maya dengan mata yang masih terpejam.

Aiden terkekeh.

Sejurus kemudian dia menggendong tubuh telanjang Maya menuju kamar mandi. Dia baringkan tubuh itu di bathup yang sudah dia siapkan sebelumnya. Bathup penuh dengan busa dan aromatherapy yang akan membuat tubuh rileks.

"Puuuufttt" Maya merasa nyaman di posisi itu.

"Thanks Aiden," ucap Maya menatap kekasihnya yang masih setia duduk di sisi bathup.

Aiden tersenyum tipis.

"Sayang, aku menemukan ini," ucap Aiden sembari melibatkan botol obat Maya.

Maya melihat sekilas setelah itu dia mendesah pelan.

"Aku mengkonsumsinya agar pikiranku tenang, kejadian tujuh tahun lalu memberiku trauma. Bahkan sampai sekarang aku takut jika melihat darah."

"Ancaman itu, rasa sakit itu terus menjadi mimpi burukku setiap malam," jelas Maya.

Aiden mengecup puncak kepala kekasihnya, dan Maya hanya bisa memejamkan matanya menerima perlakuan manis pria itu.

"Bersiaplah, aku akan menyuruh pelayan di villaku mengemasi barangmu. Aku berangkat kerja dulu, aku sudah membuatkan omelet untuk sarapanmu."

Setelah berkata seperti itu Aiden berlalu meninggalkan kamar mandi, meninggalkan Maya dengan sejuta tanya di kepalanya. Sebenarnya apa maksud Aiden barusan pikirnya.

Dan benar saja siang itu dua orang pelayan dari villa Aiden datang dan mengemasi barang Maya yang mana membuat Maya tambah bingung.

"Kenapa barang saya di kemasi semua?" tanya Maya heran.

"Ini perintah dari Tuan Aiden, nona," jawab salah satu pelayan.

Maya hanya bisa mendengus pasrah memang Aiden itu selalu berbuat semaunya, sepertinya dia harus membicarakan masalah ini saat bertemu dengannya nanti.

Setelah selesai berkemas Maya dengan dua pelayan itu menuju ke villa Aiden yang mana pria itu sudah menunggunya. Aiden menyelesaikan rapatnya dengan cepat agar bisa cepat kembali ke villanya.

"Nona, sudah di tunggu Tuan di atas," ucap pelayan.

Dengan langkah ragu Maya menaiki tangga villa, dilihatnya tangga itu penuh dengan bunga dan lilin. Apa Aiden yang menyiapkan ini semua pikirnya? Maya tetap melangkahkan kakinya menyusuri bunga-bunga dan lilin yang tersusun di sepanjang jalan.

Maya berhenti saat melihat lilin membentuk kata I love you di ujung.

Tiba-tiba Aiden muncul dan menggandeng Maya masuk ke dalam.

"Aiden, apa maksudnya ini?" tanya Maya yang masih tak percaya Aiden yang dingin bisa berlaku romantis begini padanya.

Aiden berlutut di hadapan Maya, dan membuka sebuah kotak perhiasan yang ada cincin di dalamnya.

"Will you marry me?" ucap Aiden.

Maya hanya bisa menutup mulutnya dengan kedua tangannya, cairan bening tiba-tiba merembes begitu saja membasahi pipinya.

Maya sungguh bahagia merasa begitu dicintai, dia pun menganggukkan kepalanya yang mana membuat Aiden memasangkan cincin itu ke jari manisnya.

Aiden berdiri dan memeluk kekasihnya itu.

"Sekarang tinggallah disini bersamaku, lupakan masa lalu dan traumamu. Kita ciptakan kenangan indah berdua," ucap Aiden.

Dan lagi-lagi Maya hanya terdiam membisu tapi dia juga tidak menolak permintaan Aiden.

"Katakan kau percaya padaku sayang," pinta Aiden dengan lembut.

"Aku percaya padamu, Aiden," sahut Maya tanpa ragu.

Aiden tersenyum dan kemudian memagut bibir Maya yang sudah menjadi candunya.

🌷🌷🌷

1
retno❤️
Bagus ceritanya Kak Othor... suka semua karya2mu... the best pokoknya... next mau lanjut ceritamu yg lainnya... tetap semangat berkarya ya... sukses selalu 🙏🏻👍🏻🥰
Arie
Luar biasa
Memyr 67
tamat ni? terima kasih untuk ceritanya yg menghibur. dan terima kasih memilih komen aq sebagai komen populer. /Angry/
Memyr 67
bagaimanapun ceritanya, aq udah terlanjur suka ma karya karya othor. jadi kuhajar terus sampai tuntas.
Memyr 67
aq tau kenapa hapus hapus. adegan 21+nya terlalu hot sepertinya, hihihi
Memyr 67
ahhhh maya. dah tau, sinta iblis, kok masih aja iblis dipercaya, kalau dia, maya, yg menyebabkan papa mertuanya meninggal.
Memyr 67
aq nggak kecewa kok alden mati. biar saja, cowok yg membiarkan iblis seperti sinta terus di sampingnya itu mati. yg aq kecewa, nasibnya sinta, si iblis betina itu, bagaimana?
Memyr 67
sinta harus dihukum mati itu. pembunuh. eeeh jangan ding. dipenjara seumur hidup aja tu prempuan iblis.
Memyr 67
haduuuh, aq tegang
Memyr 67
memang semua tidak ada yg salah. karena semua keluarga alden terjebak kelicikan sinta.
Memyr 67
guoblooog sinta. dah tau dulu dia jahat ma maya, trus kehilangan cinta alden. sekarang tutup mata, nggak mau tau cinta aiden yg sangat besar ke maya. seenaknya mencelakakan maya, trus ketakutan sendiri. alden memang salah pilih istri. cuma cantik doang, tapi goblog.
Memyr 67
ihhh othor, kasian lo maya. dulu ditindas sinta, sekarang alex. walau maya mencoba kuat, tapi melawan kekuatan ketua mafia, bisa apa?
Memyr 67
memang mampu gitu sinta, membuat anak kandung membenci ibu kandungnya? apalagi maya seorang wanita yg baik. anak tau mana yg tulus mana yg cuma akal bulus.
Memyr 67
wanita seegois sinta, yg cuma memikirkan kebahagiaannya sendiri, walaupun itu melukai orang orang terdekatnya, mana bisa membuat seorang pria mencintainya dengan tulus?
Memyr 67
jelas selin gagal. nggak tau aiden cowok seperti apa, maen gampangin aja, harus jadi miliknya.
Memyr 67
cocok, janda tanpa talak, ma cowok bekas pakai
Memyr 67
aq mampir
Khayla Salwa
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
jujur bingung mau komen gimana untuk cerita ini..
awalnya ngira Maya bakalan balikan lg ma Alden, secara ada pesan Aiden yg nyuruh buat jagain Maya dan anaknya ke Alden..
mungkin kakak author bingung jg nentuin mau ngilangin tokoh yg mana..
secara Aiden dari dulu selalu merasa dianaktirikan ma keluarganya, sedangkan Alden dah puas ngerasain cinta ortu dan Sinta pada awalnya..
jadinya kakak author mau ngasih keadilan jg buat Aiden biar sama2 bahagia..
jadi ceritanya turun ranjang ini mah ya..
tetep keren ceritanya walopun di puncak konflik bikin nyesek bacanya..
dan pada akhirnya jati diri author keluar di akhir2 cerita 😁😁😁🤭🤭🤭
g usah season 3 ya kak, kasian Aiden ma Maya biar happily ever after..

sehat2 terus kakak..
tetap semangat berkarya.. 😘🥰😍🤩
lizulfa anjani
berarti maya udh di sentuh dua laki laki dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!