NovelToon NovelToon
Takdir Cinta

Takdir Cinta

Status: tamat
Genre:Cerai
Popularitas:27.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alvi Barta Jadul

Lima tahun yang lalu dia mengubah identitasnya, membuang jauh masa lalunya karna rasa kecewa pada suaminya.

Dan kini di saat dua buah hatinya menanyakan sang ayah, apakah yang akan di lakukan ALEA, akankah dia berkompromi pada hatinya demi kebahagian buah hati tercinta. Atau dia mengabaikan demi gengsi dan harga dirinya walau sebenarnya dia masih sangat mencintai pria tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvi Barta Jadul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemilik masa depan

Mendengar kegaduhan Zeline pun terbangun dari tidurnya. Ketika membuka matanya dia melihat Ziga yang tengah memeluk Aiden.

Zeline pun melompat dari sofa kemudian menghampiri ibunya.

"Mom, Zel juga mau di peluk Daddy" pinta Zeline manja sambil menarik ujung baju Leea.

Leea menghela nafas, ada sedikit kecemburuan di hatinya. Kedua buah hatinya kini lebih ingin berdekatan dengan Ayahnya ketimbang dengan dirinya.

Ziga yang mendengar permintaan Zeline pun menoleh kemudian dia mengangkat tubuh mungil Zeline ke dalam gendongannya.

"Zel juga mau Daddy peluk ?" tanya Ziga pada putrinya tersebut.

Zeline menganggukkan kepalanya, matanya berbinar menatap Ziga. Sementara Leea hanya bisa tersenyum pasrah melihat kedua buah hatinya yang kini berada dalam pelukan Ziga. Akan tetapi jauh di sudut hatinya Leea merasa bahagia karna ternyata ketakutannya selama ini tak terjadi. Melihat bagaimana Ziga memperlakukan kedua buah hatinya membuat Leea menyadari bahwa pria tersebut menerima keberadaan kedua buah hatinya.

Karna Aiden harus menjalani serangkaian test untuk memastikan penyakitnya maka dari itu malam ini Aiden harus menginap di rumah sakit. Tak berapa lama dokter yang memeriksa Aiden masuk ke dalam ruangan.

"Permisi Tuan, Nyonya, pasien harus menjalani pemeriksaan sekarang " ucap sang dokter.

Ziga dan Leea pun mengangguk berbarengan.

"Lakukan yang terbaik untuk menyembuhkan putraku dok" perintah Ziga penuh dengan penekanan, membuat sang dokter merasa terintimidasi mendengarnya.

Dokter tersebut pun mengangguk kemudian memulai melakukan pekerjaannya. Dia mengambil sampel darah Aiden untuk pemeriksaan. Kemudian dia juga memeriksa tubuh Aiden yang ternyata kini sudah tidak demam.

"Jika hasilnya baik dan malam ini dia tidak demam lagi, maka besok pagi pasien sudah dapat meninggalkan rumah sakit" ucap sang dokter.

"Sebaiknya anak kecil tidak berada terlalu lama di rumah sakit, itu sangat tidak baik" kata sang dokter sambil menatap Zeline yang berada di dalam gendongan ayahnya.

"Kami mengerti dok" jawab Ziga.

Setelah selesai melakukan tugasnya sang dokter pun pamit meninggalkan ruang rawat Aiden. Tak lama setelah dokter pergi Erik datang untuk memberitahu Ziga bahwa sudah waktunya untuk menghadiri acara peresmian hotel.

"Maaf Tuan, sudah waktunya untuk menghadiri acara peresmian" ucap Erik.

"Ehm" jawab Ziga pada Erik.

"Aku akan membawa Zeline bersamaku" ucap Ziga pada Via.

"Tapi,"

Sebelum Leea membantah Ziga telah memotong perkataannya.

"Kenapa, kau takut aku menyakiti Zeline?" tanya Ziga.

"Aku juga ayahnya Vi, Aku takkan menyakiti buah hatiku sendiri. Dan lagi kau dengar ucapan dokter tadi, tak baik bagi Zeline berada di rumah sakit terlalu lama " ucap Ziga.

"Tapi, kau takkan mengambilnya dariku bukan ?" tanya Leea, dia takut Ziga akan mengambil Zeline. Leea takkan sanggup bertahan hidup tanpa kedua buah hatinya ini.

Ziga mengusap lembut kepala Leea,

"Kau terlalu banyak berfikir" ucap Ziga

"Yang aku inginkan sekarang adalah membawa kalian semua bersamaku, dan kita hidup bahagia bersama selamanya" ucap Ziga sembari mengecup lembut kening Leea.

Leea sendiri tak bereaksi apa-apa, dia masih mencerna kata-kata dan perilaku Ziga saat ini.

"Jika kau masih belum dapat mempercayaiku, kau bisa minta gadis itu untuk ikut menjaga Zeline" ucap Ziga.

Leea berfikir mungkin kata-kata Ziga ada benarnya. Dia akan meminta Mia untuk ikut bersama dengan Zeline. Leea pun memanggil Mia yang sedari tadi menunggu di luar ruangan.

"Mia, perkenalkan ini Ayah Aiden dan Zeline" ucap Leea memperkenalkan Ziga pada Mia.

Mia terkejut, dia tak menyangka bahwa pria tak dikenal yang membantunya tadi adalah ayah kandung dari si kembar.

Mia mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Ziga.

"Saya Mia Tuan" ucap Mia

"Panggil saja Uncle" ucap Ziga

"Mia, bisakah kau ikut denganku untuk menjaga Zeline selama aku menyelesaikan pekerjaanku" pinta Ziga.

"Baik,Tuan. Eh Uncle" jawab Mia yang masih ragu untuk memanggil Ziga dengan sebutan Uncle.

"Baiklah kalau begitu. Aiden Daddy pergi dulu ya. Ada Mom yang akan menemanimu. Nanti jika pekerjaan Daddy sudah selesai Daddy akan datang kesini" ucap Ziga sembari mencium kening dan kedua pipi putranya tersebut.

"Ok Dad" sahut Aiden ceria. Bocah kecil tersebut merasa sangat senang karena mulai saat ini dia memiliki seorang Daddy.

"Aku pergi dulu" pamit Ziga pada Leea

Leea pun hanya mengangguk,

"Zel, jangan nakal ya" pesan Leea pada Zeline putrinya.

"Iya Mom, Zel akan menjadi anak baik bersama Daddy" ucap Zeline.

"Anak pintar" puji Leea yang kemudian mencium kedua pipi putrinya tersebut.

Akhirnya Ziga membawa Zeline dan Mia untuk menghadiri acara peresmian hotel.

Di dalam mobil Ziga menelpon seseorang untuk menyiapkan baju yang akan di kenakan oleh putrinya. Ziga bermaksud untuk membawa Zeline ke atas panggung dan memperkenalkannya sebagai pemilik masa depan ZA hotel.

Tak berapa lama mereka pun tiba di ZA hotel. Saat mereka tiba sudah banyak tamu undangan yang hadir. Erik membawa Ziga beserta Zeline dan Mia ke dalam ruangan khusus. Di ruangan tersebut telah menunggu para perias yang akan mendandani Zeline dan Mia. Karna Ziga juga akan membawa Mia untuk menjaga Zeline selama dia berbincang dengan beberapa koleganya.

Ziga dengan di temani Erik menuju halaman depan hotel dan memulai proses pengguntingan pita yang akan menandakan bahwa ZA hotel telah resmi di buka.

"Terima kasih atas kehadiran kalian semua" ucap Ziga memulai pidatonya.

"Kehadiran saya di sini untuk secara resmi membuka ZA hotel yang merupakan anak perusahaan dari The Rose Wood company" tambah Ziga.

"Dan bersamaan dengan ini saya juga akan memperkenalkan pemilik masa depan dari ZA hotel" ucap Ziga.

Beberapa tamu undangan saling berpandangan mereka menerka nerka siapa yang akan menjadi pemilik dari ZA hotel nantinya. Sebagian besar para tamu telah mengetahui tentang masalah pribadi Ziga. Mereka tahu bahwa Ziga telah kehilangan istrinya lima tahun lalu jadi untuk saat ini mereka tidak dapat memperkirakan siapa yang bakal menjadi pemilik ZA hotel selain Ziga.

Tak berapa lama Zeline hadir dengan di temani Mia dan diantar oleh beberapa staf hotel. Zeline berjalan mendekati ayahnya yang berada di atas panggung kecil yang terletak di depan hotel. Ziga menyambut Zeline dengan mengulurkan tangannya. Zeline yang di dandani bak putri raja terlihat sangat cantik, lucu dan menggemaskan. Beberapa tamu merasa heran dengan kehadiran anak kecil di hadapan mereka. Mereka tidak dapat menebak siapa bocah kecil tersebut karena selama ini tak pernah terdengar kabar Ziga mempunyai seorang putri yang sangat cantik.

"Inilah dia pemilik masa depan ZA hotel" ucap Ziga

"ZELINE ZAKEISHA PRATAMA" ucap Ziga memperkenalkan Zeline kepada para tamu undangan.

Tepuk tangan meriah pun menyambut Zeline yang kini sudah berada di atas panggung bersama ayahnya. Walau beberapa dari mereka masih tampak bingung, tapi mereka tetap menyambut bocah kecil itu dengan hangat.

Ziga menuntun Zeline memegang gunting dan bersama sama dengannya memotong pita tanda ZA hotel telah resmi di buka. Dan tepuk tangan yang meriah pun kembali terdengar.

Sementara itu di rumah sakit Leea dan Aiden sedang menonton acara tersebut melalui siaran televisi. Air mata mengembang di pelupuk mata Leea, dia tidak menyangka bahwa putra dan putrinya akan mendapatkan pengakuan sebagai seorang PRATAMA. Kini dia tidak perlu khawatir kedua buah hatinya akan mendapatkan ejekan dari teman temannya karna saat ini mereka telah mempunyai ayah yang mendampinginya.

1
Salma Suku
Apakah Mi Rae bersekongkol dengan seseorang, untuk mengahancurkan rumah tangganya Aiden ama So Ah?
Salma Suku
Kenapa nda ngomong aja So Ah bikin dongkol kyk org bisu...
Salma Suku
Pastilah disetujui udah hamidun😁
Salma Suku
Hadeeeuw, nanti salah paham lagi, Aiden nda jelaskan yg sebenarnya bahwa So Ah yg akan dia nikahi...
Salma Suku
Apakah Mi Rae sepupuan dengan So ah?
Salma Suku
Pasti Delon melihat Aiden dan So ah berciuman makanya dia jatuh sampai kepalanya berdarah...
Salma Suku
Thor, Aiden akan bertemu dengan si gadis kecil yg punya gantungan...
Salma Suku
Thor tinggal tunggu So ah hamil, karena mlm pns di lobang😁
Salma Suku
Tempat uhuy2nya nda cocok thor masa ditempat seperti itu😁pasti hamil lagi setelah ini...
Salma Suku
Aiden jgn ngomong begitu, biasanya nanti akan terjangkit kau akan menikah muda jg...
Salma Suku
Thor apakah Mika anaknya Demyan?
Salma Suku
Waktu fello ama Jesi ambil Fabian sebagai anak angkat barang kali seumuran dengan Zeline...
Salma Suku
Kalo aku sih visualnya Aiden kurang pas...
Salma Suku
Woow bakal seruuu...
Salma Suku
Astaga Juan...tapi aku salut padamu demi kebahagiaan kakakmu👍👍
Salma Suku
Untung aja Louis gerak cpt untuk menelpon ama Zeline...
Salma Suku
Cinta yg tulus dan pengorbananmu semoga berbuah manis...
Salma Suku
Apakah itu Sera?
Salma Suku
Thor suka banget bikin org jantungan😁
Salma Suku
Via, hamil anak ke 3
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!